Anda di halaman 1dari 12

Contoh Paper Kuliah Bidang Ekonomi

BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Contoh Paper Kuliah Bidang Ekonomi Persaingan di era globalisasi mengarah pada semakin ketatnya
persaingan di sektor industri. Daya saing tidak lagi ditentukan oleh keberadaan kekayaan alam, modal,
atau aset berwujud, melainkan juga berdasarkan kemampuan untuk melaksanakan perencanaan yang
matang, penguasaan pengetahuan dan teknologi, dan pola, metode serta proses kerja yang yang berdaya
dan berhasil guna.
Bicara tentang sumber daya manusia tentu tidak lepas dari manusianya sendiri beserta dengan atributatributnya uniknya dari aspek fisik hingga aspek psikologis. Satu hal yang paling menonjol dari
manusia adalah makhluk yang komunol, dimana setiap individu selalu membutuhkan individu yang
lain untuk saling berinteraksi.
Karenanya, pengembangan industri nasional khususnya Industri Kecil Menengah(IKM) perlu
memperhatikan dimensi pembangunan inovasi manajemen dan teknologi, pembangunan infrastruktur
ekonomi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia secara terpadu dengan komitmen seluruh
pemangku kepentingan di sector industri.
B. Rumusan Masalah
1. Masalah-masalah dalam industri pembuatan kue kering
2. Bagaimana mengatasi masalah dalam industri kue kering?
C. Tujuan
1. Untuk mengetahui masalah-masalah dalam industri pembuatan kue kering
2. Untuk mengetahui langkah-langkah mengatasi masalah dalam industri pembuatan kue kering.
BAB II
PEMBAHASAN
A. Masalah-Masalah Dalam Industri Kue Kering
Kue kering merupakan hasil olahan industri yang bisa dikatakan maju di daerah SIDRAP dan banyak
disukai oleh masyarakat. Meskipun kue kering banyak disukai konsumen namun kue kering ini masih
banyak tidak dikenal para konsumen karena kurangnya perhatian dari pihak terkait untuk membantu
mengembangkannya sehingga industri kue kering pun bisa dikatakan belum bisa menembus pasar luar
hanya bersifat local oleh produsen.
Selain masalah tersebut masalah yang dihadapi produsen lebih banyak berurusan dengan kemamapan
sumber daya manusia dalam mengelola kue kering Sumber daya manusia merupakan faktor sentra
dalam suatu industri. Padahal apa pun bentuk serta tujuannya suatu industri dibuat berdasarkan
berbagai visi untuk kepentingan manusia dan pelaksanaan misinya diurus dan dikelola oleh manusia itu
sendiri.
Di sisi lain masalah yang dihadapi oleh industri kue kering yaitu kemampuan manajemen usaha yang

bisa dikatakan belum profesional. Seperti dalam pengolahan pembukuan keuangan, kebanyakan
mereka belum bisa mengatur yang mana modal, harta, pemasukan dan pengeluaran sehingga membuat
mereka bingung. Selain itu, keterampilan dalam menggunakan alat dan pengetahuan tentang teknologi
masih kurang. Sehingga produk yang dihasilkan masih terbatas jumlahnya dibandingkan dengan
menggunakan alat yang lebih modern yang produksinya jauh lebih banyak jumlahnya dan lebih
menarik.
B. Pendekatan Masalah
Manajemen sumber daya manusia adalah suatu proses menangani berbagai masalah pada ruang lingkup
karyawan, pegawai, buruh, manajer dan tenaga kerja lainnya untuk dapat menunjang aktivitas
organisasi atau perusahaan demi mencapai tujuan yang ditentukan. Manusia merpakan faktor penentu
dalam kemajuan zaman. Hal tersebut harus diakui karena perkembangan dunia sekarang ini adalah
hasil dari pemikiran manusia untuk mampu memenuhi kebutuhan hidup manusia itu sendiri. Di bidang
ekonomi dan bisnis, hal tersebut berhubungan dengan kemampuan perusahaan-perusahaan untuk
mrngikuti laju perkembangan dan laju kepekaan perusahaan-perusahaan tersebut terhadap perubahan
yang terjadi di dunia bisnis. Oleh karena itu, faktor manusia dalam perusahaan harus dikelola baik
untuk menunjang produktivitas perusahaan agar perusahaan dapat unggul dalam persaingan usaha.
Ruang lingkup sumber daya manusia, tugas manajemen sumber daya manusia berkisar pada upaya
mengelola unsur manusia dengan segala potensi yang dimilikinya seefektif mungkin sehingga
diperoleh sumber daya manusia yang puas( satified) dan memuaskan ( satifactoty) bagi organisasi.
Terdapat tiga persfektif utama dalam pengembangan manajemen sumber daya manusia ini, yakni
persfektif internaasional, nasional/ makro, dan mikro. Persfektif internasional atau makro adalah
pengembangan atau pemamfaatan personil(pegawai) sebagai pencapaian yang efektif mengenai
sasaran-sasaran dan tijuan-tujuan individu, ormas, nasional dan internasional. SEdangkan persfektif
mikro adlah perencanaan pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan kegiatan-kegiatan pengadaan,
pengembangan, pemberian kompensasi, pengintegrasian pemeliharaan dan pelepasan sumber daya
manusia agar tercapai berbagai kebutuhan indivudu, organisasi dan masyarakat.
C. Pemecahan Masalah
1. Masalah Internal
a. Menyiapkan program operasional pada masing-masing didang
b. Pemantapan aparatur
c. Meningkatkan pelayanan pada tingkat dunia usaha
d. Meningkatkan manajemen sumber daya manusia bagi pekerja, pejabat dan aparatur.
e. Memperbaiki sisi mutu produk industri agar dapat bersaing dengan produk dari luar
2. Masalah Eksternal
a. Mengupayakan kelancaran arus barang dan bahan keperluan pokok dan strategis yang ditopang
dengan sarana dan prasarana secara lintas sektoral
b. Mengadakan pameran promosi dalam rangka pemasaran produk industri untuk menunjang struktur
daerah antara lain mampu bersaing dengan produk luar dengan harga yang wajar dan stabil
c. Peningkatan informasi tentang peluang pasar maupun potensi yang berpeluang ekspor kepada dunia

