Anda di halaman 1dari 2

Financial Restructuring

Setelah krisis ekonomi tahun 1998, BRI melakukan beberapa program untuk
merestrukturisasi kondisi keuangan dengan 3 langkah yaitu:
1. Mentransfer NPL ke Indonesian Bank Restructuring Agency (IBRA) pada tahun
1999 sebesar 8,3 Triliun (dari 133 debitur), 5,7 triliun pada 31 des 1999 (23
debitur) dan terakhir pada 5 april 2000 sebesar 1,1 Triliun dari 8 debitur.
2. Rekapitulasi yang menyediakan BRI modal tambahan sebesar 29.1 Trilliun
dengan bunga flat
3. Reprofiling, sesuai dengan surat keputusan menteri keuangan No S382/MK.01/2002
Restrukturisasi keuangan telah berhasil ketika BRI akhirnya melakukan go public di
BEJ atau mengeluarkan IPO atau penawaran saham perdana pada 10 November
2003.
The Implementation
Manajemen BRI yang baru menggunakan budaya yang baru untuk sosialisasi
program restrukturisasi dan memformulasinya kedalam corporate plan. Sebagai
presiden direktur yang baru Rudjito mengimplementasikan beberapa pendekatan
pada budaya baru yaitu:
1. Mengembangkan dan simulasi melalui komunikasi interaktif lintas level
karyawan dan manajemen
2. Membangun pemikiran positif untuk semua orang dan membangun teamwork
yang solid
Dengan mengimplementasi budaya kerja yang baru perusahaan dapat membangun
image korporasi yang baru dengan memformulasi konsep marketing 6Ps:
1.
2.
3.
4.
5.
6.

Product
Price
People
Place
Promotion
Pride

Manajemen yang baru juga memberikan otoritas pada kepala cabang dan kantor
regional untuk menciptakan bisnis dalam teritori mereka. Inisiatif ini disebut
synergic in Competition Condition, dimana karyawan dapat berkompetisi dengan

bank lain dan juga dengan cabang lain yang dapat menciptakan nilai bagi
perusahaan.
Program lain yang di implementasikan untuk memotivasi karyawan adalah ESOP
(Employee Stock Ownership Program) dan MSOP (management Stock Option
Program) yang didistribusikan oleh GOI.
BRI Performance Post Restructuring
Transformasi perusahaan dengan melakukan restrukturisasi dan rekapitalisasi telah
sukses

dilakukan

dengan

dukungan

manajemen

dan

karyawan

seluruhnya.

Kesuksesan itu direfleksikan pada financial performance tahun 2000. Setelah


rekapitalisasi pada tahun 2000 dan restrukturisasi selama 3 tahun BRI membalik
dari keadaan rugi menjadi Profit senilai 339 billion pada tahun 2000.
Inisiatif dengan mengeluarkan IPO pada tahun 2003 memperoleh respon positif di
pasar yang dilihat pada Saham-saham BRI yang oversubscribed 15.4 kali dan di
tahun 2004 BRI memperoleh penghargaan dari The Asia Finance sebagai The Best
of Newly Listed Company 2003. Perbandingan Pertumbuhan SImpanan dan
PInjaman BRI dengan pertumbuhan Industri perbankan dapat dilihat di exhibt 3.
Kesuksesan

BRI

diakui

oleh

institusi

domestic

dan

internasional

sehingga

memperoleh penghargaan-penghargaan seperti ditunjukkan pada Exhibit 4.