Anda di halaman 1dari 12

Bentuk Pembimbingan

Oleh Sri Mulyanti

Definisi Bimbingan:

Mengorganisir atau memberikan petunjuk/arahan yang


mencerminkan teori belajar mengajar dalam mengarahkan
individu mencapai tujuan belajar yang spesifik.
Pembimbing harus memilih metode dengan memperhatikan
berbagai kriteria :
1. kesesuaian tujuan dengan metode
2. karakteristik peserta
3. kemampuan dari pembimbing
4. ketepatan yang terkait dg tersedianya sumber & berbagai
kendala
5. sejalan dengan falsafah program pendidikan
6. mengacu pada berbagai kompetensi yang akan dicapai

Jenis metode bimbingan


klinik

Eksperiensial : penugasan klinik,


laporan tertulis, simulasi
Problem solving
Conference
Observation : dilahan praktek,
hospital tour, ronde keperawatan,
demonstrasi (BST)
Self directed : kontrak belajar,
modul
Preceptorship & mentorship

Conference

Diskusi kelompok tentang aspek yg dijumpai


dipraktek klinik
Peserta didik mampu mengemukakan
pendapat
Memberi kesempatan untuk mereview &
berdiskusi
Tipe yg tepat : pre, post conference

Pre Conference

Mempersiapkan peserta didik di tatanan klinik


Membantu mengenal masalah
Rencana perawatan
Persiapan : tempat yang kondusif, rencana (RPP),
format penilaian
Pelaksanaan : membuka kegiatan, tujuan/hasil
yang diharapkan, topik yang akan dibahas,
mendiskusikan persiapan mhs untuk
melaksanakan praktek, reinforcement positif,
memberikan waktu untuk saling berdiskusi,
kesempatan bertanya
Evaluasi : menyimpulkan, reinforcement, renc
bimbingan selanjutnya, mengakhiri kegiatan

Post Conference

Dilakukan setelah praktek berakhir


Setelah mahasiswa mendapatkan pengalaman khusus
Persiapan : tempat yang kondusif, rencana, format
penilaian
Pelaksanaan : memulai kegiatan, tujuan/hasil yang
diharapkan, mendiskusikan hasil kegiatan,
eksplorasi perasaan mhs, reinforcement positif,
memberi waktu untuk saling diskusi, penugasan
dirumah berkaitan tgs selanjutnya, kesempatan
bertanya ttg topik diskusi
Evaluasi : menyimpulkan, reinforcement, RTL
mengenai pengalaman yg diperlukan, renc bimb
selanjutnya, mengakhiri kegiatan.

Ronde Keperawatan

Termasuk metode observasi


Interview terhadap klien, dilanjutkan
diskusi kelompok
Kunjungan nyata ke klien, peserta didik
mampu mengobservasi kondisi klien,
mereview pelayanan yg sudah tersedia,
mengumpulkan informasi dari klien
Dimulai dengan pemaparan kondisi
klien ke peserta didik

Prinsip Ronde keperawatan

Peran peserta didik, menjelaskan :


* data demografi
* masalah keperawatan utama
* Intervensi yang telah dilakukan
* hasil dari intervensi
* yang selanjutnya akan dikerjakan (data baru)
Peran Pembimbing
* validasi penemuan data, pemecahan masalah
* mengarahkan untuk justifikasi lanjutan
* menilai kebenaran dari masalah keperawatan

Demonstrasi

Suatu penyajian dalam


melakukan suatu prosedur/tugas
Menggunakan alat atau
berinteraksi dengan orang lain
Dengan cara melihat, mendengar,
peserta didik dapat
mengamati prosedur, langkahlangkahnya, & mendengarkan
penjelasan prinsip yg mendasari.
Bed side teaching

Lanjutan...

Menekankan proses tumbuhnya


pemahaman tentang klien dan
lingkungan dimana klien berada
berdasarkan pengalaman.
Mendidik peserta didik dapat menguasai
ketrampilan prosedural
Menumbuhkan sikap profesional,
Melakukan komunikasi melalui
pengamatan langsung.

Prinsip BST

Adanya kesiapan baik fisik maupun psikologis


dari pembimbing klinik, peserta didik dan klien.
Jumlah peserta didik dibatasi (ideal 5-6 orang)
Diskusi pada awal dan paska demonstrasi di
depan klien dilakukan seminimal mungkin.
Lanjutkan dengan redemonstrasi
Kaji pemahaman peserta didik sesegera
mungkin terhadap apa yg telah didapatkan saat
itu.
Kegiatan yang didemonstrasikan adalah sesuatu
yang belum pernah diperoleh peserta didik
sebelumnya, atau apabila peserta didik
menghadapi kesulitan menerapkan.