Anda di halaman 1dari 4

Gerbang Logika Nand, Nor, Xor dan XNor

Hesty Ayu Anggraeni

Jurusan Fisika Sains dan Teknologi UIN Sunan Gunung Djati Bandung * Email: hestyayu99@gmail.com

Abstrak. Gerbang Logika adalah rangkaian dengan satu atau lebih dari satu sinyal masukan tetapi hanya menghasilkan satu sinyal berupa tegangan tinggi atau tegangan rendah. Dikarenakan analisis gerbang logika dilakukan dengan Aljabar Boolean, maka gerbang logika sering juga disebut Rangkaian logika. Gerbang logika merupakan dasar pembentukan sistem digital. Gerbang logika beroperasi dengan bilangan biner, sehingga disebut juga gerbang logika biner.Tegangan yang digunakan dalam gerbang logika adalah TINGGI atau RENDAH. Tegangan tinggi berarti 1, sedangkan tegangan rendah berarti 0.

Kata kunci: Gerbang logika, Nand, Nor, Xor dan Xnor ..

PENDAHULUAN

Gerbang logika merupakan dasar dari pembentukan system digital yang kita kenal saat ini. Misalnya saja pada komputer yang sehari-hari kita pakai merupakan aplikasi langsung dari penggunaan gerbang logika. Prosesor sebagai otak penggerak segala kegiatan baik itu mengetik, mendengarkan music, main game dan sebagainya merupakan gabungan dari beberapa gerbang logika yang tersusun dalam suatu susunan yang sering kita dengar dengan istilah chip dan kumpulan dari chip terbentuklah IC (integrated circuit). Gerbang logika yang umum dipakai merupakan

gabungan/modifikasi dari gerbang dasar yaitu gerbang AND, NOT, dan OR dengan memodifikasi gerbang dasar tersebut akan didapat gerbang baru seperti gerbang NAND,NOR,dan XOR. Gerbang dasar ini terdiri dari satu atau lebih input dan hanya satu output. Untuk input dan output menggunakan dua taraf tegangan, yaitu taraf rendah

(LOW

0,2-2 VOLT) dan taraf tinggi (HIGHT 3,8-

5VOLT). Taraf rendah dinyatakan dengan 0 atau L sedangkan taraf tinggi dinyatakan dengan 1 atau H. Gerbang logika atau sering juga disebut gerbang logika boolean merupakan sebuah sistem pemrosesan dasar yang dapat memproses input-input yang berupa bilangan biner menjadi sebuah output yang akhirnya digunakan untuk proses selanjutnya. Gerbang logika dapat mengkondisikan input-input yang masuk kemudian menjadikannya sebuah output yang sesuai dengan apa yang ditentukan olehnya. Jadi sebenarnya, gerbang logika inilah yang melakukan pemrosesan terhadap segala sesuatu yang masuk dan keluar ke dan dari computer. Maka dari itu, sebenarnya sebuah perangkat komputer merupakan sebentuk kumpulan gerbang-gerbang digital yang bekerja memproses sesuatu input, menjadi output yang diinginkan.

Gerbang Logika adalah rangkaian dengan satu atau

lebih

dari satu sinyal masukan tetapi hanya

menghasilkan satu sinyal berupa tegangan tinggi atau tegangan rendah. Dikarenakananalisis gerbang logika dilakukan dengan Aljabar Boolean maka gerbang logika sering juga disebut Rangkaian logika. Rangakaian logika sering kita temukan dalam sirkuit digital yang diimplemetasikan secara elekrtonik dengan menggunakan dioda atau transistor.

