Anda di halaman 1dari 5

Nama

:
Ariawan A.
Kelas : X 6

M.

Nur

LARUTAN ELEKTROLIT DAN NONELEKTROLIT


1. 1.

Pengertian dan perbedaan larutan elektrolit dan larutan nonelekrolit


1. A.

Pengertian larutan

Larutan adalah campuran homogen antara zat terlarut dan pelarut. Zat terlarut adalah zat yang
terdispersi ( tersebar secara merata ) dalam zat pelarut.Zat terlarut mempunyai jumlah yang lebih
sedikit dalam campuran. Ini biasa di sebut dengan solute. Sedangkan zat pelarut adalah zat yang
mendispersi atau ( fase pendispersi ) komponen komponen zat terlarut. Zat pelarut mempunyai
jumlah yang lebih banyak dalam campuran. Zat pelarut di sebut solvent.
1. B.

Pengertian larutan elektrolit dan larutan nonelektrolit

Larutan elektrolit adalah larutan yang dapat menghantarkan arus listrik dengan
memberikan gejala berupa menyalanya lampu pada alat uji atau timbulnya gelmbung gas dalam
larutan .Larutan yang menunjukan gejala gejala tersebut pada pengujian tergolong ke dalam
larutan elektrolit.
Larutan nonelektrolit adalah larutan yang tidak dapat menghantarkan arus listrik dengan
memberikan gejala berupa tidak ada gelembung dalam larutan atau lampu tidak menyala pada
alat uji. Larutan yang menunjukan gejala gejala tersebut pada pengujian tergolong ke dalam
larutan nonelektrolit.

1. C.

Jenis jenis larutan berdasrkan daya hantar listrik


1. Larutan elektrolit kuat

Laruta elektrolit kuat adalah larutan yang banyak menghasilkan ion ion karena terurai
sempurna, maka harga derajat ionisasi ( ) = 1. Banyak sedikit elektrolit menjadi ion dinyatakan
dengan derajat ionisasi ( ) yaitu perbandingan jumlah zat yang menjadi ion dengan jumlah zat
yang di hantarkan. Yang tergolong elektrolit kuat adalah :
1. Asam asam kuat
2. Basa basa kuat
3. Garam garam yang mudah larut
Ciri ciri daya hantar listrik larutan elektrolit kuat yaitu lampu pijar akan menyala terang dan
timbul gelembung gelembung di sekitar elektrode. Larutan elektrolit kuat terbentuk dari
terlarutnya senyawa elektrolit kuat dalam pelarut air. Senyawa elektrolit kuat dalam air dapat
terurai sempurna membentuk ion positif ( kation ) dan ion negatif (anion). Arus listrik
merupakan arus electron. Pada saat di lewatkan ke dalam larutan elektrolit kuat, electron tersebut
dapat di hantarkan melalui ion ion dalam larutan, seperti ddihantarkan oleh kabel. Akibatnya
lampu pada alat uji elektrolit akan menyala. Elektrolit kuat terurai sempurna dalam larutan.
Contoh : HCl, HBr, HI, HNO3, H2SO4, NaOH, KOH, dan NaCL.
1. Larutan elektrolit lemah

Larutan elektrolit lemah adalah larutan yang daya hantar listriknya lemah dengan harga derajat
ionisasi sebesar 0 < > 1. Larutan elektrolit lemah mengandung zat yang hanya sebagian kecil
menjadi ion ion ketika larut dalam air. Yang tergolong elektrolit lemah adalah :
1. Asam asam lemah
2. Garam garam yang sukar larut
3. Basa basa lemah
Adapun larutan elektrolit yang tidak memberikan gejala lampu menyala, tetapi menimbulkan gas
termasuk ke dalam larutan elektrolit lemah. Contohnya adalah larutan ammonia, larutan cuka dan
larutan H2S.

1. Larutan non elektrolit


Larutan non elektrolit adalah larutan yang tidak dapat menghantarkan arus listrik karena zat
terlarutnya di dalam pelarut tidak dapat menghasilkan ion ion ( tidak mengion ). Yang
tergolong jenis larutan ini adalah larutan urea, larutan sukrosa, larutan glukosa, alcohol dan lain
lain.
Sumber : https://pasihahtetrasianoferat.wordpress.com/kelas-x/larutan-elektrolit-dannonelektrolit/ Pada Pukul 20.00 WIB

Soal Larutan Elektrolit dan Larutan Non-elektrolit


1. Di bawah ini adalah hasil percobaan daya hantar listrik dari beberapa
larutan.
Larutan
Lampu
Banyak gelembung
1
Menyala terang
Banyak
2
Menyala redup
Banyak
3
Tidak menyala
Sedikit
4
Tidak menyala
Tidak ada
Dari data di atas, pasangan yang termasuk elektrolit kuat dan elektrolit
lemah berturut-turut adalah ...
A. 1 dan 2
B. 1 dan 3
C. 1 dan 4
D. 2 dan 4
E. 3 dan 4
Jawaban :
B. (1 dan 3)
2. Zat di bawah ini yang termasuk elektrolit senyawa kovalen dan bersifat
basa adalah....
A. NaOH
B. CH3COOH
C. HCl
D. P(OH)3
E. C12 H22 O11
Jawaban : A.(NaOH)