usaha dan investor


d. Pengenalan teknologi tepat guna
e. Menumbuhkan wirausaha dan meningkatkan motovasi melalui program Achivement Motivation
Training (AMT)
f. Mengadakan kerja sama dengan pemerintah daerah maupun industri terkait lainnya.
BAB III
PENUTUP
A. Simpulan
Manajemen sumber daya manusia adalah suatu proses menangani berbagai masalah pada ruang
lingku[p karyawan, pegawai, buruh, manajer dan tenaga kerja lainnya untuk dapat menunjang aktivitas
organisasi atau perusahaan demi mencapai tujuan yang ditentukan. Manusia merpakan factor penentu
dalam kemajuan zaman. Hal tersebut harus diakui karenana perkembangan dunia sekarang ini adalah
hasil dari pemikiran manusia untuk mampu memenuhi kebutuhan hidup manusia itu sendiri. Di bidang
ekonomi dan bisnis, hal tersebut berhubungan dengan kemampuan perusahaan-perusahaan untuk
mrngikuti laju perkembangan dan laju kepekaan perusahaan-perusahaan tersebut terhadap perubahan
yang terjadi di dunia bisnis. Oleh karena itu, faktor manusia dalam perusahaan harus dikelola baik
untuk menunjang produktivitas perusahaan agar perusahaan dapat unggul dalam persaingan usaha
B. Saran
1. Diharapkan kepada Disperindag untuk lebih serius dalam melayani dan memberikan informasi
kepada IKM.
2. Diharapkan kepada pelaku industri IKM supaya rajin mengikuti apabila ada pelatihan-pelatiahan
tentang sumber daya manusia atau sejenisnya.
DAFTAR PUSTAKA
Jackson Susan.1999. Manajemen Sumber Daya Manusia. Erlangga: Jakarta
Adi Kwartono. 2007. Analisi Usaha Kecil dan Menengah, CV Andi Offset: Yogyakarta

Seiring dengan perkembangan zaman, manusia harus ikut serta mengiringi perkembangan tersebut.
Perkembangan tersebut mengakibatkan banyak hal yang berubah menjadi maju atau lebih berkembang
dengan sangat pesatnya, seperti tentu tekhnologi, perkembangan zaman mengakibatkan perkembangan
tekhnologi menjadi sangat pesat sekali, berkembang dengan sangat drastisnya. Tak hanya tekhnologi
yang berkembang pesat oleh karena perkembangan zaman, banyak hal lain juga yang ikut serta
berkembang seperti ekonomi, bisnis, sosial, budaya dan lainnya pun ikut berkembang. Perkembangan
zaman itupun membuat dunia bisnis menjadi berkembang, banyak faktor yang mempengaruhi
perkembangan bisnis.

