Anda di halaman 1dari 7

MAKALAHKEPERAWATAN JIWATENTANG PERKEMBANGAN

KEPERAWATAN JIWATERKINIDisusun Oleh:1 Inovy Cahyaningrum


(P17420209016)2
I r n a
S a r i
T . A
( P 1
7 4 2 0 2 0 9 0 1 7 ) 3 Khusfiana
Rofiqoh (P17420209018)4
K u a t
P r a s e
t y o
( P 1 7 4 2 0 2 0 9 0 1 9 ) 5 Kukuh Pambudi (
P17420209020)KEMENTRIAN KESEHATAN REPUBLIK
INDONESIAPOLITEKNIK KESEHATAN SEMARANGPRODI DIII
KEPERAWATANPURWOKERTO2011
SEJARAH PERKEMBANGAN KEPERAWATAN JIWA

SejarahPerkembangan Keperawatan Jiwa Dalam sejarah evolusi


keperawatan jiwa, kita mengenal beberapa teori dan model keperawatan yang
menjadi corekeperawatan jiwa, yang terbagi dalam beberapa periode. Pada
awalnya perawatan pasien dengan gangguan jiwa tidak dilakukan oleh petugas
kesehatan (CustodialCare) (tidak oleh tenaga kesehatan). Perawatan bersifat
isolasi dan penjagaan.Mereka ditempatkan dalam suatu tempat khusus, yang
kemudian berkembangmenjadi Primary Consistend of Custodial Care.
A . S E J A R A H
P S I C H I A T R I
Berikut ringkasan kejadian kejadian penting yang mempengaruhi
perkembanganKeperawatan Psikiatri :1. Tahun 1856 1929 : Emil Kreepelin
mebedakan antara depresi psikosis manicdan schizoprenia dan menyatakan
bahwa schizoprenia tidak dapat disembuhkan.2. Tahun 1856 1939 : Sigmund
Freud memperkenalkan teori psikoanalisis danterapinya. Dia menjelaskan
perilaku manusia dalam tahapan psikologi danmembuktikan bahwa perilaku dapat
berubah dalam situasi tertentu.3. Tahun 1857 1939 : Eugene Bleur menjelaskan
gangguan psikotik padaschizophrenia (sebelumnya disebut dementia praecox)4.
Tahun 1870 1937 : Alfred Adler mempelajari tentang obat
obatan psikosomatik yang mengarah pada organ luar sebagai penyebab kausatif.5.
Tahun 1875 1961 : Carl Jung menjelaskan jiwa manusia .6. Tahun 1920 : Harriet
Bailey menulis buku keperawatan Psikiatrik yang pertama(Nursing Medical
Disease)7. Tahun 1930 an : Terapi shock insulin, Obat Pentylnetetrazol

(Metrazol), ECTdan Prefrontal lobotomy untuk tindakan pasien penyakit mental


dengan gangguan psikotik. Munculnya International Committee for Mental
Hygiene. Gerakan Hill-Burton mendirikan unit psikiatri.8. Tahun 1940 : Gerakan
kesehatan mental menyusun kurikulum pendidikan
keperawatan untuk spesialis klinik pada tahun 1946.9. Tahun 1946 s/d 1971 :
Gerakan kesehatan mental nasional membuka program pelatihan profesi,
Organisasi dunia untuk kesehatan mental mengadakan reset dan pendidikan.10.
Tahun 1947 : Helen Render menulis buku Hubungan PerawatPasien
diPsikiatri11. Tahun 1952 : Hildegard E. Peplau menulis buku Hubungan
personal dikeperawatan sebagai dasar untuk hubungan perawat-pasien.12. Tahun
1963-1979 : Perbaikan tingkat ekonomi menekan bertambahnyagangguan jiwa.
Amerika meluluskan 50 lulusan perawat psikiatrik. Adanya RSJswasta dan unit
Psikiatrik. Perusahaan asuransi memberikan jaminan asuransi pada perawatan
psikiatrik. Diijinkannya pasien untuk hidup di masyarakat denganmenitikberatkan
pada pemberian pendidikan kepada pasien mengenai kegiatansehari hari dan
perawatan diri. Perawat perawat Amerika dan Kanadamembentuk North
American Nursing Diagnosis Association (Asosiasi DiagnosaKeperawatan
Amerika Utara).13. Tahun 1980 an : Gerakan Sistem Kesehatan Mental (1980),
yang disusununtuk memperkuat kemampuan masyarakat dan mengembangkan
inisiatif inisiatif baru, belum pernah diimplementasikan sampai dengan tahun
1981.Gerakan rekonsiliasi14. Tahun 1990 an : Munculnya jaminan asuransiPada
tahun 1970-1980, perawatan beralih dari perawatan rumah sakit jangka panjang
ke lama rawat yang lebih singkat. Fokus perawatan bergeser ke arahcommunity
based care / service (Pengobatan berbasis komunitas). Pada tahun-tahun ini
banyak dilakukan riset dan perkembangan teknologi yang pesat.Populasi klien di
rumah sakit jiwa yang besar berkurang, sehingga banyak rumahsakit yang ditutup.
Pusat-pusat kesehatan komunitas jiwa sering tidak mampumenyediakan layanan
akibat bertambahnya jumlah klien. Tunawisma menjadimasalah bagi penderita
penyakit mental kronik persisten yang mengalamikekurangan sumber daya
keluarga dan dukungan sosial yang adekuat.

