Anda di halaman 1dari 18

Cara Menggunakan Rumus VLOOKUP dan

HLOOKUP PADA MS EXCEL


By umar danny | April 4, 2014
8 Comments

Cara menggunakan rumus vlookup dan hlookup- Fungsi VLOOKUP digunakan untuk
menampilkan data dari sebuah tabel yang disusun dalam format vertikal. Bentuk penulisan
fungsinya =VLOOKUP(lookup_value,tabel_array,col_index_num) atau bisa juga dibaca
=VLOOKUP(Nilai Kunci, letak table, nomor kolom). Sedangkan fungsi HLOOKUP digunakan untuk
menampilkan data dari sebuah tabel yang disusun dalam format horizontal. Bentuk penulisan
fungsinya=HLOOKUP(lookup_value,tabel_array,row_index_num) atau bisa juga dibaca
=HLOOKUP(nilai kunci, letak table, nomor baris).
Contoh Soal VLOOKUP dan HLOOKUP
Bukalah ms.word excel anda lalu ketikkan soal di bawah ini :

Melihat contoh soal di atas, yang harus anda isikan adalah menghitung gaji pokok, tunjangan,
transportasi, total gaji, pajak, gaji bersih dan total.
Artikel terkait: cara penggunaan vlookup, mid, left dan cara membuat grafik di excel 2007
1. Menghitung Gaji pokok
Untuk menghitung gaji pokok gunakan fungsi vlookup di sel D5. Setelah mengisi formula disel D5,

copy formula atau drag hingga sel D9. Bentuk penulisan fungsinya sama dengan yang telah
dijelaskan sebelumnya, yaitu, =VLOOKUP(lookup_value, table_array, col_index_num).
Yang perlu anda ketahui lookup_value, diisi dengan nilai sebagai dasar (nilai kunci) pembacaan
tabel data. Table_array merupakan range data yang disusun tegak atau vertikal yang berfungsi
sebagai tabel yang pembantu yang akan dibaca. Col_index_num, nomor urut kolom untuk
pembacaan tabel yang dimulai dari kolom paling kiri.
Catatan: karena posisi tabel gaji yang akan dibaca diposisinya tetap, untuk menghindari kesalahan
pada saat copy formula atau drag tambahkan $, untuk mengabsolutkan sel/range. Proses
pengerjaannya bisa anda lihat seperti gambar di bawah ini :

2. Menghitung Tunjangan
Untuk menghitung tunjangan gunakan fungsi VLOOKUP di sel E5. Setelah mengisi formula di sel
E5, copy formula atau drag hingga sel E9. Seperti gambar di bawah ini:

3. Menghitung transportasi
Gunakan fungsi VLOOKUP di sel F5. Setelah mengisi formula di sel F5, copy formula atau drag
hingga sel F9. Lihat gambar di bawah ini, untuk hasilnya:

4. Menghitung total gaji


Untuk menghitung total gaji gunakan fungsi SUM. Setelah mengisi formula di sel G5, copy formula
atau drag hingga sel F9. Atau bisa juga dengan langsung menjumlahkannya di sel G5 menjadi
seperti ini:=D5+E5+F5, kemudian copy ke bawah.
5. Menghitung Pajak
Untuk menghitung pajak gunakan fungsi HLOOKUP di sel H5, copy formula atau drag hingga sel H9.
Seperti gambar di bawah ini.

6. Menghitung Gaji Bersih


Gunakan fungi SUM di sel i5 seperti ini =sum(G5-H5), copy formula atau drag hingga sel I9. Atau
anda juga bisa gunakan perintah =G5-H5, kemudian copy atau drag ke bawah sampai sel I9.
Perintah terakhir adalah menghitung total masing-masing bagian yang telah Anda kerjakan
sebelumnya, dengan menggunakan fungsi SUM di sel D10, copy formula atau drag ke samping
kanan sampai ke I10. Hasil akhir semua pengerjaan di atas, bisa di lihat seperti gambar di bawah ini:

Baca juga : menghitung fungsi sum, average, max, min, count, counta
Setelah proses langkah yang ke 6, selesai sudah pengerjaan anda menggunakan rumus
VLOOKUP dan HLOOKUP. Anda bisa mendownload artikel di atas dalam bentuk PDF,
silahkan download tutorial fungsi excel vlookup, hlookup atau anda bisa mendownload fungsi-fungsi
excel lainnya dengan membaca artikel panduan ms excel lengkap
Demikian artikel cara menggunakan vlookup dan hlookup di excel, semoga bermanfaat.