METODE PRAKTIKUM

Gerbang (gate) logika adalah suatu rangkaian digital yang mempunyai satuatau lebih input dan hanya mempunyai satu output Output gerbang logika ini tergantung sinyal yang diberikan pada input-nya. Hal ini dapat kita lihat pada persamaan aljabar Boolean dan tabel kebenaran yang dimiliki oleh setiap gerbang logika. Aljabar Boolean juga memberikan persamaan untuk setiap gerbang serta memberi simbol untuk operasi gerbang tersebut. Suatu rangkaian digital dapat dibangun dari sejumlah gerbang logika. Dari persamaan untuk setiap gerbang dan tabel kebenaran tiap gerbang logika, maka dengan menggabungkan beberapa gerbang ini akan didapat operasi logika sesuai dengan keinginan dan tujuan yang diharapkan

sehingga terbentuklah

suatu

rangkaian

digital yang

akan

membangun

sistem yang

diinginkan.

Adapun

gerbang logika

dasar adalah

NOT, AND dan

OR.

Sedangkan gerbang NAND, NOR, XOR,XNOR merupakan gerbang yang dibentuk dari gabungan beberapa gerbang dasar.

Dalam praktikum ini sudah disediakan rangkaian untuk gerbang logika NAND, NOR, XOR dan XNOR. Kita hanya menentukan saat rangkaian dalam keadaan

tinggi (1) atau

rendah

(0) yang

bisa kita lihat

dari

menyala nya lampu LED. Apabila rangkaian dalam

keadaan tinggi maka lampu LED akan menyala dan (1) dan apabila lampu LED dalam keadaan rendah (0) maka lampu LED akan mati dan menulis

sinyal keluaran. Gerbang NOR mempunyai sifat bila sinyal keluaran ingin tinggi(1) maka semua sinyal

masukan

harus

dalam

keadaan

rendah

(0).

Jadi

gerbang NOR hanya mengenal sinyal masukan yang

HASIL DAN DISKUSI

Gerbang NAND mempunyai dua atau lebih dari dua sinyal masukan tetapi hanya satu sinyal keluaran. Gerbang NAND mempunyai sifat bila sinyal keluaran ingin rendah (0) maka semua sinyal masukan harus dalam keadaan tinggi (1). Di dalam gerbang logika NAND, jika salah satu input atau keduanya bernilai 0 maka hasil output-nya adalah 1. Jika kedua input bernilai 1 maka hasil output-nya adalah 0. Kata NAND merupakan kependekan dari NOT-AND, yang merupakan ingkaran gerbang AND. Gerbang NAND juga disebut juga Universal Gate karena kombinasi dari rangkaian gerbang NAND dapat digunakan untuk memenuhi semua fungsi dasar gerbang logika yang lain. Fungsi gerbang NAND :

Y  .AB (1)
Y  .AB
(1)

GAMBAR 1. Simbol Gerbang NAND

TABEL 1. Tabel Kebenaran untuk gerbang logika Nand..

A Nand

B Nand

F Nand

1

0

semua bitnya bernilai nol. Kata NOR merupakan kependekan dari NOT-OR, yang merupakan ingkaran dari gerbang OR. Fungsi gerbang NOR :

Y  .A+ B (2)
Y  .A+ B
(2)

GAMBAR 2. Simbol Gerbang NOR

TABEL 2. Tabel Kebenaran untuk gerbang logika Nor..

A Nor

B Nor

F Nor

  • 1 1

0

  • 0 0

1

  • 1 0

0

  • 0 1

0

Berdasarkan hasil praktikum gerbang logika NOR

yang kami dapat menunjukkan bahwa bila A dan B masing-masing diberi INPUT 0 maka lampu LED berada pada kondisi tinggi. Sedangkan untuk yang lainnya maka lampu LED berada pada kondisi rendah. Itu menunjukkan bahwa LED akan berada pada kondisi rendah bila semua masukan diberi INPUT 1. Pada gerbang logika NOR untuk semua masukan

INPUT

0

maka

LED

berada pada kondisi tinggi.

