Anda di halaman 1dari 13

RPP

(Rencana Pelaksanaan Pembelajaran)


Mata Pelajaran

: Kimia

Program

: IPA

SatuanPendidikan

: SMA

Kelas/Semester

: X/I (Satu)

Nama Guru

: Dra. Nunuk Purnamaningsih

NIP/NIK

: 195412101978032005

TahunPelajaran

: 2013/2014

SMA NEGERI 6 SURAKARTA


Alamat : Jln. Mr. Sartono 30
Surakarta Telp 853209

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


IDENTITAS MATA PELAJARAN
Nama Sekolah

: SMA Negeri 6 Surakarta

Kelas / Semester

:X/I

Peminatan

: IPA

Mata Pelajaran

: Kimia

Tema / Topik

: Ikatan Kimia (kestabilan unsur, struktur lewis, ikatan


ion)

Pertemuan

:1

Alokasi Waktu

: 2 x 45 menit

A. KOMPETENSI INTI
KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
KI 2 : Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli
(gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan
menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi

atas berbagai permasalahan dalam

berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam
menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
KI 3 : Memahami ,menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural
berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya,
dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan
peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan
prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk
memecahkan masalah.
KI 4 : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan
mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan

B. KOMPETENSI DASAR
1.1 Menyadari adanya keteraturan struktur partikel materi sebagai wujud kebesaran Tuhan
YME dan pengetahuan tentang struktur partikel materi sebagai hasil pemikiran kreatif
manusia yang kebenarannya bersifat tentatif.
2.1 Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu, disiplin, jujur, objektif, terbuka,
mampu membedakan fakta dan opini, ulet, teliti, bertanggung jawab, kritis, kreatif,
inovatif, demokratis, komunikatif) dalam merancang dan melakukan percobaan serta
berdiskusi yang diwujudkan dalam sikap sehari-hari.
2.2 Menunjukkanperilaku kerjasama, santun, toleran, cinta damai dan peduli lingkungan
serta hemat dalam memanfaatkan sumber daya alam.
2.3 Menunjukkan perilaku responsif dan pro-aktif serta bijaksana sebagai wujud
kemampuan memecahkan masalah dan membuat keputusan
3.5 Membandingkan proses pembentukan ikatan ion, ikatan kovalen, ikatan kovalen

koordinasi dan ikatan logam serta interaksi antar partikel (atom, ion, molekul) materi
dan hubungannya dengan sifat fisik materi
4.5

Mengolah dan menganalisis perbandingan proses pembentukan ikatan ion, ikatan

kovalen, ikatan kovalen koordinasi, dan ikatan logam serta interaksi antar partikel
(atom, ion, molekul) materi dan hubungannya dengan sifat fisik materi.
C. INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI
Menggambarkan susunan elektron suatu unsur dengan struktur lewis
Menjelaskan kecenderungan suatu unsur untuk mencapai kestabilannya dengan cara

berikatan dengan unsur lain.


Menggambarkan susunan elektron valensi atom gas mulia (duplet dan okted) dan

elektron valensi bukan gas mulia (struktur Lewis).


Menentukan struktur lewis dari suatu atom
Menjelaskan proses terjadinya ikatan ion dan contoh senyawanya.

D. TUJUAN PEMBELAJARAN
Siswa dapat menggambarkan susunan elektron suatu unsur dengan struktur lewis dengan

benar
Siswa dapat menjelaskan kecenderungan suatu unsur untuk mencapai kestabilannya
dengan cara berikatan dengan unsur lain dengan benar

Siswa dapat menggambarkan susunan elektron valensi atom gas mulia (duplet dan oktet)

dan elektron valensi bukan gas mulia (struktur Lewis) dengan benar
Siswa dapat menentukan struktur lewis dari suatu atom dengan benar
Siswa dapat menjelaskan proses terjadinya ikatan ion dan contoh senyawanya dengan
benar

E. MATERI AJAR
Kestabilan Unsur dan Struktur Lewis
1. Kestabilan Unsur
G.N. lewis dan W. Kossel mengkaitkan kestabilan gas mulia dengan konfigurasi
elektronnya.. Gas mulia mempunyai konfigurasi elektron penuh, yaitu konfigurasi oktet
(mempunyai 8 elektron pada kulit terluarnya), kecuali helium dengan konfigurasi duplet
(dua elektron pada kulit terluar).
Periode Unsur
Nomor ataom
K L M N O
P
1
He
2
2
2
Ne
10
2 8
3
Ar
18
2 8 8
4
Kr
36
2 8 18 8
5
Xe
54
2 8 18 18 8
6
Rn
86
2 8 18 32 18 8
Unsur-unsur selain gas mulia menunjukkan kecenderung untuk menjadikan konfigurasi
elektronnya sama seperti gas mulia terdekat. Kecerendungan ini disebut aturan oktet.
Konfigurasi elektron dapat dicapai dengan serah terima atau pemasangan elektron, yaitu
ketika atom-atom membentuk ikatan.
Contoh :
Na : 2 8 1 dengan melepas 1 elektron, akan sama dengan konfigurasi neon (10Ne : 2 8)

