Anda di halaman 1dari 6

Management Blue Ocean Strategy (BOS)

KATA PENGANTAR

Puji Syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat
dan hidayah-Nya, sehingga makalah dengan tema Blue Ocean Strategy dapat
terselesaikan.
Karya tulis ini dibuat dalam rangka memenuhi tugas mata kuliah softskill Teori
Organisasi 2. kami ucapkan terima kasih kepada Bpk JULIUS NURSYAM SI selaku
dosen mata kuliah soft skill teori organisasi 2 yang telah banyak memberikan
bimbingan dan pengarahan sehingga makalah ini dapat selesai tepat pada
waktunya.

Makalah Blue Ocean Strategy ini masih sangat jauh dari kesempurnaan,
mengingat kami masih dalam tahap belajar, untuk itu penulis mohon kritik dan
sarannya. Pada akhirnya semoga dengan makalah ini dapat bermanfaat bagi
pembaca.

Jakarta,

Penyusun
BAB I
PENDAHULUAN

1.1

Latar Belakang

Samudera Biru, menggambarkan sebuah ruang pasar yang belum terjelajahi,


dimana penciptaan permintaan permintaan dan peluang pertumbuhan yang
sangat menguntungkan. Meskipun sejumlah samudera biru benar-benar
diciptakan diluar industri yang sudah ada, tetapi pada kenyataannya kebanyakan
di buat dari dalam samudera merah dengan cara memperluas batasan-batasan
industri yang telah ada seperti yang dilakukan Cirque du Soleil yang memandang

lebih kreatif Segmen pasar yang sudah ada sehingga dilakukan extensifikasi
Market Segmen ke Orang dewasa dan korporat yang saat itu belum tergarap.

1.2

Rumusan Masalah

Adapun rumusan masalah dalam makalah ini adalah :


1.

Pengertian Blue Ocean Strategy

2.

Blue Ocean Strategy

3.

Contoh Blue Ocean Strategy

1.3

Tujuan Makalah

Makalah ini dibuat dengan tujuan sebagai pemenuhan tugas soft skill teori
organisasi 2 sekaligus sebagai literatur tambahan bagi mahasiswa atau pembaca
yang ingin menambah wawasan yang mencakup management Blue Ocean
Strategy.

BAB II

2.1. Pengertian Blue Ocean Strategy

Blue ocean strategy adalah istilah dalam ilmu manajemen strategi yang merujuk
pada siasat untuk menciptakan pasar baru yang belum dipenuhi persaingan
yang ketat. Hal ini dilakukan dengan menciptakan dan menjangkau demand baru
yang belum dipikirkan oleh para pesaing. Blue ocean strategy pada dasarnya
merupakan sebuah siasat untuk menaklukan pesaing melalui tawaran fitur
produk yang inovatif, dan selama ini diabaikan oleh para pesaing. Fitur produk ini
biasanya juga berbeda secara radikal dengan yang selama ini sudah ada di
pasar.
blue ocean mendorong pelakunya untuk memasuki sebuah arena pasar baru
yang potensial, dan yang selama ini dilupakan oleh para pesaing. Hal ini tentu
berbeda dengan red ocean, dimana semua kompetitor memberikan tawaran fitur
produk yang seragam, sama, dan semua saling memperebutkan pasar yang juga
sama. Alhasil, yang acap terjadi adalah pertarungan yang berdarah-darah,
lantaran arena persaingan diperebutkan oleh para pemain yang menawarkan
keseragaman produk dan pendekatan.
Esensi dari strategi blue ocean adalah mengidentifikasi dan mencari potensi
pasar baru yang masih belum disadari oleh pemain lain. Dengan demikian suatu
perusahaan bisa melenggang sendirian menguasai pasar itu; sebelum para
pemain lain menyadarinya.

