Anda di halaman 1dari 14

KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA

(Untuk Menyelesaikan UAS dari DR. Dr. L. Meily Kurniawidjaja, M. Sc., Sp. Ok.)

MANAJEMEN RESIKO PADA PARA PENAMBANG


EMAS RAKYAT DI KABUPATEN GUNUNG MAS
PROVINSI KALIMANTAN TENGAH

Dibuat Oleh :

AGUS SUSANTO
NPM. 130510242

PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS RESPATI INDONESIA


FAKULTAS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
2014

DAN KESEHATAN KERJA

R. Dr. L. Meily Kurniawidjaja, M. Sc., Sp. Ok.)

PADA PARA PENAMBANG


ABUPATEN GUNUNG MAS
LIMANTAN TENGAH

ibuat Oleh :

S SUSANTO

M. 130510242

UNIVERSITAS RESPATI INDONESIA


ESEHATAN MASYARAKAT
2014

TABEL 1. MANAJEMEN RESIKO PARA PENAMBANG EMAS

NO

HAZARD

REKOGNISI

BENTUK

EFEK KESEHA

1. HAZARD LINGKUNGAN
KERJA
A. FISIK
- Mekanik

- Tergores
Pada Saat
Menghidupkan
Mesin

Proses Menghidupkan Mesin Pompa

- Kebakaran
Akibat Mesin
Pompa atau
Mesin
Penyedot
Meledak

- Bising dari
Mesin Pompa
atau dari
Mesin
Penyedot

- Polusi Udara

Mesin Pompa Meledak

- Bising

Suara Mesin Pompa

B. KIMIA

- Partikel
Udara

Emisi Gas Buang dari Mesin Pompa

NO

HAZARD

REKOGNISI

C. BIOLOGI

BENTUK

EFEK KESEHA

- Bakteri

- Infeksi

- Bakteri
atau
Virus

- Sakit Perut

Banyak Organisme & Mikroorganisme


yg tak kasat Mata

2. HAZARD ERGONOMIK

- Postur
Janggal

- Selalu berdiri
/ Jongkok

- Sinar Matahari

Berdiri / Jongkok Terlalu


Lama

3. HAZARD SOMATIK

- Suhu
Ekstrim
Panas

Suasana Panas dari Sinar


Matahari

4. HAZARD PERILAKU

- Panas dari
Mesin
Pompa atau
Mesin
Penyedot

- Kurang
Istirahat

- Jam Kerja
Terlalu Lama

- Pola
Makan

- Makan Tidak
Teratur

Lelah karena kurang istirahat

Lelah karena kurang istirahat

NO

HAZARD

5. HAZARD
PENGORGANISASIAN
PEKERJAAN DAN
BUDAYA KERJA

REKOGNISI

BENTUK

EFEK KESEHA

- Loss
Concentr
ation

- Kurang
Komunikasi
Antara Para
Pekerja
Tambang

- Waktu

- Long Work
House

RESIKO PARA PENAMBANG EMAS

EFEK KESEHATAN

PEKERJA /
ORANG
BERESIKO

Luka Pada
Tangan atau
Anggota tubuh
yang lain

- Para
Pekerja
Tambang

Luka Pada
Seluruh Tubuh
(Terjadi Cacat /
Kematian)

- Para
Pekerja
Tambang

Gangguan
Pendengaran
(Ketulian)

- Para
Pekerja
Tambang

Gangguan
Pernafasan

- Para
Pekerja
Tambang

EFEK KESEHATAN

PEKERJA /
ORANG
BERESIKO

Tuberculosis
Kelainan Pada
Kulit

- Para
Pekerja
Tambang

Diare

- Para
Pekerja
Tambang

Kelelahan

- Para
Pekerja
Tambang

Dehidrasi, Biang
Keringat dan
Kelainan kulit

- Para
Pekerja
Tambang
- Para
Pekerja
Tambang

Lemah, Pusing,
Pingsan

- Para
Pekerja
Tambang

Gangguan pada
Lambung (Maag)

- Para
Pekerja
Tambang

EFEK KESEHATAN

PEKERJA /
ORANG
BERESIKO

Stress

- Para
Pekerja
Tambang

Stress

- Para
Pekerja
Tambang

TABEL 2. MANAJEMEN RESIKO


Evaluasi Probability, Severity, Tingat Resiko
Estimasi Konsekuensi dari Efek Buruk Kesehatan yang Mungkin Ditimbulkan
Estimasi Peluang

Sangat Ringan

Ringan

Berat

(1)

(2)

(3)

Kematian Individu / Cacat


Permanen
(4)

POSTUR JANGGAL : Posisi Para Pola Makan (Makan Tidak


Pekerja Selalu Berdiri / Jongkok
Teratur)
Almost Certain (E/10)

Kurang Istirahat (Jam Kerja Terlalu


Lama)

