Anda di halaman 1dari 9

| PagePage | 1

DAFTAR ISI
Daftar ISI
DAFTAR ISI.................................................................................................................. 1
BAB I........................................................................................................................... 2
KESEHATAN PRIBADI................................................................................................ 2
A.

Pengertian......................................................................................................... 2

B.

Cara Pemeliharaan Kesehatan.................................................................................2

BAB II.......................................................................................................................... 5
KESEHATAN LINGKUNGAN........................................................................................ 5
A.

Pengertian......................................................................................................... 5

B.

Syarat-syarat Lingkungan Yang Sehat.......................................................................5

C.

Cara-cara Pemeliharaan Kesehatan Lingkungan...........................................................5

D.

Tujuan Pemeliharaan Kesehatan Lingkungan..............................................................6

BAB III......................................................................................................................... 8
HUBUNGAN ANTARA KESEHATAN PRIBADI DAN KESEHATAN LINGKUNGAN................8
A.

Pengertian......................................................................................................... 8

B.

Manfaat bagi Kesehatan Pribadi..............................................................................8

C.

Manfaat bagi Kesehatan Lingkungan........................................................................8

DAFTAR PUSTAKA........................................................................................................ 9

| PagePage | 2

BAB I
KESEHATAN PRIBADI
A. Pengertian
Kesehatan pribadi adalah badan diri seseorang yang bersih dari segala
penyakit yaitu berasal dari dalam tubuh manusia maupun luar tubuh manusia
tersebut. Pribadi yang sehat bisa dikatakan sehat bila luar dan dalam tubuh
pribadi seseorang itu sudah bersih dari segala penyakit yang dapat
mempengaruhi kesehatan pribadi tersebut.
B. Cara Pemeliharaan Kesehatan
Cara pemeliharaan kesehatan pribadi dapat dibagi menjadi 2 bagian, yaitu :
1. Memelihara Kesehatan Jasmani
Dengan cara pemeliharaan kesehatan pribadi khususnya dengan cara
memelihara kesehatan jamani dapat dilakukan dengan syarat-syarat sebagai
berikut :
a. Makan, minum 4 sehat 5 sempurna
Makan, minum 4 dapat diperoleh dari :
1. Makanan pokok antara lain : nasi, jagung, roti, gandum dan lainlain
2. Lauk pauk antara lain daging yang berprotein tinggi, tahu, tempe,
dan sebagainya
3. Sayuran, dan
4. Buah-buahan
Ditambah 5 sempurna
5. Susu
Namun pada kaitannya makan, minum 4 sehat 5 sempurna seringkali
penambahan 5 sempurna yaitu susu, sering tidak terpenuhi karena

| PagePage | 3

pemahaman bahwa susu adalah kebutuhan yang mewah. Namun


sekarang sudah ada solusi cerdas dengan menggantinya dengan susu
kedelai yang tidak kalah nilai gizinya dengan susu-susu pada
umumnya
b. Berolah raga
Olah raga yang cukup akan memperlancar aliran dalam tubuh, karena
berolah raga bisa dilakukan dimana saja dan kapanpun dengan cara
sering bergerak saja kita sudah bisa dikatakan berolah raga karena
prinsip dasar olah raga adalah mengolah tubuh dengan kata lain
bergerak. Namun pada umumnya berolah raga dilakukan
denganpermainan-permainan seperti :
1. Football1
4. Renang
2. Basket Ball2
5. Bowling
3. Volley Ball3
6. Lomba lari, dsb
diantara dua syarat-syarat kesehatan pribadi di atas, sangat diperlukan
Belencing (keseimbangan) diantara dua syarat tersebut. Karena bila tubuh sudah
memenuhi syarat pertama yaitu makan, minum 4 sehat 5 sempurna tetapi tidak
menjalankan syarat yang kedua, maka akan ada gangguan dalam pribadi tersebut
dan begitu pula sebaliknya.
2. Pemeliharaan Kesehatan Rohani
Kesehatan rohani dapat diperoleh dengan selalu berfikir positif disetiap waktu dan
1
2
3

Sepak bola
Bola Basket
Bola Voli

| PagePage | 4

juga bisa menjaga perasaan dan tak terombang-ambing oleh perasaan tersebut.
Maka dalma mencari pikiran yang posiyif tersebut kita dihadapkan dengan suatu
yang dapat membimbing kita ke arah positif yaitu agama. Agama yang kita peluk
akan memberi pencerahan dan siraman-siraman rohani yang membuat kita selalu
berfikir positif.

