Anda di halaman 1dari 35

Kimia Anorganik

Unsur Golongan
VII A (Halogen)

Ida ayu astiti asih

SEMOGA KELAS INI

Cl

Br

At

NA

17

35

53

85

Konf. Elektron

[He] 2s22p5

[Ne] 3s23p5

[Ar] 3d104s2 4p5

[Kr] 4d105s2
5p5

[Xe]4f10 5d106s2
6p5

Wujud

Gas tak
berwarna

Gas hijau

Cair,
minyak
merah
kecoklatan

Padat,
metalik

Rumus Molekul

F2

Cl2

Br2

I2

Titik leleh (X2) (C)

-220

-101

-7

114

Titik didih (X2) (C)

-188

-34

59

184

e. ion 1 (kj/mol)

1680

1250

1140

1000

926

Jari-jari atom (A0)

0.71

0.99

1.14

1,33

Jari-jari ion (X-) (A0)

1,36

1,81

1,91

2,16

Jari-jari Van Der


Waals (A0)

1,35

1,80

1,95

2,15

Elektronegativitas

2,8

2,5

2,2

E0 (volt)
X2 + 2e- 2X-(aq)

+2,87

+1,36

+1,065

+0,535

-0,3

E ikat (x-x) kj/mol

155

240

190

149

Polarisabilitas
(cc/atom)

1,04. 10-24

3,66. 10-24

4,77. 10-24

7,10. 10-24

E. ikat H-X (kj/mol)

565

428

362

295

Kecenderungan
Senyawa reaktif, elektronegatif, paling elektronegatif
adalah F.
Titik leleh dan titik didih tinggi

SIFAT FISIKA DAN KIMIA HIDROGEN HALIDA

HCl

HBr

HI

1. Bentuk pada suhu


biasa

Gas tidak berwarna

2. Dalam pelarut non


polar
(Benzana/Toluensa)

Larut, tak menghantarkan arus listrik

3. Dalam air
4. Dengan H2SO4, pekat
(oksidator)
5. Kestabilan terhadap
pemanasan

Larut, menghantarkan arus listrik


Tidak teroksidasi

Teroksidasi menjadi Br2

Teroksidasi menjadi I2

Tidak terurai

Sedikit terurai

Terurai menjadi He dan


I2

HX

HF

HCl

HBr

HI

Sifatreduktor
Keasaman
Kepolaran

Kestabilan
terhadappanas

Catatan :
makin
besar/kuat
sesuaidengan
arahpanah

Sintesis Halogen
2HFdlm KF(l)elektrolisis H2 + F2
2NaClH2Oelektrolisis Cl2 + H2 + 2 NaOH
MnO2 + 4 HCl Cl2 + MnCl2 + 2H2O
2Br - + Cl2 Br2 + ClMnO2 + 4 HBr Br2 + MnBr2 + 2H2O
2IO3- + 5HSO3- I2 + 3HSO4- + 2SO42- + 4H2O

Fluorin
E ikat lemah 155 kj/mol
Tidak mempunyai orbital d ik. Kovalen tunggal H2FKeelektronegatifan tertinggi (4) ik. Hidrogn
Bersifat oksidator kuat
Kekhususan metal fluorida
F2 (diflourin)
Paling reaktif, rx dgn semua kec He, Ne, Ar
Membentuk senyawa dengan kemungkinan tk oksidasi
tertinggi
2Fe(s) + 3F2(g) 2FeF3(s)

Fluorin
Mengoksidasi air jd O2 dan tereduksi jd ion Fluorida
F2(g) + 2e 2F-(aq)

E = +2,87 V

6H2O + 4 H3O+ 4 H3O+(aq) + O2(g) + 4e E = -1,23 V


Diproduksi dengan proses Moisson
A : 2F- (HF) F2 + 2e
K : 2H+ + 2e H2(g)
Manfaat: preparasi UF6
UO2(s) + 4HF(g) UF4(s) + 2H2O(g)
Preparasi SF6

Senyawaan Fluorin
Asam hidrofluorida (HF)
Cairan berasap tak berwarna td 20 C, pKa 3,2, korosif
HF(aq) + H2O(l) H3O+(aq) + F-(aq)
HF(aq) + F-(aq) HF2-(aq)
SiO2(s) + 6HF(aq) SiF62-(aq) + 2H3O+(aq)
HF(aq) + NaOH(aq) NaF(aq) + H2O(l)

