Anda di halaman 1dari 24

57

BAB III
PELANGGARAN HAM YANG DILAKUKAN ISRAEL TERHADAP
PALESTINA

A. Tinjauan Umum HAM


1. Pengertian HAM secara umum
Hak Asasi Manusia adalah seperangkat hak yang melekat pada hakikat dan
keberadaan manusia sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Kuasa dan
merupakan anugerah-Nya yang wajib dihormati, dijunjung tinggi dan
dilindungi oleh negara, hukum, Pemerintah dan setiap orang, demi kehormatan
serta perlindungan harkat dan martabat manusia (Pasal 1 angka 1 UU No. 39
Tahun 1999 tentang HAM dan UU No. 26 Tahun 2000 tentang Pengadilan
HAM).1
2. Deklarsi Universal Hak Asasi Manusia
Tiga tahun setelah PBB berdiri, Majelis Umum mencanangkan Pernyataan
Umum tentang Hal-hak Asasi Manusia (Universal Declaration of Human
Rights) pada tanggal 10 Desember 1948. Dapatlah dikatakan bahwa Deklarasi
tersebut merupakan tonggak sejarah bagi pengembangan HAM, sebagai
standarumum untuk mencapai keberhasilan bagi semua rakyat dan semua
bangsa.
Pasal 1 dan 2 Deklarasi menegaskan bahwa semua orang dolahirkan dan
hak-hak yang sama dan berhak atas semua hak dan kebebasan sebagaimana
yang dipetapkan sebagai Deklarasi tanpa membeda-bedakan baik dari ras,
1

http://www.ham.go.id/index.php?option=com_content&view=article&id=171:pengertianpengertian-hak-asasi-manusia&catid=14:berita-seputar-dirjen-ham&Itemid=134

58

warna kulit, jenis kelamin, agama, pandangan politik maupun yang lain, asalusul kebangsaan atau social, hak milik, kelahiran, atau kedudukan yang lain.
Sedangkan Pasal 3 sampai 21 Deklarasi tersebut menempatkan hak-hak sipil
dan politik yang menjadi hak semua orang. Hak-hak itu antara lain:
a)

Hak untuk hidup;

b)

Kebebasan dan kemana pribadi;

c)

Bebas dari perbudakan dan penghambaan;

d)

Bebas dari penyiksaan dan perlakuan maupun perlakuan hukum


yang

kejam, tak berprikemanusiaan ataupun yang merendahkan

derajat kemanusiaan;
e)

Hak untuk memperoleh pengakuan hukum dimana saja sebagai


pribadi;

f)

Hak untuk pengampunan hokum yang efektif;

g)

Bebas dari penangkapan, penahanan atau pembuangan yang


sewenang- wenang;

h)

Hak untuk peradilan yang adil dan dengan pendapat yang dilakukan
oleh pengadilan yang independen dan tidak memihak;

i)

Hak untuk paduga tak bersalah;

j)

Bebas dari campur tangan sewenang-wenang terhdap keleluasaan


pribadi, keluarga, tempat tinggal maupun surat-surat;

k)

Bebas dari serangan kehormatan dan nama baik;

l)

Hak atas perlindungan hukum dari serangan semacam itu;

59

m)

Bebas bergerak, hak untuk memperoleh suaka, hak atas sustu


kebangsaan,

hak untuk menikah dan memebntuk keluarga, hak

untuk mmepunyai hak milik;


n)

Bebas berpikir, berkesadaran dan beragama, dan menyatakan


pendapat;

o)

Hak untuk menhimpun dan berserikat, hak untuk ambil bagian


dalam pemerintahan dan hak atas akses yang sama terhadap
pelayanan masyarakat.

Pasal 22 sampai 27 dari Deklarasi tersebut berisikan hak-hak ekonomi


social dan kebudayaan yang menjadi hak semua orang. Hak-hak ini antara
lain: Hak atas jaminan social, hak untuk bekerja, hak untuk bergabung dan
membentuk dan bergabung pada serikat-serikat buruh, hak ats istirahat dan
wakru senggang, hak atas standar hidup yang pantas di bidang kesehatan dan
kesejahteraan, hak atas pendididkan, hak untuk berpartisipasi dalam
kebudayaan masyarakat.
3. Hubungan Hak Asasi Manusia dan Hukum Humaniter
Kesadaran akan adanya hubungan hak asasi manusia dan hukum humaniter
baru terjadi pada akhir tahun 1960-an. Berbeda dengan hak asasi manusia
yang penekanan penerapannya lebih pada situasi damai atau bukan situasi
perang, hukum humaniter berlaku dan diterapkan hanya dalam situasi perang.
Dalam konteks ini perang diartikan sama dengan sengketa bersenjata di mana
ada dua pihak atau lebih yang terlibat dalam suatu situasi saling bertentangan
atau konfrontatif, dan masing-masing pihak telah menggunakan kekuatan
angkatan bersenjatanya. Sekalipun berbeda dalam hal waktu penerapannya,

