Anda di halaman 1dari 11

Singkil, Mimbar Rakyat

DAMPAK BANJIR, LAHAN MASYARAKAT TANDUS DAN GERSANG


Hidup segan mati tak mau, perumpamaan ini sangat sederhana dan
benarnya dirasakan masyarakat di Takal Pasir kebun kelapa sawit banyak
layu bahkan sebagian mati, dikarenakan air banjir masih menggenangi
lahan masyarakat. Wartawan mimbar rakyat datang ke lokasi bersama
tokoh masyarakat takal pasir, Madan Limbong. Ia mengatakan sangat
berharap pemerintah terjun ke desa takal pasir melihat kebun masyarakat
yang terkena dampak banjir minggu lalu, ia menambahkan dari sawit
itulah mata pencaharian kami untuk melangsungkan hidup yang penuh
cobaan ini. Ia pun berharap jika pemerintah mau memberikan bibit kelapa
sawit kepada kami dan akan kami terima dan kami manfaatkan untuk bisa
menyekolahkan anak.
Madan Limbong pun berharap semoga keluhan kami ini didengar Dinas
Perkebunan / Dinas Pertanian dan mengabulkan apa yang kami butuhkan
sekarang ini. Karena kami di takal pasir ini adalah petani perkebun
tangguh yang tak pernah lelah.

Njuah njuah. YUDI SAGALA

Singkil, Mimbar Rakyat


RRI Singkil adakan acara bela Negara cinta tanah air bersama DANDIM
Radio Republik Indonesia (RRI) mengadakan acara bela negara dan cinta
tanah air bersama anak sekolah dasar ketapang indah sepuluh orang yang
langsung disiarkan RRI perbatasan 92.2 FM ketapang indah menghadirkan
nara sumber dua orang, salah satunya dari KODIM 0109 DANDIM Letkol
Armet Arif Sjaeroji S.ip dan satu orang dari guru ketapang indah M. Idrus
Liardi. Pak DANDIM mengatakan UUD 45 Pasal 27 dan 30 tentang
pertahanan Negara berdasarkan bangsa Indonesia, turunnya harga diri
bangsa dan Negara maka perlu anak anak dari usia dini dilatih diajari
untuk patuh kepada orang tua hormat kepada bendera merah putih,
hormat kepada pemerintah berbangsa dan bernegara.
Pak DANDIM menjelaskan ada lima pokok pegangan hidup dalam
berbangsa dan bernegara.
1.
2.
3.
4.
5.

Memupuk kecintaan terhadap bangsa


Memupuk kesadaran terhadap Negara
Mentaati pancasila
Rela berkorban demi bangsa dan Negara
Mengamalkan kecintaan melalui profesi masing masing.

Semoga apa yang disampaikan pak DANDIM bisa menjadi pelajaran


berharga bagi anak bangsa terlebih bagi anak sekolah yang kelak
mempertahankan bangsa dan Negara (NKRI) yang kita cintai ini.
Anak sekolah pun berpuisi yang berjudul Bambu Runcing Isa bin dape
anak SD Ketapang indah. Acara ini langsung dipandu oleh host Ibu Eva
Besaria di ruang Studio RRI 92.2 FM. Semoga RRI semokin jaya diudara
dan selalu memberi hiburan untuk pendengar yang selalu setia dari desa
sampai kekota. Sekali diudara tetap mengudara.

YUDI SAGALA

Singkil, Mimbar Rakyat


PT. NAFASINDO Kota Bahagia terus bekerja
Di pos I jaga security selalu siaga membukakan pintu masuk ataupun
keluar serta mengamati gerak gerik para pelintas baik itu tamu maupun
masyarakat. Saat wartawan mimbar rakyat datang kelokasi alpa I Kota
Bahagia, wartawan menjumpai dua orang security yang sedang berjaga,
Nasrudin dan Amansyah. Mereka mengatakan tugas ini sudah
diembannya hampir puluhan tahun mulai dari BHL penjaga api hingga
menjadi security seperti sekarang ini.
Suka duka nya sudah banyak ia rasakan tapi Alahamdulillah mereka pun
bangga menjadi satpam/security, bukan karena gagahnya tapi karena
punya rasa tanggung jawab melaksanakan tugas dilapangan. Menjaga
pencuri manakala ada demo kami harus siap didepan untuk menjaga hal
hal yang tidak diinginkan. Katanya.
Ditempat lain wartawan menjumpai para mandor yang sedang bekerja
yang langsung dipimpin mandor I Kota Bahagia alpa I Armadi, wartawan
kagum melihat mereka bekerja mengmpuli berondolan dimasukkan ke
goni yang berserakan dipinggir jalan. Begitulah pengabdian pekerja yang
tak membedakan status golongan dan jabatan yang mau melihat
kebawah bekerja sama memberikan instruksi pemerintah dari atasan dan
langsung bekerja turun lapangan menyelesaikan kerja yang terkendala
atau melanjutkan kerja program baru.
Orang yang demikian ini patut di acungi jempol. Selain patuh kepada
atasan dia tau memanfaatkan dirinya bahwasanya dikebun ini semua
karyawan hanya panggilannya saja yang berbeda. Dari harian lepas ke
kepala kebun namun kita tetap yakin siapa yang jujur maka ia bernasib
mujur yang hari harinya bahagia selalu di Kota Bahagia.

