Anda di halaman 1dari 10

N

E
M
E
S
A
S
I
ANAL
)
P
S
A
(
N
P E M BO R A

Semen Pemboran??
Semen yang biasa digunakan dalam kegiatan drilling
atau perbaikan sumur uang bersifat hidrolisis.
Semen yang biasa digunakan adalah Semen
Portland, ditemukan oleh Joseph Aspdin di Portland
pada tahun 1842.

Fungsi Penyemenan
Merekatkan csg pada formasi.
Melindungi csg dari fluida corosif.
Mencegah sumur collapse.
Menutup zona lost circulation.
Memperkecil GOR.
Memperbaiki letak kesalahan formasi.
Menutup Sumur
Melindungi secara mekanis.
Safety factor.

Jenis Penyemenan pada Sumur


1. Primary Cementing
Penyemenan rangkaian csg dengan formasi setelah csg di running
kedalam hole.
2. Secondary Cementing
Proses penyemenan yang bertujuan memperbaiki primary cementing
yang
rusak atau tidak baik.

Material Pembentuk Semen


Portland
Calcareous (Berbau Karbonat)
cth: Limestone, semen batuan, kapur, marl (tanah yang mempunyai
kandungan kapur yang tinggi), alkaliwaste (limbah pabrik yg
bersifat
kapur & karbonat).
Argilacaceous (Clay & Mineral Clay)
cth: Clay, shale, shild, slate, abu batu bara, SiO 2

Material Penyusun Semen


Portland
1. Trikalsium Silikat (3CaOSiO2) / C3S
Bertanggung jawab atas ketahan semen secara menyeluruh, laju
hidrasi cepat.
Jika kandungan C3S 30% - 45%, laju pengerasan lambat.
Jika kandungan C3S 60% - 65%, laju pengerasan cepat.
2. Dikalsium Silikat (2CaCSiO2) / C2S
Tidak reaktif, meningkatkan strength secara bertahap.
Laju hidrasi halmbat dan tidak terpengaruh setting time.

Material Penyusun Semen


Portland
3. Trikalsium Aluminate (2CaOSiO2) / C3A
Hidrasi cepat, pengaruh pengerasan hanya diawal.
Mempengaruhi rheology semen.
Jika terdapat 15% C3A dalam kandungan semen maka bersifat high early
strength cement.
Jika terdapat 3% C3A dalam kandungan semen maka bersifat sulfate
resistance
4. Tetracalcium Aluminate (4CaOAlO23Fe2O3) / C4AF
Berpengaruh terhadap tempratur dan persen additive.
Menurut API kandungan material terseut adalah:
C3S (50%), C2S (25%), C3A (10%), C4AF (10%) dan oksida oksida lain (5%)

Proses Pembuatan Semen

Peleburan

Pembakara
n

Pendingina
na

Penggilinga
n

Pengemasa
n

Klas Semen

Klas E (Retarder)
Klas G (Basic Cement)
Klas C (High Early) Klas J
Klas A (Portland)
Kedalaman (ft) : 10000 - 14000
(ft) :Kedalaman
0 - 8000 (ft) : 0 - 6000
Kedalaman (ft) : Kedalaman
0 - 6000
Kedalaman (ft) : 12000 Tempratur (oC) : 130 - 140
oC) : 90
oC) : 8016000
Tempratur
(
Tempratur
(
Tempratur ( C) : 60
: MSR, HSR
oC) : 90
Tipe
Tipe
: 0, MSR, HSR Tempratur (Tipe
Tipe
: 0 : MSR, HSR
Tipe
: MSR,
HSR
Klas F (Retarder)
Cement)
Klas H (Basic
Klas D (Retarder)
Klas B (Portland)
Kedalaman (ft) : 10000 - 16000
Kedalaman
(ft) : 6000 - 1000
Kedalaman
(ft)
:
0
8000
Kedalaman (ft) : 0 - 6000
Tempratur (oC) : 130 - 160
oC) :Tempratur
(oC) : 130 - 140
Tempratur
(
95
Tempratur (oC) : 80
Tipe
: MSR HSR
Tipe
: MSR HSR
Tipe
: MSR HSR
Tipe
:0
o