Menggunakan Fungsi VLOOKUP dan HLOOKUP


di Excel.
Posted by : Eko KeyonkRabu, 08 Mei 2013
Artikel ini membahas lookup value, table array, dan range lookup yang merupakan
argumen dari sintaks untuk VLOOKUP dan HLOOKUP.
Perbedaan penggunaan fungsi VLOOKUP dan HLOOKUP hanya pada susunan tabel. Bila
tabel tersusun secara horizontal (kolom), maka kita menggunakan fungsi HLOOKUP. Dan
bila tabel tersusun secara vertikal (baris), kita menggunakan fungsi VLOOKUP. Anda bisa
melihat contoh tabel di artikel ini: Cara Menggunakan Fungsi VLOOKUP dan HLOOKUP di
Excel.

Cara Penulisan Sintaks:


=VLOOKUP(lookup_value,table_array,col_index_num,range_lookup)
=HLOOKUP(lookup_value,table_array,row_index_num,range_lookup)

Catatan:
Pemisah argumen pada tutorial ini menggunakan tanda titik koma (;). Pemisah argumen
juga bisa menggunakan tanda koma (,). Ini tergantung pada pengaturan di komputer.

Contoh:
Menggunakan tanda titik koma: =VLOOKUP(B12;$A$3:$B$6;2;FALSE)
Menggunakan tanda koma: =VLOOKUP(B12,$A$3:$B$6,2,FALSE)
Berikut penjelasan detilnya.

Tentang Lookup_value
a.

Lookup_value adalah sel referensi (misalnya sel A1) atau nilai yang dijadikan kunci
dalam pencarian data. Nilai bisa berupa teks atau angka.
b.
Lookup_value harus berada pada baris atau kolom pertama tabel penyimpan data.

c.

Tidak berlaku case sensitive untuk lookup_value. Teks Jan, JaN, atau JAN dianggap
sama oleh Excel.
d.
Lookup_value berupa teks harus diberi tanda petik dua ("").
Contoh: =HLOOKUP("feb";$A$6:$J$7;2;FALSE).
e.
Contoh berikut menggunakan lookup_value sel referensi A10. Keuntungan
menggunakan sel referensi adalah apabila isi sel berubah, kita tidak perlu mengubah
sintaksnya.

Contoh: Rate untuk Jan adalah 2,5. Bila kita ingin mendapatkan Rate untuk Feb, isi sel A10
cukup diganti ke Feb dan Rate pada sel B10 akan otomatis berubah menjadi 3 tanpa harus
mengedit sintaks.

Tentang Table_array
Table_array adalah tabel atau range yang menyimpan data yang ingin dicari.
Table_array bisa ditulis seperti berikut:
a.
=VLOOKUP(B12;A3:B6;2;FALSE)
Table_array: A3:B6. Jika formula di-copy paste ke baris berikutnya, hasilnya bisa error.
Untuk itu sebaiknya gunakan cara b dan c.

b.

=VLOOKUP(B12;$A$3:$B$6;2;FALSE)
Table_array $A$3:$B$6 menggunakan absolute reference (simbol $).

c.

=VLOOKUP(B12;Tabel_Komisi;2;FALSE)
Table_array menggunakan nama (Tabel_Komisi).
Cara memberi nama: pilih range (kumpulan sel) dan klik kanan. Pilih Name a Rangedan
ketik nama tabel di kotak Name. Klik OK.

Tentang Range_lookup
a.

