Anda di halaman 1dari 3

KEGIATAN STUDI BANDING KE U-READ UNSRI

Anggota Technology and Science Society (TSS)


Politeknik Negeri Sriwijaya

Tujuan :
Kegiatan ini bertujuan untuk menambah wawasan bagi anggota TSS dalam bidang
penelitian, pengembangan diri dan keorganisasian.
Manfaat :
Setelah mengikuti kegiatan ini diharapkan semua yang tergabung dalam
keanggotaan TSS dapat :
- Memahami bagaimana mengatur dan memainkan peran dalam organisasi
berbasis IPTEK.
- Merencanakan dan melakukan penelitian
- Memberikan gagasan gagasan dan ide kreatif bagi perkembangan TSS
- Mempunyai semangat yang tinggi dan pantang menyerah demi mencapai
tujuan bersama
Kegiatan :
No
Nama Kegiatan
1 Persiapan Keberangkatan
2 Perjalanan
3 Sambutan dari U-READ UNSRI
4 Perkenalan dari anggota TSS
5 Perkenalan dari U-READ UNSRI
6 Diskusi dan Sharing
- Struktur Organisasi
- Penelitian
- Study Club
- Diskusi Bebas
7 Ishola
8 Persiapan Kembali ke POLSRI
9 Perjalanan Kembali ke POLSRI
10 Evaluasi Hasil Kunjungan

Estimasi Waktu
15 menit
1 jam
15 menit
15 menit
15 menit
2 jam

30 menit
15 menit
1 jam
30 menit

Keterangan

TSS Kepengurusan Pertama


Awal Mula Berdirinya TSS
Merupakan dorongan besar bagi kami (mahasiswa Teknik Energi) untuk dapat
mengaplikasikan ilmu yang kami dapat selama 5 semester di Politeknik Negeri
Sriwijaya. Rasanya akan sangat disayangkan sekali jika kami tidak melakukan
suatu kontribusi bagi permasalahan energi yang berada di lingkungan sekitar
kami.
Dan berkat dukungan dari HMJ Teknik Kimia, pada tanggal 10 desember 2013
kami memantapkan diri untuk membentuk suatu organisasi yang diberi nama TSS.
TSS ini pun diharapkan dapat berkembang kedepannya menjadi komunitas riset
yang resmi di Politeknik Negeri Sriwijaya.
Dengan semangat baru dan secercah harapan bahwa kedepannya kami dapat
menambah wawasan bagi para mahasiswa dan menolong mahasiswa untuk dapat
berkarya atau melakukan riset, maka kami mengabdikan diri untuk dapat
menorehkan prestasi yang sesuai dengan bidang kami.
Capaian TSS
a. Membentuk klub belajar setiap dua kali seminggu. Dimana materi yang
diajarkan berkenaan dengan materi kuliah yang sulit dipahami mahasiswa.
Klub belajar ini lebih bersifat sharing dari mahasiswa semester atas
dengan adik-adik mahasiswa di semester bawah.
b. Membentuk tim riset. Meskipun baru satu tim riset yang terbentuk akan
tetapi tim riset ini telah menjadi salah satu kebanggaan TSS. Dimana riset
yang mereka sedang geluti mendapatkan kesempatan untuk dapat
dipresentasikan ke dua negara, yakni Korea Selatan dan Jerman.
Di Korea Selatan, tim riset tersebut mendapatkan kesempatan
mempresentasikan paper mereka dalam acara 7th Conference of Indonesian
Student Association in Korea (CISAK) yang diselenggarakan oleh
PERPIKA.
Sedangkan di Negara Jerman, tim riset ini berkesempatan untuk
mempresentasikan ongoing riset mereka dihadapan tiga orang profesor di
masing-masing 3 universitas di Jerman (University of Stuttgart, OTHAmberg Weiden, dan Technical University of Berlin). Dimana kegiatan
selama di Jerman ini disponsori oleh lembaga pertukaran pelajar Jerman
yang disebut DAAD (Deutscher Akademischer Austausch Dienst).