Anda di halaman 1dari 3

RESUME

SEMINAR NASIONAL
Dibuat Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Mata Kuliah
Teknik Pemercontoan
Pada Program Studi Pertambangan Fakultas Teknik
Universitas Islam Bandung 2014/1436

Disusun oleh :
Nama : M.Tasrik Hi Malik
NPM : 10070111028

JURUSAN TEKNIK PERTAMBANGAN


FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS ISLAM BANDUNG
1436 H / 2014 M

RESUME SEMINAR NASIONAL

A. PT NEWMONT NUSA TENGGARA


PT Newmont Nusa Tenggara dibawakan oleh pembicara bernama bapak
Yan

Adriyansyah.

PT

Newmont

mengaplikasikan

sistem

penambangan

permukaan (surface mining) dengan metode open pit. Tampilan dari sistem open
pit yaitu berupa kawah. Semua aktifitas seperti Blasting Digging, Hauling,
Loading, Surveying, dan beberapa aktifitas lainnyadilakukan didalam pit.
Area pertambangan Batu Hijau tersusun oleh batuan yang berbeda beda
disetiap zona alterasinya. Zona zona yang terlapukkan menjadi perhaian bagi
ahli geologi dan geoteknik, karena zona inilah yang menjadi zona yang
kemungkinan besar terjadi longsor.
Adapun jenis longsoran yang terjadi di PT Newmont berdasarkan pembicara
ada dua jenis yaitu longsoran bidang dan longsoran baji, oleh sebab itu
dilaksanakan pendekatan soil mechanices untuk mendapatkan nilai indeks
plastisitas. Nilai indeks plastisitas ini akan dikorelasikan dengan grafik.
Teknologi yang digunakan PT Newmont untuk memantau lereng, yaitu
dengan menggunakan sistemradar dan robotic total station, dimana kedua alat
ini akan menscan secara keseluruhan lereng yang nantinya akan di input ke
komputer pusat / pengoleh data pusat.
Adapun teknologi yang digunakan untuk mengontrol kadar air dan curah
hujan, yaitu pipa penampung yang terkoneksi ke satelit yang akan dirport melalui
e-mail setiap pukul 06.00. Keunaannya yaitu agar para ahli geotek tidak perlu
pergi kelapangan pun sudah mengetahui kondisi yang ada dilapangan.

B. PT VALE INDONESIA
PTVale Indonesia dulu adalah PT Inco, namun sekarang diubah menjadi PT
Vale Indonesia yang merupakan anak dari perusahaan asing yaitu PT Vale
Canada, dengan 38 cabang di berbagai negara di 5 benua.
PT Vale Indonesia menerapkan sistem penambangan surface mining denan
metode selectife mining. Adapun bahan galiann yang ditambang adalah bijih
Nikel lapisan yang ekonomis ditambang yaitu lapisan satrolite, sedangkan
lapisan yellow limonite masih belum ekoomis.

Lapisan yellow limonite ini akan ekonomis apabila teknologi peningkatan


kadar pada nikel sudah diterapkan di perusahaan ini. Adapun teknologi yang
digunakan yaitu HPAL. Cut of Gradedari nikel di daerah Sorowako iniadalah 1,5
%.
Penggunaan alat berat dalam menggambil bahan galian nikel tidak
sembarangan., mengingat bahan endapan nikel sangat rentan dengan
pencampuran mineral-mineral lain yang berada disampingnya atau sering
disebut dengan salting.