Anda di halaman 1dari 6

BAGIAN ILMU KEDOKTERAN FORENSIK

FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MATARAM


(Departement of Forensic Medicine, Faculty of Medicine, University of Mataram)
Jl. Pendidikan No.37 Mataram 83625.
SMF Kedokteran Forensik Klinik RS. Bhayangkara
Nomor : VM-3 /11 /2012.
Perihal : Hasil Pemeriksaan Luar korban
atas nama Jen Als Jogang Als Ogang Als IndraLamp. : -.-

Mataram, 12 November 2012

PRO-JUSTISIA
VISUM ET REPERTUM
NOMOR :
Atas permintaan tertulis dari Kepolisian Resort Lombok Tengah melalui suratnya tanggal dua
belas November dua ribu dua belas, Nomor surat_________, yang ditanda tangani
oleh_______, Nip_____, pangkat______, maka dengan ini Saya________, menerangkan
bahwa pada tanggal dua belas November dua ribu dua belas, pada pukul sampai pukul
delapan belas nol nol Waktu Indonesia bagian tengah, telah memeriksa jenazah, yang
berdasarkan surat permintaan di atas bernama Jen Als Jogang Als Ogang Als Indra, usia tiga
puluh tahun, jenis kelamin laki-laki, pekerjaan sebelum meninggal dunia : Tani, Alamat :
Dsn. Serisuh, Ds. Karang mas Mas, Kec. Batukliang Utara, Kab. Lombok Tengah. Korban
diduga meninggal akibat Luka Tembak. --------------------------------------------------------------

HASIL PEMERIKSAAN
Dari pemeriksaan luar dan dalam atas tubuh jenazah tersebut di atas ditemukan fakta-fakta
sebagai berikut :
A. Fakta yang berkaitan dengan identitas jenazah
a. Nama
: Jen Als Jogang Als Ogang Als Indra ------------------------b. Jenis Kelamin : Laki-laki -----------------------------------------------------------c. Umur
: Tiga puluh tahun --------------------------------------------------d. Panjang badan : Seratus Tujuh Puluh Satu Sentimeter --------------------------e. Warna kulit
: Sawo Matang ------------------------------------------------------f. Keadaan gizi : Cukup --------------------------------------------------------------g. Pakaian
: Jenazah terbungkus kantong jenazah warna oranye
bertuliskan Identifikasi Polri, jenazah diterima tanpa pakaian. ----------------

h. Identifikasi Khusus Lainnya : Ditemukan empat buah benjolan berbentuk


bulat, padat dan keras dengan diameter benjolan terbesar satu koma lima
sentimeter, dan benjolan terkecil satu koma dua sentimeter. --------------------B. Fakta yang berkaitan dengan waktu terjadinya kematian
1. Kaku mayat
: Ditemukan kaku mayat. -------------------------------------------2. Lebam Mayat
: Tidak ditemukan lebam mayat -----------------------------------3. Pembusukan
: Tidak ditemukan tanda pembusukan ----------------------------C. Fakta dari pemeriksaan tubuh bagian luar
1. Kepala
a. Daerah berambut : Rambut berwarna hitam. Rambut depan panjang enam
sentimeter, rambut tengah empat sentimeter, dan rambut belakang dua
sentimeter. Ditemukan satu luka terbuka pada kepala sebelah kanan, nol koma
lima sentimeter diatas batas daerah yang berambut dan dua sentimeter di
sebelah kanan garis tengah tubuh. Luka berbentuk lonjong dengan ukuran
panjang dua sentimeter, dan lebar nol koma enam sentimeter. Tepi luka tidak
rata, dengan dua sudut luka. Besar sudut luka pertama lima puluh derajat dan
besar sudut luka kedua tiga puluh derajat. Tebing luka tidak rata terdiri atas
jaringan kulit dan jaringan ikat. Terdapat jembatan jaringan dan dasar luka
berupa otot. ---------------------------------------------------------------------------b. Wajah : Ditemukan satu luka pada dahi kiri, bentuk luka tidak beraturan.
Ujung terdalam luka berada tiga sentimeter di sebelah kiri garis tengah tubuh
dan enam sentimeter di atas garis mendatar yang melewati pertengahan kedua
mata. Ujung terluar luka berada sembilan sentimeter di sebelah kiri garis
tengah tubuh dan lima sentimeter di atas garis mendatar yang melewati
pertengahan kedua mata. Ujung teratas luka berada empat sentimeter di
sebelah kiri garis tengah tubuh dan delapan koma lima sentimeter di atas garis
mendatar yang melewati pertengahan kedua mata. Ujung terbawah luka berada
enam sentimeter di sebelah kiri garis tengah tubuh dan lima sentimeter di atas
garis mendatar yang melewati pertengahan kedua mata. Luka berukuran
panjang enam sentimeter, dan lebar empat sentimeter. Luka berwarna merah
keunguan. Garis batas luka tidak tegas, daerah di dalam garis batas luka
terlihat sedikit menonjol (bengkak), terdiri dari kulit yang masih utuh. --------c. Mata : Selaput bening mata tampak keruh. Selaput kelopak mata tampak
pucat. Tirai mata berwarna coklat kehitaman, diameter teleng mata tiga
milimeter. -----------------------------------------------------------------------------d. Hidung : Tidak ditemukan luka-luka. Tidak ada cairan yang keluar pada kedua
lubang hidung. ------------------------------------------------------------------------e. Telinga : Ditemukan satu luka pada daun telinga kanan dengan ukuran
panjang enam koma lima sentimeter kali satu sentimeter. Luka berwarna
merah keunguan. Garis batas luka tidak tegas, daerah di dalam garis batas luka
terlihat sedikit menonjol (bengkak), terdiri dari kulit yang masih utuh. Tidak
tampak adanya cairan keluar dari kedua telinga. ----------------------------------

