Anda di halaman 1dari 12

ISTILAH AKUNTANSI

Aktiva (assets) :kekayaan yang dimiliki perusahaan (lihat harta). Aktiva merupakan
sumber daya (resources) bagi perusahaan untuk melakukan usaha.

Aktiva tetap (fixed assets) :aktiva bernilai besar yang sifatnya tetap atau permanen,
digunakan dalam kegiatan perusahaan dan tidak dijual kembali dalam kegiatan normal.

Aktiva masih harus diterima (accrued assets) :lihat pendapatan masih harus diterima.

Akumulasi penyusutan (accumulated depreciation) :perkiraan yang digunakan untuk


mencatat secara akumulatif pembebanan biaya yang diakibatkan oleh pemakaian aktiva
tetap. Perkiraan semacam ini secara umum disebut perkiraan kontra (contra account),
yaitu perkiraan yang berfungsi mengurangi perkiraan lain.

Ayat jurnal (journal entry) :penyajian suatu transaksi ke dalam nama perkiraan dan
jumlah yang harus didebit dan dikredit.

Ayat jurnal balik (reversing entries) :ayat jurnal yang dibuat (biasanya pada awal periode
akuntansi) untuk membalik ayat jurnal penyesuaian yang dibuat sebelumnya. Ayat jurnal
balik dapat juga dikatakan sebagai ayat jurnal yang didebit dan kreditnya merupakan
kredit dan debit ayat jurnal penyesuaian masing-masing dalam jurnal yang sama.

Ayat jurnal gabungan (compound journal entry) :ayat jurnal yang terdiri dari dua atau
lebih perkiraan yang harus didebit atau dikredit.

Ayat jurnal koreksi (correcting entries) :ayat jurnal yang dibuat untuk mengoreksi ayat
jurnal lain yang dibuat sebelumnya.

Ayat jurnal penutup (closing entry) :ayat jurnal untuk menolkan saldo perkiraanperkiraan sementara (nominal) yang dilakukan apabila akan dimulai pencatatan data
akuntansi periode berikutnya.

Ayat jurnal penyesuaian (adjusting journal entry) :ayat jurnal yang biasanya dibuat pada
akhir suatu periode akuntansi untuk mengoreksi perkiraan-perkiraan tertentu sehingga
mencerminkan keadaan aktiva, kewajiban, pendapatan, biaya, dan modal yang
sebenarnya.

Ayat jurnal koreksi (correcting entry) :ayat jurnal untuk mengoreksi kesalahan yang
terdapat dalam perkiraan-perkiraan aktiva, kewajiban, pendapatan, biaya dan modal.

Bagan perkiraan (chart of accounts) :daftar perkiraan yang ada dalam perusahaan lengkap
dengan nama dan nomor kode perkiraannya.

Bank (bank) :lembaga keuangan yang salah satu usahanya adalah memberikan pinjaman
kepada perusahaan.

Bentuk bertahap (multiple step) :perhitungan rugi laba di mana beberapa kelompok biaya
dikurangkan dari pendapatan sehingga diperoleh beberapa pos perantara seperti misalnya
laba bruto, laba usaha, laba bersih, dan lain-lain.

Bentuk langsung (single step) :perhitungan rugi laba di mana semua pendapatan, baik
yang berasal dari kegiatan normal maupun pendapatan lain-lain yang bukan berasal dari
kegiatan normal perusahaan disajikan bersama-sama kemudian total dari semua
pendapatan ini dikurangi dengan total semua biaya baik yang untuk kegiatan normal
perusahaan maupun yang bukan.

Bentuk skontro (bentuk perkiraan=account form) :penyajian neraca di mana aktiva


diletakkan di sebelah kiri sedang kewajiban dan modal diletakkan di sebelah kanan
sehingga menyerupai bentuk perkiraan.

Bentuk stafel (bentuk laporan=report form) :penyajian neraca di mana kewajiban dan
modal diletakkan di bawah aktiva.

Biaya (expenses) :kadang-kadang disebut beban :penurunan dalam modal pemilik,


biasanya melalui pengeluaran uang atau penggunaan aktiva, yang terjadi sehubungan
dengan usaha untuk memperoleh pendapatan.