Perlu kita ketahui di zaman sekarang ini semua kegiatan sudah memerlukan tekhnologi canggih
karena perkembangan zaman tadi. Tak ketinggalan bisnis. Di zaman sekarang, bisnispun menggunakan
beberapa media canggih dengan tujuan memperluas jaringan atau menarik keuntungan yang lebih
dengan menggunakan media internet, dan lainnya. Di zaman sekarang ini, banyak bisnisman (yang
melakukan bisnis ) baik bisnis individu atau kelompok (organisasi) menawarkan produk yang akan
mereka jual melalui jaringan internet. Karena apa? Karena dengan internet atau jaringan lainnya di
dunia maya para bisnisman dapat dengan mudah mencari konsumen, dan modal yang di keluarkan pun
lebih sedikit daripada dunia nyata. Jadi kesimpulannya hidup berbisnis sangat berkaitan erat dengan
perkembangan zaman, yaitu perkembangan tekhnologi, karena sangat pentingnya tekhnologi bagi
kehidupan manusia dan bisnis khusunya. Sangat penting sekali teknologi bagi kehidupan berbisnis,
karena banyak juga keuntungannya seperti dengan tekhnologi yang canggih dunia bisnispun menjadi
menarik untuk di pelajari, atau dengan tekhnologi yang canggih para bisnisman dapat dengan mudah
dan dengan luasnya melakukan penawaran baik menawarkan barang ataupun jasa.
Oleh karena itu penulis bergerak untuk menuliskan sebuah makalah ini dengan tema MENGAPA
KITA HARUS BERBISNIS , dengan tujuan semoga pembaca bisa tau betapa sangat pentingnya dunia
bisnis bagi umat manusia di zaman serba modern sekarang ini. Dan semoga makalah ini bermanfaat
bagi semuanya dan pembaca khususnya. Dan karena alasan-alasan di atas juga penulis bergerak juga
untuk pembuatan makalah ini dengan judul PENTINGNYA BISNIS DI ERA GLOBALISASI, kita
akan mengetahui hubungan antara perkembangan zaman, dengan bisnis. Dan hubungan antara
kemajuan tekhnologi dengan bisnis. Itulah pokok-pokok yang akan di bahas dalam makals ini.
PENTINGNYA BISNIS DI ERA GLOBALISASI
Pengertian
Bisnis merupakan suatu kegiatan yang di lakukan individu atau kelompok ( organisasi ) untuk
menawarkan barang dan jasa kepada masyarakat luas dengan tujuan mencari keuntungan atau
pendapatan yang lebih dengan cara transaksi. Maksudnya bahwa individu atau kelompok tersebut
menawarkan dan menjual berupa barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat luas dan
membuat masyarakat luas tersebut puas dengan apa yang di berikannya itu. Ada banyak cara agar
bisnisman bisa menarik konsumen sebanyak-banyaknya untuk mendapatkan keuntungan yang lebih
besar. Karena perlu kita ketahui bahwa samakin banyak konsumen yang berminat kepada barang dan
jasa yang di tawarkan maka keuntungan yang di dapatkan pun akan lebih banyak lagi. Salah satu cara
yang banyak di pakai untuk menarik konsumen ialah pembuatan iklan. Para bisnisman kebanyakan
berlomba-lomba mencari konsumennya dengan bisnisman yang lain dengan cara membuat iklan yang
sangat menarik. Iklan merupakan media penghubung antara konsumen dan produsennya karena dengan
iklan konsumen bisa tau apa-apa yang di tawarkan dan kualitas barang atau jasa tersebut. Apalagi di
zaman sekarang ini, iklan bisa di pasang di mana-mana, baik di dunia nyata maupun di dunia maya. Di
dunia nyata iklan di tempel di jalan-jalan, di gedung-gedung bahkan di mana-mana iklan sangat banyak
sekali meskipun tanpa kita sadari bahwa itu adalah sebuah iklan. Maksudnya terkadang orang tidak
tahu bahwa yang di lihatnya tersebut ialah sebuah iklan, karena terlalu banyaknya sebuah iklan dengan
berbagai macam produk berupa barang maupun jasa yang di tawarkan. Sebuah tontonan yang sangat
biasa di kehidupan kita sehari-hari. Selain di dunia nyata di era globalisasi ini iklan bahkan bisa kita

lihat di dunia maya, contohnya di internet. Setiap kita buka situs di sebuah internet pasti terdapat iklan
yang mengenalkan atau seolah-olah mengajak kita untuk ikut dan membacanya.
Di era globalisasi ini segala sesuatunya menggunakan kecanggihan atau tekhnologi yang tinggi agar
tidak ketinggalan zaman. Dan agar lebih mudah juga di kerjakannya. Di zaman sekarang 70%
pekerjaan manusia di lakukan bukan oleh tangan manusia itu sendiri artinya manusia dalam
mengerjakan sesuatunya melalui bantuan mesin, atau alat-alat lain yang lebih canggih. Karena perlu
kita ketahui juga ada banyak hal yang membuat semua pekerjaan manusia di lakukan oleh mesin atau
barang berupa tekhonlogi salah satunya ialah karena perkembangan zaman itu sendiri percuma manusia
cape mengerjakan bila pekerjaan tersebut bisa di lakukan oleh mesin atau alat-alat lainnya. Oleh karena
itu media atau alat pembantu pada kegiatan berbisnispun berupa alat-alat canggih juga.
Era globalisasi adalah zaman atau waktu yang yang semua kegiatan manusia berkaitan dengan
tekhnologi, di zaman ini terjadi banyak perkembangan khususnya di bidang tekhnologi, seperti
contohnya di zaman sekarang ini, di zaman sekarang ini kehidupan manusia dan kegiatannya pasti
berhubungan dengan tekhnologi yang tinggi dan tekhnologi itu sebagai alat pembantu yang sangat
penting di bidang-bidang manusia itu sendiri. Dilihat dari kenyataannya saja di zaman sekarang semua
kegiatan manusia pasti berhubungan dengan tekhnologi. Contoh kecilnya saja di zaman sekarang
pedagang bakso yang biasanya berjualan berkeliling antara satu daerah ke daerah lainnya mendorong
atau memanggul gerobak baksonya, di zaman sekarang sudah jarang kelihatan lagi. Di zaman sekarang
pedagan bakso identik berjualan dengan menggunakan sepeda motor atau kendaraan lainnya. Itulah
contoh kecilnya di mana di zaman sekarang ini semuanya serba canggih dan serba ekonomis. Oleh
sebab itu semakin bertingkat atau majunya suatu zaman maka tingkat kompetisi pun akan semakin
mejulang tinggi, artinya manusia-manusia di era globalisasi ini berlomba menggunakan fasilitas yang
ada untuk mencapi berbagai macam tujuannya. Salah satunya ialah kompetisi dalam bidang bisnis.
Bisnis merupakan suatu hal yang banyak di minati masyarakat luas karena melihat banyaknya
keuntungan dan mudahnya bekerja karena faktor fasilitas yang canggih tadi. Banyak sekali peminat
mendadak terjun dan ikut berpartisipasi dalam kegiatan bisnis.
Hubungan antara tekhnologi dengan kegiatan bisnis serta dampak globalisasi dan perubahan tekhnologi
di dunia bisnis
Tekhnologi adalah pengembangan dan penggunaan dari alat, mesin, material dan proses yang
menolong manusia menyelesaikan masalahnya. Kata teknologi sering menggambarkan penemuan dan
alat yang menggunakan prinsip dan proses penemuan saintifik yang baru ditemukan. Akan tetapi,
penemuan yang sangat lama seperti roda dapat disebut teknologi. Definisi lainnya (digunakan dalam
ekonomi) adalah teknologi dilihat dari status pengetahuan kita yang sekarang dalam bagaimana
menggabungkan sumber daya untuk memproduksi produk yang diinginkan( dan pengetahuan kita
tentang apa yang bisa diproduksi). Oleh karenaitu, kita dapat melihat perubahan teknologi pada saat
pengetahuan teknik kita meningkat. Karena teknologi di dunia ini ada banyak sekali maka
penerapannya kemudian dibagi-bagi lagi kedalam cabang-cabang teknologi yang sudah banyak
diterapkan pada masa kini seperti diantaranya teknologi komunikasi, teknologi nuklir, teknologi
computer, bioteknologi, teknologi kedokteran dan masih banyak lagi teknologi-teknologi yang lainnya.
Karena tekhnologi itu ialah suatu kata yang umum dan didalamnya terdapat berbagai macam cabang.

