Anda di halaman 1dari 96

FISIKA RADIASI

BPTC-2014
Balai Diklat BAPETEN

TUJUAN
Memahami pengetahuan dasar
tentang Fisika Radiasi yang menjadi
landasan bagi pengetahuan lain yang
berhubungan dengan pemanfaatan
dan pengawasan tenaga nuklir

BAHASAN
proses terjadinya radiasi dari atom atau
inti atom yang tidak stabil,
peluruhan inti atom yang tidak stabil,
interaksi radiasi bila mengenai materi
termasuk terjadinya reaksi inti,
serta beberapa sumber radiasi baik
sumber radiasi alam maupun sumber
radiasi buatan

Klasifikasi Radiasi

Inframerah
Cahaya Tampak
Ultraviolet

Partikel : alfa (), beta (-), positron (+)


Foton : Gamma, X

Atom ?
Atom adalah bagian terkecil materi yang masih
memiliki sifat dasar materi tersebut. Atom
mempunyai ukuran sekitar 10-8 cm atau 10-10 m
atau 1 angstrom (=1 Ao).

ATOM (lanjutan)
Atom tersusun
atas:

Proton yang
bermuatan positif (+),

Neutron yang tidak


bermuatan

Elektron yang
bermuatan negatif (-)

Inti Atom ?
Inti atom adalah bagian dari atom yang terletak di
tengah/di pusat atom, merupakan bagian dari
atom yang memiliki massa terbesar dan berukuran
sekitar 10-12 cm atau 10-4Ao. Hampir semua inti
atom tersusun dari dua jenis partikel yang disebut
proton dan neutron.

ATOM (lanjutan)
Proton dan neutron terikat
bersama membetuk inti atom.
Inti menentukan identitas unsur
dan massa atom.
Proton dan neutron mempunyai massa yang
hampir sama.
Proton merupakan partikel bermuatan sedangkan
neutron tidak bermuatan.

Proton
Proton ditemukan secara eksperimental
oleh C.D. Anderson pada tahun 1932.,
sedang
massanya jauh lebuh besar :
mp

= 1,007287 sma = 1,6725 x 10-27 kg

Muatan proton = 1,6022 x 10-19 Coulomb

Jumlah proton in an atom menentukan jenis


unsur.

Neutron
Neutron ditemukan oleh Chadwick
pada tahun 1932.
mn = 1,008665 sma = 1,6748 x 10-27 kg
Tidak bermuatan
Sebagai partikel penyusun inti atom,
proton dan neutron disebut pula neuklon

Elektron
Elektron ditemukan pertamakali secara
eksperimental oleh J. J. Thompson
pada tahun 1897.
e = -1,6022 x 10-19 Coulomb
me = 0,000549 sma = 9,1091 x 10-31 kg

Perbandingan Partikel Penyusun Atom


Partikel

Simbol

Massa (kg)

Energi (MeV)

Muatan

Proton

1.672E-27

938.2

+1

Neutron

1.675E-27

939.2

Elektron

0.911E-30

0.511

-1

Parameter Atomik
Bilangan Avogadro adalah bilangan yang menyatakan
jumlah atom dalam satu gram atom atau jumlah molekul
di dalam satu gram molekul zat. Bilangan avogadro
lazim dituliskan dengan simbol NA, dimana :
NA = 6,023 X 1023 atom/gram atom
= 6,023 X 1023 atom/gram molekul
Sehingga jumlah atom dari suatu unsur dengan massa
m gram, dapat dinyatakan oleh rumus:

m
N NA
A

Parameter Atomik (lanjutan)


satuan massa atom merupakan satuan
yang lazim dipakai untuk menyatakan
massa atom.
Satu mol zat mengandung 6,023 x 10 23
molekul atau atom (bilangan Avogadro)
berat 1 mol zat dinyatakan dengan gram
sama dengan berat molekul /atomnya.
massa atom 12C sebagai standar. Untuk
12C, 1 mol = 12 gram.