2.2.Blue Ocean Strategy

Strategi ini menantang perusahaan untuk keluar dari persaingan dengan cara
menciptakan ruang pasar yang belum ada pesaingnya, dengan kompetisis pun
tidak menjadi relevan. Strategi Samudra Biru mengikuti logika strategis yang
disebut inovasi nilai. Inovasi nilai memberikan penekanan setara pada nilai dan
inovasi. Inovasi nilai terjadi hanya ketika perusahaan memadukan inovasi
dengan utilitas, harga dan posisi biaya. Inovasi nilai diciptakan dalam wilayah
dimana tindakan perusahaan secara positif mempengaruhi struktur biaya dan
tawaran nilai bagi pembeli. Penghematan biaya dilakukan dengan
menghilangkan dan mengurangi factor-faktor yang menjadi titik persaingan
dalam industri. Penciptakan samudera biru adalah soal menekan biaya sembari
meningkatkan nilai bagi pembeli. Nilai Pembeli berasal dari utilitas dan harga
yang ditawarkan perusahaan kepada pembeli. Nilai Perusahaan dihasilkan dari
harga dan struktur biaya. Inovasi nilai tercapai hanya ketika keseluruhan sistem
kegiatan utilitas, harga, dan biaya perusahaan terpadu dengan tepat.
Pendekatan keseluruhan sistem ini yang menjadikan penciptaan samudera biru
sebagai sebuah strategi berkesinambungan.
Strategi Samudra Biru
Menciptakan ruang pasar yang belum ada pesaingnya
Menjadikan kompetisis tidak relevan
Menciptakan dan menangkap permintaan baru
Mendobrak pertukaran nilai-biaya
Memadukan keseluruhan sistem kegiatan perusahaan dalam mengejar
diferensiasi dan biaya rendah
a. Enam Prinsip Strategi Samudra Biru
Prinsip-prinsip Perumusan

Merekontruksi batasan-batasan pasar


Fokus pada gambaran besar, bukan pada angka
Menjangkau melalui permintaan yang ada
Melakukan rangkaian strategis dengan tepat
Faktor Risiko yang ditangani oleh setiap prinsip

1.

Kurangnya Risiko pencarian

2.

Kurangnya Risiko perencanaan

3.

Kurangnya risiko skala

4.

Kurangnya risiko model bisnis

Prinsip-prinsip Eksekusi/Pelaksanaan

Mengatasi hambatan-hambatan utama dalam Organisasi


Mengintegrasikan eksekusi ke dalam strategi

Faktor Risiko yang ditangani oleh setiap prinsip

5.

Kurangnya risiko organisasi

6.

Kurangnya risiko manajemen

b. Four Action Framework


1. Eleminasi : Faktor (fitur) apa yang taken for granted, namun sebenarnya bisa
dieliminasi? Dalam industry Anda, fitur apa yang sebenarnya tidak begitu
penting namun karena kebiasaan, selalu ditawarkan kepada pelanggan.
2. Mengurangi : Faktor (fitur) apa yang sebaiknya dikurangi jauh di bawah
standar industri? Dalam industri Anda, fitur apa yang sebaiknya dikurangi karena
tidak memberikan value yang tinggi kepada pelanggan.
3. Meningkatkan : Faktor (fitur) apa yang sebaiknya ditingkatkan jauh di atas
standar industri? Dalam industri Anda, fitur apa yang sebaiknya diberikan karena
mampu memberikan value yang sangat tinggi kepada pelanggan; meski
mungkin fitur ini sudah ditawarkan oleh para pesaing.
4. Menciptakan : Faktor (fitur) apa yang sebaiknya diciptakan yang belum pernah
ditawarkan oleh industri? Dalam industri Anda, fitur baru apa yang sebaiknya
diciptakan; fitur baru yang mampu memberikan value tinggi kepada pelanggan,
dan selama ini belum pernah ditawarkan oleh pelanggan.
c. Perumusan Strategy Blue Ocean
1. Merekonstruksi batasan-batasan pasar untuk menjauh dari kompetisi dan

menciptakan samudra biru


Enam Langkah merekonstruksi batasan-batasan Pasar :

