Anda di halaman 1dari 39

BAB I

PENDAHULUAN

A.

Latar Belakang
Dewasa ini bangsa Indonesia telah memasuki milenium ketiga dimana
globalisasi telah menjadi tantangan yang harus dijalani. Begitu pula dengan dimulainya
AFTA dan AFLA secara internasional, sehingga persaingan tenaga kerja akan semakin
terbuka. Konsekwensinya tenaga kerja kita harus mampu bersaing dengan tenaga kerja
asing dari berbagai negara.
Oleh karena itu upaya peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui
pendidikan perlu terus dikembangkan sesuai dengan tuntutan pasar kerja baik untuk
skala nasional, regional dan internasional.
Sesuai dengan digulirkannya program Broad Based Education yang
merupakan kebijakan Mentri pendidikan Nasional, kami senantiasa berupaya menyikapi
sesuai dengan dengan harapan pemerintah bahwa para lulusan yang akan langsung
memasuki dunia kerja memiliki kompetensi yang memadai serta sesuai dengan tuntutan
kebutuhan pasar kerja.
SMP Terbuka Plered Kabupaten Purwakarta yang berlokasi di daerah sentra
industri garmen, sentra pondok pesantren dan sentra wisata memiliki peluang sekaligus
tantanga untuk membina siswa yang mandiri dengan karakteristik tersebut, sehingga
program Pendidikan kecakapan Hidup ( Life Skill )sangat diperlukan agar para lulusan
mau dan mampu menghadapi problema hidup dan kehidupan, pro aktif dan kreatif
mencari serta menentukan solusi sehingga akhirnya mampu mampu mengatasi berbagai
tantangan hidup.
1

Sehubungan dengan hal tersebut SMP Terbuka Plered Bersama-sama dengan


masyarakat dan instansi terkait, berupaya melaksanakan program intrakurikuler maupun
ekstra kurikuler yang menukik kepada kecakapan hidup yang sesuai dengan kondisi
lingkungan dengan tidak mengubah system pendidikan dan berorientasi pada kecakapan
hidup ( Life Skill ) yaitu memberi kesempatan kepada setiap siswa untuk meningkatkan
potensinya dan memberikan peluang kepada mereka untuk memperoleh bekal
keterampilan atau keahlian terutama bidang tata busana yang kelak dapat di jadikan
sumber kehidupan, sehingga dapat meningkatkan taraf hidup dan martabat
masyarakat.SMP Terbuka Plered kabupaten Purwakarta dibuka pada tahun 1996 / 1997
sampai saat ini telah menamatkan 7 angkatan dengan jumlah siswa yang berhasil
memperoleh STTB sebanyak 198 orang.
1. Kondisi sosial ekonomi
kondisi geografis wilayah kecamatan Plered membentuk pola hidup sosial
ekonomi masyarakat, mayoritas mengandalkan pertanian 50 %, buruh industri keramik
30 %, home industri aneka makanan dan tata busana 20 %, sehingga sebagian besar
berada pada posisi ekonomi lemah penghasilan rata-rata setiap bulan Rp. 150. 000,Kondisi seperti ini memaksa diantara anak usia memasuki dunia kerja, hal ini
merupakan suatu tantangan

terhadap dunia pendidikan untuk memberi bekal

keterampilan agar siswa mampu menciptakan lapangan kerja, melalui konsep


pendidikan berbasis luas yang berorientasi kepada penguasaan dan kepemilikan
kecakapan hidup

2. Jumlah tamatan tiga tahun terakhir


Jumlah

Tahun

tamatan
28
27
11

2006-2007
2007-2008
2008-2009

Melanjutkan
Jumlah
%
12
42,86
11
40,74
5
45,45

Bekerja
Jumlah
%
14
50
12
44,44
6
54,55

Menganggur
Jumlah
%
2
7,14
4
14,12
-

3. Jenis Keterampilan yang dipilih


untuk meningkatkan motivasi belajar siswa dan memberi bekal

keterampilan

dipilihkan jenis keterampilan Tata Busana.


a. Alasan :

Sesuai dengan minat siswa

Memberikan nilai usaha ekonomi bagi para siswa denganbantuan dari


masyarakat sekitar.

Merangsang perkembangkan home industri.

b. Tujuan
1. Tujuan Umum

Memberikan bekal keterampilan kepada siswa tentang tata busana.

2. Tujuan Khusus

Memberikan bekal keterampilan kepada para siswa baik teoritis


maupun praktis tata busana dengan kualitas memadai.

Memberikan pengetahuan manajemen pemasaran.

c. Harapan

Memiliki kemampuan untuk berwira usaha setelah tamat dari SMPT

Memberi harapan dimasa yang akan datang dalam menyongsong


masa depan yang lebih baik.

4. Sasaran
Siswa yang dapat mengikuti program pendidikan keterampilan berjumlah 30
orang yang berasal dari TKB Warung Kandang dan Al Falah (siswanya digabung
karena lokasinya berdekatan) yang terdiri dari :
TKB Warung Kandang : 18 putra dan 16 putri
TKB Al Falah

: 17 putra dan 1 putri

Dengan spesifikasi :
putri

: seragam sekolah meliputi dasi, baju, rok, alas meja, dan sarung bantal

putra

: celana, baju, dan kaos seragam olahraga

BAB II
GAMBARAN KEADAAN SEKOLAH INDUK
A. Nama dan alamat lengkap SMP Induk
1. Nama Sekolah
2. Alamat

: SMP Negeri 1 PLered


: Jalan Raya Warungkandang No. 186 D Tlp. (0264)
270285 Kode Pos 41162 Desa Plered Kecamatan Plered
kabupaten Purwakarta
: 20.1.02.20.02.009
: 30 Juli 1968 dengan SK Pendirian tahun 1980 (nomor.