11

Cl : 2 8 7 dengan menangkap 1 elektron, akan sama dengan konfigurasi argon (18Ar :2 8 8)

17

Natrium kelebihan 1 elektron sedangkan klorin kekurangan 1 elektron, ketika natrium


direaksikan dengan klorin maka 1 elektron dapat berpindah dari atom natrium ke atom
klorin.
2. Struktur Lewis
Lambang/ struktur Lewis adalah lambing atom disertai elektron valensinya.
: 2 1
3Li
Be
: 2 2
4
: 2 3
5B
C
: 2 4
6
: 2 5
7N

O
9F
10Ne
8

: 2
: 2
: 2

6
7
8
IA

Periode 2

Li

IIA

IIIA

IVA

Be

VA

VIA

VIIA

VIIIA

: F

: Ne :

Lambang Lewis unsur gas mulia terbagi menjadi 4 pasangan. Lambang Lewis unsur dari
golongan lain menunjukkan adanya elektron tunggal (elektron yang belum berpasangan).

3. Ikatan Ion
Ikatan ion (elektrovalen) adalah ikatan yang terjadi karena adanya gaya tarik-menarik
elektrostatik antara ion positif dan ion negatif, ini terjadi karena kedua ion tersebut memiliki
perbedaan keelektronegatifan yang besar. Ikatan ion terbentuk antara atom yang melepaskan
elektron (logam) dengan atom yang menerima elektron (non logam). Atom yang melepas
elektron berubah menjadi ion positif, sedangkan atom yang menerima elektron menjadi ion
negatif. Antara ion-ion yang berlawanan muatan ini, terjadi tarik-menarik (gaya
elektrostatik) yang disebut ikatan ion.
Contoh :
Pada pembentukan garam, NaCl agar memenuhi kaidah oktet, maka atom Na harus
melapaskan 1 elektron, dan atom Cl harus menangkap 1 elektron. Jadi, atom Na memberikan
1 elektron kepada atom Cl.
Na+ : 2 8
Cl- : 2 8 8
Antara Na+ dan Cl- terjadi tarik-menarik, sehingga kedua ion itu bergabung membentuk
NaCl.
Senyawa-senyawa yang terbentuk melalui ikatan ion disebut senyawa-senyawa ionik.
F. MODEL / METODE / PENDEKATAN PEMBELAJARAN
Pendekatan
: Konstruktivisme
Metode Pembelajaran : Model kooperatif tipe Student Team Achievement Divisions
(STAD)

G. KEGIATAN PEMBELAJARAN
KEGIATAN
a

Apersepsi

DESKRIPSI KEGIATAN

ALOKASI
WAKTU

Pendahuluan
Apa rumus molekul untuk air?
2 menit
Mengapa pada rumus molekul air, oksigen hanya
berikatan dengan 2 atom hidrogen?
Kenapa atom oksigen tidak dapat berikatan
dengan 1 atau lebih dari 2 atom hidrogen?
Unsur O hanya berikatan dengan 2 atom H untuk
mencapai kestabilan, seperti halnya kita. Orang
yang sudah berpasangan pasti akan lebih stabil

Orientasi

daripada yang belum berpasangan


Memberitahu tujuan pembelajaran hari ini yaitu

1 menit

Siswa dapat menggambarkan susunan elektron


suatu unsur dengan struktur lewis dengan

benar
Siswa dapat menjelaskan kecenderungan suatu
unsur untuk mencapai kestabilannya dengan

cara berikatan dengan unsur lain dengan benar


Siswa dapat menggambarkan susunan elektron
valensi atom gas mulia (duplet dan oktet) dan
elektron valensi bukan gas mulia (struktur

Lewis) dengan benar


Siswa dapat menentukan struktur lewis dari

suatu atom dengan benar


Siswa dapat menjelaskan proses terjadinya
ikatan ion dan contoh senyawanya dengan

Motivasi

benar
Memotivasi akan pentingnya menguasai materi ini 1 menit
dengan baik, untuk membantu siswa dalam
menentukan kesetabilan suatu unsur sehingga
dapat berikatan dengan unsur yang lain
Inti

Menjelaskan

Eksplorasi
Guru menjelaskan secara garis besar tentang

35 menit

Berkelompok

kestabilan unsur dan struktur lewis


Elaborasi
Guru mengatur siswa dalam kolompok

4 menit

Guru membantu siswa belajar dalam kelompok,


b

Berdiskusi

guru sebagai fasilitator


Siswa dalam kelompoknya berdiskusi untuk

15 menit

menyelesaikan soal diskusi tentang kestabilan

Presentasi

unsur, struktur lewis dan ikatan ion


Konfirmasi
Siswa dalam kelompoknya mempresentasikan

hasil diskusi

hasil diskusi kelompoknya sementara kelompok

15 menit

lain menjadi pendengar yang baik untuk


menyimpulkan secara bersama-sama mengenai

Mengamati

bahan diskusinya
Saintific (Scientific approach)
Siswa membaca dan mendengarkan tentang

Menanya

kestabilan, struktur lewis dan ikatan ion


Siswa mempertanyakan alasan dan proses

Menalar

terjadinya kestabilan unsur dan ikatan ion


Siswa menganalisis kestabilan unsur dan ikatan

Mencoba

ion pada beberapa unsur


Siswa berlatih mengerjakan soal mengenai

Membentuk

kestabilan unsur, struktur lewis dan ikatan ion


Dengan bimbingan dan arahan guru, siswa

jejaring

mempertanyakan mengenai kestabilan unsur,

pembelajaran
Posttes

struktur lewis dan ikatan ion


Penutup
Guru memberikan posttest tentang kestabilan, 15 menit

Penghargaan

struktur lewis dan ikatan ion kepada siswa


Guru memberikan hadiah pada kelompok yang 1 menit

Pemberian

mempresentasikan hasil diskusinya.