Biaya administrasi dan umum (general and administrative expenses) :biaya-biaya yang
terjadi dalam hubungannya dengan kegiatan perusahaan secara keseluruhan
(administrstif) dan biaya-biaya yang bersifat umum yang tidak dapat diidentifikasikan ke
dalam kegiatan spesifik seperti misalnya produksi atau penjualan.

Biaya bunga (interest expense) :biaya yang timbul karena pinjaman uang.

Biaya dibayar di muka (prepaid expenses) :pengeluaran-pengeluaran untuk barang dan


jasa yang akan digunakan atau memberi manfaat di masa mendatang.

Biaya gaji (salaries) :biaya yang berasal dari pemakaian jasa karyawan atau buruh yang
dipekerjakan dalam perusahaan.

Biaya hutang tak tertagih (bad debt expense) :biaya yang berhubungan dengan tidak
tertagihnya piutang.

Biaya lain-lain (other expenses) :biaya-biaya yang tidak berhubungan dengan kegiatan
utama perusahaan.

Biaya masih harus dibayar (accrued expenses) :biaya-biaya yang sudah merupakan beban
walaupun hutang yang bersangkutan belum saatnya merupakan kewajiban.

Biaya penjualan (sales expenses) :biaya-biaya yang terjadi dalam hubungannya dengan
kegiatan menjual dan memasarkan barang.

Biaya perlengkapan (supplies expense) :biaya yang timbul karena pemakaian


perlengkapan (bahan pembantu).

Biaya penyusutan (depreciation expense) :biaya yang timbul karena pemakaian aktiva
tetap berwujud.

Biaya serba-serbi (miscellaneous expenses) :biaya yang terdiri dari bermacam-macam


transaksi yang jumlahnya kecil, tidak sering terjadi dan tidak tertampung dalam satu
perkiraan biaya yang ada.

Biaya sewa (rent expense) :biaya yang timbul karena pemakaian sewa.

Bukti kas kecil (petty cash voucher) :bukti tertulis yang menunjukkan jumlah dan rincian
pengeluaran melalui dana kas kecil.

Buku besar (ledger) :kumpulan dari perkiraan-perkiraan yang saling berhubungan dan
merupakan suatu kesatuan tersendiri.

Buku besar khusus (special ledger) :buku besar tambahan yang dirancang untuk
mengumpulkan informasi lebih rinci guna mendukung informasi yang terdapat pada salah
satu perkiraan di buku besar.

Buku besar tambahan (subsidiary ledger) :kadang-kadang disebut juga buku besar
pembantu:lihat buku besar khusus.

Buku harian khusus (special journal) :buku harian (jurnal) yang dirancang untuk
mencatat suatu transaksi (atau beberapa transaksi) tertentu.

Buku hutang (accounts payable ledger) :kadang-kadang disebut juga dengan buku
tambahan hutang: buku besar tambahan untuk perkiraan hutang. Buku hutang merupakan
kumpulan dari kartu hutang.

Buku memorial (general journal)kadang-kadang disebut juga buku harian umum, jurnal
umum atau buku jurnal :buku harian yang digunakan untuk mencatat transaksi-transaksi
yang tidak dapat dimasukkan dalam salah satu buku harian khusus.

Buku pembelian (purchases journal) :buku harian yang khusus digunakan untuk mencatat
pembelian barang dagang secara kredit.

Buku penerimaan kas (cash receipt journal) :buku harian yang digunakan khusus untuk
mencatat semua penerimaan uang termasuk penjualan tunai.

Buku penjualan (sales journal) :buku harian yang digunakan khusus untuk mencatat
penjualan barang dagang secara kredit.

Buku pengeluaran kas (cash disbursement journal) :buku harian yang khusus digunakan
untuk mencatat semua pengeluaran uang termasuk pembelian barang dagang secara tunai.

Buku persediaan = kadang-kadang disebut buku stok (inventory subsidiary ledger)


:kumpulan dari kartu persediaan.

Buku piutang (accounts receivable subsidiary ledger) :kadang-kadang disebut buku


tambahan piutang: buku besar tambahan untuk perkiraan piutang. Buku piutang
merupakan kumpulan dari kartu piutang.