Di kaitkan dengan tekhnologi yang sifatnya umum tersebut kegiatan bisnis sangat erat hubungannya.
Semua tekhnologi pasti di butuhkan dalam kegiatan berbisnis sangat lah penting tekhnologi bagi
kegiatan berbisnis tersebut karena lebih cepat, lebih aman, dan lebih mudah melakukan berbagai
transaksinya. Bisnis memerlukan tekhnologi-tekhnologi yang canggih, yang dapat membantu semua
kegiatan antara konsumen dan produsennya. Kebanyakan kegiatan bisnis memerlukan suatu tekhnologi
yang tinggi untuk membantu karena dengan tekhnologi tersebut secara otomatis proses demi prosesnya
di lakukan dengan cepat dan tidak memakan waktu yang lama.
Sebagaimana disadari, perekonomian global telah mengalami perubahan radikal dalam dua dasawarsa
terakhir ini. Ekonomi dunia secara keseluruhan sedang mengalami perubahan pesat dengan adanya
faktor-faktor yang mendasarinya. Faktor pertama, globalisasi, pertumbuhan perdangangan global dan
persaingan internasional yang eksplosif berdampak pada tidak adanya negara yang dapat tetap terisolasi
dari perekonomian dunia saat ini. Jika suatu negara tetap berupaya menutup pasarnya dari persaingan
asing, maka penduduknya akan membayar lebih mahal untuk barang domestik berkualitas rendah
karena keterbatasan alternatif. Tapi, jika membuka pasarnya, negara bersangkutan akan menghadapi
persaingan ketat yang mau tidak mau memacu usaha domestiknya agar dikelola secara efisien dan
efektif. Faktor kedua, adalah perubahan dan kemajuan teknologi yang sedemikian pesatnya. Beberapa
ahli bahkan mengatakan bahwa sekarang ini penduduk dunia berada dalam tahap post
industrialization dengan perkembangan teknologi yang sangat dramatik. Apa yang dikatakan sebagai
penemuan baru dalam 2 atau 3 tahun yang lalu, sekarang mungkin dianggap ketinggalan zaman.
Perkembangan internet dan bisnis yang menyertainya dalam beberapa tahun ini juga makin terasa
dampaknya dalam aktivitas masyarakat keseharian. Kemudahan komunikasi yang disajikan
memungkinkan perolehan informasi seketika. Dekade ini menyajikan kemajuan luar biasa dalam
ketersediaan informasi, kecepatan komunikasi, bahan-bahan baru, kemajuan biogenetika, obat-obatan,
serta keajaiban elektronika. Kemajuan teknologi komputasi, telepon, dan televisi telah memberikan
dampak besar terhadap cara perusahaan menghasilkan dan memasarkan produk mereka. Karena
teknologi telah memberikan makanan, pakaian, perumahan, kendaraan, dan hiburan baru yang lebih
bervariasi. Jarak geografis dan budaya telah menyempit dengan munculnya pesawat udara, mesin faks,
sambungan telepon, dan komputer global serta siaran televisi satelit. Kemajuan-kemajuan ini memaksa
perusahaan untuk mengerti bahwa hakikat pasar tidak lagi terbatas pada ruang dan waktu.
Sebenarnya bukan hanya kegiatan bisnis saja yang membutuhkan jasa tekhnologi yang canggih
untuk mempermudah semua kegiatannya. Semua kegiatan manusia di bantu oleh tekhnologi yang
tinggi, baik kita sadari maupun tidak kita sadari. Maksudnya terkadang kita tidak sadar bahwa apa yang
di pakai atau apa yang di lakukan oleh kita itu terbuat karena adanya tekhnologi yang tinggi tetapi
karena saking terbiasanya jadi tidak terasa oleh kita bahwa itu semua adalah terbuat karena adanya
tekhnologi yang tinggi. Oleh karena itu di zaman sekarang sumber daya manusia (SDM ) yang di
butuhkan harus selalu berpendidikan tinggi dan mempunyai skill yang tinggi juga karena di era
globalisasi ini tingkat kompetisinya pun tinggi. Dengan alasan-alasan itulah manusia di zaman
sekarang harus mempunyai semangat untuk mencari ilmu dan pendidikannya pun harus tinggi.
Dengan melihat alasan-alasan di atas bahwa sebenarnya hubungan antara tekhnologi dengan bisnis
sangatlah erat khususnya di era globalisasi ini yang semuanya memerlukan alat tekhnologi yang
canggih, alat-alat tersebut yang merupakan alat untuk membantu proses bisnis tersebut. Dan melalui

