Anda di halaman 1dari 28

Fakultas Kedokteran

Universitas Trisakti
Jakarta Barat

SEORANG
WANITA 21
TAHUN MENGAKU
HAMIL

Kelompok 3
Seminar 1
Selasa, 2 Juli
2013

Nama Anggota Kelompok 3


030.09.143 Margo Sebastian Chandra
030.10.163 Luzelia Marta Sequeira S.
030.10.173 Meilinda Vitta Sari
030.10.183 Monica Windy
030.10.193 Muhammad Iqbal Tawakal
030.10.213 Ocisa Zakiah
030.10.233 Raysa Angraini
030.10.243 Ryan Fernandi
030.10.253 Sherhaniz Melissa Abidin
030.10.263 Tahari Bargas Prakoso
030.10.273 Ula Inda Rahmadhani
030.10.283
Yosha Santoso Putra

Laporan Kasus

Wanita 21 tahun
datang
memeriksakan
kehamilannya

HPHT 20 Februari
2013 (siklus haid
teratur)
(Hari pemeriksaan
27 Juni 2013)

Sudah 2x
memeriksakan
kehamilannya di
bidan dikatakan
kehamilannya
baik

Pembahasan
Identitas:

Nama
:Umur
: 21 tahun
Jenis Kelamin
: Wanita
Status
:Keluhan Utama
: memeriksakan kehamilan

Daftar Masalah

Identifikasi Masalah

Wanita (21 tahun) datang ke


poliklinik kebidanan RS Trisakti
untuk memeriksakan
kehamilannya

Mengaku HPHT 20 Februari


2013

wanita datang untuk memeriksa


kehamilannya dalam kunjungan antenatal
care/adanya suatu keluhan lain

bila dihitung berdasarkan gestational


age umur kehamilannya 18 minggu per
tanggal 27 Juni 2013

Rumus Neagele 20 -02 - 13


+ + +
7 9 0
27 -11 - 13 (HPL)

Anamnesis tambahan
Apakah

pernah hamil sebelumnya? Jika


pernah, kehamilan yang ke berapa?
Apakah pernah abortus atau tidak?
Grafik kehamilannya bagaimana?
Apakah ada keluhan lainnya?

Interpretasi Hasil Anamnesis


Tambahan

Sering keluar lendir


dari kemaluan
(warna bening, tidak
berbau & tidak
menimbulkan rasa
gatal)
Rasa tidak nyaman
pada daerah
pinggang & panggul

Hal fisiologis pada wanita


hamil vol. sekresi
vagina Bedakan dgn yg
patologis (kekuningan,
berbau, gatal)

lordosis yg progesif
kompensasi dari
pembesaran uterus ke
posisi anterior
menggeser daya berat ke
belakang ke arah 2 tungkai

Pemeriksaan

Hasil

Interpretasi

Tanda Vital
TD
RR
Nadi
Suhu

84x/menit
370C

Normal
Normal

Conjungtiva

Tidak anemis

Normal. Tidak ada gejala


anemia.

Thorax

Jantung dan paru


dalam batas
normal.

Normal. Tidak ada kelainan


jantung dan paru.

Setengah pusat
simfisis pubis
Positif (+)
152 dpm (denyut
per menit)
uretra tenang

Umur janin 16 minggu

Normal untuk kehamilan


Normal untuk kehamilan

Normal

110/80 mmHg
Normal
Pemeriksaan
Fisik
20x/menit
Normal (batas atas)

Abdomen :
(status obstetrikus)
Fundus uteri

Ballottement
Denyut jantung
janin

Inspeksi vulva

Dinding
vagina dan
serviks

Tampak berwarna
kebiruan

Normal. Vagina tampak kebiruan dikenal


dengan nama tanda Chadwick
penipisan mukosa & hilangnya sejumlah
jaringan ikat(2)
& hipertrofi dari sel-sel otot
polos. Pada serviks juga terjadi
penambahan vaskularisasi, edema
seluruh serviks & hipertrofi serta
hiperlasia kelenjar-kelenjar serviks.

Pemeriksaan Fisik

Fluksus

Flour albus

Massa pada
serviks &
vagina
Ekstremitas:
Edema

Negative (-)

Negative (-)

Tidak terdapat
massa

Negative (-)

Tidak keluarnya cairan mengalir (berupa


darah) dari vagina.
Tidak ada leukorea (keputihan) pada
pasien. Menyingkirkan adanya infeksi.
Normal.

Tidak terjadi bendungan pada pembuluh


darah ekstremitas.

Pemeriksaan Penunjang
Kami menganjurkan pemeriksaan
penunjang sebagai berikut:
1. Pemeriksaan laboratorium

2.