60

hukum humaniter dan hak asasi manusia pada hakekatnya mempunyai tujuan
yang sama, yaitu memberikan perlindungan kemanusiaan kepada mereka yang
berada dalam situasi yang lemah.2
Pengertian Hukum Humaniter sendiri menurut Depatremen Hukum dan
Perundang-undangan adalah bahwa hukum humaniter sebagai keseluruhan
asas, kaidah dan ketentuan internasional baik tertulis maupun tidak tertulis
yang mencakup hukum perang dan hak asasi manusia, bertujuan untuk
menjamin penghormatan terhadap harkat dan martabat seseorang.3
Aspek pelanggaran hak asasi manusia dan pelanggaran hukum humaniter
serta prosedur dan mekanisme penegakannya erat terkait dengan hukum
pidana internasional. Tentu saja tidak semua pelanggaran hak asasi manusia
dapat dimasukkan dalam lingkup hukum pidana internasional. Sebaliknya
semua pelanggaran hukum humaniter (atau yang biasa disebut dengan
kejahatan perang) termasuk dalam lingkup hukum pidana internasional. Hanya
pelanggaran-pelanggaran hak asasi manusia tertentu saja yang termasuk dalam
lingkup hukum pidana internasional, yaitu genosida dan kejahatan terhadap
kemanusiaan, yang keduanya dikategorikan sebagai gross violation of human
rights atau pelanggaran berat hak asasi manusia.4
1.1 Aturan Pokok Hukum Humaniter
Haryomataram ada dua aturan pokok dalam Hukum Humaniter, yaitu:

Wahyu Wagiman, Hukum Humaniter dan Hak Asasi Manusia (Jakarta: Lembaga Studi dan
Advokasi Masyarakat, 2005)
3
Arlina Permanasari, Pengantar Hukum Humaniter (Jakarta: Miamita Print, 1999)
4

Ibid

61

a) Hukum yang mengatur mengenai cara dan alat yang boleh dipakai
untuk berperang (Hukum Den Haag)
b) Hukum yang mengatur mengenai perlindungan terhadap kombatan
dan penduduk sipil akibat perang (Hukum Jenewa)
1.2 Asas-asas Hukum Humaniter
a)

Asas Kepentingan Militer


Berdasarkan asas ini maka pihak yang bersengketa dibenarkan

menggunakan kekerasan untuk menundukkan lawan demi tercapainya


tujuan dan keberhasilan perang.
b)

Asas Perikemanusiaan
Berdasarkan asas ini maka pihak yang bersengketa diharuskan

untuk memperhatikan perikemanusiaan, dimana mereka dilarang untuk


menggunakan kekerasan yang dapat menimbulkan luka berlebihan atau
penderitaan yang tidak perlu.
c)

Asas Kesatriaan
Asas ini mengandung arti bahwa di dalam perang, kejujuran harus

diutamakan. Penggunaan alat-alat yang tidak terhormat, berbagai tipu


muslihat dan cara-cara yang bersifat khianat dilarang.

B. Pelanggaran HAM yang di Alami oleh Rakyat Palestina


Pihak Israel selalu menggunakan jalan militer untuk menyelesaikan konflik
yang terjadi. Ia seolah-olah berperan sebagai negara bebas melanggar hukum
internasional dan mengubah diri menjadi negara yang haus darah. Bahkan, dengan
rasa bangga militer Israel memamerkan foto-foto pengebomannya itu di dunia

62

maya agar dunia menyaksikan kebiadabannya. Satu orang warga Israel yang tewas
akibat serangan kelompok pejuang Palestina selalu dibalas dengan ratusan nyawa
manusia-manusia yang tidak berdosa. Berbagai gencatan senjata yang seringkali
diusahakan malah justru berakhir dengan perang yang lebih besar, tidak lain bahwa
gencatan senjata dimanfaatkan oleh Israel untuk melunakkan tekanan negaranegara di dunia.5
Israel adalah penjahat perang dan pelanggar HAM

paling kejam. Israel

melakukan pembantaian massalyang konsisten dan kontinyu terhadap Palestina,


menebar terir dan ketakutan, penangkapan dan penghapusan kebebasan,
penyiksaan di luar batas kemanusiaan, penggusuran dan deportasi secara besarbesaran dan brutal, penghancuran sarana pendidikan, penghancuran ekonomi,
memutus akses jalan dari segala lini, dan larangan beribadah.6
Berikut uraian pelanggaran yang dialami oleh rakyap Palestina.
1. Bentuk
1.1

Teror
Freedom from fear atau kebebasan dari ketakutan merupakan satu

dari empat kebebasan mendasar (The Four Freedom) yang disebutkan oleh
Benyamin Franklin. Artinya setiap manusia seharusnya memiliki hak untuk
merasa aman dari ancaman apapun. Teror Israel dilakukan dengan
terencana untuk menebarkan ketakutan di kalangan warga Palestina. Setiap
hari perkampungan-perkampungan dan bahkan kamp-kamp pengungsian
(yang tanpa lantai dan hanya beratap seng) diserbu oleh Israel. Pesawat5