B . S E J A R A H P E R K E M B A N G A N D A N U PAYA K E S E
H A T A N J I W A DI INDONESIA
1. Dulu KalaG. jiwa dianggap kemasukanTerapi : mengeluarkan roh jahat2.
Zaman KolonialSebelum ada RSJ, pasien ditampung di RSU - yang
ditampung,hanya yg mengalami gangguan Jiwa berat3. 1 Juli :1882 : RSJ pertama
di Indonesia1902 : RSJ Lawang1923 : RSJMagelang1927 : RSJ Sabang diRS ini
jauh dari perkotaanPerawat pasien bersifat isolasi & penjagaan (custodial care)Stigma- Keluargamenjauhkan diri dari pasien4.Dewasa Ini hanya satu jenis RSJ
yaitu RSJ punya pemerintah5.Sejak tahun 1910- mulai dicoba hindari costodial
care ( penjagaan ketat) & restraints (pengikatan )6.Mulai tahun 1930 - dimulai
terapi kerja seperti menggarap lahan pertanian7.Selama Perang Dunia II &

pendudukan jepang - upaya kesehatan jiwatak berkembang8.Proklamasi perkembangan baruOktober 1947 pemerintah membentuk Jawatan Urusan
Penyakit Jiwa ( belum bekerja dengan baik)Tahun 1950 pemerintah
memperingatkan Jawatan Urusan Penyakit Jiwa -meningkatkan penyelenggaraan
pelayanan9.Tahun 1966PUPJ Direktorat Kesehatan JiwaUU Kesehatan Jiwa No.3
thn 1966ditetapkan oleh pemerintahAdanya Badan Koordinasi Rehabilitasi
PenderitaPenyakit Jiwa ( BKR-PPJ) Dgn instansi diluar bidang
kesehatan10.Tahun 1973 - PPDGJ I yg diterbitkan tahun 1975 ada integrasi
dgn puskesmas11.Sejak tahun 1970 an : pihak swastapun mulai memikirkan
masalahkes. Jiwa12.Ilmu kedokteran Jiwa berkembangAdanya sub spesialisasi
sepertikedokteran jiwa masyarakat, Psikiatri Klinik, kedokteran Jiwa Usila
danKedokteran Jiwa KehakimanSetiap sub Direktorat dipimpin oleh 4 kepala
seksiProgram Kes. Jiwa Nasionaldibagi dalma 3 sub Program yang diputuskan pd
masyarakat dengan prioritas pdHeath Promotion
Sub Prgoram Perbaikan Pelayanan :- Fokus Psychiatic medical CarePenekanan pada curative service ( treatment) dan rehabilitasiSub Program
untuk pengembangan sistem- Fokus pada peningkatan IPTEK, Continuing
education,research administrasi dan manajemen, mental health informationSub
Programuntuk establishment community mental health :- Diseminasi IlmuFasilitasi RSJswasta - perijinan- Stimulasi konstruksi RSJ swasta- Kerja sama dgn
luarg negeri :ASEAN, ASOD, COD, WHO dan AUSAID etc
C. MASA PERADABAN
Keperawatan jiwa dimulai antara tahun1770 dan 1880 seiring dengan
kejadian penanganan pada seorang penyakit mental. Sebelumnya, pada masa
peradabandimana roh-roh dipercaya sebagai penyebab gangguan dan mengusirnya
agar sembuh. Para leluhur Yunani, Romawi dan Arab percaya bahwa
gangguanemosional diakibatkan tidak berfungsinya organ pada otak. Mereka
menggunakan berbagai pendekatan tindakan seperti : ketenangan, gizi yang baik,
kebersihan badan yang baik, musik dan aktivitas rekreasi.Selama abad 7 sebelum
masehi, Hippocrates menjelaskan perubahan perilaku atauwatak dan gangguan
mental disebabkan oleh perubahan 4 cairan tubuh atauhormon, yang dapat
menghasilkan panas, dingin, kering dan kelembaban.Aristotle melengkapi dengan
hati, dan Seorang Dokter Yunani, Galen :menyatakan emosi atau kerusakan
mental dihubungkan dengan otak. OrangYunani menggunakan kuil sebagai rumah
sakit dan memberikan lingkungan udara bersih, sinar matahari dan air bersih
untuk menyembuhkan penyakit jiwa/mental.Bersepeda, Jalan-jalan, dan
mendengarkan suara air terjun ini sebagai contoh penyembuhan.
D . M A S A P E R T E N G A H A N
Era dari Alienation, social exclusion dan confinement.Dokter menjelaskan gejala :
1.Depression2.Paranoia3.Delusions4.Hysteria5.NighmaresRumah Sakit Jiwa
pertama, Bethlehem Royal Hospital, telah dibuka di England.Selama 18 abad, era
dari reason dan observation :1. Pinel, seorang dokter Perancis membuka sebuah
rumah sakit untuk seorang penderita jiwa / mental di pilih kota La Bicetre, Paris.