Darah rutin
Urinalisa
TORCH

Ultrasonografi (USG)

Diagnosis
Kehamilan
normal dengan usia
kehamilan 18 minggu 1 hari
G-P-A- (belum dapat disimpulkan data-data
kurang mencukupi)

Penatalaksanaan
(Edukasi)
Jelaskan kepada pasien usia kehamilan pasien
Memberikan pengetahuan yang cukup kepada pasien
tentang kesehatan reproduksi terutama tentang
kehamilan dan bagaimana upaya untuk menjaga agar
kehamilan tetap sehat dan berkualitas.
Diberitahukan kepada pasien mengenai:

Nutrisi yang adekuat


Perawatan payudara
Perawatan gigi
Kebersihan tubuh dan pakaian

Informasikan kepada pasien untuk melakukan kunjungan


berkala asuhan antenatal (Antenatal Care) secara teratur

Prognosis
Ad Vitam: Ad Bonam
Ad Functionam: Ad
Bonam
Ad Sanationam: Ad
Bonam

Tinjauan Pustaka

Anatomi Tulang Pelvis

Normal pelvis:
Distansia Cristarum: 2829 cm
Distansia Spinarum: 2526 cm

Bentuk Tulang Pelvis


Gynecoid : pada wanita
normal
Anthropoid : PAP oval :
diameter AP lebih
panjang
dari diameter transversa
Android : pada pria normal,

Platypelloid : PAP oval :


diameter AP lebih
pendek
dari diameter transversa

Histologi Endometrium
Fase Proliferatif

Fase Sekretorik

Siklus Menstruasi Normal

Fertilisasi

Proses Implantasi

Tanda-tanda Kehamilan
Tanda

Pasti Kehamilan
1. Bunyi jantung janin
2. Pergerakan janin
.Tanda Mungkin Kehamilan
1. Obyektif : Hegar Sign, Piskacek Sign,
Kontraksi Braxton-Hicks, Chadwick Sign
2. Subyektif
: amenorea, mual,
muntah,sering kencing

Jadwal Kunjungan Antenatal


Care
1.

2.
3.

Empat kali, yaitu minimal satu kali


kunjungan antenatal hingga usia
kehamilan 28 minggu
Sekali kunjungan antenatal selama
kehamilan 28-36 minggu
Dua kali kunjungan antenatal pada usia
kehamilan di atas 36 minggu.

Anamnesis pada Saat


Antenatal (1)
Identifikasi dan Riwayat Kesehatan
1. Data umum pribadi (nama, usia, alamat, pekerjaan)
2. Keluhan saat ini (jenis, sifat dan lamanya keluhan)
3. Riwayat Haid (Hari pertama haid terakhir, ditentukan usia
kehamilan dan taksiran persalinan)
.Riwayat Kehamilan dan persalinan
1. Asuhan antenatal, persalinan dan nifas kehamilan
sebelumnya
2. Cara bersalin (kehamilan sebelumnya)
3. Jumlah anak hidup
4. Berat badan lahir
5. Informasi dan saat kehamilan atau keguguran terakhir.

Anamnesis pada Saat


Antenatal (2)
Riwayat kehamilan saat ini
1. Identifikasi kehamilan
2. Identifikasi penyulit
3. Penyakit lain yang diderita
4. Gerakan bayi dalam kandungan
.Riwayat Penyakit dalam keluarga
.Riwayat penyakit Ibu
.Riwayat penyakit yang memerlukan pembedahan
.Riwayat mengikuti program berencana
.Riwayat imunisasi
.Riwayat menyusui

Pemeriksaan Antenatal
Keadaan umum
Pemeriksaan abdomen
1. Inspeksi: bentuk dan ukuran abdomen, parut bekas operasi,
tanda-tanda kehamilan, gerakan janin, varises atau pelebaran
vena, hernia, edema.
2. Palpasi: tinggi fundus uteri, punggung bayi, presentasi, dan
sejauh mana bagian terbawah bayi masuk pintu atas panggul.
3. Auskultasi:
-10 minggu dengan Doppler
-20 minggu dengan fetoskop Pinard
Inspekulo vagina untuk identifikasi vaginitis pada trimester I/II

Pemeriksaan Lab
Antenatal
Analisis

urin rutin
Analisis feses rutin
Hb
Golongan darah
Hitung jenis sel darah
Gula darah
Antigen Hepatitis B virus
Antibodi Rubella
HIV

DAFTAR PUSTAKA
Schramm, W. F. Weighing cost and benefits of adequate prenatal care. Public
Health Report, 107(6), 647-652
Price, Sylvia Anderson, Wilson Lorraine Mc Carty. Patofisiologi Proses Penyakit
Edisi 4. Alih bahasa Peter Anugrah. Jakarta: EGC. 1994
Boer, A, 2005. Ultrasonografi. Dalam: Rasad, Sjahriar. Radiologi Diagnostik Edisi
Kedua. Jakarta: Balai Penerbit FK UI, 453- 455.
Adriaansz G. Asuhan Antenatal. In Prawirohardjo S, Sifuddin AB, Rachimhadhi T,
Wiknjosastro. Ilmu kebidanan. 4th ed. Jakarta: PT Bina Pustaka Sarwono
Prawirohardjo. 2010.p.278-87
Sidharta P, Dewanto G. Diensefalon : Anatomi Alat Reproduksi Wanita. Dian
Rakyat. Jakarta, 1986 : 170-89.
Junqueira LC, Carneiro JC. Alat reproduksi wanita dalam: Histologi Dasar. Ed ke 3,
CV EGC. Jakarta, 1989: 410 - 21
Oliver DL, Patler SF. Reproductive Physiology. In ; Berek & Novak's Ciynecolo~ry,
14 th ed, Philadephia ; Lippincott William&Wilkins ; 2007. p_ 161-82
Saifuddin, A.B. (Ed). 2002. Buku Acuan Nasional Pelayanan Kesehatan Maternal
dan Neonatal. Jakarta: YBP-SP.

Thank You