Muhibin A. M, Menyikapi Konflik Palestina Israel, dalam http://newspaper.pikiranrakyat.com/prprint.php?mib=beritadetail&id=51327


6
Shofwan Al Banna Palestine Emang Gue Pikirin (Yogyakarta: Pro You)

63

pesawat vanggih Israel (yang sebagian disuplai oleh Amerika Serikat)


seperti F-16 dan helicopter Apache berputar-putar di atas kepala anak-anak
Palestina.
Tentara-tantara Israel dengan Tank Merkava dan panser canggih
mereka setiap hari berpatroli di wilayah Palestina dan menembaki orang
seenaknya, termasuk anak-anak, wanita, dan orang tua. Tentara Israel
menghilangkkan kebosanan dengan mencegat seorang anak kecil yang baru
pulang sekolah kemudian menyiksanya atau minimal memukulinya.
1.2

Penyanderaan dan Pembantaian


Pembantaian massal atau sering disebut dengan istilah genosida7 yang

terjadi di Palestina terjadi sejak adanya gerakan zionisme8, deklarasi negara


Israel, sampai sekarang.
1.3

Blokade dan Isolasi


Di Palestina setiap tempat di jaga oleh tentara Israel. Salah satu yang

apaling menerikan adalah tembok rasialis yang dibangun dengan alasan


keamanan. Tembok ini tingginya 8 meter (jauh lebih tinggi dari Tembok
Berlin yang dianggap sebagai tembok rasialis) dan dilengkapi dengan kawat
berduri yang dialiri listrik. Tembok ini juga dilengkapi dengan tentara
bersenjata lengkap.
Pembungkus Jerussalem memisahkan orang Palestina satu sama
lainnya, membagi Tepi Barat menjadi 2 bagian dan mengisolasi secara total
Jerusalem Timur dari Tepi Barat lainnya. Tembok ini juga meniadakan sisa
7

Genosida (genocide) adalah pembantaian massal yang bertujuan menghilangkan suatu kelompok
masyarakat, seperti kelompok etnik (ethnic cleansing) atau agama.
8
Zionisma adalah satu nama gerakan politik orang keturunan Yahudi yang didirikan tahun 1897
dengan maksud mendirikan satu negara Yahudi di Palestina.

64

ruang yang tersedia bagi pertumbuhan orang Palestina dan dilain pihak
menyediakan fasilitas bagi pembangunan dan perluasan pemukiman yang
di design untuk menyediakan rumah bagi 15.000 orang pemukiman baru
Yahudi dan rencana Dewan Kota Jerussalem bentukan Israel untuk
membangun 3 lagi pemukiman baru di Jerussalem Timur untuk 100.000
pemukim Israel yang baru.
Israel memberlakukan serangkaina kebjaksanaan pembagian wilayah
yang sangat diskriminatif Yang dimaksudkan untuk mempersulit orangorang Palestina membangun diatas tanah merekan yang tersisa atau
memperluas bangunan yang telah ada. Akibatnya terjadi penumpukan
penduduk yang sangat parah di Jerussalem Timur, persoalan yang hanya
memperburuk situasi mengingat penduduk terus berkembang.
1.4

Pembatasan Mobilitas
Sementara mobilitas orang-orang Palestina telah menjadi perhatian

utama pendudukan Israel sejak tahun 1967. Mulai 1993, pos penjagaan
militer Israel disepanjang perbatasan tahun1967 dan antara kotapraja
Jerusalem yang ditentukan secara sepihak oleh Israel, dan wilayah lainnya
di Tepi Barat, dan surat izin diwajibkan bagi orang Palestina yang tidak
bertempat tinggal di Jerusalem yang ingin berkunjung kesana.
Pembatasan perjalanan ini memungkinkan Israel untuk merintangi
orang Palestina alses ke tanah-tanah mereka yang disita dan melarang atau
membatasi mereka menggunakan jalan-jalan bebas hambatan (by pass).
Dalam melakukan semua ini, pembatasan perjalanan telah menjadi
penyebab utama dalam kemunduran ekonomi Palestina, dan menjadi

65

kenaikan kemiskinan dan pengangguran yang kronis. Laporan Bank Dunia


yang dipublikasikan pada bulan Mei 2007 menyatakan bahwa pemulihan
ekonomi dan kesinambungan pertumbuhan di Tepi Barat membutuhkan
peninjauan

ulang

praktek-praktek

penutupan,

pemulihan

hak-hak

berpergian dan mengkaji kontrol Israel terhadap pencatatan penduduk dan


cara-cara lain yang mengatur penduduk yang diam di Tepi Barat dan Jalur
Gaza. 9
1.5

Larangan Beribadah
Salah satu hak paling asasi yaitu beribadah juga dilabggar oleh Israel.