KLORIN
Diklorin (Cl2)
Gas, hijau pucat, beracun, reaktif, btk senyawa dg tk on tinggi
2HCl
2H+ + Cl2 + 2eMnO4- + 8H+ + 5e- Mn2+ + 4H2O
2MnO4- + 10 HCl + 6H+ 2Mn2+ + 5Cl2(g) + 8H2O
Manfaat: agen klorinasi, pemutih, sny. Organoklor, pemurnian air
dan pembuatan TiCl4
H2C=CH2(g) + Cl2 Cl-H2C CH2Cl (g)
Cl2(aq) + 2H2O(l) H3O+ + Cl- (aq) + HClO(aq)
HClO(aq) + 2H2O(l) H3O+ + ClOPreparasi: hasil sampingan NaOH, elektrolisis NaCl

KLORIN
Asam klorida (HCl)
Sangat larut air, tidak berwarna pKa = -7
Terionisasi hampir sempurna
HCl(aq) + H2O(l) H3O+(aq) + Cl-(aq)
Pembuatan:
NaCl(s) + H2SO4 NaHSO4(s) + HCl
NaHSO4(s) + NaCl Na2SO4(s) + HCl
H2(g) + Cl2(g) 2HCl(g)
CH4(g) + Cl2(g) CCl4(l) + 2HCl
u/ penghilangan karat, pemurnian glukosa

Senyawa Halida
Halida ionik , kovalen dan Jembatan
1.
Halida ionik kebanyakan Cl, Br, I
pembtk: logam + halogen (logam : gol I dan II. lantanida dan beberapa logam transisis)
logam + asam halida
2Fe(s) + 3F2(g) 2FeF3(s)
Fe(s) + 2HCl(g) FeCl2(s)+ H2(g)
Cara bedakan ion Cl-, Br- dan I- dengan larutan AgNO3
X- + Ag+ AgX(p)
Endapan AgCl putih
Endapan AgBr putih kekuningan
Endapan Ag I - kuning

Identifikasi ClAgCl(p) + NH3(aq) [Ag(NH3)2]+ + Cl-(aq)


NaCl(p) + K2Cr2O7 + 6H2SO4 2CrO2Cl2(l) + 4NaHSO4(s) +
2KHSO4(s) + 3H2O(l)
CrO2Cl2 + 2H2O H2CrO4 HCl
Identifikasi Br- dan ICl2(aq) + 2Br-(aq) Br2(aq) + 2Cl-(aq)
Cl2(aq) + 2I-(aq) I2(aq) + 2Cl-(aq)
bromin-coklat
Iodin ungu
Identifikasi IDengan larutan amilum - warna biru
I2 dideteksi dengan indikator amilum dan dititrasi dengan larutan
tiosulfat
I2 + 2S2O32- 2I- + S4O62-

Senyawa Halida
2. Halida kovalen gas, cair t. didih rendah
preparasi : langsung dengan halogen
P4(s) + 10Cl2(g) 4 PCl5(s)
P4(s) + 6Cl2(g) 4 PCl3(s)
NH3(g) + 3 Cl2(g) NCl3(l) + 3HCl(g)
sebagian besar larut air
3. Halida Jembatan ( terbentuk dalam molekul yang
memiliki ikatan tiga pusat)

Oksida Halogen
1.

2.

F2O- oksigen difluorida gas kuning pucat, oksigen


dengan biloks +2, oksidator bahan bakar roket
Cl Cl2O (+1), gas kuning coklat
ClO (+4), gas kuning
ClO3 (+6), cair merah gelap
Cl2O7 (+7), cair tak berwarna

2a. Cl2O larut air


Cl2O(g) + H2O(l) 2HOCl(aq)
Cl2O(g) + 2 NaOH 2NaOCl(aq) + H2O(l)
prep

2Cl2(g) + 2HgO(s) HgCl2.HgCl2(s) + Cl2O(g)

Oksida Halogen
2b. ClO2
larut air, dlm cahaya terurai menjadi HCl, HClO 3
oksidator kuat, dlam alkali btk camp. klorat dan klorit
ClO2(g) + 2 NaOH(l) NaClO2(aq) + NaClO3(aq) + H2O(l)
2c. ClO3
keseimbangan dlm btk dimer Cl2O6 dan bentuk ionik
[ClO2+] [ClO4-]
2d. ClO7
paling stabil, bereaksi dengan air + basa btk ion
perklorat, digunakan u. penentuan kadar CO
dibuat dengan dehidrasi asam perklorat dg P2O5