masukan atau keduanya

maka LED berada pada

  • 1 Sedangkan bila salah satu

0

  • 0 diberi

1

masukan

INPUT

0

1

0 kondisi rendah. Hal ini dikarenakan oleh, bila salah

1

0

1 satu masukan atau keduanya diberi INPUT 0 maka arus dapat mengalir ke LED, sebaliknya kedua INPUT diberi masukan 1 maka tidak ada arus yang mengalir sehingga LED berada pada kondisi tinggi. Gerbang XOR (dari kata exclusive-or) akan memberikan keluaran 1 jika masukan-masukannya mempunyai keadaan yang berbeda. Dari Tabel 3 tersebut dapat dilihat bahwa keluaran pada gerbang XOR merupakan penjumlahan biner dari masukannya. Jika pada gerbang OR Anda akan mendapatkan hasil output yang serba 1 jika salah satu input atau keduanya bernilai 1, tidak demikian dengan XOR. Gerbang logika ini hanya akan mengeluarkan hasil output bernilai 1 jika hanya salah satu input saja yang bernilai 1. Maksudnya jika kedua input bernilai 1, maka hasil output-nya tetaplah 0. Jadi dengan demikian, logika XOR tidak akan membiarkan kedua input bernilai sama. Jika sama, maka hasil output-nya adalah 0. Fungsi gerbang XOR :

arus

arus

tidak

yang

1

Hasil praktikum gerbang logika NAND didapatkan bahwa bila A dan B masing-masing diberi INPUT 1 maka lampu LED berada pada kondisi rendah. Sedangkan untuk yang lainnya maka lampu LED berada pada kondisi tinggi. Hal ini dikarenakan oleh pada saat kedua saluran INPUT diberi masukan 1 maka arus akan mengalir melewati sakelar sehingga arus yang melewati LED rendah. Sedangkan bila salah

satu

masukan

diberi

INPUT

0

maka

mengalir

melewati

sakelar

sehingga

mengalir pada LED

pada kondisi tinggi.

Gerbang NOR atau NOT-OR juga merupakan kebalikan dari gerbang logika OR. Semua input atausalah satu input bernilai 1, maka output-nya akan bernilai 0. Jika kedua input bernilai 0, maka output- nya akan bernilai 1. Gerbang NOR mempunyai dua atau lebih dari dua sinyal masukan tetapi hanya satu

TABEL 4. Tabel Kebenaran untuk gerbang logika XNor.

Y  .A B (3)
Y  .A B
(3)

GAMBAR 3. Simbol Gerbang XOR

TABEL 3. Tabel Kebenaran untuk gerbang logika Xor.

A Xor

B Xor

F Xor

1

A XNor

B XNor

F XNor

  • 1 1

 

1

  • 0 0

1

  • 1 0

0

  • 0 1

0

Hasil

praktikum yang

kami

praktekkan

didapat

gebang

logika

XNOR

didapatkan

bila

salah

satu

masukan diberi INPUT 1 dan lainya diberi INPUT 0 maka LED berada pada kondisi rendah. Sebaliknya bila kedua masukan diberi INPUT 1 atau kedua masukan diberi INPUT 0 maka LED berada pada kondisi tinggi. Hal ini dikarenakan oleh, bila kedua

  • 1 masukan diberi INPUT yang berlawanan maka LED

0

0

0 pada kondisi rendah, sebaliknya bila INPUT sama 1

0

1

0 atau 0, maka LED pada kondisi tinggi sehingga LED

1

0

1 akan menyala.

1

Hasil praktikum yang didapat gebang logika X-OR didapatkan bila salah satu masukan diberi INPUT 1 dan lainya diberi INPUT 0 maka LED berada pada kondisi tinggi. Sebaliknya bila kedua masukan diberi INPUT 1 atau kedua masukan diberi INPUT 0 maka LED berada pada kondisi rendah. Hal ini dikarenakan

oleh, bila kedua

masukan diberi INPUT yang

berlawanan maka LED pada kondisi tinggi, sebaliknya bila INPUT sama 1 atau 0, maka LED pada kondisi

rendah sehingga LED tidak menyala. Gerbang XNOR disebut juga gerbang Not- EXCLUSIVE-OR. Gerbang logika XNOR memiliki

kerja

kebalikan

dari

XOR.