YUDI SAGALA

Singkil, Mimbar Rakyat


Keluhan Sekolah Dasar Siti Ambia

Kepala sekolah dasar negeri siti ambia Nur Samsi, S.Pd mengeluhkan
timbunan halaman sekolah yang belum ada serta pagar sekolah begitu
juga dengan akses jalan jembatan-box mau kesekolah sangat perlu
dibuat.
Pantauan wartawan mimbar rakyat bersama PEMDIKNAS datang kelokasi
memang betul adanya jembatan box yang mau kesekolah masih terbuat
dari papan darurat, jika kita melewatinya papan tersebut bersuara ketak
ketak dan goyang. Untuk itu harapan KEPSEK Siti Ambia ini, alangkah
bagusnya jika box jembatan ini dibuat dari semen selain ketahanan nya
juga jika banjir terjadi tidak akan hanyut terbawa air.
KEPSEK ini mengatakan muridnya disekolah ini Cuma 85 orang saja
kemudian kelasnya Cuma sampai kelas lima, karena anak didiknya belum
ada kelas enam. Itulah yang di didik nya setiap hari kerja.
Ia mengatakan kepada media ini, sekolah ini berdiri ditahun 2010 semasa
kadis Alm. Abdul Rahman dan sebagai bupati Alm. Makmur Syahputra kala
itu. Begitulah penuturan pak KEPSEK ini disaat rekan PEMDIKNAS bincang
bincang di ruangan guru sekolah dasar siti ambia ini. Ia juga
mengatakan sudah berulangkali mengusulkan tentang keluhan dan
kekurangan disekolah ini ke Dinas Pendidikan, namun belum terkabul. Tapi
ia yakin selalgi kita memohon lambat laut akan terpenuhi. Jika tahun
kemarin belum, mungkin tahun ini. Katanya. Selamat bertugas pak guru
semoga anak didiknya kelak menjadi orang pintar bisa menjadi pemimpin
yang melihat kebawah merasakan apa yang bawahannya rasakan.

YUDI SAGALA

Singkil, Mimbar Rakyat


SD negeri Kuta Simboling butuh tenaga pengajar

Kepala Sekolah Kuta Simboling mengeluhkan kurangnya tenaga guru


pengajar disekolah ini. Ibu Kepala Sekolah Haflaina, AMa-Pd mengatakan
senin 05 januari 2015 saat pemerhati pendidikan nasional datang ke SD
kuta simboling, ia sangat mengharapkan semoga guru mengajar
secepatnya bertambah disekolah ini, kami kekurangan guru keluhnya.
Ia mengatakan walau muridnya tak banyak hanya berjumlah 100 lebih
namun kelasnya tetap 6, kemudian kami butuh guru penjas tenaga guru
disini hanya 6 orang PNS bersama saya sebagai kepala sekolah itulah
kami bagi bagi katanya.
Ibu kepsek pun berharap lewat media ini semoga mempunyai arti yang
bisa menjembatani keluhan dan kekurangan kami disekolah ini. Semoga
petinggi di dinas pendidikan yang membidangi keluhan kami ini mendapat
respon positif tentu mengupayakan secepat mungkin, agar pembangunan
dibidang pendidikan di Aceh Singkil ini terdepan dan terunggul itulah
harapan kita semua. Amin

