Anda di halaman 1dari 4

PENGOLAHAN AIR SUNGAI MENGGUNAKAN SISTEM FILTER

Danu Anggoro1, Yudha Fredyan Wibowo2, Ridwanto3, Muhammad Nursaha4,


Deska Irnansyafara5
Ilmu Kelautan dan Perikanan, Prodi Teknologi Hasil Perikanan, Politeknik
Negeri Pontianak

ABSTRAK
Krisis air bersih yang sulit didapat khususnya di Kalimantan Barat mendorong
untuk menciptkan berbagai macam inovasi alternatif berupa teknologi seperti
rancangan filterisasi air sederhana dan bahan yang mudah didapat. Tujuan
penelitian ini untuk merancang teknologi yang dapat digunakan untuk mengolah
air kotor menjadi air bersih yang dapat digunakan untuk keseharian masyarakat
setempat dan mengurangi krisis air bersih didaerah tersebut. Penyaringan atau
filterisasi meliputi susunan media-media seperti ijuk, pasir halus, krikil, arang,
dan batu yang disusun kedalam ember kemudian air yang akan difiltrasi akan
melalui media-media tersebut.
Kata kunci : Air, Filterisasi, Masyarakat

BAB 1 PENDAHULUAN
1.1 LATAR BELAKANG
Buangan air limbah ke sungai, danau, laut, dan lain-lain akan menimbulkan
pencermaran terhadap lingkungan. Meningkatnya pertumbuhan populasi
menyebabkan semakin meningkatnya kebutuhan sumber daya alam termasuk
kebutuhan air bersih. Air yang tercemar limbah akan menyebabkan penurunan
kualitas air. Penurunan kualitas air dapat dikelompokkan menjadi tiga, yaitu
penurunan kualitas air secara biologis, penurunan kualitas air secara fisik, dan
penurunan kualitas air secara kimia
1.2 TUJUAN
Tujuan dari penyuluhan ini adalah meningkatkan pentingnya kebersihan air pada
masyarakat di Sungai Rengas, serta menciptakan lingkungan yang bersih dan
sehat.

1.3 MANFAAT
1. Penyuluhan ini akan menciptakan masyarakat yang mampu mengolah air
bersih.
2. Penyuluhan ini akan meciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.

1.4 STUDI AREA

Gambar 1. Peta Sungai Raya

BAB 2 METODOLOGI
No

Alat

Bahan

Ember

Pasir

Karung

Kerikil
Arang
Batu
Ijuk

Pengujian
1

Oxygen
Meter

pH Meter

Gelas
Beaker

Air

2.1 ALAT DAN BAHAN

2.2 PEMBUATAN ALAT


Persiapan Alat dan Bahan

Ember atau Drum, dan Karung.


Pasir, Kerikil, Arang, dan batu.

Masukkan karung ke dalam ember, buat lapisan pada bagian dalamnya


Persiapan Wadah

Masukkan Bahan-bahan penyaring ke dalam wadah yang telah disiapkan (Gambar


Rancangan

Hasil (Air Bersih

Gambar 2. Susunan bahan filter


2.3 PENGUJIAN
Ada beberapa pengujian yang di gunakan guna melihat kelayakan air yang telah
difilter.
2.3.1 DO
Oksigen terlarut adalah jumlah oksigen dalam miligram yang terdapat dalam satu
liter air (ppt). Oksigen terlarut umumnya berasal dari difusi udara melalui
permukaan air, aliran air masuk, air hujan, dan hasil dari proses fotosintesis
plankton atau tumbuhan air.
2.3.2 pH
pH merupakan ukuran konsentrasi ion hidrogen yang menunjukkan keasaman
atau kebasaan suatu zat. Nilai pH bervariasi dari 1 hingga 14. Sebuah larutan
yang netral memiliki pH = 7, larutan asam memiliki pH kurang dari 7, dan larutan
basa memiliki pH lebih dari 7.
2.3.3 SUHU AIR
Suhu air di sungai lebih bervariasi dibanding perairan pantai di sekitarnya. Hal ini
dipengaruhi oleh luas permukaan dan volume airnya
DAFTAR PUSTAKA
Anonim, 2010. Aremagz.com. Diakses pada tanggal 24 Oktober 2014.
Anonim, 2013. Sidulfis.blogspot.com. Diakses pada tanggal 24 Oktober 2014.
Anonim, 2013. www.detik.com. Diakses pada tanggal 24 Oktober 2014