Bakteri

Waktu (Long Work House)

Masalah kesehatan
(Penyakit Maag dan Diare)

Likely (D/6)

PARTIKEL UDARA
(Asap dan Debu)

Unusually but possible


(C/3)

SUHU EKSTRIM PANAS (Sinar


Matahari, Panas dari Mesin
Pompa)
Bising dari Mesin
Pompa

Remotelly possible (B/1)

MEKANIK (Tergores pada saat


menghidupkan mesin)

Conceivable (A/0,5)
Practically Impossible
(O/0,1)

Kelelahan

LOSS CONCENTRATION (Stress


Kerja)

MANAJEMEN RESIKO

ility, Severity, Tingat Resiko

nsi dari Efek Buruk Kesehatan yang Mungkin Ditimbulkan


Kematian Massal
(5)

MEKANIK (Kebakaran Akibat


Mesin Pompa Meledak)

TABEL 3. MATRIKS PENILAIAN RESIKO KESEHATAN

Severity

0.1

0.5

< 10 % of OEL

10 - 50 % of OEL

50 - 100 % of OEL

Mungkin Terjadi

Jarang Terjadi

Bisa Terjadi

Tercatat kasus literatur

Pernah ada kasus di


tempat kerja

Terjadi beberapa kasus


di tempat kerja

Efek Kesehatan Hampir Tidak Mungkin


Terjadi

Bisa Terjadi

SANGAT
RINGAN

RINGAN

BERAT

KEMATIAN
INDIVIDU /
CACAT
PERMANEN

KEMATIAN
MASSAL

*OEL = Observed Effect Level

Penurun

KS PENILAIAN RESIKO KESEHATAN


D

10

> OEL

>> OEL

Sering Kali Terjadi

Sangat Sering Terjadi

Banyak kasus di
tempat kerja

Terjadi beberapa kali


tiap tahun di tempat
kerja yang sama

Penurunan Resiko

PENUTUP

1. Kesimpulan
~ Potensi bahaya dan resiko di tempat kerja antara lain akibat sistem kerja atau prose
penggunaan mesin, alat dan bahan, yang bersumber dari keterbatasan pekerjanya s
perilaku hidup yang tidak sehat dan perilaku kerja yang tidak selamat atau aman, bu
lingkungan kerja, kondisi pekerjaan yang tidak ergonomik, pengorganisasian pekerja
budaya kerja yang tidak kondusif bagi keselamatan dan kesehatan kerja.

2. Saran
~ Manajemen resiko kesehatan yang bersumber dari pekerja untuk menunjang produk
pekerja, yaitu terhadap resiko akibat hazard somatik dan hazard perilaku pekerja, an
dengan melaksanakan kegiatan seperti berikut :

A. Memelihara dan meningkatkan kapasitas kerja dan status kesehatan pekerja.


B. Menempatkan dan memelihara pekerja dalam lingkungan yang sesuai dengan k
fisiologis dan psikologis.
C. Melindungi pekerja dari penyakit umum, penyakit akibat kerja, cedera akibat ke
cacat dan kematian dini.
D. Mendiagnosis dini dan mengobati segera pekerja yang terganggu kesehatannya
E. Memulihkan status kesehatan dan kapasitas kerja.
F. Secepatnya kembalikan ke pekerjaan sesuai kondisi kesehatan.

~ Manajemen resiko kesehatan yang bersumber dari tempat kerja, untuk mencegah te
penyakit akibat kerja yaitu resiko penyakit yang timbul akibat pajanan hazard lingku
ergonomi, hazard pengorganisasian pekerjaan dan budaya kerja, antara lain dengan
melaksanakan kegiatan seperti berikut :

A. Memelihara dan meningkatkan kondisi lingkungan kerja.


B. Memelihara dan meningkatkan kondisi ergonomi.
C. Mengembangkan pengorganisasian pekerjaan dan budaya kerja menuju budaya
sehat di tempat kerja.

PENUTUP

erja antara lain akibat sistem kerja atau proses kerja,


ang bersumber dari keterbatasan pekerjanya sendiri,
erilaku kerja yang tidak selamat atau aman, buruknya
ng tidak ergonomik, pengorganisasian pekerjaan dan
keselamatan dan kesehatan kerja.

sumber dari pekerja untuk menunjang produktivitas


azard somatik dan hazard perilaku pekerja, antara lain
ti berikut :

pasitas kerja dan status kesehatan pekerja.


kerja dalam lingkungan yang sesuai dengan kemampuan

umum, penyakit akibat kerja, cedera akibat kecelakaan,

segera pekerja yang terganggu kesehatannya.

sumber dari tempat kerja, untuk mencegah terjadinya


akit yang timbul akibat pajanan hazard lingkungan, hazard
ekerjaan dan budaya kerja, antara lain dengan
t:

n pekerjaan dan budaya kerja menuju budaya selamat dan