f. Mulut : Selaput mulut tampak pucat. Tidak ditemukan adanya luka-luka. -----g. Gigi geligi : Susunan gigi teratur. Jumlah gigi lengkap. Terdapat ruang
diantara dua gigi yang berdekatan (Central Diastema) pada rahang bawah
dengan ukuran nol koma tiga sentimeter. -----------------------------------------2. Leher : Tidak ditemukan luka luka, tidak terdapat patah tulang leher. ------------3. Bahu : Tidak ditemukan luka-luka ------------------------------------------------------4. Dada : Ditemukan dua buah luka pada dada. Satu luka terbuka pada dada kanan,
empat sentimeter di sebelah kanan dari garis tengah tubuh, dan dua sentimeter di
atas garis mendatar yang melewati kedua puting susu, serta seratus dua puluh
sembilan sentimeter dari tumit. Luka terdiri dari dua bagian yaitu bagian luar
berupa cincin lecet dan bagian dalamnya berupa lubang. Posisi lubang luka
terhadap cincin lecet adalah episentris. Ukuran cincin lecet dua sentimeter kali
satu koma lima sentimeter dan diameter lubang nol koma tujuh sentimeter. Garis
batas luar cincin lecet bentuknya lonjong, dengan garis batas luka tegas serta
tepinya tidak rata. Garis batas lubang luka tegas dan tepinya tidak rata. Tebing
luka tidak rata, berbentuk silinder dan terdiri dari kulit, jaringan ikat, dan otot.
Dasar cincin lecet adalah jaringan ikat, sedangkan dasar lubang luka tidak dapat
ditentukan dari pemeriksaan luar karena menembus dinding dada. Daerah di
sekitar cincin lecet terlihat berwarna merah kebiruan, dan ditemukan kelim tatto
(tatoase). Luka kedua berupa luka terbuka di bawah ketiak kanan, empat puluh
sentimeter di sebelah kiri garis tengah tubuh, satu sentimeter dari garis mendatar
yang melewati kedua puting susu, serta seratus dua puluh delapan sentimeter dari
tumit. Luka berbentuk bulat, dengan diameter satu koma dua sentimeter. Garis
batas luar luka tegas, tepi luka tidak rata, tebing luka tidak rata, berbentuk silinder
dan terdiri dari jaringan kulit, jaringan ikat, dan otot. Dasar lubang luka tidak
dapat ditentukan dari pemeriksaan luar karena menembus dinding dada. Tidak
ditemukan cincin lecet, jelaga, maupun kelim tatto (tattoase). -----------------------5. Punggung : Ditemukan satu luka terbuka pada punggung kiri, lima belas
sentimeter di sebelah kiri garis tengah tubuh bagian belakang, dan tiga sentimeter
di atas garis mendatar yang menghubungkan ujung bawah kedua tulang belikat,
serta seratus lima puluh sentimeter dari tumit. Luka berbentuk bulat dengan
diameter satu koma dua sentimeter. Garis batas luka tegas, tepi luka tidak rata,
tebing luka tidak rata, berbentuk silinder dan terdiri dari jaringan kulit, jaringan
ikat, dan otot. Dasar lubang luka tidak dapat ditentukan dari pemeriksaan luar
karena menembus dinding dada. Tidak ditemukan cincin lecet, jelaga, maupun
kelim tatto (Tattoase). --------------------------------------------------------------------6. Perut : Ditemukan satu luka terbuka pada perut sebelah kanan luar, dua puluh lima
sentimeter di sebelah kanan garis tengah tubuh, dan delapan sentimeter di atas
garis mendatar yang melewati pusat, serta seratus empat belas sentimeter dari
tumit. Luka terdiri dari dua bagian yaitu bagian luar berupa cincin lecet dan
bagian dalamnya berupa lubang. Posisi lubang luka terhadap cincin lecet adalah
konsentris. Diameter cincin lecet satu koma dua sentimeter dan diameter lubang
nol koma tujuh sentimeter. Garis batas luar cincin lecet berbentuk bulat, dengan

