Anda di halaman 1dari 1

Karhutla Meranti 2014 : PT NSP Tidak Bisa dijadikan Tersangka

Dalam kasus Karhutla Meranti pada tahun 2014 lalu, 2 petinggi PT Nasional Sago Prima sudah dijadikan
tersangka beberapa waktu lalu. Namun pada Jumat 16 Januari 2014 lalu. PT NSP memberikan
keterangan resmi lewat pembacaan pledooi yang dibacakan oleh pihak kuasa hukum yang diwakili oleh
O.C. Kaligis. Dalam pembacaan pledooi oleh pengacara atau tim kuasa hukum tersebut, dibacakan
beberapa fakta penting yang bisa mengungkapkan bahwa PT NSP sebenarnya tidak bersalah dalam
kasus kebakaran hutan dan lahan di Meranti ini. Dari beberapa fakta disebutkan bahwa faktor yang
sangat berpengaruh dalam kebakaran hutan dan lahan di Meranti waktu itu adalah faktor alam.

Fakta Terungkap pada Persidangan PT NSP


Dalam persidangan pembacaan pledooi yang dilakukan kuasa hukum PT NSP dapat ditemukan beberapa
fakta yang menunjukkan bahwa PT NSP tidak bersalah, diantaranya adalah.
1. Fakta bahwa faktor alam sangat berperan penting, hal ini dikuatkan dengan keterangan dari
saksi ahli Idung Risdiyanto seorang ahli Meteorologi dari Departemen Geofisika dan
Meteorologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) dari IPB menerangkan
bahwa faktor alam seperti cuaca panas dan angin yang kencang menjadi penyebab utama
terjadinya kebakaran, hal ini dikarenakan adanya perbedaan suhu spasial dan tekanan udara di
wilayah kejadian sehingga mempercepat terjadinya semburan api.
2. Lokasi kebakaran merupakan areal yang tidak steril, untuk itu banyak sekali kemungkinan yang
bisa terjadi seperti adanya kejadian tidak disengaja seperti para pelintas yang membuang
puntung rokok sembarangan sehingga dapat menimbulkan percikan api.
Dari faktor faktor alam yang sudah disebutkan diatas dan ketidak sengajaan atau kesengajaan orang
orang dapat saja terjadi dan menimbulkan kebakaran diatas lahan PT NSP dan dapat menimbulkan
kesalahpahaman yang terjadi sehingga pihak PT nasional sago prima menjadi pihak yang bersalah
dalam kasus ini.