Anda di halaman 1dari 3

Penanganan Corpus Alienum pada Konea

OD Laki-laki 32 Tahun
Penanganan Corpus Alienum pada Kornea OD Laki-laki 32 Tahun
Abstrak
Kornea merupakan bagian terluar dari bola mata yang menerima cahaya dari sumber cahaya,
yang tidak berwarna atau bening. berfungsi untuk membiaskan sinar yang masuk ke mata,
sehingga dengan sedikit perubahan kelengkungannya saja akan berdampak besar pula untuk
mengubah fokus sinar yang akan masuk ke mata. Kornea memiliki kemampuan refraksi yang
sangat kuat, yang menyuplai sekitar 70% pembiasan sinar dilakukan oleh kornea.
Penatalaksanaan pada kasus corpus alienum di kornea mata perlu dilakukan secara hati-hati
mengingat pada bagian kornea terdapat zona optik yang sangat penting untuk penglihatan.
Mengeluarkan corpal (amotio corpal) kadang-kadang sukar sehingga untuk mengeluarkannya
perlu dilakukan dengan slitlamp.
Kata kunci: Corpus alienum , Penanganan
Isi
Seorang pasien laki-laki 32 tahun datang ke Poliklinik Penyakit Mata dengan keluhan di mata
kanan terasa penglihatannya kadang kabur ada yang mengganjalseperti menancap sejak 3
minggu yang lalu. Pasien juga mengeluh mata kanannya terasa pedih dan pegal. Keluhan ini
bermula ketika 2 minggu yang lalu, saat pasien sedang bekerja sebagai tukang las dan mata
kanannya terkena serpihan logam . Sekitar 1 minggu yang lalu pasien memeriksakan diri ke
Puskesmas tetapi pasien mengaku tidak diberikan obat dan tindakan apapun. Pada
pemeriksaan fisik didapatkan; Visus jauh: OD= 6/6,OS=6/6; Pemeriksaan sekitar mata tidak
ditemukan adanya kelainan; Pemeriksaan kelopak mata tidak ditemukan adanya kelainan;
Pemeriksaan aparatus lakrimalis tidak ditemukan adanya kelainan; Pemeriksaan bola mata
tidak ditemukan adanya kelainan; Pemeriksaan TIO tidak didapatkan adanya kelainan;
Pemeriksaan konjungtiva pada konjungtiva palpebra superior, forniks, palpebra inferior tidak
ditemukan adanya kelainan, konjungtiva bulbi OD terdapat injeksi perikornea ; Pemeriksaan
sklera tidak ditemukan adanya kelainan; Pemeriksaan kornea tampak adanya corpal pada arah
jam 8 berjarak sekitar 1 mm dari limbus dengan ukuran kurang dari 1 mm; Pemeriksaan
kamera okuli tidak ditemukan adanya kelainan; Pemeriksaan iris tidak ditemukan adanya
kelainan; Pemeriksaan pupil tidak ditemukan adanya kelainan; Pemeriksaan lensa tidak
ditemukan adanya kelainan.
Diagnosis
OD : Corpus alienum pada kornea. Emetrop. OS : Mata tenang. Emetrop.
Terapi
Pada pasien dilakukan amotio corpal pada kornea mata kanan, kemudian diberikan salep
Gentamisin 0,3% dan dilakukan bebat tekan.

Diskusi
Pada kasus kali ini pasien merasa bahwa mata kanannya kemasukan benda asing 3 minggu
yang lalu. Pada pemeriksaan didapatkan corpus alienum pada kornea mata kanan pasien
sehingga harus dilakukan amotio corpal untuk mengeluarkannya. Langkah-langkah amotio
corpal pada kornea adalah sebagai berikut:
* Sebelum dilakukan prosedur pengambilan maka pasien diberikan anestesi lokal dengan
pantocaine terlebi dahulu. Obat anestesi lokal harus diberikan dengan berhati-hati karena
dapat mengakibatkan keratitis.
* Pasang spekulum mata jika diperlukan.
* Pengeluaran corpus alienum dapat dilakukan dengan 2 cara yaitu:
1. Dengan menggunakan kapas lidi steril, tetapi jika corpal jelas masuk ke dalam kornea atau
tidak bisa diambil dengan kapas lidi steril maka bisa dilakukan cara kedua
2. Dengan menggunakan ujung jarum suntik No. 25.
Arah pengambilannya ialah dari tengah ke tepi. Bila benda bersifat magnetik maka dapat
dikeluarkan dengan magnet portable atau giant magnet. Cincin karat disekitar benda asing
dikeluarkan untuk mencegah reaksi radang pada karat logam.
* Pemberian antibiotik salep atau tetes mata. Antibiotika spektrum luas dalam bentuk tetes
atau salep diberikan untuk mencegah infeksi sekunder.
* Bebat mata. Bebat tekan juga akan mengurangi rasa sakit karena defek epitel tidak
terganggu akibat kedipan.
* Untuk menghilangkan rasa sakit dapat diberi kodein, aspirin, dan obat analgetika lainnya.
Kesimpulan
Penatalaksanaan pada kasus korpus alienum di kornea mata perlu dilakukan secara hati-hati
mengingat pada bagian kornea terdapat zona optik yang sangat penting untuk penglihatan.
Mengeluarkan corpal kadang-kadang sukar sehingga untuk mengeluarkannya perlu dilakukan
dengan slitlamp. Pada kasus kali ini pemeriksaan fisik didapatkan corpus alienum pada
kornea mata kanan pasien sehingga harus dilakukan amotio corpal untuk mengeluarkannya.
Referensi
1. Ilyas S, 2008, Ilmu Penyakit Mata, edisi ke-3, Balai Penerbit Fakultas Kedokteran
Universitas Indonesia, Jakarta
2. Ilyas S, 2005, Kedaruratan Dalam Ilmu Penyakit Mata, Balai Penerbit Fakultas Kedokteran
Universitas Indonesia, Jakarta

3. Sri Fulina, 2008, Eye Emergency, diunduh dari


http://medicalanswer.multiply.com/journal/item/9/Eye_Emergency?&show_interstitial=1&u=
%2Fjournal%2Fitem
4. Vaughan D.G, Asbury T, Riordan P, 2002, Oftalmologi Umum, Edisi ke-14, Widya
Medika, Jakarta
5. Wijana, Nana. 1993. Ilmu Penyakit Mata. Cetakan VI. Jakarta

Penulis
Wenita Permanasari (20070310053).Program Pendidikan Profesi Dokter.Bagian Ilmu
Penyakit Mata RSUD Salatiga.