Dia memulai dengantindakan kemanusiaan dan advokasi, melalui observasi


perilaku, riwayat perkembangan dan menggunakan komunikasi dengan
penderaita.2. Weyer, seorang dokter Jerman psikiatrik pertama yang dapat
menjelaskannyamelalui kategori diagnostik.
E. ABAD 18 DAN 19
Bejamin Rush, sering disebut Bapak Psikiatric Amerika. Pertama menulis
bukutentang Pskiatric Amerika dan banyak tindakan kemanusian untuk
penderita penyakit mental/jiwa. Tahun 1783, masa tindakan moral dan
bekerjasama denganrumah sakit Pennsylvania. Tahun 1843, Thomas kirkbridge
memberikan pelatihandi rumah sakit Pennsylvania untuk membantu
dokter merawat pasien penyakit jiwa.Tahun 1872, New England Hospital untuk
perempuan & anak, dan WomensHospital di Philadelphia mendirikan sekolah
perawat, tetapi tidak untuk pelayan pskiatrik. Setelah itu Dorothea Lynde Dix,
seorang pengajar yang memberikancontoh penderita penyakit jiwa.Tahun 1882
Pendidikan keperawatan jiwa pertama di McLean Hospital di

perawatan. Obat-obat psychotropic menggantikan Restrains


dan seklusi(pemisahan). Deinstitutionalization dimulai, mereka bukan partisipan
aktif dalam perawatan dan pengobatan kesehatan mereka sendiri. Hubungan
yangterapetik mulai diterpakan dan ditekankan. Fokus utama pada
preventiv primer. Perawatan kesehatan jiwa diberikan di rumah sakit jiwa yang
besar (swasta atau pemerintah) yang biasanya terletak jauh dari daerah
pemukiman padat.Sekitar dekade berikutnya, pada saat terjadi Pergerakan HakHak Sipil (TheCivil Rights) di 1960-an, penderita gangguan jiwa mulai
mendapatkan hak-haknya. The Community Mental Health Centers Act (1963)
secara dramatismempengaruhi pemberian pelayanan kesehatan jiwa. UndangUndang inilahyang menyebabkan fokus dan pendanaan perawatan beralih dari
rumah sakit jiwa yang besar ke pusat-pusat kesehatan jiwa masyarakat yang mulai
banyak didirikan. Gerakan Kesehatan Mental Masyarakat tersebut mendirikan
pusatkesehatan masyarakat yang melayani : (1). Perawatan gawat darurat
psikiatrik,seperti pusat masalah dan layanan lewat telepon; (2) Hospitalisasi; (3)
Bagianhospitalisasi seperti pusat perawatan sehari hari dan kelompok terapeutik;
(4) Post perawatan, termasuk pusat konseling. Diijinkannya pasien untuk hidup di
masyarakat dianggap sebagai tindakan yang positif; namun begitu banyak juga
ditemukan pasien yang tidak mempunyai tempat tinggal. GerakanKesehatan
Mental Masyarakat mempunyai peran penting dalam pelayanankesehatan
mental.Pada saat ini, keperawatan jiwa mulai menjadi bagian klinik
khusus.Sebelumnya para perawat berperan sebagai manajer dan koordinator
kegiatandengan melaksanakan perawatan terapeutik sesuai dengan model dasar
medis.Dengan studi lanjutan dan pengalaman praktek klinik di bidang
perawatan psikiatrik, para ahli spesialis dan praktisi perawat mendapat
pengetahuan yang banyak dalam perawatan dan pencegahan gangguan

