Anda di halaman 1dari 22

TUTORIAL KLINIK

ILMU KESEHATAN MATA

Oleh:
Dwi Prasetyo N. (G99112057)
Maulia Prismadani (G99112093)
Wildan Syamsudin F.
(G99112143)
Pembimbing :
Retno Widiati, dr., Sp.M

IDENTITAS
Nama

:
Umur
:
Jenis Kelamin
:
Alamat
:
Tanggal Masuk
:
Tanggal Pemeriksaan :

An. D
22 bulan
Laki - laki
Karanganyar
29 April 2013
29 April 2013

Keluhan Utama

Kedua

mata merah

Riwayat Penyakit
Sekarang
Kurang

lebih 1 minggu yang lalu saat bangun


tidur kedua mata pasien tampak merah,
lengket seperti belekan, gatal (+), berair (+),
nyeri cekot-cekot (-). Menurut ibunya, 1 hari
sebelumnya kelopak mata pasien tampak
membengkak, dan matanya nerocos.
Kemudian pada pagi harinya didapatkan
kedua mata pasien merah dan disertai
demam. Oleh ibunya, pasien dibawa ke
puskesmas terdekat dan diberi obat penurun
panas serta obat tetes mata. Keluhan demam
berkurang, tetapi keluhan pada mata tidak
berkurang.

hari yang lalu pasien semakin


rewel dan terus menangis, pasien
menangis sangat hebat sampai
dari mata dan hidungnya keluar
cairan berwarna merah seperti
darah. Demam (-), nerocos (+),
blobokan (+), gatal (+). Karena
tidak kunjung membaik, pasien
dibawa oleh ibunya ke IGD RSDM.

Riwayat Penyakit Dahulu


Riwayat alergi obat dan makanan
: disangkal
Riwayat trauma mata
: disangkal
Riwayat penyakit serupa
: disangkal

Riwayat Penyakit Keluarga


Riwayat penyakit serupa
saudara kandung pasien
Riwayat darah tinggi
Riwayat kencing manis
disangkal
Riwayat alergi
Riwayat memakai kacamata
disangkal

: (+) ketiga
: disangkal
:
: disangkal
:

Simpulan Anamnesis
Proses
Lokalisasi
Sebab
Perjalanan
Komplikasi

ODS
Infeksi
Konjungtiva
infeksi virus
akut
Belum ditemukan

Pemeriksaan Fisik
Kesan Umum
Keadaan umum baik,
composmentis, gizi kesan cukup

Pemeriksaan Subyektif
OD
Visus sentralis jauh

OS
sde

sde

Pinhole

tidak dilakukan

tidak dilakukan

Koreksi

tidak dilakukan

tidak dilakukan

Refraksi

tidak dilakukan

tidak dilakukan

Visus Sentralis Dekat

Koreksi

Visus Perifer
Konfrontasi test
Proyeksi sinar
Persepsi warna

tidak dilakukan
sde
sde

tidak dilakukan
sde
sde

Merah

sde

sde

Hijau

sde

sde

Pemeriksaan Obyektif
OD

OS

1. Sekitar mata

Tanda radang
ada

tidak ada

tidak

Luka
ada

tidak ada

tidak

Parut
ada

tidak ada

tidak

Kelainan warna
tidak ada

tidak ada

Kelainan bentuk
tidak ada

tidak ada

2. Supercilium

Warna

hitam

hitam

Tumbuhnya

normal

normal

Kulit

sawo matang

sawo matang

Pasangannya

dbn

dbn

Geraknya

dbn

dbn

3.

Pasangan Bola Mata dalam Orbita

Heteroforia

tidak ada

tidak ada

Strabismus

tidak ada

tidak ada

Pseudostrabismus

tidak ada

tidak ada

Exophthalmus

tidak ada

tidak ada

Enophthalmus

tidak ada

tidak ada

Anophthalmus

4.

tidak ada

Ukuran bola mata

Mikrophthalmus

tidak ada

tidak ada

Makrophthalmus

tidak ada

tidak ada

Ptosis

bulbi

tidak ada

tidak ada

bulbi

tidak ada

tidak ada

Bufthalmus

tidak ada

tidak ada

Atrofi

Megalokornea
Mikrokornea

tidak ada

tidak ada

tidak ada

tidak ada

tidak ada

5.