Parameter Atomik (lanjutan)


1 sma

1
x massa 12C
12
1
1 gr atom/mol
x
12 6,023x10 23 atom/mol
1

x 1,99 x 10- 23
12
1,66 x 10- 24 gram

Latihan 1
Hitung massa atom 52Cr dalam gram, jika
diketahui massa atomnya adalah
51,94051 sma.
52

M ( Cr)

51,9405 gr/mol

6,02x10 23 atom / mol


8,628 x10 23 g/atom

Kesetaraan Massa-Energi
E

moc2
v
1-
c

E moc

, jika v=0

Latihan 2
Hitung energi elektron dalam eV jika massa
elektron diketahui 9,109x10-31kg
E m o c 2 (9,109 x1031 kg)(3x108 m / s ) 81,98 x1015 J
E (81,98 x10

15

1eV
5
J )(
)

5
,
11
x
10
eV 0,511MeV
9
1,602 x10 J

Struktur Atom
(model Bohr)

Inti Atom
Elektron
Lintasan Elektron

Atom Bohr (lanjutan)


1. Elektron dalam orbital bergerak
disekeliling inti dalam radius tetap
tertentu.
2. Foton dipancarkan hanya bila elektron
berpindah dari satu orbit ke orbit lain
yang lebih rendah energinya.

Transisi Elektron
Energi Eksternal

Sinar-X karakteristik

Inti Atom

Inti Atom
Elektron

Elektron

Kulit K

Kulit K

Kulit L

Kulit L

Kulit Elektron

K
L
M
N
O

2n2

Kulit

Jumlah
maksimum
elektron

18

32

50

72

Energi Ikat
Kulit

Hidrogen Tungsten

-13.5

-69,500

-3.4

-11,280

-1.5

-2,810

-0.9

-588

-0.54

-73

(Energi Ikat dalam eV)

Binding Energy (keV)

Energi Ikat

110
100
90
80
70
60
50
40
30
20
10
0
0

10

20

30

40

50

60

70

80

Atomic Number (Z)

90

100

Eksitasi

atom
excited state

electron
orbitals
energy

energy

nucleus
ground state

Eksitasi
higher energy level

excited
electron
energy

normal energy level

Eksitasi

nucleus

energy

electron

excited state

Ionisasi

Ionisasi elektron
pada kulit terluar

Ionisation

Ionisasi elektron
pada kulit K

Simbol Atom

A
Z

A = nomor massa atom yang menyatakan jumlah proton dan neutron dalam inti atom.
Z = nomor atom nuklida, yang menyatakan jumlah proton dalam inti atom.
X = Nama atom

Beberapa Istilah dari Simbol Atom


Isotop, adalah nuklida nuklida dengan nomor
atom(Z) sama tetapi berbeda nomor massanya
(A). Isotop isotop memiliki jumlah proton yang
sama di dalam intinya tetapi berbeda jumlah
netronnya.
1
1

2
1

3
1

H, H, H
Elektron
Proton
Neutron

1H
Hidrogen
1

1H
Deuterium
2

1H
Tritium
3

Isotop
Jumlah proton
dan electrons
tetap sama.

Tetapi Jumlah
neutron berbedabeda

Beberapa Istilah dari Simbol Atom


Isoton adalah nuklida nuklida dengan
jumlah neutron (N) yang sama tetapi
berbeda nomor atomnya (Z).
26
12

27
13

28
14

Mg , Al , Si

Beberapa Istilah dari Simbol Atom


Isobar adalah nuklida nuklida dengan
nomor massa (A) yang sama tetapi
berbeda nomor atomnya (Z)

31
14

31
15

31
16

Si, P, S

Beberapa Istilah dari Simbol Atom


Isomer adalah nuklida-nuklida yang mempunyai
nomor atom maupun nomor massa sama, tetapi
mempunyai tingkat energi yang berbeda.
Inti atom yang memiliki tingkat energi lebih tinggi
daripada tingkat energi dasarya biasanya diberi
tanda asterisk (*) atau m
60
28

60
28

60
28

Ni, Ni atau Ni

Kestabilan Inti Atom

Hubungan Jumlah Neutron dan Proton

Kestabilan Inti Atom


Secara umum, kestabilan intiinti ringan terjadi bila jumlah
protonnya sama dengan
jumlah neutronnya, terlihat
bahwa posisi nuklida
berhimpit dengan garis N =
Z, sedang kestabilan inti-inti
berat terjadi bila jumlah
neutron mendekati 1,5 kali
jumlah protonnya.