Israel memberlakukan aturan-aturan tidak masuk akal seperti larangan


berjamaah di mesjid-mesjid tertentu untuk para pemuda dan orang dewasa
yang usianya di bawah 40 tahun. Mereka takut masjid menjadi basis
perlawanan dan tempat ngumpulnya para pejuang.
Selain itu, ribuan tempat ibadah dihancurkan dan tidak difungsikan
lagi. Banyak masjid yang diratakan dan diganti fungsinya menjadi kandang
sapi atau jalan raya. Tidak hanya mesjid saja, Israel juga melakukan
pengepungan dan penghancuran terhadap beberapa gereja penting di
Palestina, yaitu gereja Kiamat atau gereja Natal dan beberapa ratus gereja
lainnya.
1.6

Pelanggaran Perang
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Israel Yigal Palmor dan pihak

Departemen Pertahanan Israel mengatakan bahwa pasukan Israel memang


menggunakan zat fosfor putih, tapi ia membantah zat tersebut digunakan
9

Fariz Al Mehdawi, Derita Palestina Air Mata Kita (Jakarta: Cendikiawan Marhaenis, 2009)

66

secara ilegal. Dephan Israel berdalih, penggunaan fosfor pitih hanya untuk
membuat asap tebal tebal guna menghambat gerak dan perlawanan para
pejuang Palestina.10

Gambar 3.1 Penggunaan Bom yang Mengandung Fosfor


Salah seorang warga Gaza yang menjadi korban senjata kimia Israel,
Sabah Abu Halima mengatakan, kulitnya terbakar dan rasanya sakit sekali.
Rumah Abu Halima di Beit Lahiya, tanggal 5 Januari kemarin dihantam
oleh misil Israel yang menyebarkan fosfor putih. Selain dirinya yang
mengalami luka-luka, serangan itu menyebabkan lima anggota keluarganya
syahid dan empat anggota keluarganya yang lain juga mengalami luka yang
sama.11
2. Kasus-kasus Pelanggaran
1.1 Terorisme
Berikut adalah contoh-contoh dari terorisme itu, sesuai definisi FBI
tentang terorisme:

10
11

http://www.eramuslim.com/berita/dunia/israel-akui-gunakan-fosfor-putih.htm
http://www.eramuslim.com/berita/dunia/israel-akui-gunakan-fosfor-putih.htm

67

a) Tanggal 6 Juli 1938 teroris Al-Atsel meledakkan dua mobil di pasar


Haifa sehingga menewaskan 21 orang dan mengakibatkan 52 orang
lainnya terluka parah.
b) Tanggal 14 Juli 1938 seorang zionis melemparkan granat di pasar
sayur mayur dan membunuh 12 orang.
c) Tanggal 15 Juli 1938 zionis meledakkan granat di fdepan salah satu
mesjid di Al-Quds di atas para jemaah keluar dari mesjid. Peristiwa
ini merenggut 10 orang Palestina dan 30 orang terluka parah.
d) Tanggal 26 Agustus 1938 zionis meledakkan mobil di pasar AlQuds. Peristiwa ini membunuh 34 orang dan melukai 35 orang
lainnya.
e) Tanggal 27 Februari zionis meledakkan dua bom di Haifa dan
membunuh 27 orang. Sementara itu 39 lainnya terluka.12

1.2 Pembantaian
Berikut beberapa contoh pembantaian yang terjdi di Palestina.
a) Pembantaian King David pada tahun 1946
Serangan ini dilakukan oleh organisasi teroris Irgun dan dengan
sepengetahuan David Ben Gurion, pejabat teras Zionis pada masa
itu. Sejumlah 92 orang, terdiri atas orang Inggris, Palestina, dan
Yahudi terbunuh dan 45 orang terluka parah.
b) Pembantaian Baldat Al-Shaikh, 1947

12

Shofwan Al Bana Palestine Emang Gue Pikirin ( Yogyakarta: Pro You), hlm.30

68

Serangan dimulai pada pukul 2 pagi dan berlangsung selama 4


jam. Enam puluh orang Palestina yang tengah terlelap di tempat
tidurnya, yang di antaranya anak-anak, wanita dan orang tua
kehilangan nyawanya karena serangan yang dilakukan oleh 150-200
teroris Zionis.
c) Pembantaian Qabiyyah
Qabiyyah adalah wilayah yang letaknya 22 kilo di sebelah timur
Al Quds. Wilayah yang saat itu dihuni oleh 2000 orang. Luas
kepemilikan tanah warga Qabiyyah saat itu 16504 hektar. Wilayah
yang tadinya tentram itu menjadi saksi sebuah kengerian yang
mengerikan.
Teror itu dimulai pada sore hari pada tanggal 14 Oktober 1953.
Sebanyak 600 tentara Israel menyisir habis dan meratakan desa ini
dengan tanah. Setelah mengisolasi semua penduduknya dari semua
kemungkinan pertolongan, pasukan gila ini menembak segala arah.
Mereka meledakkan seluruh rumah dan membantai penduduknya
tanpa ampun. Pembantaian ini berlangsung selama 32 jam.
d) Pembantaian Shabra Shatilla
Peristiwa ini terjadi pada tanggal 18 September 1982. Israel
menggunakan milisi Palangis di Lebanon untuk menghabisi warga
Palestina yang mengungsi ke Lebanon. Batalyon Palangis ini
menyerang dua perkerkemahan dan menyiksa penduduk serta
membantai wanita, anak-anak dan orang tua.
e) Pembantaian Kafr Qasim

