Anda di halaman 1dari 3

C.

DAMPAK
GLOBALISASI
BAGI
KEHIDUPAN
BERMASYARAKAT, BERBANGSA DAN BERNEGARA
Globalisasi membirakn dampak di segala bidang kehidupan baik
pengaruh positif maupun negatif. Pengaruh itu juga dirasakan di dalam kehidupan
bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, antara lain sebagai berikut.
1. Dampak Globalisasi dalam Kehidupan Bermasyarakat
a. Semakin Tumbuhnya Pola Hidup Individualistis dan Pragmatis
Individualistis maksudnya pola hidup yang mementingkan diri sendiri dan
cenderung kurang peduli terhadap orang lain. Sedangkan yang dimaksud
dengan pragmatis adalah pola hidup yang praktis dan tidak suka bertele-tele
(berbelit-belit). Akibat pla hidup tersebut menjadikan tingkat kepedulian dan
kesetiakawanan sosial dalam masyarakat terasa semakin luntur.
Globalisasi juga berdampa pada kecenderungan berkurangnya pola interaksi
dan kebersamaan sosial seara fisik karena telah banyak alat-alat komunikasi
yang praktis untuk berkomunikasi dengan orang lain tanpa harus bertemu
langsung.
b. Semakin Tingginya Persaingan Hidup Masyarakat
Semangat liberalisasi perdagangan yang dihembuskan dalam era globalisasi,
menderung tingkat persaingan hidup yang tinggi. Apalagi, setiap orang harus
menghadapi persaingan global, yakni persaingan dengan masyarakat negara
lain.
c. Nilai-Nilai Moral Etik dalam Pergaulan Masyarakat Cenderung Semakin
Terabaikan
Kondisi hidup yangserba praktis, individualistis, ditambah degan ketatnya
persaingan hidup, orang-orang yang kurang memiliki iman yang teguh,
cenderung menghalalkan segala cara untuk menjalani hidupnya, meski harus
mengorbankan nilai-nilai moralitas dan etika.
2. Dampak Globalisasi dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara
a. Semakin Meningkatnya Kesadaran Masyarakat akan Hak dan Kewajibannya
sebagai Warga Negara
Derasnya arus informasi melalui berbagai media, membuka cakrawala dan
kesadaran masyarakat akan hak dan kewajibannya sebagai warga negara.
b. Tingkat Kontrol Masyarakat Terhadap Pemerintah Semakin Tinggi

Seiring dengan kesadaran masyarakat akan hak dan kewajibannya sebagai


warga negara tersebut diatas, maka tingkat kontrol (pengawasan)
masyarakat terhadap pemerintah semakin tinggi, berani, dan terbuka.
c. Pola Hubungan Antarnegara Semakin
Ketergantungan, dan Saling Memengaruhi

Dekat

dan

Saling

Terkait,

Berkat teknologi informasi,komunikasi, dan transportasi yang semakin


canggih, menjadikan jarak antar negara sekarang semakin dekat.
d. Semakin Tingginya Kesadaran Masyarakat Terhadap Kesetaraan Pria-Wanita
(Kesetaraan Gender) dalam politik
Dewasa ini, kesetaraan antara pria dan wanita semakin dihargai. Hal ini
terbukti dengan banyaknya jabatan eksekutif , legislatif, mapu yudikatif yang
dipegang oleh kaum wanita.
e. Tumbuhnya Gerakan Prodemokrasi dan Hak Asasi Manusia
Seiring dengan tumbuhnya kesadaran masyarakat akan hak dan
kewajibannya sebagai warga negara, maka sekarang banyak tumbuh gerakan
pro demokrasi dan hak asasi manusia, yang gencar menyuarakan dan
memperjuangkan demokrasi dan penegakan hak asasi manusia.

D. SIKAP TERHADAP DAMPAK GLOBALISASI


1. Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia
Cara untuk menghadapi dampak globalisasi yaitu dengan mempersiapkan
diri sebaik-baiknya melalui pendidikan.
2. Meningkatkan Kualitas Nilai-Nilai Keimanan dan Moralitas Masyarakat
Globalisasi membuat budaya antarbangsa menjadi tanpa batas dan saling
memengaruhi. Karenanya keberadaan nilai-nilai keimanan dan moralitas menjadi
sangat penting untuk mengatasi dampak negatif globalisasi.
3. Mendorong
dan
Mendukung
Upaya
Pemerintah
Indonesia
Memperjuangkan Keadilan dan Keseimbangan Antarbangsa

untuk

Pemerintah Indonesia harus berupaya sekuat tenaga untuk memperjuangkan


keadilan dan keseimbangan antarbagsa.
4. Mendorong dan Mendukung Upaya Pemerintah Indonesia untuk Mendesak
Negara-Negara Maju Agar Mau Memberikan Dana Peribakan Lingkungan
Hidup

Negara-negara maju sangat diuntungkan dengan adanya globalisasi, sebab


negara-negara maju banyak yang mempunyai perusahaan transnasional.
Perusahaan-perusahaan transnasional tersebut berdiri di berbagai negara
terutama negara-negara berkembang, termasuk Indonesia.
Akibatnya membuat lingkungan hidup menjadi rusak oleh pencemaran
limbah atau asap pabriknya. Oleh sebab itu, sudah sepantasnya negara-negara
maju menyisihkan uang guna mendanai upaya-upaya perbaikan dan pelestarian
lingkungan hidup.
5. Meningkatkan Jiwa dan Semangat Persatuan, Kesatuan, dan Nasionalisme
Negara yang masyarakatnya tidak mempunyai jiwa dan semangat persatuan,
kesatuan, dan nasionalisme yangkuat akan dengan mudah dipermainkan oleh
negara-negara maju. Oleh karenanya, semangat dan jiwa persatuan,
kesatuan, dan nasionalisme hars terus ditingkatkan oleh seluruh rakyat
indonesia.