Anda di halaman 1dari 7

LAPORAN KERJA PRAKTEK

TUGAS KHUSUS
MENGHITUNG EFISIENSI TERMAL ROTARY DRYER 22-M-362
DI UNIT PHONSKA IV DEPARTEMEN PRODUKSI II B
PT PETROKIMIA GRESIK

Disusun oleh :
Fitria Yusticia

(121090005)

PROGRAM STUDI TEKNIK KIMIA


FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI
UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL VETERAN
YOGYAKARTA
2013
1

KATA PENGANTAR
Puji syukur penyusun ucapkan kepada Allah SWT, karena rahmat dan hidayah-Nya
penyusun dapat menyelesaikan kerja praktek di PT Petrokimia Gresik dengan tugas khusus
Menghitung Efisiensi Rotary Dryer 22-M-362 di Pabrik Phonska IV Unit Produksi II B
Departemen Produksi II PT Petrokimia Gresik dan dapat menyelesaikan makalah ini tepat
pada waktunya.
Makalah ini disusun untuk memenuhi salah satu tugas akademik di Program Studi
Teknik Kimia, Fakultas Teknologi Industri, UPN Veteran Yogyakarta. Dalam
menyelesaikan laporan kerja praktek ini, penyusun banyak dibantu oleh berbagai pihak, oleh
karena itu dalam kesempatan ini penyusun mengucapkan terima kasih kepada:
1. Ibu Ir.Tutik Muji Setyoningrum, M.T. selaku Ketua Program Studi Teknik
Kimia Fakultas Teknologi Industri, UPN Veteran Yogyakarta.
2. Bapak Ir. Purwo Subagyo, M.T. selaku Dosen Pembimbing kerja praktek
3. Bapak Ir. I ketut Suka Danaba, M.T., selaku Manager Pendidikan dan
Pelatihan PT Petrokimia Gresik.
4. Bapak Ir. Bachronsyah, MT selaku Manager Produksi IIB PT Petrokimia
Gresik.
5. Bapak Tri Budiarto Hartanto dan Mas Adityo Dwiputro Sunarto selaku
pembimbing kerja praktek di PT Petrokimia Gresik.
6. Bapak Ali Nurdin dan staf di DCS, yang telah memberi banyak ilmu kepada
kami.
Yogyakarta, Maret 2013

Penyusun

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL

LEMBAR PENGESAHAN

ii

KATA PENGANTAR

iii

DAFTAR ISI

iv

DAFTAR GAMBAR

vi

INTISARI

vii

BAB I PENDAHULUAN
1.1 Sejarah Berdirinya Pabrik

1.2 Lokasi Pabrik

1.3 Departemen Produksi II PT Petrokimia Gresik

BAB II PABRIK PHONSKA IV


2.1 Deskripsi Proses

2.2 Tahapan Proses

2.2.1 Pengumapanan Bahan Baku

2.2.2 Penyiapan Slurry dan Proses Granulasi

2.2.3 Pengeringan, Screening, dan Grinding Produk

2.2.4 Perlakuan Produk Akhir

2.2.5 Penyerapan Gas (Gas Scrubbing)

2.2.5.1 Pencucian Tahap I

2.2.5.2 pencucian Tahap II

2.2.5.3 Pencucian Tahap III

2.3 Diagram Alir proses Pabrik Phonska IV

10

BAB III TUGAS KHUSUS


3.1 Latar Belakang

11

3.2 Rumusan Masalah

11

3.3 Tujuan

11

3.4 Manfaat

12

3.5 Tinjauan Pustaka

12

3.5.1

Proses Pengeringan

12

3.5.2

Rotary Dryer

13

3.5.3

Prinsip kerja Rotary Dryer di Phonska IV

18

3.5.4

Kondisi Operasi Rotary Dryer di Phonska IV

18

3.5.6 Perpindahan Massa dalam Pengering

18

3.5.6.1 Neraca Massa Rotary Dryer

19

3.5.6.2 Neraca Panas Rotary Dryer

20

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN


4.1 Hasil

22

4.2 Pembahasan

22

BAB V PENUTUP
5.1 Kesimpulan

23

5.2 Saran

23

DAFTAR PUSTAKA

24

LAMPIRAN PERHITUNGAN

25

DAFTAR GAMBAR
Gambar 2.1 Diagram Alir Proses Pabrik Pupuk Phonska IV

10

Gambar 3.1 Rotary Dryer

14

Gambar 3.2 Jenis-jenis flight pada rotary dryer

15

Gambar 3.3 Direct Rotary Dryer

16

Gambar 3.4 Indirect Rotary Dryer

17

Gambar 3.5 Aliran massa dan panas pada rotary dryer

19

INTISARI
PT Petrokimia Gresik merupakan salah satu perusahaan dibawah naungan PT Pupuk
Indonesia holding company dalam lingkup Departemen Perindustrian dan Perdagangan
Republik Indonesia. PT Petrokimia Gresik merupakan produsen pupuk terbesar dan
terlengkap di Indonesia. PT Petrokimia Gresik memiliki beberapa unit produksi salah satunya
adalah unit produksi IIB. Unit produksi IIB memiliki beberapa pabrik pupuk salah satunya
adalah pabrik pupuk Phonska IV. Pupuk Phonska IV di unit produksi IIB PT Petrokimia
Gresik mempunyai spesifikasi kadar air dalam produk maksimal 1,5%. Untuk mendapatkan
granul dengan kadar air kurang dari 1,5% dilakukan pengeringan terhadap granul. Proses
pengeringan granul phonska IV tersebut menggunakan alat pengering rotary dryer.
Pengeringan secara umum didefinisikan sebagai pengambilan sejumlah kecil air dari
bahan yang dikeringkan dengan menggunakan panas. Operasi pengeringan dilakukan dengan
menghembuskan udara (gas) panas pada bahan yang akan dikeringkan. Gas panas tersebut
merupakan media pengering yang menyediakan panas untuk penguapan air dan sekaligus
membawa uap air keluar. Data yang diperlukan untuk perhitungan neraca massa, neraca
panas dan effisiensi thermal rotary dryer diperoleh dari pengamatan secara langsung di
lapangan dan studi literatur. Pengamatan secara langsung di lapangan diperoleh dari Central
Control Room Pabrik Phonska IV dan pengamatan langsung di alat rotary dryer.
Dari hasil perhitungan didapatkan effisiensi thermal rotary dryer pabrik Pupuk
Phonska IV PT Petrokimia Gresik adalah 59,79%. Dari hasil perhitungan tersebut diperoleh
nilai effisiensi thermal berada di antara thermal design yaitu 55%-75%. Sehingga dapat
disimpulkan bahwa alat rotary dryer di pabrik Phonska IV bekerja dengan baik dalam
mengeringkan granul Phonska IV.