Buku voucher (voucher register) :jurnal khusus yang digunakan untuk mencatat semua
voucher yang dikeluarkan.

Bursa efek (stock exchange) :tempat di mana surat-surat berharga seperti saham dan
obligasi diperdagangkan.

Cost freight and insurance (CIF) :syarat penjualan di mana penjual menanggung biaya
pengiriman dan asuransi terhadap kerugian atas barang yang bersangkutan.

Daftar piutang (scedule of receivables) :daftar yang memuat saldo piutang kepada tiaptiap langganan (debitur) pada suatu saat tertentu.

Daftar umur piutang (aged receivables) :daftar saldo piutang pada saat tertentu yang
dikelompokkan menurut golongan umur.

Dana kas kecil (petty cash) :sejumlah uang tunai tertentu yang disisihkan dalam
perusahaan dan digunakan untuk melayani pengeluaran-pengeluaran tertentu. Biasanya
pengeluaran-pengeluaran yang dilakukan melalui dana kas kecil adalah pengeluaranpengeluaran yang jumlahnya tidak besar. Pengeluaran-pengeluaran lain dilakukan melalui
bank (dengan check).

Debit (debet) :sisi sebelah kiri perkiraan. Didebit berarti pada sisi sebelah kiri perkiraan
yang bersangkutan dicatat suatu jumlah tertentu.

FIFO (first in first out) :metode penetapan harga pokok persediaan di mana dianggap
bahwa barang-barang yang terdahulu dibeli akan merupakan barang yang dijual pertama
kali. Dalam metode ini persediaan akhir dinilai dengan harga pokok pembelian yang
paling akhir.

Harga pasar (market value) :harga untuk mengganti barang yang bersangkutan pada
tanggal persediaan.

Harga pokok penjualan (cost pf goods sold) :harga beli (perolehan) dari barang yang
dijual. Dalam sebuah perusahaan dagang harga pokok penjualan dicari dengan
:persediaan barang dagang awal periode + pembelian bersih selama periode - persediaan
barang dagang akhir periode.

Harga terendah antara harga pokok dan harga pasar (lower of cost or market) :penilaian
persediaan di mana persediaan dilaporkan pada harga yang terendah antara harga pokok
dan harga pasar (nilai gantinya).

Hutang (liabilities) :kadang-kadang disebut dengan kewajiban :sumber pembiyaan


perusahaan yang berasal dari kreditur.

Hutang bunga (interest payable) :hutang kepada kreditur sebagai imbalan atas pemakaian
uang yang dipinjamkan kepada perusahaan.

Hutang dagang (accounts payable) :kadang-kadang disebut dengan hutang usaha :hutang
jangka pendek yang berasal dari pembelian barang-barang atau jasa untuk keperluan
usaha.

Hutang gaji (salaries payable) :hutang untuk gaji yang jasanya telah dipakai tetapi belum
dibayar.

Identifikasi khusus (specific identification) :metode penetapan harga pokok untuk barangbarang yang yang dijual dan yang masih terdapat dalam persediaan didasarkan atas harga
pokok yang dikeluarkan khusus untuk barang-barang yang bersangkutan.

Ikhtisar rugi laba (income summary) :kadang-kadang disebut perkiraan rugi laba
:perkiraan yang digunakan untuk menutup perkiraan pendapatan dan biaya.

Jurnal (journal) :formulir khusus yang digunakan untuk mencatat secara kronologis
transaksi-transaksi yang terjadi dalam perusahaan menurut nama perkiraan dan jumlah
yang harus didebit dan dikredit.

Jurnal penutup (closing entries) :ayat jurnal yang dibuat untuk memindahkan saldo
perkiraan-perkiraan sementara ke perkiraan-perkiraan tetap atau perkiraan-perkiraan
neraca.

Jurnal umum (general journal) :bentuk jurnal yang terdiri dari dua kolom. Jurnal umum
kadang-kadang disebut juga buku memorial atau jurnal standar.

Kartu hutang (creditor's account) :formulir yang digunakan untuk mencatat penambahan
dan pengurangan hutang kepada salah satu pemasok (kreditur) tertentu. Kartu hutang
memuat informasi tentang hutang kepada salah satu kreditur.