system informasi (tekhnologi) yang canggihlah menjadi kunci menghadapi persaingan di era
globalisasi ini, bersaing dengan banyak perusahaan-perusahaan yang lain yang juga menggunakan alatalat canggih dan system informasi yang canggih pula.
Globalisasi dan teknologi telah mendorong seleksi alamiah yang mengarah pada yang terkuat yang
bertahan. Keberhasilan pasar akan didapat oleh perusahaan yang mampu menyesuaikan diri dengan
persyaratan lingkungan saat ini, yaitu mereka yang mampu memberikan apa yang siap dibeli orang.
Baik individu, bisnis, kota bahkan seluruh negara harus menemukan cara menghasilkan nilai yang
dapat dipasarkan (marketable value) yaitu barang dan jasa yang menarik minat beli. Sebagai dampak
globalisasi dan perubahan teknologi, situasi pasar saat ini didorong kearah keadaan yang berbeda jauh
sekali dibandingkan situasi pasat sebelumnya. Perubahan-perubahan tersebut tampak pada berbagai
fenomena, antara lain:
- Kekuasaan saat ini sudah beralih ke tangan konsumen.
- Skala produksi yang besar tidak lagi merupakan keharusan.
- Batasan-batasan negara dan wilayah tidak lagi menjadi kendala.
- Teknologi dengan cepat dapat dikuasai dan ditiru.
- Setiap saat akan muncul pesaing-pesaing dengan biaya yang lebih murah.
- Meningkatnya kepekaan konsumen terhadap harga dan nilai.
Situasi dan kondisi demikian memotivasi pelaku bisnis agar senantiasa mamapu mengantisipasi pasar
secara berkesinambungan dan memberikan dorongan agar mempunyai keinginan untuk belajar dan
belajar.. Untuk itulah, agar dapat bertahan, mereka perlu menganalisis pasar, mengenali peluang,
memformulasikan strategi pemasaran, mengembangkan taktik dan tindakan spesifik, serta menyusun
anggaran pelaporan kinerja. Perusahaan harus mampu memberikan apa yang diharapkan pelanggan dan
menepati janji-janjinya secara konsisten. Dengan demikian, perencanaan bisnis yang benar-benar
matang sangant diperlukan, sehingga bisnis dapat tumbuh berkembang dan mampu menghasilkan laba
sebagaimana diharapkan. Perencanaan bisnis yang baik harus dapat secara jelas menggambarkan
karakteristik bisnis yang sedang atau akan dilaksanakan sehingga pihak-pihak yang tertarik dapat
melihat secara transparan dan mengerti dengan jelas prospek perkembangannya dimasa yang akan
datang. Perencanaan bisnis yang baik harus memuat asumsi-asumsi serta alasan yang dipergunakan
sebagai dasar perhitungan, seperti dasar perhitungan besarnya permintaan dan proyeksi penjualan,
perhitungan harga pokok penjualan, strategi-strategi yang akan dilakukan, serta berbagai strategi
manajemen untuk pengembangan bisnis.
Tantangan bisnis di Era Globalisasi
Persaingan makin ketat dengan tidak mengenal batas
Kegiatan berbisnis di era globalisasi semakin ketat persingannya, di era globalisasi seperti sekarang
inilah banyak orang yang berlomba dengan memanfaatkan fasilitas yang ada untuk mencari keuntungan
dan konsumen sebanyak-banyaknya dengan berbagi caranya masing-masing. Persaingan di era
globalisasi ini tidak mengenal batasnya, karena di dalam dunia bisnis dari waktu-ke waktu banyak terus
menerus bertambah sehingga semuanya tak terbatas dan menghasilkan persaingan yang ketat sekali.
Akses informasi demikian mudah, cepat dan lebih murah oleh karenanya perluasan informasi produk