69

Sekitar pukul 17:00 pada tanggal 29 Oktober 1956, daerah di


dekat Tulkram di sebelah selatan ini menjadi saksi tertumpahnya
darah warga Palestina di tangan dingin tentara Israel. SEmua buruh
yang terkumpul terbunuh, jumlahnya sekitar 49 orang, termasuk 14
wanita dan 3 remaja berumur 12-14 tahunan serta 11 anak-anak
kecil.
f) Pembantaian di Mesjid Ibrahim di Hebron
Catatan dari komite Al-Quds, yang menggambarkan : dan
belumlah mereka melengkapi ucapan tasbih kedua dalam sujud
tilawah di Masjid Ibrahim di Hebron, dentuman suara granat dan
serentetan bunyi peluru senjata otomatis terdengar nyaring di
halaman masjid dan peluru menembus kepala, dengkul, dan
pundak mereka yang sedang sholat
Kurang dari 10 menit korban meninggal lebih dari 24 orang dan
350 lainnya cidera berat. Pelakunya hanya satu orang yakni Baruch
Goldstein, orang yang kemudian dianggap pahlawan oleh orangorang Israel di Hebron.
g) Pembantaian Uyun Qara
Pagi hari tanggal 20 Mei 1989 di Uyun Qaara (dekat Tel Aviv),
seorang tentara Israel menembakkan senjara mesinnya ke tengahtengah sekelompok pekerja Palestina yang lagi ngumpul.
h) Pembantaian Qana
Peristiwa ini terjadi

pada tanggal 18 April 1986. Tempat

pengungsi milik PBB tidak luput dari kekejaman Israel. Kemah-

70

kemah yang terletak di Qana, Lebanon itu dihujani Israel dengan


roket dan rudal. Serangan ini secara terng-terangan diperintahkan
oleh Shomon Peres, Perdana Menteri Israel saat itu.
i) Pembantaian Naashiruddin
Pembantaian ini terjadi pada tanggal 13 Mei 1948 di desa yang
terletak di desa yang terletak di dekat Thabriyah. Tidak hanya keji,
Israel juga mempertontonkan kelicikannya. Balatentara zionis
mendatangi perkampungan terseubut dengan kostum Arab. Saat
penduduk setempat berbaik hati menyambut mereka dengan hangat,
mereka memberikan hadiah berupa pembantaian yang tanpa ampun
merenggut nyawa semua yang hidup diperkampungan itu.
j) Pembantaian Bait Darais
Panser-panser zionis menyerbu desa besar bernama Bait Darais
di sebelah timur Gaza pada tanggal 21 Mei 1948. Mereka membabat
habis semua penduduk desa tersebut, Panser dugunakan untuk
meledakkan, membunuh, dan menindas penduduk, termasuk anakanak, perempuan dan orang tua.
k) Pembantaian Deir Yasin
Deir Yasin adalah saksi salah satu pembantaian paling biadab di
dunia. Kampung berpenduduk 600 orang yang terletak di dekat kota
Al-Quda ini diserbu oleh dua kelompok teroris Israel, yaitu AlAlghun (Irgun) dan Stierin yang berjumlah 300 orang diperisai
dengan panser-panser. Mereka menyerang dari rumah ke rumah,
kemudian membantai siapapun yang mereka temui. Setelah itu,

71

kelompok Haganah datang dan mangaburkan semua mayat korban


untuk menghilangkan jejak. Kejadian ini terjadi pada tanggal 9
April1948.
Pada malam 9 April 1948, penduduk Deir Yasin terbangun
karena perintah mengosongkan desa

l) Pembantaian Ad-Duwaimah
Tentara IsraelBatalyon Unit 89 menyerbu desa Ad-Duwaimah
yang terletak di sebelah tenggara kota Hebronnpada tanggal 30
Oktober 1948. Batalion ini dipimpin Moshe Dayyan, tokoh zionis
yang dikagumi Ariel Sharon. Mereka merangsek masuk desa dan
membantai 96 orang dan anak-anak.13

C. Gerakan Perlawanan Masryarakat Palestina


1. Gerakan Nasionalis
1.1 Palestine Liberation Organization (PLO)
Organisasi ini mempunyai sejarah yang sangat penting di Palestina. Ia
adalah perwakilan resmi bangsa Palestina (saat itu gerakan yang
menghimpun mayoritas rakyat Palestina) dan menjadi pengurus Otoritas
Palestina. Palestine Liberation Organization (PLO) atau Organisasi
Pembebasan Palestina (OPP) berdiri tahun 1964 sebagai organisasi paying
untuk para nasionalis Palestina untuk mendirikan negara Palestina yang
merdeka.
13