Kartu persediaan :kadang-kadang disebut dengan kartu stok (stock cards) :catatan untuk
mencatat setiap perubahan yang terjadi dalam satu jenis barang.

Kartu piutang (debtor's account) :formulir yang digunakan untuk mencatat penambahan
dan pengurangan piutang kepada salah satu langganan (debitur) tertentu. Kartu piutang
memuat informasi tentang piutang kepada salah satu debitur.

Kas (cash) :uang dalam bentuk tunai maupun rekening bank yang dipunyai perusahaan.

Kas kecil (petty cash) :sejumlah uang tunai tertentu yang disisihkan dalam perusahaan
dan digunakan untuk melayani pengeluaran-pengeluaran tertentu. Biasanya pengeluaranpengeluaran yang dilakukan melalui dana kas kecil adalah pengeluaran-pengeluaran yang
jumlahnya tidak besar. Pengeluaran-pengeluaran lain dilakukan melalui bank (dengan
check).

Kredit (credit) :sisi sebelah kanan perkiraan. Dikredit berarti pada sisi sebelah kanan
perkiraan yang bersangkutan dicatat suatu jumlah tertentu.

Kreditur (creditor) :pihak-pihak yang memberikan pinjaman kepada perusahaan.

Laba bersih (net income) :selisih lebih semua pendapatan dan keuntungan terhadap biaya
dan kerugian. Jumlah ini merupakan kenaikan bersih terhadap modal.

Laba bersih (net income) :selisih lebih pendapatan atas biaya-biaya yang dibebankan dan
yang merupakan kenaikan bersih atas modal yang berasal dari kegiatan usaha.

Laba bruto (gross profit) :penjualan bersih dikurangi harga pokok penjualan. Laba bruto
kadang disebut laba kotor.

Laba ditahan (retained earnings) :jumlah akumulasi laba bersih darisebuah perseroan
terbatas dikurangi distribusi laba (income distribution) yang dilakukan.

Laba usaha (income for operation) :laba yang diperoleh semata-mata dari kegiatan utama
perusahaan.

Laporan Keuangan (financial statement) : laporan yang dirancang untuk para pembuat
laporan keuangan, terutama pihak-pihak diluar perusahaan, mengenai posisi laporan
keuangan dan hasil usaha perusahaan. laporan keuangan terdiri dari neraca, laporan laba
rugi dan laporan perubahanposisi keuangan.

Laporan keuangan interim (interim financial statements) :laporan yang dikeluarkan untuk
periode lebih pendek dari periode tahunan yang reguler.

Laporan perubahan laba ditahan (retained earnings statements) :laporan yang


menunjukkan rincian perubahan saldo laba ditahan dari awal sampai akhir periode
akuntansi.

Laporan perubahan modal (statement of owner's equity) :iktisar tentang perubahan modal
suatu perusahaan yang terjadi selama jangka waktu tertentu.

Laporan rekening koran (bank statement) :catatan yang dibuat oleh bank untuk setoran
yang diterima dan penarikan yang dilakukan serta saldo awal dan saldo akhir dari
rekening koran nasabah. Pada umumnya, bank akan mengirimkan tembusan dari catatan
ini kepada nasabahnya pada tiap-tiap akhir bulan.

LIFO (last in first out) :metode penetapan harga pokok persediaan di mana dianggap
bahwa barang-barang yang paling akhir dibeli akan merupakan barang yang pertama kali
dijual. Dalam metode ini, persediaan akhir akan dinilai dengan harga pokok pembelian
yang terdahulu.

Manajemen (management) :sekelompok orang yang diberi tanggung jawab untuk


mengelola kegiatan perusahaan.

Metode balans permanen (perfectual method) :sistem pencatatan persediaan di mana


harga pokok penjualan dan persediaan ditetapkan setiap kali terjadi transaksi dalam
persediaan.

Metode eceran (retail method) :metode penetapan harga pokok persediaan secara taksiran
yang didasarkan atas hubungan, yang terdapat dalam tahun berjalan, antara harga pokok
dengan harga jual.

Metode periodik (periodic method) :sistem pencatatan dalam persediaan di mana harga
pokok penjualan dan persediaan ditetapkan secara berkala melalui penghitungan fisik
terhadap persediaan yang ada.