(barang / jasa) yang ditawarkan harus makin gencar


Di era globalisasi akses informasi sangatlah mudah, artinya semua orang sangat mudah mencari
informasi-informasi yang di butuhkan dalam bentuk apapun, selain mudah di era globalisasi semua
orang bisa dengan cepat juga mengakses informasi-informasi yang ada, serta lebih murah. Dengan ke
mudahan, kecepatan dan kemurahan tadi membuat suatu tantangan bagi para pelaku bisnis karena
dengan kecepatan, kemudahan dan kemurahan itu lah produk (barang/jasa) yang di tawarkan pun
semakin gencar, para produsen bersaing dengan memanfaatkan system informasi tersebut.
Sumberdaya alam tidak dapat dijadikan satu-satunya modal untuk memenangkan persaingan
Era globalisasi memang sangat kental atau berkaitan erat dengan tekhnologi yang tinggi, system
informasi yang sangat luas, dan lainnya yang semakin berkembang. dengan perkembanganperkembangan tersebut para produsen tak hanya mengandalkan sumber daya alam yang tersedia,
karena para pelaku bisnis memanfaatkan fasilitas yang semakin canggih dan semakin pesat. Di era
globalisasi sumber daya alam tidak dapat di jadikan satu-satunya modal untuk memenangkan
persaingan meskipun masih ada juga yang menggunakan sumberdaya alam yang ada untuk di jadikan
modal, tetapi di era sekarang ini sumber daya alam tersebut tidak dapat di jadikan modal karena
fasilitas yang ada di era globalisasi ini lah yang memaksa bahwa sumber daya alam tak terlalu penting
lagi.
Kemampuan penguasaan aturan bisnis yang bersifat global diperlukan (Ketentuan ISO, Eco-labelling,
GATT, WTO, AFTA)
ISO (international organization for standardization) adalah badan penetap standar internasional yang
terdiri dari wakil-wakil dari badan standardisasi nasional setiap Negara. Eco-labelling ialah Informasi
bagi konsumen tentang seberapa tinggi kualifikasi peduli lingkungan (environmentally
sound/awareness) suatu produk , maupun seberapa produk, nyaman dan aman , dari segi lingkungan ,
aman, lingkungan penggunaan produk tersebut. GATT (General Agreement on Tariffs and Trade)
adalah suatu perjanjian umum tentang tarif-tarif atau harga dalam perdagangan, Organisasi
Perdagangan Dunia (bahasa Inggris: WTO, World Trade Organization) adalah organisasi internasional
yang mengawasi banyak persetujuan yang mendefinisikan "aturan perdagangan". Dan ASEAN Free
Trade Area (AFTA) merupakan wujud dari kesepakatan dari negara-negara ASEAN untuk membentuk
suatu kawasan bebas perdagangan dalam rangka meningkatkan daya saing ekonomi kawasan regional
ASEAN dengan menjadikan ASEAN sebagai basis produksi dunia serta serta menciptakan pasar
regional bagi 500 juta penduduknya. Dengan mengetahui organisasi-organisasi tersebut dapat di tarik
kesimpulan bahwa di era globalisasi ini tantangan bagi produsen salah satunya ialah meminta izin dari
organisasi-organisasi tersebut.

Keunggulan Komparatif harus ditunjang oleh keunggulan kompetitif


Keunggulan komparatif adalah (theory of comparative advantage) merupakan teori yang dikemukakan
oleh David Ricardo. Ia berpendapat bahwa keunggulan komparatif akan tercapai jika suatu negara
mampu memproduksi barang dan jasa lebih banyak dengan biaya yang lebih murah daripada negara
lainnya, Sebagai contoh, Indonesia dan Malaysia sama-sama memproduksi kopi dan timah. Indonesia