3. Pernyataan yang benar tentang elektrolit adalah ....


A. Elektrolit adalah zat yang dapat menghantarkan listrik
B. Elektrolit adalah zat yang mengandung ion-ion yang bebas bergerak
C. Elektrolit adalah zat yang dalam bentuk larutan atau leburannya dapat
menghantarkan listrik
D. Elektrolit adalah zat yang mengandung elektron-elektron yang bebas
bergerak
E. Elektrolit adalah zat yang mengandung molekul- molekul yang bebas
bergerak
Jawaban :
A (elektrolit adalah zat yang dapat menghantarkan arus listrik)
4. Di bawah ini, yang dapat menghantarkan listrik paling baik adalah ....
A. larutan gula 0,1 M
B. larutan asamasetat 0,1 M
C. larutan asam asetat 1 M
D. larutan NaCl 0,1 M
E. larutan NaCl 1M
Jawaban :
E. (larutanNaCl 1 M, semakin besar konsentrasi maka daya hantarnya
semakin bagus)
5. Asamklorida merupakan... jika dilarutkan kedalamair bersifat ....
A. senyawa ionik; non elektrolit B. senyawa ionik; elektrolit
C. senyawa kovalen; non elektrolit
D. senyawa kovalen; elektrolit
E. senyawa kovalen non polar; non elektrolit
Jawaban:
D(asamklorida senyawa ionic merupakan jika dilarutkan kedalam air bersifat
elektrolit )
6. Di bawah ini, zat yang dalam lelehannya tidak dapat menghantarkan
listrik adalah....
A. NaCl
B. C12H22O11
C. CaCl2
D. KI
E. Al2(SO4)3
Jawaban : B ( B. C12H22O11 ) glukosa
7. Garam dapur dan cuka keduanya menghantarkan arus listrik. Hal ini
menunjukkan bahwa kedua larutan itu adalah ....
A. bersifat asam
B. bersifat basa
C. bersifat netral
D. dapat saling bereaksi
E. mengandung ion
Jawaban:
E. mengandung ion
8. Senyawa HCl merupakan contoh dari ....
A. senyawa ionik yang elektrolit
B. senyawa ionik yang non elektrolit
C. senyawa kovalen yang elektrolit
D. senyawa kovalen yang non elektrolit
E. senyawa asam lemah yang non elektrolit

jawaban :
C. senyawa kovalen yang elektrolit
9. Suatu larutan dapat menghantarkan arus listrik apabila mengandung....
A. elektron yang bergerak bebas
B. air yang dapat menghantarkan listrik
C. air yang terionisasi
D. logamyangmerupakan penghantar listrik
E. ion-ion yang bergerak bebas
Jawaban:
E (ion-ion yang bergerak bebas)
10. Lampu alat penguji elektrolit tidak menyala ketika elektrodanya
dicelupkan ke dalam larutan asam cuka, tetapi pada elektroda tetap
terbentuk gelembung gas.
Penjelasan untukkeadaan ini adalah ....
A. cuka bukan elektrolit
B. sedikit sekali cuka yang terionisasi
C. cuka merupakan elektrolit kuat
D. alat penguji elektrolit rusak
E. gas yang terbentuk adalah cuka yang menguap
Jawaban:
B (hal tersebut menunjukkan bahwa sedikit sekali cuka yang terionisasai).
11. Dari senyawa-senyawa di bawah ini yang termasuk elektrolit kuat
adalah.
A. H2CO3
B. Ca(OH)2
C. NH4OH
D. HCl E. CH3COOH
Jawaban :
D. HCl (HCl termasuk larutan elektrolit kuat)
12. Pasangan senyawa di bawah ini yangmerupakan senyawa ion adalah ....
A. NaCl dan KBr
B. CH4 dan NH3
C. SO2 dan HCl
D. H2O dan HBr
E. KCl dan HCl
Jawaban :
A (NaCl dan KBr) karena terbentuk dari ikatan ionik dan senyawa ionik dapat
menghantarkan arus listrik.
13.Larutandi bawahini yang dapat menghantarkanarus listrik adalah ....
A. gula pasir
B. alkohol
C. garam dapur
D. glukosa
E. urea
Jawaban :
garam dapur, jawaban yang benar adalah C
14. Larutan yang bukan elektrolit adalah ....
A. soda
B. minyak tanah
C. cuka

D. tawas
E. kaporit
Jawaban :
B (minyak tanah tidak dapat menghantarkan arus listrik)
15. Peristiwa terurainya molekul senyawa kovalen menjadi ion-ion disebut
A. Ionisasi
B. Ion positif
C. Ion tunggal
D. Ion negatif
E. Kovalenisasi
Jawaban:
A (ionisasi merupakan peristiwa terurainya molekul mejadi ion-ionnya)
Sumber : http://dogleg.jw.lt/ruang_belajar/kimia/soal/elektrolit Pada Pukul :
20.00 WIB