Mencermati industri-industri alternative

Mencermati kelompok-kelompok Strategis dalam Industri

Mencermati Rantai Pembeli

Mencermati Penawaran Produk dan Jasa Pelengkap

Mencermati Daya Tarik Emosional atau Fungsional bagi Pembeli

Mencermati Waktu

2. Fokus pada Gambaran Besar, Bukan pada Angka


Empat langkah dalam memvisualkan strategi

Kebangkitan Visual

Eksplorasi Visual

Pameran Strategi Visual

Komunikasi Visual

3. Menjangkau Melampaui Permintaan yang Ada


Perusahaan harus menentang dua praktik strategi konvensional,
pertama, berfokus pada konsumen yang ada. Kedua, dorongan mempertajam
segmentasi demi mengakomodasi perbedaan di pihak pembeli.
4. Mengatasi Rintangan-rintangan Utama Organisasi
Strategi samudra biru dilandaskan pada pergeseran dari konvergensi ke
divergensi ke dalam kurva nilai dengan biaya rendah. Hal ini meningkatkan kadar
kesulitan eksekusi.
5.Mengintegrasikan Eksekusi ke dalam Strategi
Agar dapat membangun kepercayaan dan komitmen orang-orang dalam hierarki
dan mendorong kerja sama sukarela, maka perusahaan harus mengintegrasikan
eksekusi ke dalam strategi sejak awal
2.3 Contoh Blue Ocean Strategy
Contoh yang paling fenomenal dari dari kisah blue ocean ini misalnya dapat
dilihat pada kisah keberhasilan Yamaha dengan skutik Mio-nya. Dulu sebelum
motor jenis ini muncul, pasar sepeda motor didominasi oleh jenis konvensional
dengan Honda sebagai penguasanya. Melalui skutik Mio, Yamaha mengintroduksi
motor dengan fitur yang berbeda secara radikal dengan produk yang selama ini
ada di pasaran. Ia juga segera membidik segmen pasar baru (new market
segment) yakni para pelanggan perempuan (female bikers). Dengan pendekatan
blue ocean ini, saat itu praktis Yamaha berenang dalam arena pasar baru, yang
tidak ada players lain didalamnya. Dengan mudah Yamaha memimpin pasar baru
itu, dan itu terus bertahan hingga kini. Keberhasilan ini memang fenomenal,

sebab melalui Mio-lah, Yamaha kemudian pelan-pelan merangsek singgasana


yang sudah puluhan tahun digenggam sang jawara, Honda.
Contoh blue ocean strategy yang juga legendaris adalah drama kemenangan
produk iPod dari Apple yang merebut habis pasar musik digital. Produk iPod ini
sungguh inovatif, dan sama sekali berbeda dengan produk sebelumnya, seperti
walkman atau CD music player yang dikuasai oleh Sony. Digitalisasi musik
adalah fitur kunci dari iPod, selain kemudahan penggunaannya. Dengan segera
iPod menguasai pasar baru musik digital, dan jauh meninggalkan Sony yang
terpuruk dalam debu keterpurukan dan luka kekalahan.
Contoh lain blue ocean strategy yang tak kalah dramatis tentu saja adalah kisah
mendiang mbah Surip dengan lagu Tak Gendong-nya. Ketika arena musik tanah
air didominasi oleh musik pop yang mendayu-dayu, ia hadir menawarkan produk
dengan fitur yang secara radikal berbeda dengan yang selama ini ada di pasaran
: sepotong lagu reggae yang jenaka dalam balutan gaya bohemian. Plus selarik
tagline yang amat brilian : I love you full. Dengan segera ia menjelma menjadi
ikon baru, menciptakan new market space, dan dalam arena ini ia dengan
mudah menaklukkan pasar.
Kisah Yamaha Mio, iPod, dan mbah Surip adalah sepenggal kisah tentang
bagaimana konsep blue ocean strategy dibentangkan dalam kenyataan. Semua
kisah ini selalu diawali dengan kejelian melihat potensi pasar yang selama ini
diabaikan oleh para kompetitor. Dan kemudian semuanya segera disertai dengan
tawaran produk dengan fitur yang unik, inovatif dan berbeda (different) dengan
yang selama ini ada di pasar. Melalui cara itulah, para pelaku blue ocean
strategy kemudian bisa menciptakan ruang pasar baru, menjangkau new market
demand dan sekaligus membuat kompetisi menjadi tidak relevan. Atau mungkin
lebih tepatnya : mereka kemudian bisa meninggalkan para pesaingnya dalam
rintihan kekalahan. Mio melesat jauh meninggalkan Honda Beat. iPod membuat
produk audio Sony tergeletak sekarat dalam ambang kehancuran. Dan nama
mbah Surip tiba-tiba melambung, sebelum akhirnya benar-benar melesat
menembus langit tuju bidadari.

BAB III

PENUTUP

3.1 Kesimpulan
Strategi blue ocean tak pelak merupakan salah satu siasat yang barangkali mesti
dilakukan manakala sebuah perusahaan hendak terus memenangkan kompetisi
bisnis yang kian keras. Sebab dengan inilah, mereka kemudian bisa terus
menciptakan produk inovatif yang akan digemari para pelanggannya. Dengan
cara ini pula, para pelanggan akan senantiasa bisa jatuh hati dengan beragam
produk yang ditawarkan