Shofwan Al Banna Palestine Emang Gue Pikirin (Yogyakarta: Pro You), hlm16-24

72

PLO sendiri terdiri dari beberapa fraksi seperti Fatah (kelompok yang
paling dominan, di mana Arafat berasal), pasukan 17 (Pasukan elit PLO),
Hawari, PLF, dan PLFP yang (belakangan jadi gerakan kiri). Pada
awalnya, PLO dan organisasi-organisasi yang bernaung di bawahnya
mengambil strategi perlawanan.
1.2 Popular Struggle Front (PSF)
Gerakan perlawanan Palestina yang dipimpin oleh Dr. Samir
Ghosheh. Bergabung dengan PLO pada bulan September 1991. Dengan
jumlah tidaklebih dari 300 orang anggota, gerakan ini menyerang Israel
dan kolaborator Arab. Selain di Palestina, gerakan ini beroperasi di Syiria
dan Lebanon. Pendnaan di dukung Syiria dan PLO.
1.3 Palestina Liberation Front (PLF)
Gerakan ini memisahkan diri dari PFLP-GC yang kiri pada akhir
1970-an. Akhirnya terpecah menjadi tiga fraksi: Pro-PLO, Pro-Syiria, dan
Pro-Libya. Fraksi PLO yang palinh dominan dipimpin oleh Muhammad
Abbas, bebasis di Baghdad.
Gerakan ini bertanggung jawab atas beberapa serangan terhadap
Israel, seperti serangan terhadap Kapal penjajah Italia Achille Lauro dan
membunuh warga negara Amerika Serikat, Leon Klinghoffer. Gerakan ini
mendapat dukungan dari Irak, sebelumSaddam Hussein turun dari kursinya.
2

Gerakan Kiri
Yang perlu dicatat dari gerakan kiri ini adalah bahwa mereka cenderung

menggunakan aksi-aksi terorisme. Menurut mereka terorisme Israel harus

73

dibalas dengan terorisme juga. Dengan aksi-aksi seperti ini, jumlah sedikit
tidak jadi masalah.
2.1

Popular Front for the Liberation of Palestine (PLFP)


Didirikan pada tahun 1967 oleh George Habash, gerakan ini

mengambil Marxisme-Leninisme sebagai ideologinya. PLFP adalah


gerakan kiri yang paling besar, yang belakangan terpecah-pecah jadi
kelompok-kelompok kecil. Gerakan ini memandang bahwa perlawanan
Palestina adalah revolusi kelas melawan Imperialisme Barat.
PFLP juga terkenal karena aksi-aksi mereka yang cukup spektakuler,
seperti pembajakan pesawat yang menewaskan 20 warga Negara Amerika.
Aktif sepanjang tahun 1970-an, dan masih menyisakan beberapa aksi kecil
sampai sekrang. Gerakan ini didukung Syiria dan beroperasi di Syiria,
Lebanon, Israel, Tepi Barat, dan Gaza.
2.2

Popular Front for the Liberation of Palestine General Command


(PLFP-GC)
Berpisah dari PLFP pada tahun 1968 karena ingin lebih focus pada

perjuangan militer daripad politik. Gerakan ini sangat memusuhi PLO.


Gerakan ini dipimpin oleh Ahnad Jabril, mantan kapten tentara Syiria.
Gerakan yang didukungSyiria dan Iran ini tidak hanya melakukan aksinya
di Palestina tapi juga di Eropa. Sering menggunakan cara-cara unik untuk
menyerang Israel, seperti balon udara dan terbng laying bermotor.
Sekarang, markas Gerakan ini di Damaskus dan memiliki basis di Lebanon
dengan beberapa ratus orang pendukung.

74

2.3

Popular Front for the Liberation of Palestine Special Commad


(PLFP-SC)
Kelompok Marxis-Leninis ini dibentuk oleh Abu Salim pada tahun

1979 dari satuan khusus PFLP yang sudah tidak berfungsi, yaitu PFLPSpecial Operation Group. Kebanyakan aksinya digelar di Eropa Barat,
seperti pengeboman restoran America di Torrejon, Spanyol. Jumlah
pendukungnya kira-kira 50 orang.
3

Gerakan Islam
Gerakan-gerakan Islam adalah gerakan yang semakin popular di Palestina.

