Anda di halaman 1dari 24

Laporan Akhir Manajemen

Operasional
Lombok Tour
05 PKJ Binus University

ABSTRACT
Manajemen operasi adalah area bisnis yang berfokus pada proses produksi
barang dan jasa, serta memastikan operasi bisnis berlangsung secara efektif
dan efesien. Seorang manajer operasi bertanggung jawab mengelola proses
pengubahan input (dalam bentuk material, tenaga kerja, dan energi) menjadi
output (dalam bentuk barang dan jasa).

Lombok Tour

Daftar Isi
Profil Perusahaan..............................................................3
Pengertian manajemen operasional............................................................3
Aplikasi teori manajemen operasional.........................................................4

Product Design.................................................................5
PRODUCT LIFE CYCLE..................................................................................5

Process Design.................................................................7
Four Process Strategys................................................................................7
Production Technology.................................................................................8
Bottleneck Analisis.................................................................................... 10

STRATEGI PEMILIHAN LOKASI...........................................11


Layout decisions.............................................................15
Pentingnya strategi tata letak...................................................................15
Tipe-tipe tata letak.................................................................................... 15
Gambar 1.................................................................................................. 18
Gambar 2.................................................................................................. 19

Managing the supply chain..............................................20


Aggregate Planning.........................................................23

Lombok Tour

Profil Perusahaan

Pengertian manajemen operasional


Manajemen Operasional adalah usaha pengelolaan secara optimal penggunan faktor
produksi : tenaga kerja, mesin-mesin, peralatan, bahan mentah dan faktor produksi lainnya dalam
proses tranformasi menjadi berbagai produk barang dan jasa.
Orientasi manajer operasi ialah mengarahkan keluaran/output dalam jumlah, kualitas, harga,
waktu dan tempat tertentu sesuai dengan permintaan konsumen.
Ruang lingkup manajemen operasi :

Seleksi dan perancangan disain produk.


Rancangan tata letak dan arus kerja.
Rancangan tugas pekerjaaan.
Manajemen tenaga kerja.

Beberapa jenis pengambilan keputusan dalam manajemen operasi :

Proses : keputusan mengenai proses yang dipakai.


Tenaga kerja : keputusan tenaga kerja mencakup seleksi, recruitment, penggajian, PHK,
pelatihan, supervise, kompensasi, penggunaan tenaga spesialis.

Lombok Tour

Kualitas/mutu : keputusan untuk menentukan mutu jasa yang dihasilkan, penetapan standar,
karyawan trampil, dan pengawasan jasa.

Aplikasi teori manajemen operasional


PT. Lirik Lombok Tours merupakan biro perjalanan wisata dengan meyediakan paket wisata
Lombok. Berdiri pada tahun 2010. Terletak di jalan walisongo yang merupakan jalan utama akses
antara Lombok utara dan selatan.
Awal terbentuk hanya ada beberapa paket diantaranya : hotel voucher, paket wisata, paket
gathering. Seiring waktu dengan adanya perubahan kondisi maka PT. Lirik Lombok Tours
menambah paket seperti : rental car, tiket pesawat, paket insentif, paket outbound, study tour
pelajar. Dalam membuat paket PT. Lirik Lombok Tours memakai metode tailor made yaitu
menyesuaikan dengan kebutuhan serta anggaran kebutuhan para konsumen sesuai dengan moto
perusahaan yaitu Serve with Heart .
Dalam kegiatan pengoperasiannya, PT. Lirik Lombok Tours menyeleksi dan merancang
disain produk sesuai dengan keinginan konsumen, arus kerja yang mudah agar efektif, manajemen
tenaga kerja yang efektif.
Pengambilan keputusan dalam manajemen operasi PT. Lirik Lombok Tours : proses dalam
penyediaan jasa, memilih karyawan yang professional serta berpengalaman, menjaga kualitas dari
produk jasa yang kita tawarkan.