Inti yang Stabil


gaya electrostatik
p
p
n
gaya nuclear

Line of stability

Kestabilan Inti Atom


Proses perubahan atau transformasi inti
atom yang tidak stabil menjadi atom yang
stabil dinamakan peluruhan

Peluruhan Alpha ()
Peluruhan alfa dominan terjadi pada inti-inti
tidak stabil yang relatif berat (nomor atom lebih
besar dari 80).
dipancarkan partikel yang terdiri atas dua proton
dan dua neutron, yang berarti mempunyai
massa 4 sma dan muatan 2 muatan elementer
positif. Partikel secara simbolik dinyatakan
dengan simbol , atau He
Radionuklida yang mengalami peluruhan akan
kehilangan dua proton dan dua neutron serta
membentuk nuklida baru
4
2

4
2

Peluruhan Alpha ()
Peristiwa peluruhan ini dapat dituliskan
secara simbolik melalui reaksi inti sebagai
berikut:
A
Z

A 4
Z 2

Peluruhan Alpha ()
Pu239 U235 + particle (He-4 nucleus)

Sifat Radiasi Alfa


Daya ionisasi partikel alfa sangat besar, kurang
lebih 100 kali daya ionisasi partikel dan 10.000
kali daya ionisasi sinar .
Jarak jangkauan (tembus) nya sangat pendek,
hanya beberapa mm udara, bergantung pada
energinya.
Partikel akan dibelokkan jika melewati medan
magnet atau medan listrik.
Kecepatan partikel bervariasi antara 1/100
hingga 1/10 kecepatan cahaya.

Peluruhan Beta ()
Peluruhan beta terjadi pada inti tidak stabil yang
relatif ringan. Dalam peluruhan ini akan
dipancarkan partikel beta yang mungkin
bermuatan negatif (-) atau bermuatan positif
(+).
peluruhan - terjadi bila nuklida tidak stabil
berada di atas kurva kestabilan sedangkan
peluruhan + terjadi bila nuklidanya berada di
bawah kurva kestabilan.

Peluruhan Beta ()
Dalam proses peluruhan - terjadi
perubahan neutron menjadi proton di
dalam inti atom.
A
Z

Y v

A
Z 1

C N v

14
6

14
7

Peluruhan Beta ()
proses peluruhan + terjadi perubahan
proton menjadi neutron di dalam inti atom

X Y v

A
Z

A
Z 1

O N v

15
8

15
7

Sifat Radiasi Beta


Daya ionisasinya di udara 1/100 kali dari partikel
Jarak jangkauannya lebih jauh daripada partikel ,
di udara dapat beberapa cm.
Kecepatan partikel berkisar antara 1/100 hingga
99/100 kecepatan cahaya.
Karena sangat ringan, maka partikel mudah
sekali dihamburkan jika melewati medium.
Partikel akan dibelokkan jika melewati medan
magnet atau medan listrik.

Peluruhan Gamma ()
peluruhan gamma tidak menyebabkan
perubahan nomor atom maupun nomor massa,
karena radiasi yang dipancarkan dalam
peluruhan ini berupa gelombang
elektromagnetik (foton).
terjadi bila energi inti atom tidak berada pada
keadaan dasar (ground state) (inti atom yang
isomer)
Biasanya, peluruhan ini mengikuti peluruhan
ataupun

Peluruhan Gamma ()
A
Z

X X
*

A
Z

contoh peluruhan gamma yang mengikuti peluruhan

Co Ni

60
27

60
28

60
28

Ni Ni
*

60
28

Sifat Radiasi Gamma


Sinar dipancarkan oleh nuklida tereksitasi
(isomer) dengan panjang gelombang antara
0,005 hingga 0,5
Daya ionisasinya di dalam medium sangat kecil
sehingga daya tembusnya sangat besar bila
dibandingkan dengan daya tembus partikel
atau
Karena tidak bermuatan, sinar tidak dibelokkan
oleh medan listrik maupun medan magnit

Rumus Umum Peluruhan


Peluruhan radioaktif adalah proses
random yang laju karakteristiknya dapat
diprediksi
Konstanta peluruhan , menunjukkan
probabilitas terjadinya peluruhan
radioaktif.
Probabilitas radioaktif untuk meluruh
dalam waktu dt dt

Rumus Umum Peluruhan


Dari jumlah total inti atom N, dalam waktu dt, jumlah inti
yang akan meluruh, dN, dapat dihitung dari
-dN = Ndt
Karena konstanta peluruhan tidak bergantung pada
waktu, solusi persamaan diatas menjadi

N Noe

(PERSAMAAN 1)