Meskipun disudutkan oleh Israel dan pemerintah Palestina sekaligus, gerakan


ini bisa bertahan karena mengakar di rakyat Palestina. Mereka tidak hanya
menggunakan militer, tapi juga pendidikan, santunan sosial, media massa,
bahkan televisi.
2.1 Jihad Islam
Berdiri sejak tahun 1970-an. Gerakan ini bertujuan untuk membentuk
negara Islam Palestina dan menghancurka Israel melalui Jihad, sesuai
namanya. Gerakan ini mengecamnegara-negara Arab yang sekuler, yang
tunduk pada kehendak Barat. Mereka melihat bahwa jihad adalah satusatunya cara untuk merdeka dari penindasan Israel.
Gerakan ini cukup aktif melakukan serangan kepada militer Israel dan
kepentingan Israel lainnya, tapi kebanyakan dilakukan di dalam wilayah
Israel sendiri. Fraksi yang paling aktif adalah fraksi Shiqaqi, yang dipimpin
oleh Syaikh Ramadhan Shallah. Pendukung gerakan ini cukup banyak .

75

Dengan

bendera

hitamnya

yang

berkibar

gagah,

gerakan

ini

membangkitkan semangat perjuangan Palestina melawan penjajah.


2.2

Hizbullah
Dengan mengusung nama Tentara Allah , gerakan ini lahir pada

tahun 1982 sebagai jawaban atas invasi Israel ke Libanon. Gerakan yang
berbasis di Libanon ini terinspirasi oleh revolusi Syiah Iran dan ajaran
Imam Khomaeni.
Tujuan dari gerakan ini adalah mengusir penjajah Israel dari Lebanon
dan kemudian Palestina. Selain itu, mereka juga berjuang untuk
menegakkan Islam di Lebanon, salah satunya dengan aktif berpartisipasi
dalam politik Lebanon. Hizbullah memiliki statsiun televisi sendiri yaitu
Al-Manar, yang dibiayai dengan dana mereka sendiri. TV ini memiliki
program seperti siaran langsung perang melawan Israel.
2.3

HAMAS
HAMAS dalam bahasa Arab berarti keberanian atau semangat

dan HAMAS kepanjangan dari Harakah Muqowwamah Al-Islamiyah


yang artinya adalah Gerakan Perlawanan Islam. 14 Gerakan ini lahir sejak
meletusnya Intifadhah (Perlawanan) rakyat Palestina terhadap Zionis Israel
pada tanggal 8 Desember 1987. Kemudian pada tanggal 14 Desember 1987,
Ikhwanul Muslimin mengumumkan berdirinya HAMAS dibawah pimpinan
Syekh Ahmad Yasin. 15
HAMAS menjadi kekutan yang paling ditakuti Israel karena
organisasinya yang sangat rapid an militansi kadernya yang luar biasa
14
15

Ibid, hlm 200-206


Tiar Anwar Bachtiar, HAMAS Kenapa Dibenci Amerika? (Bandung: Mizan,2006)

76

heroik, yang mayoritas generasi muda. HAMAS selalu memilih target yang
benar-benar efektif, sehingga satu serangan saja sangat berpengaruh pada
kekuatan Israel. Tokoh-tokohnya benar-benar menjadi ispirator perjuangan.
Setiap ada tokohnya yang meninggal, Palestina dipenuhi oleh rakyat yang
melayat, berduka cita, tapi kemudian membulatkan tekad perjuangan.
Kematian Yahya Ayyash, Imad Aqil, Syeikh Ahmad Yasin, Abdul AzizArRantisi, Fathi Farhat; selalu melahirkan para pejuang baru, seperti teriakan
anak-anak di jalanan Palestina: Kullunaa Imad Aqil! Kulluna Yahya
Ayyash! (Setiap kami adalah Imad Aqil! Setiap Kami adalah Yahya
Ayyash).16

D. Peristiwa Perlawanan
1. Intifadhah I
8 Desember 1987 adalah tanggal yang bersejarah bagi, perjuangan
Palestina, di mana gerakan perlawanan menjadi gerakan total yang
menggerakkan semua lapisan masyarakat. Selain itu, lahirnya Intifadhah
Mubarokah ini menjadi tonggak bagi semakin menguatnya Islam sebagai
identitas perlawanan rakyat Palestina. HAMAS (Harakah Muqowwamah AlIslamiyah) berdiri menjadi garda terdepan dalam intifahhah.
Intifadhah berarti perhitungan atau pembalasan. Dengan intifadhah
inilah, Palestina kemudian melahirkan generasi-generasi heroik. Pada periode
Intifadhah ini memulai perjuangan rakyat Palestina dalam fase-fase berikut.
1.1
16

Fase Perjuangan dengan Batu

Shofwan Albana, Op.Cit hlm 206

77

Bersama dengan lahirnya Intifahhah dan HAMAS dunia terkagetkaget dengan munculnya athfalulhijarah atau anak-anak batu. Inilah
sebutan untuk anak-anak kecil pemberani yang terlibat dalam bentrokan
melawan penjajah Israel. Hanya dengan batu-batu, mereka melawan
terjangan peluru-peluru tajam, mortar, rudal, ranjau, bom dan perlalatan
militer lainnya. Banyak orban berjatuhan, namun gelombang perlawanan
tidak pernah terbendung. Coretan graffiti berisi pesan perjuangan
memenuhi dinding-dinding Palestina.
1.2