Lombok Tour

Product Design

PRODUCT LIFE CYCLE


Dalam product life cycle pada perusahaan kami sudah pada tahap maturity atau tahap puncak dan
sudah mulai memikirkan pembuatan produk baru

Kesempatan dalam membuat produk baru :

1. Memahami keinginan pelanggan, ini adalah masalah utama dalam pengembangan product baru
Contoh : Produk ini mempunyai beberapa varian paket wisata
2. Melihat pertumbuhan ekonomi

Organizing for product development :

1. Costemer Requirements, pelanggan ingin perjalanan atau wisata apa


2. Design Characteristic, setelah mengetahui keinginan konsumen, kita memiliki paket wisata sesuai
keinginan dan budget si konsumen
3. Specific components, produk merencanakan proses dalam komponen yang di perlukan dalam
paket tersebut

Strategi produk ini hingga pada posisi maturity :

Inovasi baru dalam pembuatan paket wisata yang di sesuaikan dengan perkembangan jaman dan
mencoba mengexplor tempat wisata baru yang masih belum banyak dikunjungi wisatawan dan
memperkenalkan wisata khas daerah

Lombok Tour

Contoh : Budi daya mutiara, rumput laut, pembuatan garam, pelepasan penyu dan penanaman coral.

Service Design

Costumer participayion in design, sebab disini konsumen memilih sendiri paket wisata apa yang
mereka inginkan dan dibutuhkan

Saran atau Rekomendasi

Saran yang bisa kami beri untuk suatu perusahaan dalam bidang jasa ini lebih di tekankan pada
kepercayaan dan kepuasaan para konsumen yang menggunakan layanan jasa pada perusahaan
tersebut

Lombok Tour

Process Design
Process design pada sebuah perusahaan jasa sangatlah dibutuhkan agar operasi suatu jasa dapat
berlangsung dengan baik. Sistem ini dibuat dengan sedemikian rupa agar nantinya menghasilkan
bentuk jasa yang efektif bagi pelanggan. Salah satu aspek yang penting dalam rangka penyusunan
rancangan pada perusahaan jasa adalah pasar sebagai sasaran yang dilayani.

Four Process Strategys


1. Process focus
Sebuah fasilitas produksi yang diselenggarakan disekitar proses untuk memfasilitasi folume
rendah serta variasi yang tinggi
2. Repetitive focus
Sebuah proses produksi yang berorientasi produk yang menggunakan modul
3. Product focus
Sebuah fasilitas diorganisir sekitar orientasiproduk, sebuah volume yang tinggi, proses
rendah pada produk
4. Mass costumization focus
Cepat , produksi biaya rendah yang melayani terus berubah keinginan pelanggan yang unik

Hasil analisa process strategi pada perusahaan travel Lirik Lombok Tour
Lombok Tour

Dari keempat process strategy diatas ada kelebihan dan kekurangan pada setiap masngmasing strategi tersebut. Dan pada perusahaan yang kami analisa yaitu perusahaan jasa travel Lirik
Lombok Tour lebih dominan pada strategi Mass Costumization Focuss, yaitu melakukan processs
dengan cepat dan biaya yang dapat disesuaikan keinginan pelangganyang unik. Sesuai dengan moto
perusahaan yaitu Serve With Heart atau sama dengan strategi tailormade, yaitu menyesuaikan
jenis paket dan budget sesuai dengan keinginan dan kemampuan pelanggan.