Aktivitas
Aktivitas adalah jumlah inti atom yang
meluruh persatuan waktu.
Jika probabilitas peluruhan ini adalah ,
dan terdapat N inti atom, jumlah rerata inti
yang meluruh adalah N dan ditetapkan
sebagai aktivitas
A=N

Aktivitas
Dari persamaan 1 dapat diperoleh

A N N o e

(PERSAMAAN 2)

Ao e

Satuan Aktivitas
1 Bq = satu peluruhan inti atau transformasi
inti per detik
1 Ci = 3,7 x 1010 Bq

Waktu Paroh
Waktu paroh (T1/2) adalah waktu yang
dibutuhkan selama peluruhan untuk
menghasilkan setengah dari jumlah mula-mula
inti atom.
Ao
Ao
1
T1 / 2
t
A

Ao e Ao e
e T1 / 2
2
2
2

T1/ 2

ln( 2) 0,693

Latihan Perhitungan
Berapa persen 226Ra akan meluruh selama periode
waktu 1000 tahun jika waktu paruhnya adalah 1600
tahun
A Ao e

Ao e

t
0 , 693
T1 / 2

e 0, 693x1000/1600 0,648 64,8%


Ao

Persentase yang meluruh = (100 -64,8)%= 35,2%

Latihan Perhitungan
1. Hitunglah konstanta peluruhan dan waktu
paruh 226 Ra jika satu microgram
memancarkan 3,65 x 104 partikel alpa per detik
2. Sebuah sampel 113In mempunyai massa 2
mikrogram dan waktu paruh 1,6582 jam.
Hitunglah:
a)
b)
c)
d)

Jumlah atom 113In


Jumlah atom 113In yang tersisa setelah 4 jam
Aktivitas sampel setelah 4 jam (dalam Bq dan Ci)
Aktivitas spesifik sampel 113In

INTERAKSI RADIASI DENGAN MATERI

Interaksi Partikel Alfa


Proses ionisasi
Proses eksitasi

Interaksi partikel Alpa


Proses Ionisasi
Elektron lepas
Radiasi, E0

Radiasi, Ei
Inti Atom
Lintasan elektron

Elektron

Interaksi partikel Alpa


Proses Eksitasi
Radiasi, E0
Elektron pindah

Inti Atom
Lintasan elektron

Radiasi, E1

Elektron

Interaksi Partikel Beta


Sinar-X Bremstrahlung

Partikel

Lintasan elektron
Inti Atom

Elektron

Fraksi energi (f) dari sinar-X


bremstrahlung yang dihasilkan dapat
ditentukan menggunakan persamaan
empiris
f= 3,5 x 10-4.Z.Emaks
Z adalah nomor atom bahan penyerap,
Emaks adalah energi maksimum dari partikel beta
(dalam Me V)

Interaksi Neutron
Neutron tidak bermuatan sehingga terjadi
ionisasi tidak langsung
Neutron dibagi menjadi neutron lambat
(termal) dan cepat (energi >= 1 MeV)

Interaksi Neutron Lambat


Penangkapan Neutron
n + 1H 2H +

H(n, )2H

Cd 114Cd +
113
Cd(n, ) 114Cd

n +

113

Interaksi Neutron Lambat


Pancaran Partikel Bermuatan
n +

B 7Li + 4He

10

B(n,) 7Li

10

Interaksi Neutron Lambat


Fisi
n +

U Produk Fisi

235

Untuk fisi
selanjutnya

Interaksi Neutron Cepat


Hamburan Elastik neutron berinteraksi
dengan partikel yang mempunyai massa
yang sama seperti proton.Terjadi pada
material yang kaya hidrogen air, beton
Total energi kinetik sebelum dan sesudah
sama

Interaksi Neutron Cepat

Hamburan Inelastik neutron berinteraksi


dengan partikel yang mempunyai massa
yang jauh lebih berat (seperti besi)
Total energi kinetik sebelum dan sesudah
Berbeda

Interaksi Radiasi Foton


Efek Fotolistrik
enegi foton diserap oleh elektron orbit, sehingga
elektron tersebut terlepas dari atom
Efek fotolistrik sangat dominan terjadi bila foton
berenergi rendah di bawah 0,5 Me V dan lebih banyak
terjadi pada material dengan Z yang besar
Fotoelektron
(berenergi)

Gelombang
Elektromagnet

Lintasan
elektron

Inti Atom

Elektron

Interaksi Radiasi Foton


Hamburan Compton
Hamburan Compton sangat dominan terjadi bila foton
berenergi sedang (di atas 0,5 MeV) dan lebih banyak
terjadi pada material dengan Z yang rendah
Gelombang
Elektromagnet,
Ei=hi