garis batas luka tegas dan tepinya tidak rata. Garis batas lubang luka tegas dan
tepinya tidak rata. Tebing luka tidak rata, berbentuk silinder dan terdiri dari kulit,
jaringan ikat, dan otot. Dasar cincin luka adalah jaringan ikat sedangkan dasar
lubang luka tidak dapat ditentukan dari pemeriksaan luar karena menembus
dinding perut. Daerah di sekitar cincin lecet terlihat berwarna merah kebiruan, dan
ditemukan kelim tatto (tattoase). --------------------------------------------------------7. Bokong : Tidak ditemukan luka-luka. --------------------------------------------------8. Dubur : Tidak ditemukan luka-luka. ----------------------------------------------------9. Anggota gerak :
a. Atas : Tidak ditemukan luka-luka. -----------------------------------------b. Bawah : Ditemukan dua buah luka terbuka. Luka terbuka pertama
terletak pada betis kiri, tiga puluh tujuh sentimeter dari tumit. Luka
terdiri dari dua bagian yaitu bagian luar berupa cincin lecet dan bagian
dalamnya berupa lubang. Posisi lubang luka terhadap cincin lecet
adalah konsentris. Diameter cincin lecet nol koma sembilan sentimeter
dan diameter lubang nol koma tujuh sentimeter. Garis batas luar cincin
lecet bentuknya bulat, dengan garis batas luka tegas serta tepinya tidak
rata. Garis batas lubang luka tegas dan tepinya tidak rata. Tebing luka
tidak rata, berbentuk silinder dan terdiri dari kulit, jaringan ikat, dan
otot. Dasar cincin lecet adalah jaringan ikat, sedangkan dasar lubang
luka tidak dapat ditentukan dari pemeriksaan luar. Daerah di sekitar
cincin lecet terlihat berwarna merah kebiruan. Luka terbuka kedua
terletak pada bagian dalam tulang kaki kiri, tiga puluh sentimeter dari
tumit. Luka berbentuk bulat tidak beraturan dengan diameter nol koma
delapan sentimeter. Garis batas luka tegas, tepi luka tidak rata, dan
tebing luka tidak rata terdiri atas jaringan kulit, ikat dan jaringan otot.
Dasar luka tidak dapat ditentukan dari pemeriksaan luar. ---------------10. Alat kelamin : Tidak ditemukan luka-luka. Ditemukan empat buah benjolan
berbentuk bulat, padat dan keras dengan diameter benjolan terbesar satu koma
lima sentimeter, dan benjolan terkecil satu koma dua sentimeter --------------------D. Fakta dari pemeriksaan tubuh bagian dalam
1. Kepala :
a. Jaringan bawah kulit : Tidak ditemukan kelainan dan tanda tanda
kekerasan. -------------------------------------------------------------------------b. Tulang tengkorak : Tidak ditemukan kelainan dan tanda tanda kekerasan.
c. Rongga tengkorak dan jaringan Otak : Tidak ditemukan kelainan dan tanda
tanda kekerasan. ----------------------------------------------------------------2. Leher : Tidak ditemukan kelainan dan tanda tanda kekerasan. Tulang lidah
utuh. ------------------------------------------------------------------------------------3. Dada :
a. Jaringan bawah kulit : Ditemukan luka tembus pada jaringan kulit hingga
jaringan dibawah kulit. Luka berbentuk bulat, dengan tepi luka tidak
beraturan. ---------------------------------------------------------------------------