Production Technology

Machine Technology
Merupakan suatu tekhnologi mesin yang digunakan pada proses produksi suatu barang atau

jasa. Machine technology ini dapat mempermudah dan membantu dalam proses produksi yang
dilakukan suatu perusahaan. Contohnya, mobil, komputer, mesin produksi

Automatic Identification systems


Sebuah sistem yang digunakan untuk transformasi data dalam bentuk elektronik, contohnya,

barcodes

Process control
Penggunaan suatu sistem tekhnologi informasiuntuk mengendalikan suatu prses fisik

Vision System
Sistem yang menggunakan sebuah kamera vidio dan tekhnologi komputer dalam peran

pemeriksaan

Robots

Lombok Tour

Sebuah mesin fleksible dengan kemampuan untuk menahan, memindahkan atau mengambil
item ini berfungsi melalui impuls elektronik yang mengaktifkan sebuah motor

Automated Storage System and Retrieval System


Suatu komputer pengontrol gudang yang menyediakan untuk penempatan otomatis ke

bagian-bagian tertentu dan daritempat yang ditunjuk dalam gudang persediaan

Automated Guided Vehicles


Sebuah elektronik yang dipandu dan dikendalikan yang digunakan untuk memindahkan

bahan persediaan ke tempat yang telah tersedia

Flexible Manuachturing System


Sebuah sistem yang menggunakan sistem kerja otomatis yang dikendalikan oleh sinyal

elektronik dari fasilitas komputer terpusat

Computer Integrated Manufachturing


Sebuah sistem manufaktur dimana persediaan, pergudangan dan pengiriman yang

terintegrasi

Analisa penggunaan Production Technology pada perusahaan jasa travel Lirik Lombok Tour
Dari hasil analisa yang kami lakukan terhadap Lirik Lombok Tour berdasarkan teori yang
ada, perusahaan ini memiliki production technology lebih pada Machine Technology, karena
perusahaan ini berdiri pada bidang jasa travel jadi perusahaan ini lebih membutuhkan seperti
kendaraan mobil travel sebagai alat transportasi dan komputer sebagai input data serta promosi
melalui internet.

Lombok Tour

Bottleneck Analisis
Bottelneck dapat dikatakan sebuah kendala atau hambatan dalam sebuah proses dimana
sebuah input mengalami penyusutan saat sampai dalam sebuah output. Ada bottleneck pada
beberapa sisi dalam perusahan yang kami teliti Lirik Lombok Tour seperti kendala saat
keterlambatan schadule. Hal ini berpengaruh pada tidak teraturnya jadwal yang telah kerugian pada
pelanggan itu sendiri. Keterlambatan schadule ini bisa dikarenakan dillaynya pesawat bahkan juga
karena cuaca yang tidak mendukung saat ingin menyebrangi pulau dengan perahu yang telah
disediakan.

Lombok Tour

STRATEGI PEMILIHAN LOKASI


Sejumlah perusahaan di dunia menggunakan konsep dan teknik dalam pemilihan lokasi,
mengingat lokasi sangat mempengaruhi biaya, baik biaya tetap maupun biaya variable. Lokasi
sangat mempengaruhi resiko dan keuntungan perusahaan secara keseluruhan.
Keputusan lokasi bergantung pada jenis bisnis. Untuk keputusan lokasi industri, strategi
yang digunakan biasanya adalah strategi untuk meminimalkan biaya meskipun inovasi dan
kreativitas juga penting. Untuk bisnis eceran dan jasa, strategi yang digunakan difokuskan pada
memaksimalkan pendapatan. Walaupun demikian strategi lokasi bertujuan sebagai memaksimalkan
manfaat lokasi bagi perusahaan.
Saat ini, banyak perusahaan yang mempertimbangkan untuk membuka kantor,pabrik,toko,
bank yang baru di luar Negara asal mereka. Setelah Memilih Negara yang paling baik yang akan
dimasuki selanjutnya perusahaan memusatkan perhatian pada sebuah wilayah dan sebuah
komunitas dari Negara yang dipilih. Langkah akhir dari proses keputusan lokasi adalah memilih
satu lokasi yang paling sesuai untuk pengiriman dan penerimaan, batas zona, layanan umum,
ukuran serta biaya.
Selain factor globalisasi, sejumlah factor lain juga mempengaruhi keputusan lokasi. Factorfactor tersebut antara lain :
-

produktifitas tenaga kerja,


nilai tukar valuta asing,
budaya,
perubahan sikap terhadap sikap terhadap industry
kedekatan terhadap pasar
kedekatan terhadap pemasok
dan kedekatan terhadap pesaing.