Asam oksi Halogen & anion oksi halogen


1. as. Hipoklorit.
asam lemah. Oksidator kuat
ClO-(aq) + H2O(l) HClO(aq) + OH- (aq)
untuk desinfektan
ClO-(aq) + H3O+(aq) + HClO(aq) + H2O(l)
HClO(aq) + Cl-(aq) + H3O+(aq) Cl2(g) + H2O(l)
2. ion klorat korek api
3. asam perklorat & ion perklorat
HClO4 asam kuat, cairan, oksidator kuat, flammable
6NH4ClO4(s) + 8Al(s) 4 Al2O3(s) + 3N2(g) + 3Cl2(g) + 12H3O+

Senyawa interhalogen
XY, XY3, XY5, XY7
X = unsur halogen dengan massa yang lebih tinggi drpd Y
Mis = Cl2 + 2F2 2ClF3
T leleh& titik didih sedikit lebih tinggi dari rata-penyusunnya
Reaksi hidrolisis: hasilkan as. Hidrohalida dan hipohalit
BrCl + H2O HCl + HBrO
Pereaksi wij
-(H)C=C(H) + ICl -(H)(I)C-C(Cl)(H)-

Senyawa interhalogen dan sifat fisisnya


(250C)
XY

XY3

XY5

XY7

ClF (gas)
Tidak
berwarna
BrF (g)
Coklat muda

ClF3 (g)
Tidak
berwarna

BrCl (g)
Cokelat
merah

Br F3 (l)
XY3 (g)
Kuning muda Tidak
berwarna

ICl (s)
merah

(ICl3)2
Kuning
terang

Br F5
Tidak
berwarna

IBr (s)
hitam

IF3 (s)
Kuning tidak
stabil

IF5 (l)
Tidak
berwarna

IF*

IF7
Tidak
berwarna

Senyawa XY dan XY3

Memiliki perbedaan keelktronegatifan


tidak begitu besar

XY5 dan XY7

Tersusun dari atom berukuran besar


seperti Br dan I dengan atom berukuran
kecil seperti F

Senyawa interhalogen umumnya


lebih reaktif dari pada senyawa
halogen, (kecuali F2)

Hidrolisisnya menghasilkan ion


halida dan ion oksohalida

Senyawa XY

ClF, BrF, BrCl, ICl, IBr, IF,


Sangat reaktif
ICl dan Ibr

Paling stabil

ICl digunakan sebagai reagent Wijs


untuk memperkirakan bilangan
iodin lemak dan minyak

Senyawa XY3

ClF3, BrF3, IF3 dan (ICl3 )2


ClF3, BrF3 cairan kovalen dan dikenal
sebagai salah satu senyawa yg paling
reaktif
ClF
3

Mudah meledak bila bereaksi dg air, lemak,


dan beberapa senyawa organik termasuk
kapas dan kertas, sangat baik untuk
memflourinasi senyawa senyawa anorganik
Sebagai bahan bakar roket
Reaksi pembelahan inti zat radioaktif

BrF3

merupakan cairan berwarna merah


Reaksinya tdk sereaktif ClF3
kereaktifan senyawa interhalogen
dpt dinyatakan sbb:

Urutan

ClF3 >BrF5 > IF7 > ClF > BrF3 > IF5 > BrF
> IF3 > IF
Semua senyawa interhalogen merupakan
pelarut bukan air yg terionisasi
BrF3 dipakai sbg pelarut yg baik krn:
1. rentang cairannya cukup lebar (titik leleh 8,80C dan titik
didih 1260C )
2. Sebagai bahan yg kurang bgt hebat untuk reaksi

Senyawa XY5

ClF5 BrF5 IF5 ClF5 BrF5

Bereaksi sangat hbt tetapi dibawah ClF3

Bereaksi menimbulkan ledakan dg air,


mengikat silikat dan dapat membentuk
polihalida

Semua senyawa XY5 mempunyai


struktur piramidal alas segi empat
atau oktahedral yg tdk diisisatu
posisinya.

Senyawa XY7

IF7

secara langsung dg mereaksikan


IF5 dan F2 pada suhu 250-3000C
Dibuat

Digunakan sebagai bahan flourinasi yg


baik
Bereaksi dg air, SiO , maupun CsF
2

POLIHALIDA

Senyawa ion (berkristal, stabil dan


larut dalam air, menghantar listrik,
cendrung mengurai dalam
pemanasan.
I3- Br3- Cl3-

End of session