b. Rongga dada : Ditemukan luka terbuka (tembus) pada tulang dada. Saat
tulang rusuk dibuka, ditemukan adanya perdarahan. Jumlah perdarahan
sembilan ratus dua puluh lima mililiter. Ditemukan Tiga luka terbuka yang
menembus dinding belakang rongga dada. Luka pertama mengenai tulang
rusuk ketiga bagian belakang, berbentuk bulat, tepi tidak rata, tampak
tulang rusuk terkoyak. Luka kedua mengenai tulang rusuk ketujuh bagian
samping, berbentuk bulat, tepi tidak rata, tampak tulang rusuk terkoyak.
Luka ketiga mengenai tulang rusuk kanan kesepuluh, berbentuk bulat, tepi
tidak rata, tampak tulang rusuk terkoyak. --------------------------------------c. Paru : Paru kanan dalam kondisi baik dengan berat lima ratus delapan
puluh gram. Ditemukan lebam mayat pada pagian bawah paru kanan. Paru
kiri berat empat ratus empat puluh gram. Ditemukan adanya luka tembus
pada paru kiri bagian atas. -------------------------------------------------------d. Jantung : Ditemukan cairan selaput jantung berwarna jernih kekuningan.
Ditemukan luka berwarna kemerahan pada pembuluh darah besar jantung.
Tebal otot jantung kanan nol koma delapan sentimeter, dan tebal otot
jantung kiri satu koma tiga sentimeter. Kondisi jantung baik, tidak
ditemukan kelainan. Pembuluh darah jantung baik, tidak ditemukan
adanya pengapuran. Berat jantung tiga ratus enam puluh gram. ------------e. Sekat rongga dada : Ditemukan dua luka tembus pada sekat rongga dada,
berbentuk bulat dengan tepi tidak rata. -----------------------------------------4. Perut
a. Jaringan Bawah kulit : ditemukan Luka terbuka pada pinggang kanan
berbentuk bulat dengan tepi tidak rata. -----------------------------------------b. Rongga Perut : Ditemukan perdarahan pada rongga perut sebanyak seratus
empat puluh lima mililiter. ------------------------------------------------------c. Lambung : Isi lambung berupa nasi yang sudah membubur. Berat lambung
beserta isinya empat ratus empat puluh gram. Ditemukan dua luka tembus
pada lambung. Satu luka pada badan lambung, dan satu luka pada leher
lambung. Luka berbentuk bulat. ------------------------------------------------d. Hati : Hati tampak pucat. Berat hati seribu tiga ratus lima puluh gram.
Ditemukan luka tembus pada bagian samping hati, hingga bagian belakang
hati. Luka berbentuk bintang, dengan tepi tidak rata. tidak ditemukan
kelainan lain pada hati.-----------------------------------------------------------e. Ginjal : Ginjal kanan pucat. Berat seratus tiga puluh gram. Kondisi ginjal
kanan baik. Ginjal kiri pucat. Berat seratus enam puluh gram. Kondisi
ginjal kiri baik. -------------------------------------------------------------------f. Limpa : Limpa tampak pucat dan dinding limpa keriput. Berat limpa
delapan puluh gram. -------------------------------------------------------------g. Pankreas : Kondisi pankreas baik. ----------------------------------------------h. Usus : Panjang usus besar seratus sentimeter. Panjang usus halus lima
ratus enam puluh sentimeter. ----------------------------------------------------i. Kandung kemih : Ditemukan air seni berwarna keruh. -----------------------

KESIMPULAN
Dari fakta-fakta yang Saya temukan sendiri dari pemeriksaan atas jenazah tersebut maka
Saya simpulkan bahwa telah diperiksa jenazah seorang laki-laki dengan usia tiga puluh
tahun, panjang badan seratus tujuh puluh satu sentimeter, warna kulit sawo matang, keadaan
gizi cukup. Pada pemeriksaan luar ditemukan tujuh luka terbuka, masing masing pada kepala,
dada kanan, punggung kiri, bagian luar perut kanan (pinggang kanan), bagian luar dada kiri,
betis kiri, dan bagian dalam tulang kering kaki kiri. Ditemukan satu luka memar pada dahi
kiri. Luka pada dada kanan, pinggang kanan dan betis kiri merupakan luka tembak masuk.
Luka pada bagian luar dada kiri, punggung kiri, dan bagian dalam tulang kering kaki kiri
merupakan luka tembak keluar. Arah datangnya peluru adalah sebelah kanan korban.
Perkiraan jarak tembak enam puluh sentimeter. ----------------------------------------------------Sebab Kematian adalah luka tembak akibat senjata api yang menembus didnding dada dan
perut, yang mengakibatkan perdarahan yang banyak. ----------------------------------------------Perkiraan kematian korban adalah dua sampai empat jam setelah makan terakhir.-------------Demikianlah keterangan tertulis ini Saya buat dengan sesungguhnya dengan mengingat
sumpah pada waktu menerima jabatan sebagai dokter. ---------------------------------------------

Dokter pemeriksa,

Dr. ______________________
NIP.