Lombok Tour

Perusahaan yang saat ini kami teliti dalam menentukan lokasi sudah sangat bagus karena
Terletak di jalan walisongo yang merupakan jalan utama akses antara Lombok utara dan selatan.
Dan factor penentu yang mempengaruhi dalam penentuan lokasi lainnya yaitu dekatnya
perusahaan dengan pasar/Proximity to Markets yang sangat berdampak karena terletak di tempat
strategis yang memungkinkan konsumen kami dengan mudah menjangkau.
Dan

lokasi kantor saat ini Ada sekitar 5 perusahaan pesaing dengan jarak yang sangat

berdekatan.
Cara perusahaan mengatasinya dengan :
-

Membagikan flyer.
Membuat website.
Membuat produk yang variatif
Paket yang berbeda dari pesaing yang menjadikan keunggulan bagi perusahaan.

Dalam mengurus izin usaha kendala yang dihadapi Pada prinsipnya tidak ada namun
memang ada biaya khusus untuk itu yang telah disiapkan oleh perusahaan sebelumnya.
Dari Types of Planning Over a Time Horizon, perusahaan memakai metode short range
planning Yaitu Membagi karyawan dalam shift untuk melayani konsumen dengan rata rata waktu
kerja 8 jam sehari. Membagi karyawan sesuai pengetahuan akan tempat lokasi yang akan
dikunjungi.
Seperti yang telah disebutkan di atas analisis lokasi di sector idustri terfokus pada minimalkan
biaya, sementara focus pada sector jasa ditunjukan untuk memaksimalkan pendapatan. Oleh karena
itu, bagi perusahaan jasa lokasi yang spesifik kerap lebih mempengaruhi pendapatan daripada
biaya.hal ini berarti focus lokasi bagi perusahaan jasa seharusnya adalah pada penetapan volume
bisnis dan pendapatannya. Terdapat delapan komponen utama volume dan pendapatan perusahaan
jasa (8 major determinants of volume and revenue for the service firm). Pada perusahaan Lombok :

Lombok Tour

Purchasing power of customer drawing area


Purchasing power 50 50 agar antara perusahaan dan klien tidak merasa dirugikan sesuai
dengan moto kami serve with heart.
Service and image compatibility with demographics of the customer drawing area
Dari konsumen kami yang kebanyakan orang luar negeri terutama : Australia, singapura,
inggris, brazil mengatakan mereka sangat puas dengan hasil kinerja kami selama ini. Sesuai

dengan yang mereka bayangkan.


Competition in the area
Sangat ketat dengan adanya 5 pesaing sekitar area kantor kami.
Quality of the competition
Masih cukup baik dan sehat.
Uniqueness of the firms and competitors locations
Masih bisa meng arrange sesuai selera konsumen.
Physical qualities of facilities and neighboring businesses
Cukup bagus dan memadai.
Cth : mobil untuk mengantar turis yang tiap 2 tahun sekali diganti baru.
Tempat belanja cinderamata yang lengkap.
Sarana rekreasi yang menarik.
Operating policies of the firm
Customer satisfaction is number 1.
Quality of management
Bagus karena telah cukup lama berkecimpung di dunia pariwisata sehingga dapat.
menjalankan bisnis ini sesuai selera konsumen.
Tidak lupa untuk akuntan dan marketing yang telah berpengalaman.

Lombok Tour

Layout decisions
Pentingnya strategi tata letak
Tata letak adalah kunci dalam sebuah keputusan yang memntukan efisiensi jangka panjang dalam
sebuah operasi. Tata letak memiliki banyak implikasi strategis karena menetapkan prioritas
organisasi kompetitif dalam hal kapasitas, proses, fleksibilitas, dan biaya serta kualitas kerja, kontak
pelanggan dan citra perusahaan. Tata letak yang efektif dapat membantu organisasi mencapai
strategi yang mendukung diferensiasi, biaya rendah, atau respon.

