Anda di halaman 1dari 2

Sejarah sebagai Kajian Budaya (Dr.

Djoko Marihandono)

Mengapa penting memahami pendekatan Les Annales dalam menganalisis


kajian budaya, khususnya dalam bidang sejarah dan bagaimana
perkembangan selanjutnya khususnya dalam menganalisis kebenaran sejarah?
Jelaskan pendapat Saudara!

Pendekatan Les Annales dalam menganalisis kajian budaya, khususnya dalam


bidang sejarah penting untuk dipahami karena Les Annales adalah pelopor dari suatu
“penemuan besar” dalam penulisan sejarah, yaitu metodologi struktural yang muncul
pertama kali di Perancis dan berkembang pesat di seluruh dunia hingga akhir abad
XX.

Madzhab Les Annales lahir sebagai bentuk kritik terhadap sejarah yang
menggunakan paradigma Ranke atau disebut juga mazhab methodique. Para pendiri
mazhab Les Annales mengkritik mazhab methodique yang hanya menulis sejarah
tentang tokoh- tokoh terkenal dan peristiwa- peristiwa penting karena menurut
pandangan mazhab methodique, sejarah ditentukan oleh tindakan tokoh- tokoh dan
peristiwa- peristiwa tersebut. Jadi, menurut mereka, sejarah tidak meliputi orang-
orang biasa.

Sebaliknya, mazhab Les Annales melakukan penelitian sejarah dengan


menggunakan metodologi struktural. Metodologi struktural memandang manusia
sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari struktur yang ditentukan baik dari posisi
maupun dinamika kehidupannya oleh perubahan struktur tersebut. Mazhab Les
Annales berpendapat bahwa sejarah tidak boleh hanya berfokus pada tokoh- tokoh
ternama tetapi harus juga berfokus pada seluruh lapisan masyarakat yang membentuk
suatu struktur tertentu. Selain itu, Mazhab Les Annales berfokus tidak hanya pada
bidang politik tetapi seluruh aktivitas kehidupan manusia di dalam kehidupan
masyarakat yang sangat heterogen. Oleh karena itu, mazhab Les Annales merintis
penggunaan pendekatan interdisipliner, yaitu menggunakan ilmu bantu dari bidang
ilmu lain untuk mempertajam analisis tentang perubahan struktur, sehingga
metodologi struktural menjadi kajian multidimensional dalam ilmu sejarah

1
Mazhab Les Annales juga lebih maju daripada mazhab methodique karena
mazhab Les Annales meneliti mentalite suatu masyarakat. Mentalite berbeda dengan
mentalitas dalam bahasa Indonesia. Istilah mentalitas dapat mengacu pada keadaan
(mental) dari satu orang dan sekelompok orang atau masyarakat sedangkan istilah
mentalite hanya mengacu pada keadaan (mental) sekelompok orang atau masyarakat.
Sejak tahun 1950- 1960, mereka yang tergabung dalam kelompok Les Annales
membagi penelitiannya dalam bidang geografi sejarah, sejarah ekonomi, demografi
historis. Lalu, mulai tahun 1970, bidang kajiannya diperluas lagi, ditambah dengan
sejarah mentalite. Oleh karena itu, mazhab Les Annales tidak hanya meneliti
dokumen berupa arsip saja tetapi juga mata uang, pedang, dan bahkan sampai pada
pemulasaran jenazah.

Sampai sekarang, metodologi struktural masih digunakan oleh para sejarawan


untuk merekonstruksi peristiwa sejarah, khususnya yang menempatkan perubahan
struktur masyarakat sebagai tema.

Daftar Pustaka

Hartojo, J. Kadjat. 2002. Strukturalisme dalam Perkembangan Ilmu Sejarah. Jakarta:


Wedatama Widya Sastra.

Burke, Peter. Mazhab Annales 1929- 1989 Revolusi Sejarah Perancis. Bogor:
Akademia.

Anda mungkin juga menyukai