| PagePage | 5

BAB II
KESEHATAN LINGKUNGAN

A. Pengertian
Kesehatan lingkungan adalah kesehatan yang sangat penting bagi kelancaran
kehidupan dibumi, karena lingkungan adalah tempat dimana pribadi itu
tinggal..
B. Syarat-syarat Lingkungan Yang Sehat
Lingkungan yang sehat dapat dikatakan sehat bila sudah memenuhi syaratsyarat lingkungan yang sehat, (Nasional, 2006) (Rustam, 1993) (Hartono,
2002) (Amelia & Anwar) yaitu :
1. Keadaan Air
Air yang sehat adalah air yang tidak berbau, tidak tercemar dan dapat dilihat
kejernihan air tersebut, kalau sudah pasti kebersihannya dimasak dengan
suhu 1000C, sehingga bakteri yang di dalam air tersebut mati.
2. Keadaan Udara
Udara yang sehat adalah udara yang didalamnya terdapat yang diperlukan,
contohnya oksigen dan di dalamnya tidka tercear oleh zat-zat yang merusak
tubuh, contohnya zat CO2 (zat carbondioksida).
3. Keadaan tanah
Tanah yang sehat adalah tamah yamh baik untuk penanaman suatu
tumbuhan, dan tidak tercemar oleh zat-zat logam berat.
C. Cara-cara Pemeliharaan Kesehatan Lingkungan
1. Tidak mencemari air dengan membuang sampah disungai

| PagePage | 6

2. Mengurangi penggunaan kendaraan bermotor


3. Mengolah tanah sebagaimana mestinya
4. Menanam tumbuhan pada lahan-lahan kosong
D. Tujuan Pemeliharaan Kesehatan Lingkungan
1. Mengurangi Pemanasan Global
Dengan menanam tumbuhan sebanyak-banyaknya pada lahan kosong, maka
kita juga ikut serta mengurangi pemanasan global, karbon, zat O2 (okseigen)
yang dihasilkan tumbuh-tumbuhan dan zat tidak langsung zat CO2 (carbon)
yang menyebabkan atmosfer bumi berlubang ini terhisap oleh tumbuhan dan
secara langsung zat O2 yang dihasilkan tersebut dapat dinikmati oleh
manusia tersebut untuk bernafas.
2. Menjaga Kebersihan Lingkungan
Dengan lingkungan yang sehat maka kita harus menjaga kebersihannya,
karena lingkungan yang sehat adalah lingkungan yang bersih dari segala
penyakit dan sampah.
Sampah adalah mush kebersihan yang paling utama. Sampah dapat
dibersihkan dengan cara-cara sebagai berikut :
a. Membersihkan Sampah Organik
Sampah organik adalah sampah yang dapat dimakan oleh zat-zat
organik di dalam tanah, maka sampah organik dapat dibersihkan
dengan mengubur dalam-dalam sampah organik tersebut, contoh
sampah organik :
1) Daun-daun tumbuhan
2) Ranting-ranting tumbuhan
3) Akar-akar tumbuhan
b. Membersihkan Sampah Non Organik
Sampah non organik adalah sampah yang tidak dapat hancur (dimakan
oleh zat organik) dengan sendirinya, maka sampah non organik dapat

| PagePage | 7

dibersihkan dengan membakar sampah tersebut dan lalu


menguburnya.

| PagePage | 8

BAB III
HUBUNGAN ANTARA KESEHATAN PRIBADI DAN KESEHATAN
LINGKUNGAN

A. Pengertian
Hubungan antara kesehatan pribadi dan kesehatan lingkungan adalah
hubungan yang sangat saling menguntungkan, karena sama-sama saling
membutuhkan.
B. Manfaat bagi Kesehatan Pribadi
Manfaat bagi kesehatan pribadi karena lingkungan yang sehat adalah :
1. Pemberian tempat yang bersih dan sehat
2. Pemberian zat-zat yang diperlukan tubuh
3. Penyediaan bahan-bahan yang diperlukan manusia
C. Manfaat bagi Kesehatan Lingkungan
Manfaat bagi kesehatan lingkungan karena pribadi yang sehat adalah :
1. Pribadi yang sehat akan berfikir positif untuk memperbaiki lingkungan
2. Pribadi yang sehat akan berfikir kreatif agar lingkungan bersih dan sehat

| PagePage | 9

DAFTAR PUSTAKA

Amelia, & Anwar, D. Kamus Lengkap Bahasa Indonesia. Surabaya.


Hartono, D. P. (2002). Biologi X. Jakarta: Yudhistira.
Nasional, D. P. (2006). Pendidikan Lingkungan. Jakarta: Departemen Pendidikan
Nasional.
Rustam, S. (1993). Biologi X. Jakarta: Yudhistira.