Dalam semua kasus, desain tata letak harus mempertimbangkan bagaimana untuk mencapai hal
berikut:

Pemanfaatan yang lebih tinggi dari ruang, peralatan dan orang


Meningkatkan arus informasi, bahan atau orang
Meningkatkan moral karyawan dan kondisi kerja yang aman
Meningkatkan interaksi dengan pelanggan
Fleksibilitas (bagaiamanapun tata letaknya sekarang, dapat diubah di masa mendatang)

Tipe-tipe tata letak


Keputusan tata letak meliputi penempatan terbaik dari mesin, kantor, atau pusat-pusat pelayanan
Ada 7 tata letak, sebagai berikut:

Lombok Tour

Tata letak kantor (office layout) : posisi para pekerja, perelatan mereka, dan ruang dalam

kantor untuk memberikan atau menyalurkan informasi


Tata letak retail (retail layout) : mengalokasikan ruang rak dan merespon perilaku pelanggan
Tata letak gudang (warehouse layout)
Tata letak posisi tetap (fixed-position layout)
Tata letak orientasi proses (process-oriented layout)
Tata letak work cell (work cell layout)
Tata letak orientasi produk (product-oriented layout)

Kita dapat mengetahui tata letak yang bagus jika memenuhi unsur berikut:

Material handling equipment


Kapasitas dan tempat yang dibutuhkan
Environment and aesthetics
Arus informasi
Biaya memodifikasi tempat kerja yang rendah

Layout
Office

objectives
Lokasi pekerja memerlukan kontak yang dekat untuk mempercepat

Retail
Warehouse
Project
Jobshop
Work cell
Continuous

arus informasi
Mengekspos pelanggan untuk barang dengan margin yang tinggi
Mengimbangkan biaya gudang dengan biaya penanganan barang
Memindahkan material ke daerah penyimpanan di sekitar lokasi
Mengelola aliran material yang bervariasi untuk setiap produk
Mengidentifikasi semua macam produk, membangun team
Menyamakan/ menghemat waktu kerja di tempat kerja

Tata letak kantor membutuhkan pengelompokan-pengelompokan pekerja, dan ruang untuk


memberikan kenyamanan, keamanan, dan arus informasi. Inti dari tata letak unsur yait pentingnya
arus informasi.

Lombok Tour

Meskipun arus informasi dapat berjalan eepat dengan adanya teknologi analisis tata letak
kantor masih membutuhkan pendekatan berbasis tugas kertas korespondensi, kontrak, dokumen
legal, catatan sejarah pelanggan, dan naskah fisik.
Intinya tata letak kantor ada 2 catatan utama yang penting. Pertama, teknologi, seperti handphone,
iPod, fax, internet, laptop dan PDA mampu meningkatkan fleksibilitas arus informasi secara
elektronik dan membolehkan para pekerja secara offline. Kedua, perusahaan modern yang
menciptakan kebutuhan dinamis untuk ruang dan jasa

Kesimpulan
Tata letak sangat penting karena merupakan kunci keputusan yang menentukan efisiensi
operasi jangka panjang. Desain tata letak harus dilihat secara dinamis. Maksudnya perpindahan atau
perubahan peralatan secara fleksibilitas. Manajer Operasional harus mendesain fleksibilitas operasi
di kantor ke dalam tata letak. Maka dari itu saya menyarankan perubahaan tata letak yang lama
(Lihat Gambar 1) menjadi tata letak kantor yang lebih kompleks (Lihat Gambar 2). Tata letak yang
baru ini membuat pekerjaan lebih efisiensi serta dengan banyaknya divisi baru (marketing, designer,
copy center, central files) diharapkan perusahaan dapat beroperasi secara efektif

