Anda di halaman 1dari 6

Laporan Menejemen Produksi

Daun singkong, bayam dan katuk


(makNOri)

Oleh
Aufa Haryani
Shinta Selviana
Ratu Nur Kartika Dewi
Fernisa Maharani Putri Zulkifli
Sri Retna Utami

:
123020009
123020011
123020038
123020054
123020055

JURUSAN TEKNOLOGI PANGAN


FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS PASUNDAN
BANDUNG
2014

Bab I
Lokasi Produksi
1.1.

Pendahuluan
Lokasi produksi adalah suatu tempat diamana perusahan melakukan
aktivitasnya,keunggulan bersaing dapat diciptakan dengan suatu jalan,yaitu penentuan
lokasi yang strategis, yang dapat membentuk pelayanan yang efisien dan cepat bagi
pelanggan,maupun untuk mendapatkan pelayanan dari supplier yang efisien dan tepat.
Dasar pemikiran mendirikan perusahan adalah memperoleh keuntungan untuk
kelestarian hidup perusahan dapat dipertahankan. Untuk itu perusahan memerlukan tempat
(location) untuk melaksanakn system operasional yang menunjang tujuan perusahan.
Penentuan lokasi akan mempengaruhi tingkat keuntungan yang dapat dicapai perusahan.
Komponen keuntungan terdiri dari biaya modal,(cost of capital),biaya operasional
(operational expenses), dan sumber-sumber penerimaan (revenues).
Jarak dari lokasi ke sumber bahan baku maupun ke pasar penjualan produk.dalam
memperhatikan jarak ini,kaitannya tidak saja ditunjukan kepada jarak yang dekat atau yang
tidak menimbulkan ongkos angkutannya,tetapi harus memperhatikan juga jenis ,sifat bahan
baku maupun produk yang diproduksi.
Sumber-sumber yang diperlukan dalam pelaksanaan system operational ,seperti
1. Lahan untuk bangunan
2. Bahan penolong dan pembatu di dalam melaksankan system operasional
3. Tenaga kerja ,bagaimana kualitas maupun kuantitasnya
4. Fasilitas transportasi dan komonikasi yang ada dan tersedia
Kondisi lingkungan yang dapat menjunjung efektifitas dan efisiensi ,serta kelancaran
system opersional
1. Biaya konstruksi jasa
2. Tanggapan budaya masyarakat stetempat diaman lokasi akan ditentukan
3. Bageimana peraturan pemerintah,system pajak ,master plan di lokasi yang dipilih tersebut
4. Aspek-aspek penjunjung tingkat kehidupan,seperti iklim ,perumahan,tempat
ibadah,tempat rekreasi dan tempat belaja,sekolah dan lain-lain.

Secara umum faktor - faktor yang perlu di pertimbangkan dalam pemilihan lokasi adalah
lingkungan masyarakat, kedekatan dengan pasar, tenaga kerja, kedekatan dengan bahan mentah
dan supplier, fasilitas dan biaya transportasi, dan sumber daya sumber daya lainnya. Berdasarkan
pertimbangan dalam pemilihan lokasi terpilihlah tiga lokasi yang dapat mencakup faktor-faktor
secara umum tersebut yakni sukabumi, bogor dan cianjur.

1.1.2 Sukabumi
Kami memilih lokasi sukabumi karena lokasi tersebut dekat dengan keberadaan bahan
baku yang kami perlukan, fasilitas lainnya yang menunjang, juga lingkungan masyarakatnya
sehingga antara masyarakat dan karyawan akan saling berinteraksi. Dengan harga tanah yang
relatif lebih rendah dibanding dengan kedua lokasi lainnya. Dan data lainnya seperti UMR lebih
rendah dibanding daerah lainnya.
1.1.2 Bogor
Kami memilih lokasi bogor sebagai alternatif kedua, karena lokasi memiliki faktor-faktor
yang menunjang, diantaranya transportasi yang menunjang.
Lokasi ini mempunyai harga tanah relative lebih murah disbanding cianjur dan lebih
mahal sedikit dibanding sukabumi. Oleh karena itu kami memilih lokasi ini sebagai
pertimbangan lokasi yang akan dipilih.
1.1.3 Cianjur
Kami memilih lokasi cianjur sebagai alternatif ketiga , karena lokasi ini memiliki faktorfaktor yang menunjang yakni harga yang tidak jauh berbeda dari perbandingan kedua lokasi
kami. Cianjur juga merupakan tempat bahan baku banyak ditemukan yang menjadi alas an utama
kami memilih lokasi ini.
Daerah pemasaran nori di ketiga alternatif lokasi tersebut diatas mencakup seluruh
wilayah Indonesia, dengan pemusatan penyebaran dan pemasaran di daerah Jawa Barat.
Berdasarkan pertimbangan-pertimbangan di atas, maka dipilih alternatif lokasi :
1. Lokasi A
: Sukabumi
2. Lokasi B
: Bogor
3. Lokasi C
: Cianjur
Fixed Cost
Uraian
Tanah
Gaji Manager
Gaji Perkantoran
Mobil
Mesin Blanching
Mesin pencacah
Mesin Pemipih

A (Sukabumi)

B (Bogor)

C (Cianjur)

