Anda di halaman 1dari 8

Kata Pengantar

Puji syukur atas rahmat-Nya kami dapat menyelesaikan laporan praktikum ini. Dalam
laporan ini
kami
membahas
tentang
bagaimana
mengetahui dan
membedakan
larutan asam dan larutan basa dari beberapa larutan yang telah diujikan dengan menggunakan
beberapa indikator, yaitu kertas lakmus merah, biru , indikator larutan dan indikator
alami. Semoga laporan kami yang tidak sempurna ini dapat bermanfaat bagi pembaca
sekalian.

Cirebon, 16 Januari 2014

Daftar Isi

Kata Pengantar........................................................................................................... 1
Daftar Isi..................................................................................................................... 2
BAB 1.......................................................................................................................... 3
Pendahuluan............................................................................................................... 3
1.1

Latar belakang............................................................................................... 3

Bab 2.......................................................................................................................... 4
Pembahasan............................................................................................................... 4
2.1

Tujuan Percobaan........................................................................................... 4

2.2

Alat dan bahan............................................................................................... 4

2.3

Cara Kerja...................................................................................................... 5

2.4

Hasil Pengamatan.......................................................................................... 5

2.5

Gambar hasil pengamatan.............................................................................5

2.6

Jawablah :...................................................................................................... 6

2.1

Jawaban :....................................................................................................... 6

Bab 3.......................................................................................................................... 7
Penutup...................................................................................................................... 7
3.1 Kesimpulan........................................................................................................ 7

BAB 1
Pendahuluan
1.1

Latar belakang

Asam basa merupakan senyawa kimia yang akrab di telinga kita.


Dalama kehidupan sehari-hari, kita menggunakan banyak menggunakan zat
asam dan basa. Cuka, air aki, air jeruk, dan asam klorida merupakan contoh
asam yang kita temui. Basa banyak kita jumpai dalam air kapur, sabun,
soda, dan detergen.
Kata asam (acid) berasal dari bahasa Latin acidus yang berarti
mempunyai rasa asam. Salah satu definisi asam adalah zat yang jika
dilarutkan dalam air akan menghasilkan ion hidrogen (H+).
Kata basa (alkali) berasal dari bahasa Arab yang berarti abu.
Salah satu definisi basa adalah zat yang jika dilarutkan di air akan
menghasilkan ion hidroksida (OH-).

Bab 2
Pembahasan

Hasil pengamatan larutan asam dan larutan basa :


2.1

Tujuan Percobaan

Menguji karutan dengan kertas lakmus dan mengkelompokkan larutan ke


dalam asam, basa atau netral.

2.2

Alat dan bahan

2.3

Alu dan pelumpang


Pelat tetes
Pipet tetes
Air suling
Air kapur
Larutan cuka
Air jeruk nipis
Air sabun
Phenolptalein
Lakmus merah
Lakmus biru
Bunga sepatu
Bunga soka

Cara Kerja

1. Gunting masing - masing kertas lakmus merah dan kertas


lakmus biru sepanjang 1 cm dan masukkan kedalam tabung
reaksi, lalu teteskan air suling. Amati apakah terjadi prubahan
warna pada kertas lakmus ?
2. Dengan cara yang sama, gantikan air suling dengan larutan cuka
dan air kapur.
3. Lanjutkan percobaan anda dengan menguji larutan lain yang
tersedia, kemudian nyatakan apakah larutan itu bersifat asam
(seperti larutan cuka) , bersifat basa (seperti air kapur) atau
bersifat netral (seperti air suling)

2.4

Hasil Pengamatan
Bahan

Larutan
cuka
Air kapur
Air suling
Air jeruk
nipis
Air sabun

2.5

Lakmus merah
Orange muda
Biru tua
Orange tua
Tidak berubah
Biru

Perubahan warna
Lakmus biru Phenolptalein
Orange muda Tidak
berubah
Biru muda
Merah muda
Tidak
Tidak
berubah
berubah
Merah
Kuning
Tidak
berubah

Merah muda

Bunga
Merah
Hijau
Tidak
berubah
Tidak
berubah
Tidak
berubah

Gambar hasil pengamatan


Larutan

Air jeruk

Air

Air
Air

2.6

Jawablah :
1. warna apakah yang menunjukan bila zat tersebut bersifat basa
2. warna apakah yang menunjukan bila zat tersebut bersifat asam

2.1

Jawaban :
1. Pada kertas lakmus biru warna tetap. Tetapi pada kertas lakmus
merah warna berubah menjadi biru.

2. pada kertas lakmus biru warna berubah menjadi merah. Tetapi pada
kertas lakmus merah warna tetap.

Bab 3
Penutup
3.1 Kesimpulan
Yang
memerahkan kertas Lakmus sifatnya Asam dan yang
membirukan kertas Lakmus sifatnya Basa. Dari percobaan yang telah
dilakukan di atas kita dapat mengambil kesimpulan bahwa yang paling
bagus dijadikan indicator alami adalah bunga kembang sepatu karena
member warna yang paling menonjol atau paling jelas perbedaannya, jika di
tetesi larutan Asam (HCl) akan berubah menjadi warna Merahan dannjika di
tetsi larutan Basa (NaOH) akan berubah menjadi warna Hijau. Dalam
7

pengamatan kami mengenai larutan asam dan basa yang kami uji cobakan
dengan larutan cuka, air kapur, air suling, air jeruk nipis, dan air sabun
adalah sebagai berikut:
Senyawa yang menghasilkan ion H+ (Larutan yang bersifat Asam) adalah :
1) Air jeruk
2) Larutan cuka
Senyawa yang menghasilkan ion OH- (Larutan yang bersifat Basa) adalah :
1) Air sabun
2) Air kapur