Gambar 1

Lombok Tour

Gambar 2

Lombok Tour

Lombok Tour

Managing the supply chain


Manajemen rantai ( pasokan supply chain )meliputi penentuan penjual transportasi, kredit
dan cash transfer, pemasok, distributor, hutang dan piutang, pergudangan dan persediaan,
pemenuhan pesanan dan berbagi pelanggan, peramalan, dan informasi produksi.
Tujuan mengelola produk dari supplier ke customer seefektif dan efisien agar bersaing tidak
monopoli dan mempunyai hubungan yang berkesinambungan agar saling menguntungkan.
Managing the supply chain dalam segi bisnis melihat dari market (potensi peluang ) dan
focus kepada customer.
how supply chain decisions affect strategy :
-

Low cost strategy


Response strategy
Differentiation strategy

Risk supply chain

mengurangi risiko dalam lingkungan yang semakin global ini menunjukkan bahwa manajemen
harus mampu mengurangi dan bereaksi terhadap gangguan diantaranya :
-

Proses
Control
Environment

Vertical Integration

Lombok Tour

mengembangkan kemampuan untuk memproduksi barang atau jasa yang di pakai sebelumnya atau
benar-benar membeli pemasok atau distributor.
Element dari Supply chain management diantaranya :
-

Customers
Loyal customer saat ini yang sering menggunakan jasa lirik Lombok dari kalangan

muda mudi yang menggunakan paket rombongan dari sekolah-sekolah.


Forecasting
Melihat dari peluang yang ada kedepannya banyak human yang hobby travelling

sebagai sarana refresing.


Design
Lirik Lombok berusaha sangat keras untuk mendesain dengan menciptakan berbagai

paket menarik dan terbaru sesuai selera customer.


Processing
Mengedepankan kualitas dari pelayanan mulai dari pemesanan, pembayaran dan

perjalanan yang baik sehingga customer puas


Suppliers
Menjalin hubungan baik dengan para partner kerja yang membantu jalannya lirik

Lombok dari mulai agen transportasi hingga tempat wisata yang di kunjungi.
Location
Tempat yang strategis dan terjangkau untuk di datangi
Logistics
Memperhatikan penyetokan dan perawatan armada-armada pendukung dalam
perjalanan

1. Dalam perusahaan Anda proses supply chain berjalan seperti apa mulai dari pemasok >
perusahaan > distributor ?
menanyakan kebutuhan konsumen, langsung menghubungi para pemasok yang dapat memenuhi
kebutuhan konsumen.
2. Benefit dari perusahaan anda dalam supply chain management
Seperti dalam teori :
Shorter lead times : mempersingkat waktu sehingga konsumen dengan cepat dilayani .
3. Cara mencapai tujuan perusahaan anda dalam menggunakan strategi supply chain diantaranya :
Many supplies
Lombok Tour

Elements of Tourism Products

Accommodation Hotels, bed & breakfasts

Suppliers
Transportasi
Car rentals, boat
Tempat belanja
Pasar lokal, bakery, toko cinderamata
Strategi di mana antara pemasok memenuhi permintaan pembeli. Para pemasok saling bersaing
secara agresif. Meskipun banyak pendekatan negosiasi yang digunakan dalam strategi ini,
Dalam pendekatan ini, tanggung jawab dibebankan pada pemasok untuk mempertahankan
kualitas dan kecepatan .

4. Managing supply chain : kepercayaan kepada pemasok.

Aggregate Planning
Aggregate Planning (AP) adalah suatu aktivitas operasional untuk menentukan jumlah dan
waktu produksi pada waktu dimasa yang akan datang.AP juga didefinisikan sebagai usaha untuk
menyamakan antara supply dan demand dari suatu produk atau jasa dengan jalan menentukan
jumlah dan waktu input, transformasi, dan output yang tepat. Dimana keputusan AP dibuat untuk
produksi, staffing, inventory, dan backorder level.
Tujuan dari AP adalah untuk meminimasi biaya akhir pada periode perencanaan dengan
mengatur : Production rates, Labor levels, Inventory levels, Overtime work, Subcontracting, dan
variabel yang terkontrol lainnya. Bisa dikatakan bahwa tujuan AP pada dasarnya adalah
membangkitkan (generate) suatu rencana produksi dalam tingkatan top level production plans.
Hasil dari AP adalah tercapainya suatu rencana produksi yang menggunakan sumber daya
organisasi

secara

efektif

untuk

memenuhi

demand

yang

telah

diperkirakan.