Guru memberikan pekerjaan rumah.

pekerjaan

Guru memberitahukan materi untuk pertemuan

rumah

berikutnya.

d
e

a
b
c

1 menit

H. ALAT / MEDIA / SUMBER PEMBELAJARAN


Buku paket kelas X yang relevan:
Permana, Irvan. 2009. Kimia Umtuk SMA/MA Kelas X Semester 1 dan 2. Jakarta:
Depdiknas
Purba, Michael. 2007. Kimia Untuk SMA Kelas X. Jakarta: Erlangga
LKS, Modul Kimia
Slide power point
I. PENILAIAN PROSES DAN HASIL BELAJAR
1. Teknik Penilaian : observasi, portofolio
2. Bentuk Penilaian : tes tertulis dan tes lisan
3. Prosedur penilaian
No
i

Aspek yang dinilai


Sikap

Teknik atau bentuk


penilaian
Observasi/pengamatan

ii

Pengetahuan

Tes tertulis
Tes lisan

iii

Ketrampilan

Penilaian portofolio

Waktu dan prosedur


penilaian
Selama pembelajaran dan
saat diskusi
Penyelesaian tugas
individu dan kelompok
Penyelesaian tugas (baik
individu maupun
kelompok) dan saat
diskusi

J. INSTRUMEN PENILAIAN HASIL BELAJAR


Pengamatan penilaian sikap (terlampir)
Tes tertulis (terlampir)

Surakarta,

Oktober 2013

Guru Pamong

Mahasiswa PPL

Dra. Nunuk Purnamaningsih

Aurorana

NIP. 195412101978032005

NIM. K3310015

Lampiran 1
1. Lembar pengamatan penilaian sikap Kelas X IPA 4
Spiritual
No

Nama Siswa

Penghayatan
K
B

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23

Aninda Lebryana Putri


Anisa Dwi Kurniawati
Anita Puspa Eviani
Arlion Richo Victoris
Azizah Taufana
Desi Sulistyowati
Dhatu Dyaka Santoso
Elasa Claudia Linda Putri
Eva Tamariska
Fajar Rizki Sukowati
Fedora Kusumaningtyas
Fransisca Julia Kristiani
Joko Puguh Wardana
Jordan Gita Andhika
Lachella Angga Dewi Bintang K
Malik Rosyid Ridho
Marcus Saputra
Marwan Setianto
Maya Fitriayastuti
Meylani putri Windyasari
Miftaqul Chusna Fadila
Muhammad Ichsan Hidayat
Prawesthi Arum Palupi

SB

Sosial

Pengamalan
KB

SB

Jujur
KB

Disiplin
SB

KB

SB

Tanggung

Peduli

jawab
KB

SB

KB

Sopan santun
SB

KB

SB

interaksi
KB

SB

24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
KB

Regina Devilera
Renhat Pranata
Rian La Suardi
Rosalinda Putri Andwika
Saroni
Septian Dwi Budi Prakoso
Tamariska Alun Amanda
Tommy Wibowo
Yosafat Angga Praditya N
Yuliana Widya Kurniasari
Yunita Grace Olga
: Kurang Baik

: Baik

SB

: Sangat Baik

Lampiran 2
2. Tes tertulis
No

Aspek

Nomor

Butir Soal

soal
1

Pemahaman 1

Gambarkan struktur Lewis dari atom-atom berikut:

Penerapan

a. 19K
b. 33As
c. 35Br
Manakah di antara pasangan unsur berikut yang diharapkan

dapat membentuk ikatan ion? Jelaskan

Analisis

a. klorin + oksigen
b. magnesium + klorin
Dari ion-ion Fe3+, Co3+, dan Cr3+, manakah yang memiliki
konfigurasi elektron gas mulia?

Lampiran 3
Lembar Diskusi
Diskusikanlah dengan teman sekelompokmu!
1. Gambarkanlah struktur lewis dari atom-atom berikut :
a.

30

Ca

b.

c.

17

d.

18

O
Cl
Ar

2. Di bawah ini ion-ion manakah yang memiliki konfigurasi elektron gas mulia?
a.

Fe3+, Co3+, dan Cr3+

b.

O, S2, P3, dan H

3. Manakah di antara pasangan unsur berikut yang diharapkan dapat membentuk ikatan
ion? Jelaskan
a. natrium + oksigen
b. klorin + oksigen
c. magnesium + klorin
d. nitrogen + hidrogen