YUDI SAGALA

Singkil, Mimbar Rakyat


SD SUka Makmur Kecamatan Singkil butuh penjaga sekolah
Kepsek suka makmur mengeluhkan tak adanya penjaga sekolah SD di
suka makmur hingga sekarang ini, saat PEMDIKNAS bersama wartawan
mimbar rakyat datang ke SD suka makmur kepsek Ali Hasmi, S.Pd merasa
resah karena tak ada penjaga sekolah disini. Seringnya pecah kaca
sekolah berantakan ntah siapa pelakunya bahkan tega mencongkel
congkel pintu sampai bocor dan retak dan berbagai caranya.
Ia pun membawakan wartawan kebelakang sekolah yang sengaja
dipalangnya dengan papan agar kaca kaca belakang tidak hancur
karena ulah orang yang tak bertanggung jawab. Tak tau lagi harus
berbuat apa katanya. Anehnya lagi pintu baru kamar wc itupun sudah
rusak dan bolong ntah kapan dicongkel tak tau kapan dilakukannya. Ia
pun berharap lewat media ini semoga masyarakat jangan lah
mengganggu bahkan sampai merusakkan fasiltas sekolah.
Sebab sekolah itu punya kita semua, anak anak kita adek adek kita
sekolah disini untuk di didik bukan Cuma pandai dan pintar tapi punya
akhlak yang baik contoh teladan bagi orang banyak. Tanpa sekolah jadi
apa dunia ini, guru pun tak ada. Ia pun mengharapkan kalaulah orang tua
murid melihat gejolak anak anak yang tak baik kiranya bisa menegur
dan menasehatinya. Agar anak anak kita kelak bisa jadi panutan
dihargai orang lain.
Senang dimata masyarakat berjiwa besar, mau mengakui kesalahan
sendiri dan memaafkan kesalahan orang lain.

YUDI SAGALA

Singkil, Mimbar Rakyat


Hukum Cambuk Perdana Di Aceh Singkil
Sebagai hari bersejarah 13 januari 2015 1436H tepatnya dihari selasa
adalah suatu catatan penting bagi kita semua bahwasanya selain hukum
pidana kita di Aceh ini telah diberlakukan hukum syariat islam yaitu
Qanun yang mengatur dan menjatuhi hukuman berupa cambuk kepada
siapa saja yang melanggar qanun tersebut. yaitu perzinahan, perjudian,
miras berdua duaan bukan muhrimnya dll.
Untuk itu marilah kita semua berbuat baik dan mengajarkan kepada anak
anak dan generasi kita bahwa sesuatu yang buruk itu kita lakukan
lambat laun akan kita terima hukumannya. Dalam agama pun diajarkan,
selama kita didunia ini di jagat raya ini laksanakanlah perintahnya dan
tinggalkanlah larangannya dalam arti harus kita jaga pribadi kita martabat
kita sebagai manusia makhluk yang paling sempurna diciptakan tuhan
yang mengerti arti dunia dan akhirat.
Sebelum acara pencambukan ini dilakukan, bupati aceh singkil Sapriadi,
SH mengatakan secara pribadi bupati merasa sedih iba dan terharu atas
hokum cambuk ini. Bupati pun mengatakan bagai buah simalakama, jika
dituruti terjadilah eksekusi pencambukan, jika tidak dituruti melanggar
qanun.
Dan bupati mengharapkan cukuplah ini yang pertama dan yang terakhir
artinya masyarakat harus mengambil hikmahnya, jangan pernah
melakukan
yang
buruk
dan
melanggar syariat islam diserambi
mekkah ini. Agar terhindar dari
dosa dan hukuman cambuk ini.
Sakitnya
tak
seberapa
tapi
malunya
ini.
Semua
orang
menonton berjuta mata melihat
dan menyaksikan digiring dari
belakang
dan
dipertunjukkan
dipentas hati siapa yang tak sedih.
Semoga dengan pencambukan ini
yang sudah bersalah akan berubah
dan membuat efek jera jera dan jera dan akan mengontrol diri agar
terhindar dari hal hal yang negatif mengerjakan yang baik meninggalkan
yang buruk. Semua itu adalah pelajaran berharga bagi kita semua bahwa
yang bersalah itu menerima hukumannya, bagi yang berlum bersalah
harus mawas diri dan berhati hati jangan sampai terjerumus kejalan
yang sesat. Pengendalian diri sangat diutamakan.

YUDI SAGALA

Singkil, Mimbar Rakyat


Kepala Desa Sikoran mengeluhkan sekdesnya belum diangkat
Gecik sikoran Parasian Brasa mengeluhkan sekdesnya belum ada dan
belum terangkat begitu penuturan pak kades ini saat wartawan mimbar
rakyat menjumpainya. Pak kades mengatakan sangat mengeluhkan
karena belum ada sekdes nya dan belum diangkat, ia mengatakan
berulang kali menyurati ke kantor camat bahkan sampa kekantor PMD
agar pihak terkait memperdulikannya dan mengabulkan permohonannya
agar sekdes didesa sikoran ini diangkat dan diberi SK supaya roda
pemerintahan didesa ini berjalan sebagai mana mestinya didesa desa
lain.
Karena kita tau, sekdes itu adalah pengendali, bukan Cuma adrimistrasi,
tapi ia adalah diangkat dari PNS yang sudah tau tentang pembukuan dan
lama bekerja di pemerintahan.
Harapan saya lewat mimbar rakyat ini pihak terkait peduli untuk keluhan
saya ini, dari desa yangselalu menjalin kemitraan dengan gecik bertukar
pikiran bagi pengalaman serta mengharapkan rasa kepercayaan
masyarakat luas.
Untuk itu pak gecik parasian brasa ini sangat berharap semoga
secepatnya sekdes didesa ini diankat dan diberi SK. Agar kami bisa
berkoordinasi bahu membahu demi desa kami sikoran tercinta ini.