1,000 m2 x Rp. 160.000


= Rp. 160.000.000
Rp. 4.000.000
Rp. 2.000.000 x 14 org
= Rp.28.000.000

1.000 m2 x Rp. 200.000


= Rp. 200.000.000
Rp. 6.000.000
Rp.2.500.000 x 14 org
= Rp.35.000.000

1.000 m2 x Rp. 230.000


= Rp. 230.000.000
Rp. 6.500.000

Rp. 70.000.000
Rp. 4.000.000 x 3
= Rp.12.000.000
Rp. 3.000.000 x 3
=Rp.9.000.000
Rp. 17.000.000

Rp. 90.000.000
Rp. 4.500.000 x 3
= Rp.13.500.000
Rp. 4.000.000 x 3
=Rp.12.000.000
Rp. 18.000.000

Rp.3.000.000 x 14 org
= Rp.42.000.000
Rp. 90.250.000
Rp. 5.000.000 x 3
= Rp.15.000.000
Rp. 4.500.000 x 3
=Rp.13.500.000
Rp. 19.000.000

Mesin pemotong
Mesin Pencampur
Mesin Pengering
Mesin Pengayakan
Timbangan
Mesin Perekat
Frying
Perawatan
Asuransi
Perizinan
Wadah
Total
Variabel Cost
Uraian
Kemasan
Bahan Baku
Transportasi
Listrik
Air
Total
Perhitungan :
Sukabumi
Bogor
Cianjur

Rp. 12.000.000
Rp. 7.000.000
Rp. 1.620.000
Rp. 12.000.000
Rp. 150.000x 4
= Rp. 600.000
Rp. 200.000 x 3
= Rp. 600.000
Rp. 4.000.000
Rp. 6.530.000
Rp. 26.000 x 11
= Rp. 280.000
Rp. 7.000.000
Rp. 1.200.000
Rp. 352.830.000

Rp. 13.000.000
Rp. 8.000.000
Rp. 1.550.000
Rp. 13.000.000
Rp. 200.000 x 4
= Rp. 800.000
Rp. 250.000 x 4
= Rp. 1.000.000
Rp. 5.000.000
Rp. 7.000.000
Rp. 26.000 x 11
= Rp. 280.000
Rp. 8.000.000
Rp. 1.200.000
Rp.433.330.000

Rp. 13.000.000
Rp. 8.000.000
Rp. 1.550.000
Rp. 13.000.000
Rp. 200.000 x 4
= Rp. 800.000
Rp. 250.000 x 4
= Rp. 1000.000
Rp. 5.000.000
Rp. 7.000.000
Rp. 26.000 x 11
= Rp. 280.000
Rp. 8.000.000
Rp. 1.200.000
Rp. 475.080.000

A (Sukabumi)
Rp.300 X4000
=Rp.1,200.000
Rp.700 X 4000 unit
=Rp.2.800.000
Rp.100.000
Rp. 450.000
Rp. 250.000
Rp. 4.800.000

B(Bogor)
Rp.300 X4000
=Rp.1,200.000
Rp.650 x 4000 unit
=Rp.2.600.000
Rp. 100.000
Rp 350.000
Rp.225.000
Rp.4.475.000

C(Cianjur)
Rp.250 X4000
=Rp.1,000.000
Rp.650 X 4000
= Rp. 2.600.000
Rp.125.000
Rp. 350.000
Rp.225.000
Rp. 4.300.000

TCa

=FCa + VCaX
=Rp. 352.830.000+ Rp. 4.800.000X
TCb = FCb + VCbX
=Rp. 433.330.000+ Rp. 4.475.000X
TCbc =FCc + VCc X
= Rp. 475.080.000+ Rp. 4.300.000X

TCa=TCb=TCc
TCa=TCb
Rp. 352.830.000+ Rp.4.800.000 X= Rp. 433.330.000+ Rp.4.475.000 X
X= 216.923
TCa=TCc
Rp. 352.830.0000 + Rp.4.800.000X = Rp. 475.080.000+ Rp.4.300.000 X
X = 260.5
TCb=TCc
Rp. 433.330.000 + Rp.4.475.000 X = Rp. . 475.080.000+ Rp.4.300.000 X
X = 238.571

Untuk 4000 unit


TCa
=FCa + VCa X
=Rp. 352.830.000+ Rp.4.800.000 (4000)
=Rp.1.955.283.000
TCb
= FCb + VCb X
= Rp. 433.330.000+ Rp.4.475.000 (4000)
= Rp.1.833.333.000
TCc
=FCc + VCc X
= Rp. 475.080.000+ Rp.4.300.000 (4000)
= Rp.1.767.308.000

1.954.483.000

TCa

1.832.333.000

TCb

TCc

1.766.308.000

Keterangan :
Bogor
abumi

Suk
Cianjur

463.080.000

FCc

423.330.000

FCb

344.830.000

FCa

227.1

241.5
236.5

Grafik 1.1. Analisis Biaya dalam Penentuan Lokasi


Berdasarkan grafik 1.1. dapat di simpulkan bila kapasitas atau Volume produksi
4000 unit ,sebaiknya pabrik di dirikan di lokasi C (Cianjur).karena mempunyai total
cost lebih rendah dibandingkan dengan lokasi B (Bogor) dan A (Sukabumi).