Range_lookup adalah nilai logika TRUE atau FALSE, dimana kita ingin fungsi
VLOOKUP atau HLOOKUP mengembalikan nilai dengan metode kira-kira (TRUE) atau
mengembalikan nilai secara tepat (FALSE).
b.
Range_lookup tidak wajib ditulis. Bila dikosongkan, maka range_lookup
menggunakan metode kira-kira (TRUE).
c.
Logika TRUE juga bisa ditulis dengan angka 1 dan FALSE ditulis dengan angka 0
(nol).

d.

Untuk penggunaan logika TRUE, kolom atau baris pertama tabel yang menyimpan
data yang dicari (lookup_value) harus diurutkan secara ascending (dari nilai terendah ke
nilai tertinggi).

Contoh penggunaan range_lookup logika TRUE

Penjelasan Tabel
Kolom Komisi pada Tabel Perhitungan Komisi akan diisi berdasarkan data di Tabel
Komisi. Dimana untuk Jumlah Penjualan 1.000.000 - 4.999.999 mendapatkan komisi 3%,
5.000.000 - 9.999.999 mendapatkan komisi 5%, dan seterusnya.
Sintaks untuk mengisi sel C13: =VLOOKUP(B13;$A$3:$B$7;2;TRUE)
Lookup_value: nilai sel B13, yaitu 3.000.000.

Table_array: range $A$3:$B$7 pada Tabel Komisi.

Col_index_num: mengambil nilai dari kolom 2 (kolom Komisi - Tabel Komisi).

Range_lookup: menggunakan metode kira-kira (TRUE). Dimana bila tidak


menemukan lookup_value dengan nilai yang sama (3.000.000), maka cari nilai terdekat

yang lebih kecil dari lookup_value. Nilai yang lebih kecil adalah 1.000.000, dengan begitu
nilai yang dikembalikan adalah 3%.

Selanjutnya formula disalin ke sel berikutnya (C14:C17). Hasilnya adalah seperti


tabel berikut ini.

Metode kira-kira (TRUE) mengharuskan data pada kolom atau baris pertama yang
berisi lookup_value pada table_array diurutkan dari nilai terkecil ke nilai terbesar. Bila
tidak, akan mendapatkan nilai error seperti contoh berikut.

Contoh penggunaan range_lookup logika FALSE

Penjelasan Tabel
Kolom Harga pada Tabel Penjualan akan diisi berdasarkan data dari Tabel Size.
Sintaks untuk mengisi sel C12: =VLOOKUP(B12;$A$3:$B$6;2;FALSE)
Lookup_value: nilai sel B12, yaitu M.

Table_array: range $A$3:$B$6 pada Tabel Size.

Col_index_num: mengambil nilai dari kolom 2 (kolom Harga - Tabel Size).

Range_lookup: menggunakan metode pengembalian nilai secara tepat


(FALSE). Dimana bila tidak menemukan lookup_value dengan nilai yang sama (M), maka
kembalikan nilai error.

Selanjutnya formula disalin ke sel berikutnya (C13:C16). Hasilnya adalah seperti


tabel berikut ini.

Tabel berikut merupakan contoh pengembalian nilai error (#N/A), karena XXL tidak
terdapat pada Tabel Size. Untuk mencegah terjadi salah ketik, gunakan validasi data
seperti pada tutorial ini: Cara Validasi Data yang Diinput pada Lembar Kerja Excel .

Ada saran atau pertanyaan?


Contoh dan penjelasan lain untuk VLOOKUP dan HLOOKUP juga ada di artikel ini:Cara
Menggunakan Fungsi VLOOKUP dan HLOOKUP di Excel .
Bila Anda memiliki tip trik, saran atau pertanyaan untuk topik ini, silakan sampaikan di
kotak komentar. Terima kasih.

