Anda di halaman 1dari 4

. EVA (Economic Value Added).

EVA merupakan Metode penilaian kinerja perusahaan dengan memperhatikan secara adil
ekspektasi penyandang dana.
Penilaian kinerja dengan menggunakan pendekatan EVA menyebabkan perhatian manajemen
sesuai dengan kepentingan pemegang saham. Dimana pemegang saham dalam
menginvestasikan dananya ingin mendapatkan return saham yang tinggi. Sedangkan bagi
manajamen, EVA digunakan untuk memilih investasi yang memaksimalkan tingkat
pengembalian dan meminimalkan tingkat biaya modal sehingga perusahaan dapat
dimaksimalkan.
EVA dapat digunakan untuk mengindentifikasi proyek yang memberikan pengembalian lebih
tinggi dari pada biaya modalnya. Kegiatan atau proyek yang memberikan nilai sekarang dari
total EVA yang positif menunjukkan bahwa proyek tersebut menciptakan nilai perusahaan
dan dengan demikian sebaiknya diambil. Sebaliknya, kegiatan proyek yang tidak
menguntungkan tidak perlu diambil.
Penggunaan EVA dalam mengevaluasi proyek akan mendorong para manajer untuk selalu
melakukan evaluasi atas tingkat resiko proyek yang bersangkutan.
Konsep Penilaian EVA :
1. Apabila EVA > 0, nilai EVA positif yang menunjukkan telah terjadi proses nilai tambah
pada perusahaan. Bearti ada nilai tambah ekonomis, setelah perusahaan membayarkan semua
kewajiban pada para penyandang dana atau kreditur sesuai ekspektasinya.
2. Apabila EVA = 0, menunjukkan posisi impas atau break Event Point. Berati tidak ada
nilai tambah ekonomi , tetapi perusahaan mampu membayarkan semua kewajibannya kepada
para
penyandang
dana
atau
kreditur
sesuai
ekspektasinya.
3. Apabila EVA < 0, nilai EVA negative dan menunjukkan tidak terjadi proses nilai tambah.
Berarti perusahaan tidak mampu membayarkan kewajibannya kepada para penyandang dana
atau kreditur sebagaimana nilai yang diharapkan ekspektasi return saham tidak dapat
tercapai.
Fungsi dari pendekatan EVA adalah adalah :
1. Sebagai Indicator adanya penambahan nilai dari sebuah investasi;
2. Sebagai Indicator kinerja sebuah perusahaan dalam setiap kegiatan operasional
ekonomisnya;
3. Sebagai Pendekatan baru dalam pengukuran kinerja perusahaan dengan
memperhatikan secara adil para penyandang dana atau pemegang saham
Keunggulan EVA :
1. EVA memfokuskan penilaiannya pada nilai tambah dengan memperhitungkan beban
biaya modal sebagai konsekuensi investasi;
2. Perhitungan EVA relative mudah dilakukan hanya yang menjadi persoalan adalah
perhitunannya biaya modal yang memerlukan data yang lebih banyak analisa yang
mendalam;

3. EVA dapat digunakan secara mandiri tanpa memerlukan data pembanding seperti
standar atau perusahaan lain, sebagaimana konsep penilaian dengan menggunakan
analisa ratio. Dalam prakteknya data pembanding, seringkali tidak tersedia.
Kelemahan EVA
1. Sulit menentukan biaya modal secara obyektif. Hal ini disebabkan karena dana untuk
investasi dapat berasal dari berbagai sumber dengan tingkat biaya modal yang
berbeda dan bahkan biaya modal mungkin merupakan biaya peluang.
2. EVA terlalu bertumpu pada keyakinan bahwa investor sangat mengandalkan
pendekatan fundamental dalam mengkaji dan mengambil keputusan untuk menjual
atau membeli saham tertentu, padahal factor-faktor lain terkadang justru lebih
dominan.
3. Konsep ini sangat tergantung pada transparansi internal dalm perhitungan EVA secara
akurat. Dalam kenyataannya seringkali perusahaan kurang transparan dalam
mengemukakan kondisi internalnya.
4. EVA jarang dipakai dalam praktek
5. EVA hanya mengukur salah satu keberhasilan bisnis
Dengan diperhitungkannya biaya modal, EVA mengindikasikan seberapa jauh perusahaan
telah mencipakan nilai bagi pemilik modal. Namun demikian, dalam prakteknya EVA dapat
menimbulkan masalah, terutama karena diperlukannya estimasi atas tingkat biaya modal.
Untuk itu dalam menerapkan EVA, kita harus selalu memonitor dan mengevaluasi atas
kewajaran tingkat biaya modal yang digunakan.
PERHITUNGAN EVA
EVA merupakan hasil pengurangan total biaya modal terhadap laba operasi setelah pajak.
Biaya modal sendiri dapat berupa cost of debt dan cost of equity.
EVA = NOPAT (Capital x c) atau
EVA = (r-c) x Capital
Definisi :
1. NOPAT (Net Operating After Tax) adalah laba bersih (Net income after Tax)
ditambah bunga setelah pajak.
2. C = biaya capital adalah biaya bunga pinjaman dan biaya ekuitas yang
digunakan untuk menghasilkan NOPAT tersebut dan dihitung secara rata-rata
tertimbang (WACC).
3. R = tingkat balikan capital (Rate Of Return), yaitu NOPAT/C
4. C = Jumlah dana yang tersedia bagi perusahaan untuk membiayai
perusahaannya.
Langkah-langkah untuk menghitung EVA

1. Menghitung NOPAT (Net Operating After Tax)


Rumus
NOPAT = Laba (Rugi) Usaha Pajak

Definisi :
1. Laba usaha adalah laba operasi perusahaan dari suatu current operating yang
merupakan laba sebelum bunga.
2. Pajak disini adalah yang digunakan dalam perhitungan EVA adalah pengorbanan yang
dileuarkan oleh perusahaan dalam penciptaan nilai tersebut.
3. Menghitung Invested Capital
Rumus :
Invested Capital = (Total Hutang + Ekuitas) Hutang Jangka Pendek
Definisi :
1. Total hutang + ekuitas menunjukkan beberapa bagian dari setiap rupiah modal sendiri
yang dijadikan jaminan utang.
2. Penjaminan janka pendek tanpa bunga merupakan pinjaman yang digunakan
perusahaan yang pelunasan maupun pembayarannya akan dilakukan dalam jangka
pendek (satu tahun sejak tanggal neraca) dengan menggunakan aktiva lancar yang
dimiliki perusahaan, dan atas pinjaman itu tidak dikenal bunga, seperti hutang usaha,
hutang pajak, biaya yang masih dibayar, dan lain-lain.
3. Menghitung WACC (Weighted Average Cost Of Capital

Rumus :
WACC = [(D x rd) (1-tax) + (E x re)]
Dimana :
Total Hutang
Tingkat Modal (D)

= --- x 100 %.

Total Hutang dan Ekuitas.


Beban bunga.
Cost of Debt (rd)

= --- x 100 %.

Total Hutang.
Total Ekuitas.
Tingkat Modal / Ekuitas (E) = --- x 100 %.

Total Hutang dan Ekuitas


Laba bersih setelah pajak.
Cost of Equity (re)

= --- x 100 %.

Total Ekuitas
Beban pajak.
Tingkat Pajak (Tax)

= -- x 100 %.

Laba Bersih sebelum pajak


1. Menghitung-Capital-Charges

Rumus:
Capital Charges = WACC x Invested Capital
2. Menghitung-Economic-Value-Added(EVA)
Rumus :
EVA = NOPAT Capital charges
atau
EVA = NOPAT (WACC x Invested Capital )