Dalam perusahaan manufaktur, AP dihubungkan dengan strategi tujuan suatu perencanaan untuk

Lombok Tour

individual product (Master production Schedule / MPS).Sedangkan pada perusahaan service / jasa.
AP terkait dengan strategi untuk menghasilkan suatu penjadwalan tenaga kerja yang terperinci.
Dasar analisis dalam AP adalah hasil ramalan permintaan produk (Forecast) dan target
produksi perusahaan.Hasil ramalan permintaan merupakan input utama dalam proses AP. Selain
peramalan, semua input untuk permintaan produk juga harus dimasukkan dalam proses AP,
misalnya pesanan-pesanan aktual yang telah dijanjikan, kebutuhan persediaan gudang, dan
penyesuaian tingkat persediaan.
Target produksi ditentukan oleh top level business plan yang memperhatikan kapasitas &
kapabilitas perusahaan.
Keterlibatan manajemen puncak sangat diperlukan pada tahap perencanaan produksi,
khususnya perencanaan mengenai penentuan pabrikasi, pemasaran, dan keuangannnya.
AP dikembangkan untuk merencanakan kebutuhan produksi bulanan atau triwulanan bagi
kelompok-kelompok produk sebagaimana yang telah diperkirakan dalam peramalan permintaan.
Analisis dalam proses AP dilakukan dalam kelompok produk (product family) dengan unit
agregat, disamping itu proses AP juga melibatkan pemilihan srategi manufaktur
Dalam suatu ruang lingkup yang lebih luas lagi, peran AP adalah sebagai interface antara
perusahaan atau sistem manufaktur dan pasar produknya.
Secara garis besar ada 4 jenis strategi yang dapat dipilih dalam membuat AP.

Capacity options
Demand options
Pure strategies
Mixed strategies

Lombok Tour

Capacity options
Strategi Capacity Options menggunakan besar kapasitas produksi sebagai pilihan untuk membuat
AP tergantung seberapa besar kapasitas produksi yang diinginkan. Strategi Capacity Options dapat
dijalankan dengan beberapa metode sebagai berikut :

Mengubah-ubah tingkat inventory (level production)


Mengubah-ubah ukuran tenaga kerja: hiring/lay off (chase strategy)

Chase Strategy diartikan juga sebagai suatu strategi perencanaan dalam AP dengan jalan melakukan
penyesuaian kapasitas terhadap demand; perencanaan output untuk suatu periode dibuat sesuai
dengan

permintaan

yang

diperkirakan

pada

periode

tersebut.

Mengubah-ubah production rate: over time/under time


Menggunakan part time workers

Demand options
Dengan adanya jumlah permintaan (demand) yang stabil, maka proses perencanaan produksi akan
lebih mudah dilakukan. Perusahaan akan lebih siap dalam menyusun kebutuhan material dan tenaga
kerja yang harus disiapkan untuk memenuhi kapasitas produksi sesuai dengan demand yang telah
ditentukan sebelumnya.

Berikut ini beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk strategi demand options :

Mempengaruhi demand: advertensi, promosi, personal selling, discount, diskriminasi harga


Backordering : Membuat agar pelanggan setuju untuk menunggu pengiriman pesanan
berikutnya jika terjadi kondisi dimana perusahaan tidak bisa memenuhi permintaan
pelanggan dari persediaan yang ada.

Lombok Tour

Lombok Tour