Gerbang

XNOR

mempunyai sifat bila sinyal keluaran ingin benilai tinggi (1) maka sinyal masukannya harus benilai genap (kedua nilai masukan harus rendah keduanya atau tinggi keduanya). Jika pada gerbang logika XNOR terdapat dua input yang sama, maka gerbang XNOR akan mengeluarkan hasil output bernilai 1.Namun jika salah satunya saja yang berbeda, maka nilai output pastilah bernilai 0. Fungsi gerbang XNOR :

Y  .AB (4)
Y  .AB
(4)

GAMBAR 4. Simbol Gerbang XNOR

KESIMPULAN

Gerbang logika merupakan dasar pembentukan

sistem

digital.

Gerbang

logika beroperasi

denganbilangan biner, sehingga disebut juga gerbang logika biner. Tegangan yang digunakan dalam gerbang logika adalah TINGGI (high) atau RENDAH (low).Tegangan tinggi yang dimaksud adalah nilai bilangan biner yang dihasilakan,berarti 1, sedangkantegangan rendah berarti 0 Gerbang logika NAND merupakan gerbang logika yang bila salah satu atau kedua gerbangmya diberi INPUT maka OUTPUT nya adalah 1. Gerbang logika NOR merupakan gerbang logika yang bila salah satu atau kedua gerbangnya diberi INPUT maka

OUTPUTnya

adalah

0.

Gerbang

logika

X-OR

merupakan

gerbang

logika

yang

bila

kedua

gerbangnya

diberi

INPUT

berlawanan

maka

OUTPUTnya adalah

1.

Gerbang

logika

X-NOR

merupakan

gerbang

logika

yang

bila

kedua

gerbangnya

diberi

INPUT

yang

sama

maka

OUTPUTnya adalah 1.

UCAPAN TERIMA KASIH

Penulis mengucapkan terimakasih kepada Asisten

Praktikum dan

Dosen

membimbing

penulisan

selama

Jurusan

proses

Fisika

yang

telah

praktikum

dalam

REFERENSI

1.

Albert

Paul

Malvino,

Prinsip-Prinsip

Elektronika,

Jakarta: Selemba Teknika, 2002, pp. 55-60.

2.

Dwi Waluyo, "Relasi dan Operasi Logik Serta Fungsi Gerbang Dasar", S,Si Thesis. Institut Teknologi Sepuluh November, 2013.

3.

Ichsan

Muiz,

"Pengenalan

Gerbang

Logika",

S,Si

Thesis.UIN Sunan Gunung Djati Bandung, 2013.

  • 4. Malvino, Prinsip-Prinsip Elektronika 2, Jakarta:

5.

Erlangga, 1994, pp. 23-30. -60.

Mike

Tooley,

Rangkaian

Elektronik Prinsip dan

Aplikasi, Jakarta: Selemba Teknika, 2002, pp. 59-60.

  • 6. Ngadyono, "Gerbang Logika dan Tabel Kebenarannya", S,Si Thesis. STMIK Tunas Bangsa Banjarnegara, 2012.

  • 7. Rizky Kurniasari Kusuma Pratiwi, "Gerbang Logika dan Rangkaian Flip-Flop", S,Si Thesis. Institut Teknologi Sepuluh November, 2014 ..

  • 8. Robert F. Coughlin Frederick F. Driscoll, Penguat Operasional dan Rangkaian Terpadu Linear, Jakarta: Erlangga Ciracas, 2002, pp. 29-33.

  • 9. Sutrisno, Elektronika Teori Dasar dan Penerapannya

Jilid 3 , Bandung: ITB, 1987, pp. 59-60. 10. Tarwan, "Gerbang Logika", S,Si Thesis. STMIK Tunas

Bangsa Banjarnegara, 2011.