Rumus Hlookup Dan Vlookup Excel


VLOOKUP
Mencari nilai di kolom paling kiri dari suatu tabel, dan kemudian menghasilkan nilai
dibaris (row) yang sama dari kolom yang anda tentukan dalam tabel. Gunakan rumus

VLOOKUP sama seperti HLOOKUP dimana nilai yang akan Anda cari berada di kolom
sebelah kiri dari data yang akan Anda cari. Arti V dalam VLOOKUP adalah Vertical.
Cara Penulisan (Syntax)
VLOOKUP(lookup_value,table_array,col_index_num,range_lookup)
Lookup_value adalah nilai yang akan dicari dari kolom pertama di sebuah array/range.
Lookup_value dapat berupa nilai atau pun text.
Table_array adalah table data atau informasi dari data yang akan kita cari.
1. Jika kita memiliki banyak nilai yang sama dari data yang yang akan kita cari, maka
nilai pertamalah yang akan dipakai dan nilai-nilai berikutnya akan diabaikan.
2. Anda sebaiknya mengurutkan table data sumber secara Ascending apabila Anda
menghendaki nilai pertama sesuai urutan yang akan kita ambil/pakai.
3. Nilai dari kolom pertama dari table_array dapat berupa text, nomor, atau nilai logika.
4. Hurup besar maupun huruf kecil sama saja atau tidak dipermalahkan dalam
penggunaan rumus ini.
Col_index_num adalah nomor urut kolom dari tabel data yang kita
pakai (table_array) dimana nilai yang akan kita ambil berada pada
kolom tersebut. Kolom pertama dari col_index_num memiliki
urutan 1 dalam table_array; kolom kedua dari col_index_num
memiliki urutan 2 dalam table_array, dan begitu seterusnya. Jika
col_index_num kurang dari 1, VLOOKUP akan menghasilkan nilai
#VALUE! Atau nilai yang salah (error value); jika col_index_num
melebihi jumlah kolom dalam table_array, VLOOKUP akan
menghasilkan nilai #REF! atau nilai yang salah pula (error value).
Range_lookup adalah nilai logika yang menentukan apakah
Anda menghendaki untuk mencari nilai yang sama persis atau nilai
yang mirip sama/hamper sama dari nilai Lookedup_value yang kita
tentukan sebelumnya. Jika BENAR, nilai yang sama persis akan
dihasilkan. Dengan kata lain, jika nilai yang tepat atau sama persis
tidak ditemukan, maka nilai yang lebih besar dari nilai lookup_value
akan dihasilkan/diambil. Jika SALAH, VLOOKUP akan mencari nilai
yang sama persis atau tepat. Dan jika tidak ditemukan, maka akan
manghasilkan nilai #N/A.

Metode 1
Blok atau pilih kolom yang berisi data dari sel B4:D8
Ketik sebuah nama range didalam kotak nama (name box). Sebagai contoh, ketik nama
range kode, kemudian tekan enter

Pada sel D14, ketik rumus : =VLOOKUP(B14,kode,2,0)


Pada sel E14, ketik rumus : =VLOOKUP(B14,kode,2,0)
Maka akan menjadi seperti ini :

HLOOKUP
Rumus Hlookup
Lookup_value
nilai pada sel sebagai kunci yang akan dicari dalam tabel
array.
Table_array
Table dimana tempat data yang akan dicari
Row_index_num
Baris yang keberapa yang akan dicari. Nilai dari
Row_index_num tidak boleh lebih dari jumlah kolom dari data
Table_array, jika lebih akan menghasilkan nilai #REF
Range_lookup

Diisi dengan true(1) atau false(0). Jika diisi dengan true(1),


Table_array harus disusun secara urut, oleh sebab itu sebagai
amannya menghindari salah mencari data pakai nila false(0)
CONTOH :

METODE 1 :

METODE 2
Blok atau pilih kolom yang berisi data dari sel B6:M8
Ketik sebuah nama range didalam kotak nam (name box). Sebagai contoh, ketik nama
range Data, kemudian tekan enter
* Pada sel C13, kita ketik rumus :
=HLOOKUP(B13,kode,2,0)
* Pada sel D13, kita ketik rumus :
=HLOOKUP(B13,kode,3,0)
Sehingga menjadi Seperti berikut :

Semoga bermanfaat dan silahkan anda mencoba kembali. Perhatikan terlebih dahulu
agar anda tidak salah termasuk dalam penulisan syntax kode nya.