mampu memproduksi kopi secara efisien dan dengan biaya yang murah, tetapi tidak mampu
memproduksi timah secara efisien dan murah. Sebaliknya, Malaysia mampu dalam memproduksi timah
secara efisien dan dengan biaya yang murah, tetapi tidak mampu memproduksi kopi secara efisien dan
murah. Dengan demikian, Indonesia memiliki keunggulan komparatif dalam memproduksi kopi dan
Malaysia memiliki keunggulan komparatif dalam memproduksi timah. Sedangkan keunggulan
Keunggulan kompetitif adalah kemampuan perusahaan untuk memformulasi strategi pencapaian
peluang profit melalui maksimisasi penerimaan dari investasi yang dilakukan. Jadi intinya dalam hidup
berbisnis pendapatan akan di raih lebih besar dengan memanfaatkan kedua keunggulan tersebut yang
merupakan keunggulan yang sangat penting. Tak hanya keunggulan komparatif saja yang harus di
terpakan tetapi juga kompetitif, dan usahakan keduanya saling berkebutuhan atau memanfaatkannya
satu dengan yang lainnya.
Implementasi Internet & Intranet dapat mendukung upaya menjawab tantangan bisnis era global
Internet dan intranet sangat berperan penting dalam kegiatan berbisnis di era globalisasi ini tetapi
implementasi untuk menjawab tantangan bisnis nya menjadi sebuah tantangan bagi para pelaku bisnis,
sebelumnya kita harus ketahui terlebih dahulu arti implementasi adalah suatu proses yang bertujuan
memecahkan suatu masalah dengan interaksi. Proses implementasi ini lah yang menjadi kendala sangat
penting demi menjawab tantangan-tantangan berbisnis di era globalisasi, di era globalisasi ini sangat di
butuhkan internet dan intranet untuk memenuhi segala kebutuhannya dan untuk mendukung upaya
menjawab tantangannya itulah menjadi tantangan yang paling berat dalam kehidupan derbisnis di era
globalisasi.
Keuntungan berbisnis di era globalisasi
Jika berbicara tentang keuntungan berbisnis di era globalisasi ini tentu sangat banyak keuntungan yang
di dapat, selain berupa material maupun non material. Artinya berbisnis di era globalisasi ini sangat
menguntungkan meskipun banyak tantangan yang di hadapi tetapi suatu tantangan tersebut akan luntur
dengan sendirinya oleh sebuah kebiasaan, dan cara menghadapinya. Macam macam keuntungan
berbisnis di era globalisasi di antaranya :
Banyak fasilitas yang membantu kegiatan bisnis
Sangat jelas di katakana bahwa fasilitas pembantu sangat memudahkan proses kegiatan manusia salah
satunya ialah kegiatan berbisnis, dengan alat alat yang tersedia kegiatan berbisnis sangat mudah di
kerjakan, cepat dan aman. Dengan system informasi yang amat sangat berkembang pesat memudahkan
suatu kegiatan bisnis menjadi sangat cepat, mudah dan aman. Sistem informasi mempunyai 5 tipe
dalam kegiatan berbisnis baik bisnis individu maupun kelompok, yaitu sebagai:
system pengolahan transaksi, dimana semua kegiatan transaksi akan diolah oleh suatu system tersebut
dan membuat perusahaan dapat dengan mudah dan dengan cepat mengolah semua transaksi, selain itu
pengolahan tersebut tanpa resiko yang sangat berat. Maksudnya semua transaksi tersebut akan di catat
secara otomatis ole suatyu system informasi dan di arsipkan tanpa ada keraguan hilang atau lainnya.
System kerja berbasis pengetahuan, system informasi pun berguna membuat suatu pengetahuan baru
bagi pelaku bisnis, maksudnya Sistem informasi dapat membantu membuat, mencipta dan

mengintegrasikan pengetahuan baru kedalam organisasi, jadi system informasi tersebutlah yang
memberi banyak pengetahuan atau member banyak masukan.
Sistem Otomatisasi Kantor, sistem informasi ini lah yang bekerja mengotomatisasikan sebuah
perusahaan artinya suatu sistem yang di rancang untuk membuat sebuah data produktivitas pekerjanya
dengan sistem informasi ini, contohnya daftar hadir pekerja, dengan sistem informasi yang canggih
pekerja dengan otomatis dapat di absen dan nilai pekerjaannya pun dapat di olah secara otomatis juga.
Sistem otomatisasi ini sering di pakai oleh kantor-kantor, perusahaan yang sifatnya kelompok atau
banyak karyawan dan lainnya.
Sistem informasi manajemen, sistem yang dirancang untuk memberikan iformasi mengenai
perdagangan, karyawan dan harga-harga untuk manajemen Sistem yang merencanakan, mengendalikan
dan mengambil keputusan melalui ringkasan laporan dan data rutin, laporan-laporan yang secara rutin
dan beraturan di berikan kepada manajemen, secara otomatis. Sistem informasi manajemen sangatlah
di butuhkan dan penting, di butuhkan untuk mengetahui berbagai hal tentang perusahaan, dan penting
bagi kemajuan sebuah perusahaan tersebut.
Sistem pendukung kebutuhan, sistem pendukung kebutuhan maksudnya ialah sistem yang berfungsi
sebagai pendukung semua kebutuhan-kebutuhan dalam sebuah perusahaan. Sistem inilah yang
menggabungkan antara data, model dan alat analisis pengambilan keputusan tidak rutin, jadi semua
kegiatan bisnis di gabungkan dan di jadikan arsip pribadi perusahaan. Sistem pendukung kebutuhan
pun bisa juga di sebut sistem executive yang artinya sistem yang bekerja dengan cepat mengumpulkan
berbagai data dan penganalisaan yang tidak rutin.
Ilmu pengetahuan yang didapatkan lebih banyak
Belajar bisnis tentu sangat menguntungkan semua bidang baik secara material dan atuau non material,
maksudnya secara material jika kita belajar bisnis kita jadi bisa mendapatkan penghasilan atau
pendapatan, dan secara non materialnya kita bisa memperbanyak rekan, teman dan bahkan kawan,
dengan berbisnis kita jadi bisa tahu bagaimana cara menjual, membeli, dan menukarkan barang atau
jasa kepada yang lainnya. Ilmu pengetahuan yang didapatkan banyak manfaatnya bagi kita semua.
Manfaat inilah yang di jadikan panduan kedepannya apabila menjadi pelaku bisnis yang sebenarnya,
selain itu juga manfaatnya ialah dapat mengenal secara langsung dunia bisnis dan cara-cara berbisnis,
bisa mengenal cara untuk memasarkan suatu produk dan cara menjualnya. Itulah pokok-pokok
pengetahuan yang terdapat dala bisnis yang ada di era globalisasi sekarang ini. Ilmu pengetahuannya
pun tidak sekedar materinya saja, akan tetapi juga prakteknya di lapangan.
Cara sukses bisnis di era globalisasi
Dalam menghadapi tantangan global, diperlukan inovasi untuk menumbuhkan semangat
kewirausahaan. Apalagi saat ini pasar global sedang menghadapi perbaikan yang akan memberikan
banyak peluang bagi para wirausahawan di pasar perdagangan yang baru.Pada saat perekonomian
dunia dan sektor-sektor utama bisnis sedang menghadapi tantangan yang luar biasa, kita perlu terus
berinovasi dan menumbuhkan semangat kewirausahaan, walaupun beberapa negara di Eropa masih
menghadapi sejumlah tantangan ekonomi, bisa dipastikan bahwa perekonomian global sedang menuju
ke arah perbaikan yang tentunya akan memberikan banyak peluang bagi para wirausahawan di pasar
perdagangan yang baru.Agar sukses dalam era globalisasi, wirausahawan harus siap menghadapi