psikiatrik.Di Amerika, terdapat organisasi Disabilities Act (1990) yang


membantumemastikan bahwa penderita cacat, termasuk penderita gangguan jiwa,
dapat berpatisipasi penuh dalam kegiatan ekonomi dan sosial
masyarakat.Organisasi-organisasi seperti The National Alliance of Mentally III,
menghapus stigma gangguan jiwa dan member dukungan komunitas
setempat bagi penderita ganguan jiwa dan keluarganya. Organisasi tersebut
melakukanlobi untuk meningkatkan dana penelitian dan pengobatan gangguan
jiwa.Pengetahuan tentang struktur dan fungsi otak berkembang pesat. Tahun
1990-an dianggap sebagai Dekade Otak karena pertumbuhan pesat
pengetahuantentang cara kerja otak. Seiring dengan kemajuan genetika,
pengetahuan yangdihasilhan telah membentuk kembali pemahaman tentang
penyebab dan pengobatan gangguan jiwa.
G. KEPERAWATAN JIWA DI ABAD 20
Sekolah perawatan menawarkan bermacam-macam program dalamkeperawatan
psikiatrik. Pada prakteknya sekolah keperawatan biasanyamengarahkan topiktopik mengenai perilaku manusia atau kesehatan mentalatau gangguan mental,
dan dapat diintegrasikan kedalam beberapa mata kuliahseperti pediatric, obstretri
dan gerontology. Pengalaman klinik Keperawatan psikiatrik didapat dalam jangka
lebih dari satu tahun, meskipun evaluasidilakukan dalam bentuk pertanyaanpertanyaan yang mencakup konsep dasar kesehatan mental. Jika seorang perawat
ingin mendapatkan Register Nurse(perawat terakreditasi) harus melalui suatu
latihan, dimana pengalaman klinik keperawatan psikiatrik dapat digunakan untuk
mencapai Register Nurse.Mata kuliah keperawatan psikiatrik dilaksanakan selama
5-10 minggu denganatau tanpa rotasi klinik dan dalam kerangka kesehatan mental
atau psikiatrik.Dibeberapa institusi konsep keperawatan psikiatrik diintegrasikan
dalam 2semester, setelah pokok bahasan perkembangan psikologi dan
penyimpangan psikologi. Pengalaman keperawatan psikiatrik diterapkan di unit
kedokteran psikiatrik, rumah sakit jiwa swasta, pelayanan psikiatrik, atau
pelayanankesehatan mental masyarakat. Tindakan keperawatan yang dilakukan
dibawah pengawasan perawat teregistrasi (RN)Program diploma biasanya
memberikan waktu lebih untuk keperawatan
psikiatrik dan pengalaman klinik, dan menekankan pada konsep dasar,
proses pengkajian, statistik, dinamika kelompok, pendidikan keluarga
dan pasien,tentang peran perawat dalam pencegahanSekolah tinggi/universitas
menawarkan program pasca sarjana jurusan psikiatrik atau keperawatan kesehatan
mental selama 48 50 jam kuliah, pengalaman klinik, penelitian, tugas mandiri
dan praktikum. Mata kuliahdifokuskan pada kepemimpinan, kehidupan seharihari, dasar-dasar konsep,dasar phisiologi, pengkajian klien. Lulusan dapat menjadi
perawat spesialisatau perawat klinik, tergantung kepada mata kuliah yang
tersedia.Akhir-akhir ini, lahan keperawatan psikiatrik memberikan bermacammacamkesempatan untuk penjurusan (spesialisasi). Seperti dapat bekerja
sebagai perawat di rumah sakit umum, praktek swasta, konsultan, pengajar
dansebagainya.Pengalaman keperawatan jiwa siswa menjadi dasar yang kuat

