Anda di halaman 1dari 16

LAPORAN KASUS

GANGGUAN ANXIETAS MENYELURUH


KELOMPOK 5

RIWAYAT PSIKIATRI
Identitas Pasien
Nama : Ny. Tinah
Umur
: 35 th
Jenis kelamin
: Perempuan
Agama : Islam
Suku
: Jawa
Alamat : Pucang gading
Pekerjaan : Cleaning service
Pendidikan tertinggi : SD
Status pernikahan : Menikah
Tanggal MRS : 11 April 2013

ANAMNESIS
Tanggal :11 April 2013

Jam : 09.00

Keluhan utama :
Autoanamnesis : Sulit tidur
Alloanamnesis : Perjalanan penyakit sekarang :
1 tahun sebelumnya mengalami sulit
tidur, cemas , perasaan tidak enak dan
takut celaka namun masih bisa diatasi,
GAF 80 - 71

8 bulan sblm datang gejala mulai menetap


dan mengganggu ditambah enak, berdebardebar, dan berkeringat dingin dan
mengganggu pekerjaan. Pasien sering
ditegur atasannya yang baru,
GAF 70-61
1 minggu sblm datang gejala bertambah
sakit perut, sedih, hilang nafsu makan dan
sering menangis karena diperingatkan
atasannya ttg pemecatan. Pasien lebih suka
menyendiri dan diam.GAF 60-51
Riwayat dahulu : riwayat psikiatri, penyakit
medis dan penggunaan obat disangkal

Kurva GAF & Perjalanan


Penyakit
60-51

70-61

80-71

90-81

100-91

1 th

8 bln

1 minggu

RIWAYAT PRAMORBID
1. Prenatal dan perinatal : anak terakhir

memiliki 4 saudara, persalinan normal, ASI


eksklusif (-), susu formula (+)
2. Masa anak awal : ibu meninggal saat usia 2

bulan, di asuh adik ibu, perhatian kurang,


nafsu makan tinggi, tolet training usia 3
tahun, hub. Dengan saudara tidak baik
3. Masa anak pertengahan : ngompol sampai 4

tahun, iri kepada teman yg diantar orang tua,


putus sekolah

PEMERIKSAAN STATUS MENTAL


Gambaran umum
1. Penampilan :
. Kebersihan : cukup
. Kerapian : cukup
2. Perilaku dan aktivitas psikomotor :
a) Tingkah laku : normoaktif
b) Sikap : kooperatif
c) Sikap terhadap pemeriksa :
kooperatif
d) Kontak psikis : ada, wajar, dapat
dipertahankan

Mood dan afek


1. Mood: anxietas
2. Afek : sesuai
3. Ekspresi emosi yang lain :
a) Pengendalian : cukup
b) Stabilitas : stabil
c) Echt unecht : sungguh-sungguh
d) Dalam / dangkal : dalam
e) Arus emosi : cukup
f) Empati : dapat diraba rasakan
g) Skala diferensiasi : cukup

Pembicaraan
1. Kualitas : cukup
2. Kuantitas : cukup
3. Bicara spontan : cukup
4. Sulit mulai bicara / sulit ditarik : cukup
5. Kecepatan bicara / lambat bicara : cukup
.Gangguan persepsi : tidak ada halusinasi

dan ilusi
.Pikiran
1. Bentuk pikir : realistis
2. Arus pikir : lancar
3. Isi pikir : normal (tidak terdapat waham
dan delusi)

Sensorium dan kognitif


1. Kesiagaan dan tingkat kesadaran :
2.
3.

4.
5.
6.
7.

jernih
Orientasi : tempat, waktu, personal,
situasional dalam keadaan baik
Daya ingat : segera, jangka pendek,
jangka menengah, jangka panjang
dalam keadaan baik
Konsentrasi dan perhatian : menurun
Kemampuan visuo spasial : baik
Pikiran abstrak : baik
Sumber informasi dan kecerdasan :
kurang (pendidikan rendah)

Pengendalian impuls : cukup


Tilikan : sadar bahwa

penyakitnya disebabkan oleh


sesuatu yang tidak diketahui
pada diri pasien (derajat 4)
Empati : baik
Intelegensia : cukup
Pertimbangan : baik
Realibilitas : dapat dipercaya

Pemeriksaan Fisik
KU: Baik
Kesadaran : kompos mentis (GCS: 15)
VITAL SIGN:
a. Tensi : 120/90 mmHg
b. RR

: 20x/ menit,
c. Nadi : 110x/ menit, isi tegangan cukup, regular
d. suhu axilla: 37oC
.BB: 55 kg, TB: 1,50 m, BMI 24,4 (kesan
overweight)
.Status internus dalam batas normal
.Status neurologis dalam batas normal

DIAGNOSIS BANDING
Gangguan cemas menyeluruh
Gangguan campuran anxietas dan depresi
DIAGNOSIS MULTIAKSIAL
Axis 1 : F. 41.1 gangguan cemas menyeluruh
Axis 2 : Z.03 .2 tidak ada gangguan diagnosis
axis 2
Axis 3 : tidak ada diagnosis
Axis 4 : masalah pekerjaan
Axis 5 : GAF satu tahun terakhir 80-71
GAF 8 bulan terakhir 70-61
GAF saat datang 60-51

Penatalaksanaan
Psikoterapi
1. Terapi kognitif perilaku
2. Terapi suportif
3. Terapi berorientasi tilikan
.Farmakologi

Golongan benzodiazepine sebagai


drug of choice
diazepam PO 5 mg x 2 tab perhari

PROGNOSIS
Dalam kasus ini prognosis pasien adalah
dubia ad bonam ditinjau dari tidak
adanya faktor genetik, onset yang lambat,
kepribadian premorbid penderita yang
mampu menyesuaikan diri dengan
lingkungannya baik di tempat kerja
maupun interaksi sosialnya,
pergaulannya, dan tidak mempunyai sifat
tergantung pada orang lain, status marital
menikah, adanya support lingkungan, dan
respon terapi yang baik.

WASSALAMUALLAIKUM ,
WR. WB.