Metode penghapusan langsung (direct write-off method) :suatu cara di mana pencatatan
kerugian yang timbul dari tidak tertagihnya piutang dilakukan pada saat piutang yang
bersangkutan diputuskan untuk dihapuskan.

Metode laba bruto atau metode laba kotor (gross profit method) :metode penetapan harga
pokok persediaan secara taksiran yang didasarkan atas hubungan, yang terdapat dalam
periode yang lalu, antara laba bruto dengan harga jual.

Modal (capital) :sumber pembelanjaan perusahaan yang berasal dari pemilik.

Neraca (balance sheet) :laporan keuangan yang dapat memberi informasi tentang sumbersumber daya yang dimiliki perusahaan dan sumber pembelanjaan untuk memperolehnya.
Laporan ini menyajikan posisi keuangan perusahaan.

Neraca (balance sheet) :daftar aktiva, kewajiban dan modal suatu perusahaan pada suatu
saat tertentu. Daftar ini juga menunjukkan tentang kekayaan yang dipunyai perusahaan
serta sumber pembelanjaannya. Neraca menunjukkan posisi keuangan perusahaan pada
suatu saat tertentu.

Neraca lajur (work-sheet) :kertas berkolom yang digunakan sebagai kertas kerja untuk
menyusun laporan keuangan.

Neraca saldo (trial balance) :kadang-kadang disebut juga neraca sisa atau neraca
percobaan :daftar saldo perkiraan-perkiraan yang ada dalam buku besar perusahaan pada
suatu saat tertentu.

Neraca saldo disesuaikan (adjusted trial balance) :neraca saldo yang telah disesuaikan
dengan jurnal penyesuaian.

Neraca saldo penutup (post closing trial balance) :neraca saldo yang dibuat setelah semua
perkiraan nominal ditutup.

Nota debit (debit memorandum) :dokumen yang memberitahu kreditur bahwa


perkiraannya telah didebit dengan jumlah tertentu.

Nota kredit (credit memorandum) :dokumen untuk memberitahu debitur bahwa


perkiraannya telah dikredit sejumlah tertentu.

Pembayaran di muka (prepayments) :istilah umum untuk biaya dibayar di muka dan uang
muka secara bersama-sama.

Pembelian (purchases) :perkiraan yang digunakan untuk mencatat semua pembelian


barang dagang dalam suatu periode.

Pembelian retur dan pengurangan harga (purchases return and allowances) :pengembalian
atau pengurangan harga atas barang-barang yang telah dibeli.

Pembukuan (book-keeping) :pencatatan data perusahaan dengan cara tertentu.

Penyisihan piutang tak tertagih (allowance for doutful accounts) :bagian dari piutang
yang diperkirakan tidak akan dapat ditagih dan untuk kemungkinan kerugian yang
disebabkan olehnya telah dibebankan sebagai biaya (lihat :biaya piutang tak tertagih).

Pemindahbukuan ke buku besar (posting) :prosedur pemindahan data dari jurnal ke


perkiraan-perkiraan yang bersangkutan di buku besar.

Pendapatan (revenue) :jumlah yang dibebankan kepada langganan untuk barang dan jasa
yang dijual. Pendapatan dapat juga didefinisikan sebagai kenaikan bruto dalam modal

(biasanya melalui diterimanya suatu aktiva dari langganan) yang berasal dari barang dan
jasa yang dijual.

Pendapatan diterima di muka (unearned revenues) :uang muka untuk pendapatan yang
belum dihasilkan.

Pendapatan masih harus diterima (accrued revenues) :pendapatan yang sebetulnya telah
dihasilkan tetapi uangnya belum diterima.

Pendapatan lain-lain (other income) :pendapatan yang bukan berasal dari kegiatan utama
perusahaan.

Penetapan harga pokok persediaan (inventory costing) :menentukan nilai harga pokok
persediaan yang ada pada suatu saat tertentu.

Penggolong-golongan transaksi (classifying of transaction) :transaksi-transaksi yang


mempunyai sifat sama dilaporkan dalam satu kesatuan.

Penjualan bersih (net sales) :penjualan (pada nilai faktur) dikurangi dengan
pengembalian, pengurangan harga, biaya transpor yang dibayar untuk langganan dan
potongan penjualan yang diambil.