Fotoelektron
(berenergi)

Eo=ho
Lintasan
elektron

Elektron

Inti Atom

Interaksi Radiasi Foton


Produksi Pasangan
energi foton datang hi lebih besar dari 1,02
MeV
Elektron

Gelombang
Elektromagnet

Lintasan
elektron
Inti Atom

Elektron

Positron

Atenuasi Radiasi Foton

Io

Bahan
Penyerap

Ix

I x I0 e

= linear attenuation coefficient (cm-1)

Ix = Io e-x = Io e

(x)

/ = mass attenuation coefficient (cm2/g)

Attenuation and Buildup

Io

Io

IxB

where B 1

Buildup
I = Io B e(-x)
Foton utama + foton hamburan
B=
Foton utama
Jika tidak ada foton hamburan, maka B = 1
Jika ada foton yang dihamburkan, maka B > 1

Atenuasi radiasi foton


Intensitas awal
(Io)

Intensitas, Ix

Io

1/10

Io
HVL

TVL

Tebal, x

Atenuasi radiasi foton

0,693
2,303
HVL
; TVL

I x 1 2 I 0 ; I x 110 I 0
n

Pembangkitan Sinar-X

Radiasi Alam

Nuklida Primordial

Nuklida Waktu Paroh Keterangan


U

7.04 x 108 yr 0.711% dari seluruh


U alam

4.47 x 109 yr 99.275% seluruh U


alam; 0.5 to
4.7 ppm total U in
batuan

Th

1.41 x 1010 yr 1.6 to 20 ppm dalam


batuan

235

238

232

Nuklida Primordial
Nuklida
226
Ra
222

Waktu Paroh
1,600 yr

Rn

3.82 days

1.28 x 109 yr

40

Radiasi Latar
Ada 3 rantai peluruhan di alam:
deret uranium, dimulai dengan 238U
deret thorium, yang berasal dari 232Th
deret actinium series, yang berasal dari

235

Jenis Radiasi Kosmik

Radiasi Kosmik Utama


Radiasi Kosmik Sekunder

Radiasi Kosmik Utama


Partikel dengan energi yang sangat tinggi
(hingga 1018 eV)
sebagian besar terdiri dari proton atau
kadang-k adang partikel lebih berat
Sebagian besar berasal dari luar sistem tata
surya
Beberapa diantaranya berasal dari matahari

Radiasi Kosmik Sekunder

Dihasilkan dari interaksi radiasi


kosmik utama dengan atmosfer
Radiasi kosmik yang kita terima
energi radiasi lebih rendah dalam
bentuk foton, elektron, neutron

Radiasi Latar

Radiasi galaktik
salah satu
komponen
radiasi latar di
bumi

Radiasi Latar

Atmosfer bumi berlaku


sebagai perisai radiasi
dari sebagian besar
radiasi kosmik

Radiasi Latar
Dosis radiasi dari
radiasi kosmik
berkurang
padaketinnggian
yang lebih rendah

Radionuklida Kosmogenik

Nuklida
C

14

Waktu
paroh

sumber

Aktivitas
alamiah

5730 yr

Interaksi
radiasi kosmik,
14
N(n,p)14C

0.22 Bq/g

12.3 yr

Interaksi
radiasi kosmik
dgn N dan O

1.2 x 10-3 Bq/kg

Be

53.3 days

Interaksi
radiasi kosmik
dgn N dan O

0.01 Bq/kg

Dosis Radiasi Kosmik


Penerbangan Subsonic at 11 km

Rute

Lama
Penerbangan
(jam)

Dosis tiap
perjalanan pulangpergi (Gy)

Los Angeles Paris

11.1

48

Chicago Paris

8.3

36

New York - Paris

7.4

31

New York - London

7.0

29

Los Angeles - New York

5.2

19

Sydney - Acapulco

17.4

44

Dosis Radiasi Kosmik


Penerbangan Subsonic at 19 km
Lama
Penerbangan
(jam)

Dosis tiap
perjalanan pulangpergi (Gy)

Los Angeles Paris

3.8

37

Chicago Paris

2.8

26

New York Paris

2.6

24

New York London

2.4

22

Los Angeles - New York

1.9

13

Sydney - Acapulco

6.2

21

rute

Terima Kasih