bertambahnya kompetisi global dalam pasar global dalam pasar lokal dan pada saat yang sama siap
memanfaatkan peluang untuk masuk ke pasar global. wirausahawan dapat mendapatkan keuntungan
dari pasar-pasar yang baru terbuka dengan mendapatkan pengertian yang mendalam atas pasar global,
menggunakan presentasi online dan menyesuaikan produk dan jasa untuk pasar-pasar ini.
Selain itu juga untuk sukses di era globalisasi ini kita memerlukan etika-etikanya, etika inilah yang
membuat konsumen seakan ingin untuk berminat dengan barang dan jasa yang di tawarkan. Setiap
orang dalam kehidupan sehari-hari, akan selalu melihat atau berhubungan langsung dengan berbagai
jenis kegiatan bisnis. Baik itu bisnis yang dilakukan oleh golongan menengah ke bawah ataupun
pengusaha golongan atas. Semua kegiatan bisnis yang dilakukan haruslah mempunyai etika, yaitu
seorang pelaku bisnis harus mempunyai tindakan yang terpuji seperti jujur dalam berbisnis, selalu
belajar dari setiap kegagalan yang pernah dialami, dan tidak bersifat serakah atau tamak.
Seorang pelaku bisnis harus dapat membaca setiap peluang yang ada tanpa harus terpengaruh oleh
orang lain dan berani untuk mengambil resiko, ini merupakan modal awal dalam menghadapi era
globalisasi dimana perdagangan dunia jauh lebih bebas di masa mendatang. Dalam kondisi tersebut,
semua pelaku bisnis harus siap untuk berkompetisi dengan tujuan agar memperoleh keuntungan yang
maksimal. Tetapi perlu diingat, walaupun tujuan bisnis adalah untuk mendapatkan keuntungan, bisnis
tersebut harus tetap mentaati segala peraturan yang ada dengan tidak menghalalkan segala cara agar
semua keinginan dapat tercapai.
Etika bisnis merupakan suatu usaha yang mendorong orang untuk selalu mematuhi dan melaksanakan
persaingan bisnis yang sehat. Setiap pelaku bisnis memiliki cara yang berbeda-beda dalam
menciptakan bisnis yang beretika, tetapi hal yang paling mendasarnya adalah mengendalikan diri dari
tindakan main curang dan korupsi.
Beberapa hal yang harus dimiliki untuk menciptakan tindakan bisnis yang beretika :
1.
Mampu menentukan tindakan mana yang harus dijalankan dan mana yang harus dihindari,
2.
Mempunyai niat yang baik dalam berbisnis,
3.
Jujur dalam berbisnis,
4.
Tidak bersifat serakah atau tamak,
5.
Memiliki sifat bertanggung jawab,
6.
Mengendalikan diri dari tindakan main curang, dan
7.
Tidak mudah terpengaruh oleh orang lain.
Dengan etika yang seperti di atas tadi, konsumen yang menawar atau membeli barang kita
berkemungkinan besar untuk berminat tinggi dan menjadi konsumen tetap, selain itu produsennnya pun
akan di segani oleh para pesaingnya.
Kesimpulan
Bisnis merupakan suatu kegiatan yang di lakukan individu atau kelompok ( organisasi ) untuk
menawarkan barang dan jasa kepada masyarakat luas dengan tujuan mencari keuntungan atau
pendapatan yang lebih dengan cara transaksi. Era globalisasi adalah zaman atau waktu yang yang
semua kegiatan manusia berkaitan dengan tekhnologi. Di era globalisasi ini segala sesuatunya
menggunakan kecanggihan atau tekhnologi yang tinggi agar tidak ketinggalan zaman. Dan agar lebih

mudah juga di kerjakannya. Jadi di era globalisasi ini kita di tuntut untuk bisa belajar berbisnis melalui
sistem informasi yang di era globalisasi ini sistem informasi tersebut sangat di butuhkan untuk
melancarkan, mempermudah dan mempercapat semua proses kegiatannya. Di era globalisasi sekarang
ini pun untuk menyeimbangkan perkembangan zaman yang makin berkembang dengan pesatnya
manusia di tuntut untuk belajar dan belajar. Jadi dapat di simpilkan bahwa kita belajar bisnis agar bisa
menyeimbangkan suatu perkembangan zaman, dimana di zaman tersebut (era globalisasi) di wajibkan
untuk mengetahui berbagai macam kegiatan manusia termasuk kegiatan bisnis.