YUDI SAGALA

Singkil, Mimbar Rakyat


Handoko, korban pembancokan orang tak dikenal
Rabu, 21 Januari 2015 sekitar jam enam pagi di jalan simpang klasir saat
wartawan mimbar rakyat datang ke RS gunung meriah menjumpai
handoko yang sedang terbaring di kamar rumah sakit dalam keadaan
lemah tangannya berbalut perban untuk membalut luka bacokan yang
belum tau siapa pelakunya. Kasus ini sudah ditangani pihak polres aceh
singkil.
Penuturan handoko kepada wartawan mimbar rakyat, jam 6 pagi ia
berangkat dari rumahnya blok II untuk pergi kerja di PT. Perkebunan
Lembah Bhakti sebagai karyawan pemanen.
Dijalan ia dibuntuti seorang pengendara sepeda motor HONDA BLADE
REPSOL warna hitam berjaket dan berhelm serba hitam, ia tak menaruh
rasa curiga karena biasa orang melewati daerah ini pikirnya. Semakin jauh
ia mengendarai sepeda motornya ditengah jalan sang OTK mengeluarkan
sebilah parang dan langsung membacok tangan kanannya, handoko pun
tak berdaya karna situasinya pun sepi dan masih pagitak lama berselang
sang mandor pun lewat melihat handoko sudah berdarah tangan
kanannya.
Handoko membukakan bajunya untuk membalut luka ditangan kananya
dan ia pun langsung dibawa mandor ke RS gunung meriah singkil untuk
dirawat luka nya.
Handoko ditemani tunangannya yang bernama Afi di RS umum gunung
meriah singkil. Yang tinggal di sidorejo kecamatan gunung meriah singkil.
Wartawan pun bertemu dengan orang tua handoko yang bernama sijon,
pak sijo ini pun juga bekerja di PT. Perkebunan Lembah Bhakti, selama 17
tahun sebagai bongkar muat. Ia mengatakan sangat terkejut saat
menerima kabar bahwa anaknya handoko telah dibacok tangannya oleh
orang tak dikenal.
Ia mengatakan, bahwa anaknya tidak pernah berkelahi dengan siapapun
atau berselisih dan bersikap sombong kepada orang lain, karena ia tau
bahwa handoko ini anak yang baik penurut dan rajin bekerja. Karena itu ia
merasa kesal dan sedih, teganya siapapun dia melakukan itu terhadap
anakku handoko ini.
Dan ia pun berharap semoga pelakunya cepat tertangkap dan tau apa
sebenarnya motif dari kejadian ini. Semoga
pelakunya menerima
hukuman atas perbuatannya terhadap anak kami handoko ini.
YUDI SAGALA

HANDOKO BERSAMA SANG TUNANGAN

Singkil, Mimbar Rakyat


PT. Perkebunan Lembah Bhakti adakan hiburan karyawan
Perkebunan lembah bhakti menghibur para karyawan yang bekerja di
lembah bhakti yang diadakan acaranya di perumahan eco, acara ini
bertujuan untuk mensupport karyawan yang sehari hari bekerja dikebun
maka perlu dihibur.
Saat wartawan mimbar rakyat datang kelokasi Saptu, 24 Januari 2015
malam minggu. Langsung disambut ketua PUK SPSI Re Harahap yang
begitu akrab bersama media dan langsung mempersilahkan makan
malam.
Ketua SPSI ini sangat ramah tamah kepada siapa saja patut kita kagum
dan simpati karena SPSI ini adalah ketuanya pekerja yang
memperjuangkan hak hak kerja. Bila mana ada kekeliruan atau masalah
di PT maka yang membidangi adalah SPSI.
Untuk itu dengan adanya acara hiburan untuk karyawan ini semoga
mempererat hubungan bersama pimpinan kepala kebun SPSI juga
kartawan. Orang orang yang berbakti pasti lama di lembah bhakti.

Sudah sepantasnya kita beri apresiasi karena perkebunan lembah bhakti


bagi karyawan sangat berarti yang peduli dan mengerti bukan Cuma
karyawan yang digaji tapi juga berbaik hati.
Kiranya dengan diadakannya hiburan ini mudah mudahan karyawan
semakin semangat dengan melaksanakan tugas masing masing, apalagi
karyawan pemanen yang sehari hari mengeluarkan hasil panen yaitu
buah sawit.
Semoga lembah bhakti produksinya terus menjadi dan karyawannya terus
antisipasi begitu juga keakraban dan silaturahmi tempatnya disini dimana
lagi kalau bukan di lembah bhakti.
YUDI SAGALA