Penjualan retur dan pengurangan harga (sales return and allowances) :penerimaan
kembali atau pengurangan harga atas barang-barang yang telah dijual.

Penyusutan (depreciation) :proses pembebanan biaya yang disebabkan oleh pemakaian


aktiva tetap, seperti misalnya peralatan.

Peralatan (equipment) :salah satu bentuk aktiva dalam perusahaan yang biasanya bernilai
cukup besar dan digunakan untuk menjalankan kegiatan perusahaan.

Perhitungan rugi laba (income statement) :ikhtisar pendapatan dan biaya suatu
perusahaanuntuk suatu jangka waktu tertentu. Perhitungan rugi laba menunjukkan hasil
usaha suatu perusahaan dalam jangka waktu tertentu.

Perkiraan (account) :formulir (media) yang digunakan untuk mengelompokkan transaksitransaksi yang sejenis ke dalam satu nama kelompok transaksi dan tempat untuk mencatat
penambahan serta pengurangan yang terjadi dalam kelompok tersebut.

Perkiraan dua kolom (two column account) :salah satu bentuk perkiraan di mana sisi
debit diletakkan terpisah dengan sisi kredit.

Perkiraan empat kolom (balance-colomn account atau four column account) : salah satu
bentuk perkiraan di mana terdapat kolom yang menunjukkan saldo perkiraan tersebut
pada akhir setiap transaksi.

Perkiraan nominal (nominal account atau temporary account) :perkiraan-perkiraan yang


hanya digunakan untuk mencatat transaksi selama periode tertentu yang secara berkala
dipindahkan ke perkiraan modal. Perkiraan pendapatan, biaya dan prive termasuk dalam
kelompok ini.

Perkiraan pengendali (controlling account) :kadang-kadang disebut juga dengan


perkiraan induk : perkiraan dalam buku besar yang mempunyai rincian dalam buku besar
tambahan.

Perkiraan prive (drawing account) :perkiraan yang digunakan untuk mencatat


pengambilan aktiva perusahaan yang dilakukan oleh pemilik.

Perkiraan riil (real account) :perkiraan-perkiraan yang saldonya dibawa terus menerus
dari satu periode ke periode yang lain. Perkiraan-perkiraan neraca termasuk dalam
kelompok ini.

Perlengkapan (supplies) :salah satu bentuk aktiva dalam perusahaan yang dari bahan
pembantu.

Persamaan akuntansi (accounting equation) :hubungan antara aktiva, kewajiban dan


modal yang dinyatakan dalam suatu persamaan di mana : aktiva =kewajiban +modal.

Persediaan barang dagang (merchandise inventory) :harga perolehan (harga pokok)


persediaan barang dagang yang ada pada suatu saat tertentu (awal atau akhir periode
akuntansi).

Persediaan tersedia dijual (merchandise available for sale) :harga beli (perolehan)dari
persediaan barang dagang di awal periode ditambah pembelian bersih selama periode
yang bersangkutan.

Persekutuan (partnership) :perusahaan yang dimiliki oleh dua orang atau lebih menurut
suatu perjanjian yang dilakukan diantara mereka.

Perseroan terbatas (corporation) :perusahaan yang merupakan badan hukum terpisah


yang dibentuk berdasarkan hukum di mana pemilikannya dibagi dalam saham-saham.

Perusahaan dagang (merchandising firm) :perusahaan yang kegiatannya membeli barang


jadi dan menjualnya kembali tanpa melakukan pengolahan lagi.

Perusahaan jasa (service firm) :perusahaan yang kegiatannya menjual jasa-jasa.

Perusahaan pabrik (manufacturing firm) :perusahaan yang kegiatannya mengolah bahan


baku menjadi barang jadi dan kemudian menjual barang jadi tersebut.

Perusahaan perseorangan (proprietoship) :perusahaan yang dimiliki seluruhnya oleh


perseorangan.

Persediaan barang dagang (merchandise inventory) :perkiraan yang digunakan untuk


mencatat harga pokok barang dagang pada awal dan akhir periode akuntansi.