untuk mendapatkan kesempatan berkarier setalah lulus. Beberap contoh


tempatmelakukan pelayanan keperawatan jiwa seperti di : keperawatan
maternitas,keperawatan onkologi, keperawatan okupasi/industri, keperawatan
kesehatanmasyarakat, kantor keperawatan dan ruang keperawatan gawat
darurat.Awal abad 21, fokus perawatan pada preventif atau pengobatan
berbasiskomunitas, yang menggunakan berbagai pendekatan, antara lain melalui
pusatkesehatan mental, praktek, pelayanan di rumah sakit, pelayanan day
care,home visite dan hospice care. Pada saat ini banyak terjadi perubahan
yangsignifikan dalam perawatan kesehatan jiwa. Managed care
menghubungkanstruktur dan layanan baru. Seorang manajer kasus ditugaskan
untuk mengkoordinasikan pelayanan untuk klien individu dan bekerja
sama dengantim multidisipliner. Alat-alat manajemen klinis yang menunjukkan
organisasi,urutan dan waktu intervensi yang diberikan oleh tim perawatan untuk
satugangguan yang teridentifikasi pada klien. Pemberian dan pemfokusan
layanan pencegahan primer (bukan hanya perawatan berbasis penyakit);
mencakupidentifikasi kelompok-kelompok berisiko tinggi dan penyuluhan
untuk mencegah gaya hidup guna mencegah penyakit.

Analisa Perkembangan Keperawatan Jiwa Dahulu dan SekarangPada awalnya


perawatan pasien dengan gangguan jiwa tidak dilakukan oleh petugas kesehatan
(Custodial Care) (tidak oleh tenaga kesehatan). Perawatan bersifat isolasi dan
penjagaan. Baru sekitar tahun 1945-an fokus perawatanterletak pada penyakit,
yaitu model kuratif (model Curative Care). Perawatan pasien jiwa difokuskan
pada pemberian pengobatan.Baru tahun 1950 fokus perawatannya mulai befokus
pada klien, anggota keluargatidak dianggap sebagai bagian dari tim
perawatan.Awal abad 21, fokus perawatan pada preventif atau pengobatan
berbasiskomunitas, yang menggunakan berbagai pendekatan, antara lain melalui
pusatkesehatan mental, praktek, pelayanan di rumah sakit, pelayanan day care,
homevisite dan hospice care.Seiring perkembangan keperawatan jiwa di dunia,
perkembangan di Indonesia pun turut berkembang. Hal ini dimulai sejak zaman
Kolonial. Sebelum ada RSJ diIndonesia, pasien gangguan jiwa ditampung di RS
Sipil atau RS Militer di Jakarta,Semarang, dan Surabaya, yang ditampung pada
umumnya penderita gangguan jiwa berat. Kemudian, mulailah didirikan beberapa
rumah sakit jiwa. Pada saatini, keperawatan jiwa mulai menjadi bagian klinik
khusus. Sebelumnya para perawat berperan sebagai manajer dan koordinator
kegiatan dengan melaksanakan perawatan terapeutik sesuai dengan model dasar
medis. Dengan studi lanjutan dan pengalaman praktek klinik di bidang perawatan
psikiatrik, para ahli spesialis dan praktisi perawat mendapat pengetahuan yang
banyak dalam perawatan dan pencegahan gangguan psikiatrik.
DAFTAR PUSTAKA
Kansas City, Mo.1980. Nursing: a social policy statement. American Nurses
Association: The Association.Wasington, DC.1994. Statement on Psychiatric
mental health clinical nursing practice. American Nurses Association: The

Association.Shives, L.R., (1998). Basic Concepts of Psychiatric Mental Health


Nursing. 4thEdition. Philadelphia : Lippincott.Stuart, G.W., & Laraia, M.T.
(1998). Principles and Practice of Psychiatric Nursing. St.Louis : Mosby Year
Book.Stuart, G.W., & Sundeen, S.J. (1995). Buku Saku Keperawatan Jiwa. Edisi
3.Jakarta : EGCTownsend, M.C. (1995). Buku Saku : Diagnosa Keperawatan
pada KeperawatanPsikiatri : Pedoman untuk pembuatan rencana perawatan. (ed.
Indonesia).Jakarta : EGC.

https://www.scribd.com/doc/76955014/Makalah-Perkembangan-KeperawatanJiwa-Terkini