Anda di halaman 1dari 3

Cara Membuat Paspor Online

Formulir Pendaftaran Online (imigrasi.go.id)


Membuat paspor kadang ribet, butuh waktu lama, dan bolak-balik ke kantor
imigrasi. Tak heran banyak orang memilih jalan pintas memakai calo untuk
membuat paspor.
Namun sekarang ada cara membuat paspor yang mengurangi sedikit keribetan
tersebut, yaitu dengan membuat paspor secara online.
Membuat paspor secara online, pada dasarnya sama dengan membuat paspor
seperti biasa, hanya saja bisa menghemat waktu beberapa hari karena data telah
kita scan dan upload sendiri.
Pada dasarnya ada empat tahap pembuatan paspor. Pertama pendaftaran dan
verifikasi dokumen. Kedua pembayaran. Ketiga wawancara, foto, dan pengambilan
sidik jari. Keempat pengambilan paspor. Khusus untuk pembuatan paspor online,
pendaftaran awal bisa dilakukan lewat internet.
Pendaftaran Online
Sebelum melakukan pendaftaran online, anda perlu mempersiapkan dokumen
persyaratannya terlebih dahulu. Dokumen-dokumen yang wajib anda persiapkan
yaitu: KTP, KK, ijazah, akte kelahiran, surat rekomendasi dari tempat bekerja, akte
nikah/cerai (bagi yang sudah menikah), surat ganti nama (bagi yang pernah ganti
nama), dan paspor lama (bagi yang pernah membuat paspor)

Syarat-syarat di atas adalah syarat utama yang harus ada, dan wajib dibawa
dokumen asli-nya ketika verifikasi dokumen. Untuk lebih lengkap silakan
baca syarat membuat paspor.
Dokumen di atas kemudian di-scan, ke dalam gray scale (tidak berwana dan bukan
hitam putih), dalam format JPG dengan ukuran maksimal 300KB.
Kemudian kunjungi situs imigrasi http://www.imigrasi.go.id, cari menu Layanan
Permohonan Paspor Online. Klik menu tersebut dan keluar beberapa pilihan menu
lainnya, pilih Pra Permohonan Personal
Isi formulir tersebut dengan baik dan benar. Klik di sini untuk petunjuk pengisian
formulir online.
Setelah selesai pendaftaran anda akan mendapatkan bukti permohonan. Print bukti
permohonan itu untuk melakukan verifikasi dokumen.
Verifikasi Dokumen
Dalam bukti permohonan di atas, tertulis hari dan kantor imigrasi tempat verifikasi
dokumen. Datanglah ke kantor imigrasi pada hari tersebut, pagi-pagi sekali.
Jangan lupa bawa dokumen aslinya, dan bila perlu dokumen difotokopi terlebih
dahulu, untuk KTP difotokopi satu halaman di kertas A4 tanpa dipotong. Fotokopi
tersebut sebagai jaga-jaga karena beberapa kantor imigrasi membutuhkan fotokopi
dokumen walaupun sudah mendaftar online.
Datanglah sekitar jam 7 pagi, supaya anda bisa mendapatkan nomor antrian awal,
dan bisa langsung membayar serta wawancara/foto hari itu juga. Untuk kantor
imigrasi yang rame kadang ada yang sudah datang jam 6 pagi.
Sesampai di kantor imigrasi pagi-pagi sekali, mintalah nomor antrian, dan formulir
pendataran. Walaupun anda sudah mendaftar online, ada beberapa kantor imigrasi
mewajibkan pemohon untuk mengisi formulir pendaftaran manual.
Kemudian dokumen anda akan diverifikasi oleh petugas. Setelah semua dokumen
benar dan lengkap, anda akan diberi bukti verifikasi dokumen, di situ tertera
tanggal kapan anda harus membayar dan wawancara/foto.
Di sinilah kelebihan pendaftaran online, bila anda datang pagi-pagi anda bisa
membayar dan wawancara/foto pada hari itu juga.
Pembayaran
Dengan membawa bukti di atas, segeralah anda ke kasir untuk membayar. Tentu
saja anda harus antri lagi di loket pembayaran. Itulah mengapa anda harus datang
pagi-pagi, agar antrian di loket pembayaran tidak panjang.

Biaya pembuatan paspor biasa 48 halaman adalah Rp 255.000,-; untuk paspor


elektronik 48 halaman biayanya Rp 655.000,-. Untuk informasi lebih lanjut silakan
baca harga pembuatan paspor.
Setelah selesai pembayaran anda diberi kuitansi pembayaran.
Wawancara/Foto/Pengambilan Sidik Jadi
Setelah mendapat kuitansi pembayaran, segeralah ke loket wawancara/foto. Di
loket ini anda harus antri lagi, kadang antrinya bisa sampai sore hari, karena
banyaknya pemohon.
Dalam sesi ini, anda akan diwawancara sedikit tentang keperluan pembuatan
paspor, pengecekan nama, pekerjaan, dll. Wawancara singkat ini bukan seperti
wawancara kerja, jadi jangan tegang.
Setelah wawancara, kemudian diambil foto, dan sidik jarinya. Setelah selesai sesi ini
anda akan diberi bukti untuk pengambilan 3-4 hari lagi.
Pengambilan Paspor
Pada umumnya paspor jadi 3-4 hari setelah sesi wawancara/foto, namun kadang
bisa seminggu baru jadi, tergantung banyaknya pemohonan di kantor imigrasi
tersebut.
Kadang paspor anda belum jadi karena ada persyaratan yang kurang, jadi anda
harus cek terlebih dahulu statusnya. Agar tidak bolak-balik ke kantor imigrasi anda
bisa mengecek status paspor secaraonline, dengan mengunjungi
situs http://www.imigrasi.go.id, cari menu Layanan Permohonan Paspor Online,
kemudian klik Status Permohonan Online.