Fase Perjuangan dengan Pisau dan Bom Molotov


Fase ini sebenarnya bebarengan dengan fase perjuangan dengan batu,

karena setelah masa lahirnya Itifadhah semua yang bisa digunakan untuk
jadi senjata melawan para penjajah termasuk pisau dan bom Molotov. Saat
itu rakyat Palestina, salah satunya yang dikoordinir oleh HAMAS
melakukan serangan-serangan sporadic (mirip dengan gerilya) kepada
Israel.
1.3

Fase Bersenjata
Fase ini dimulai sekitar tahun 1992 peggunaan senjata yang

sebenarnya. Meskipun begitu, para pejuang hanya bisa merebut


persenjataan dari gudang-gudang senjata Israel dan menggunakannya untuk
menyerang Israel sendiri. Serangan-serangan juga dilakukan dalam
kelompok-kelompok kecil yang bisa bergerak cepat.
1.4

Fase Bom Mobil


Strategi ini dipelopori oleh seorang jenius bernama Yahya Ayyash,

orang yang dijuluki sebagai Al-Muhandis (Sang Insinyur). Yahya Ayyash

78

yang lulus dari Universitas Beir Zeit itu mengawali sebuah perlawanan
yang membuat jarak senjata Israel-Palestina semakin mendekat. Ia meracik
bom dari toko obat dan apotek-apotek di Palestina. Bahan-bahan sederhana
itu diubahnya menjadi senjata yang membuat rudal Israel bertemu
tandingannya. Bom mobil yang pertama mengguncang Romat Efal.
Wilayah yang dikuasai Israel. Selanjutnya, aksi-aksi bom mobil lainnya
menyusul dan mencuitkan nyali para pasukan Israel. Penjagaan yang
canggih dan ketat tetap saja dapat ditembus oleh pejuang-pejuang Palestina.
Pada bulan Januari 1994. Bom mengguncang Rasul Ein dan membunuh
dua tentara Israel. Dari peristiwa ini, Israel mulai meneganali nama Yahya
Ayyash, yang kemudiandinobatkan sebagai The Most-Wanted Man.
1.5

Fase Perjuangan dengan Mortir dan RPG


Pada fase ini, persenjataan Palestina sudah meningkat cukup pesat.

Saat

tentara

Israel

menyerang

Jenin,

rakyat

Palestina

berhasil

menghancurkan Tank Baja berjenis Merkava 3. Tank ini adalah tank


tangguh yang disebut-sebut memiliki ketahanan tinggi. Penggunaan bom,
mortar dan RPG (Rocket Propeller Grenade atau Pelontar Granat) semakin
membuat tentara Israel takut.
1.6

Fase Perjuangan dengan Rudal


Diawali dengan peluncuran rudal Al-Qossam pada 7 April 2002,

perkembangan ini dihitung sebagai kemajuan yang luar biasa. Mekipun


dibuat di rumah-rumah, rudal-rudal ini memiliki pengaruh yang luar biasa
untuk Israel. Rudal Al-Qossam, disebut oleh TIMES sebagai rudal utama
yang mengubah peta keamanan Timur Tengah. Seorang responden CNN

79

bahkan terheran-heran bagaimana rudal bisa dibuat di rumah, sekaligus


cukup berbahaya untuk Israel. Menteri Pertahanan Israel, Ben Elyzer pada
waktu itu sampai mengatakan bahwa ini adalah ancaman baru dari Timur
Tengah. Rudal Al Qossam yang panjangnya hanya 180 cm, berdiameter
120 mili dan memiliki daya jangkau 12 km ini dianggap lebih berbahaya
dari rudal SCUD Irak karena tidak terdeksi oleh satelit.

Gambar 3.2 Rudal Al-Qossam yang digunakan HAMAS


2. Intifadhah II
Itifadhah kedua ini atau lebih dikenal dengan Intifadhah Al Aqsha berkobar
setelah Ariel Sharon memprovokasi dengan membawa pasukan Israel
memasuki Masjidi Al Aqsha. Sejak hari pertama Intifadhah tahap kedua,
tentara Israel menanggapi lemparan batu orang-orang Palestina dengan
serangan helicopter, tank dan senjata modern. Lebih dari 1000 warga sipil
kehilangan jiwanya dan hampir 20.000 orang terluka. Rumah-rumah dan
taman-taman

Palestina

dihancurkan

oleh

bulldozer-bulldozer

Israel,

perekonomian Palestina menderita kerugian besar, dan sejumlah 50% lebih

80

rakyatnya miskin. Sementara itu, mereka lebih dihambat lagi dengan balok
semen, pemukiman baru, dan jalan raya yang dibangun untuk pemukiman.17

17

Harun Yahya, Palestina: Itifadhah Dan Muslihat Israel (Bandung: Syaamil, 2005), hlm. 25