Piutang dagang (trade receivables) : kadang-kadang disebut piutang usaha :piutang yang
berasal dari penjualan barang atau jasa yang merupakan kegiatan utama perusahaan.

Piutang dihapuskan (receivable written-off) :piutang kepada debitur tertentu yang


dinyatakan tidak dapat ditagih oleh karena itu dikeluarkan dari catatan perusahaan.

Piutang lain-lain (other receivables) :piutang di luar piutang dagang.

Pos-pos rekonsiliasi (reconciling items) :pos-pos yang menjelaskan perbedaan antara dua
angka (saldo) yang berasal dari sumber berbeda dalam proses rekonsiliasi.

Potongan tunai (cash discount) :potongan harga yang diberikan apabila pembayaran
dilakukan lebih cepat dari jangka waktu kredit.

Potongan pembelian (purchases discount) :potongan terhadap harga pembelian apabila


pembayaran dilakukan lebih cepat dari jangka waktu kredit. Potongan pembelian adalah
potongan tunai dipandang dari sudut pembeli. Lihat potongan tunai.

Potongan perdagangan (trade discount) :potongan harga yang disebabkan oleh perbedaan
cara atau kondisi penjualan.

Potongan penjualan (sales discount) :potongan terhadap harga penjualan apabila


pembayaran dilakukan lebih cepat dari jangka waktu kredit. Potongan penjualan adalah
potongan tunai dipandang dari sudut penjual. Lihat potongan tunai.

Rata-rata (average) :penetapan harga pokok persediaan di mana dianggap bahwa harga
pokok rata-rata dari barang yang tersedia dijual akan digunakan untuk menilai harga
pokok barang yang dijual dan yang terdapat dalam persediaan.

Rekonsiliasi bank (bank reconsiliation) :membandingkan saldo buku dengan saldo bank
dan menjelaskan perbedaan yang terjadi. Secara umum rekonsiliasi berarti
membandingkan dan menjelaskan perbedaan yang terjadi terhadap dua angka (saldo)
yang berasal dari sumber berbeda.

Rugi bersih (net loss) :kebalikan dari laba bersih.

Saldo debit (debit balance) :saldo suatu perkiraan di mana jumlah sisi debit lebih besar
daripada jumlah sisi kredit.

Saldo disesuaikan (adjusted balance) :saldo yang telah disesuaikan dengan pos-pos
rekonsiliasi.

Saldo kredit (credit balance) :kebalikan saldo debit.

Saldo normal (normal balance) :saldo debit atau kredit yang biasanya akan terdapat pada
perkiraan tertentu.

Siklus akuntansi (accounting cycle) :tahap-tahap kegiatan dalam proses pencatatan dan
pelaporan akuntansi, mulai dari terjadinya transaksi sampai dengan dibuatnya laporan
keuangan.

Sistem informasi (information system) :kesatuan dari bagian-bagian atau tahap


pelaksanaan dalam akuntansi agar dapat menghasilkan informasi tertentu yang
diinginkan.

Slip deposit (deposit slip) :bukti penerimaan yang dibuat oleh bank untuk setoran-setoran
yang diterima dari nasabah.

Syarat pembayaran (credit term) :persetujuan antara pembeli dan penjual mengenai cara
dan jangka waktu pembayaran suatu transaksi jual beli.

Surat-surat berharga (marketable securities) :saham atau surat-surat berharga lain yang
mempunyai pasaran sehingga dapat diperjualbelikan dengan segera dan yang dimiliki
perusahaan tidak dengan maksud untuk investasi jangka panjang.

Transaksi (transaction) :kejadian atau situasi yang mempengaruhi posisi keuangan


perusahaan dan oleh karena itu harus dicatat.

Transpor pembelian (tranportation on purchases atau freight in) :biaya-biaya


pengangkutan yang dikeluarkan pada waktu melakukan pembelian barang dagang.

Uang muka (advances) :pengeluaran-pengeluaran yang dimaksudkan sebagai uang muka


atas perolehan suatu aktiva.

Voucher :bukti tertulis mengenai persetujuan untuk mengeluarkan uang.

Wesel tagih (notes receivables) :janji tertulis yang diberikan oleh penarik wesel untuk
membayar sejumlah tertentu pada saat diminta atau pada tanggal tertentu.