Gerakan Bola Mata

Temporal

Superior

dbn

dbn

Temporal

Inferior

dbn

dbn

Temporal

dbn

dbn

Nasal

Superior dbn

dbn

Nasal

Inferior

dbn

6.

Kelopak Mata

dbn

Gerakan

dbn

dbn

Oedem

ada

ada

Hiperemis

tidak ada

Lebar

10mm

10mm
ada

Rima

tidak ada

Tepi Kelopak Mata


Oedem

ada

Hiperemi

tidak ada

tidak ada

Entropion

tidak ada

tidak ada

Ekstropion

tidak ada

tidak ada

7.

Sekitar saccus lakrimalis

Oedem

ada

Hiperemi

tidak ada

8.

ada
tidak ada

Sekitar Glandula lakrimalis

Oedem

tidak ada

tidak ada

Hiperemis

tidak ada

tidak ada

9.

Tekanan Intra Okuler

Palpasi
Tonometer

10.

tekanan N

tekanan N

Schiotz tidak dilakukan

Konjungtiva

Konjungtiva palpebra superior


Oedem

ada

ada

Hiperemis

ada

ada

Sikatrik

tidak ada

tidak ada

tidak dilakukan

Konjungtiva palpebra inferior


Oedem

ada

ada

Hiperemis

ada

ada

Sikatrik

tidak ada

tidak ada

Oedem

ada

ada

Hiperemis

ada

ada

Sekret

tidak ada

tidak ada

Oedem

tidak ada

tidak ada

Hiperemis

ada

ada

Sekret

serous

serous

Konjungtiva Fornix

Konjungtiva Bulbi

Injeksi

Konjungtiva

ada

ada

Injeksi

Siliar

tidak ada

tidak ada

tidak ada

tidak ada

Subkonjungtiva
Hematom

11.

Sklera

Warna

putih

Penonjolan

tidak ada

12.

putih
tidak ada

Kornea

Ukuran

12 mm12 mm

Limbus

normal

Permukaan

rata

Sensibilitas

normal

normal

Keratoskop

tidak dilakukan

tidak dlakukan

Flourescin
Arcus

Test

Zenilis

normal
rata

tidak dilakukan
tidak ada

13.

Kamera Okuli Anterior

Isi

Kedalaman

tidak dlakukan

tidak ada

jernih jernih
:

dalam

dalam

14.

Iris

Warna :

cokelat

Bentuk

Sinekia

anterior

tidak ada

tidak ada

Sinekia

posterior

tidak ada

tidak ada

15.

bulat

bulat

Pupil

Ukuran

Letak

sentral

Bentuk
Reaksi

cokelat

3 mm

3 mm
sentral

bulat

bulat

terhadap

Cahaya

Langsung

(+)

(+)

Cahaya

tak langsung

(+)

(+)

sde

sde

Ada/tidak

ada

ada

Kejernihan

jernih

jernih

Letak

sentral

sentral

tidak didapat

Konvergensi

16.

Lensa

Shadow

17.

test

tidak didapat

Corpus vitreum

Kejernihan

tidak dilakukan

tidak dilakukan

Simpulan Pemeriksaan
OD

OS

Visus sentralis jauh

Kelopak mata

Sekitar saccus lakrimalis

Konjungtiva bulbi hiperemis, sekret serous


serous

hiperemis,sekret

Konjungtiva palpebra

edema,hiperemis

edema, hiperemis

Konjungtiva forniks

edema,hiperemis

edema, hiperemis

Sub konjungtiva

Kornea

Camera oculi anterior

Iris bulat cokelat

Pupil

bulat sentral 3mm

Lensa

jernih

Corpus vitreum

dbn

sde

sde

edema edema
edema edema

dbn

dbn

dbn
kesan normal

kesan normal

bulat cokelat
bulat sentral 3mm

jernih
tidak dievaluasi tidak dievaluasi

DIAGNOSIS BANDING
ODS Konjungtivitis virus
akut
ODS Konjungtivitis bakteri
DIAGNOSIS
ODS Konjungtivitis virus
akut

Terapi
Cendo tobroson ED 6 dd gtt I
ODS
Cendo mycos zalf (sebelum tidur)

Prognosis
OD
Ad vitam
Bonam
Ad sanam
Bonam
Ad fungsionam Bonam
Ad cosmeticum Bonam

OS
Bonam
Bonam
Bonam
Bonam

Gambar