3. Nomor Satatistik Sekolah


4. Tahun Didirikan
5.
6.

7.
8.

027/O/1980,Tanggal 7 Juli 1980)


Tahun Beroperasi
: 1974
Kepemilikan Tanah
:
a. Status Tanah
:
- Milik Negara
: 5.650 M2
- Swadaya Masyarakat : 256 M2
b. Luas Tanah
: 5.906 M2
Status Bangunan
:a. Surat Izin Bangunan
:
b. Luas Seluruh Bangunan : 3.000,08 M2
Rekening Bank BRI
: 3293-01-000654-50-0

9. Jumlah siswa reguler ( SMP Induk )


No
1
2
3

Kelas
I
II
III

Jumlah Rombel
9
9
9

Jumlah Siswa
460
377
362

JUMLAH

10. Data Siswa 4 (empat) tahun terakhir

Tahun Pelajaran

Jumlah
Pendaftar
Calon Siswa
Baru

Kelas VII
Jumlah
Siswa

Jumlah
Rombel

Kelas VIII
Jumlah
Siswa

Jumlah
Rombel

Kelas IX
Jumlah
Siswa

Jumlah
Rombel

Jumlah
Jumlah
Siswa

Jumlah
Rombel

2006-2007

568

442

436

329

1.151

27

2007-2008

544

442

432

378

1.152

27

2008-2009

542

442

434

244

1.120

27

2009-2010

544

460

377

362

1.099

27

11. Data Ruang Kelas dan Ruang Pendukung


Ruang

Jumlah Ruang

Jumlah Ruang dng

Jumlah Ruang dng

Kondisi Baik

Kondisi Rusak

Kategori Kerusakan

Ruang Kelas

22

16

45%

Perpustakaan

Ruang Lab IPa

Ruang Lab Komputer

Belum Ada

Keterampialn

70%

Ruang TU

Belum Ada

Ruang Kepala Sekolah

Ruang Guru

35%

Mushola

Ruang OSIS

Belum Ada

Ruang PRAMUKA

Belum Ada

Ruang PMR

Belum Ada

UKS

WC Guru

WC Tamu

WC Siswa

50%

Ruang Ganti Pakaian

80%

12. Data Guru

No

Jabatan

Jenis Kelamin
Laki-laki

Perempuan

Jumlah

Kepala Sekolah

Guru PNS

21

30

Guru Bantu

Guru Honor Daerah

Guru Tidak Tetap

15

16

30

46

Jumlah

13. Data Staf tata Usaha


No

Jenis Kelamin
Laki-laki
Perempuan

Jabatan

Jumlah

Kaur TU

Pegawai Adm

Pegawai Adm Tidak Tetap

Pesuruh

Pesuruh Tidak Tetap

11

16

Jumlah

14. Latar Belakang Pendidikan Pegawai


Pendidikan Terakhir
No

Jabatan

Jumlah
S1

D3

D2

D1

SLTA

SMP

SD

Kepala Sekolah

Guru PNS

16

10

--

30

Guru Bantu

Guru Honor Daerah

Guru Tidak Tetap

12

15

Kaur TU

Pegawai Adm

Peg.i Adm. Tdk tetap

Pesuruh

10

Pesuruh tidak tetap


Jumlah

28

12

16

62

15. Kondisi Sosial Ekonomi Orang Tua Siswa


No

Kelas VII

Pekerjaan Orang
Tua

Kelas VIII

Kelas IX

JML

JML

JML

Jml

PNS

40

20

60

13

17

35

52

125

TNI / POLRI

12

15

23

Tani

20

68

88

44

66

110

52

52

104

258

Dagang

71

75

146

67

78

145

64

46

110

401

Buruh

44

70

114

63

68

131

46

67

113

258

178

245

423

181

221

402

185

209

394

1.219

Jumlah

B. Sarana SMP Terbuka


Modul
Jumlah modul kondisi baik
No

Mata Pelajaran

Kelas 1

Kelas 2

Kelas 3

Sem. 1

Sem. 2

Sem. 1

Sem. 2

Sem. 1

Sem. 2

Pend.Agama Islam

59

59

35

35

35

35

Bahasa Indonesia

47

47

35

35

35

35

Bahasa Inggris

59

59

35

35

35

35

Matematika

35

35

35

35

35

35

PPKn

59

35

35

35

35

35

IPS Sejarah

35

35

35

35

35

35

IPS Geografi

35

35

35

35

35

35

IPS Ekonomi

58

35

35

35

35

35

IPA Fisika

35

59

35

35

35

35

10

IPA Biologi

35

35

35

35

35

35

C. Dukungan sekolah induk terhadap pembelajaran SMP terbuka


Aspek

Sarana / Prasarana

Fasilitas

Dirancang Mendukung

Laboratorium
Perpustakaan

Untuk praktek materi pelajaran IPA


Untuk menambah wawasan dan aktif
membaca
Untuk praktek keterampilan

Ruang Keterampilan
Dana

Dana BOS

Untuk membantu operasional sekolah


sehari-hari (Ulangan Umum)

Kegiatan
Ekstrakurikuler

Lapangan Olah Raga


(Basket, footsal dan Volly)

Untuk pelaksanaan upacara dan


kesehatan jasmani

D. Presentase kehadiran siswa SMP Terbuka di sekolah induk


Kehadiran siswa pada saat tatap muka Tahun Pelajaran 2009 / 2010
Presentase kehadiran Disekolah Induk
Kelas
Jumlah Siswa
Semester I
Semester II
VII
40
85
85
VIII

40

80

82

IX

42

85

85

Jumlah
E. Presentase kehadiran Guru Bina pada tatap muka semerter 1 dan 2 tahun 2009 / 2010
Guru Bina
Pendidikan Agama
PPKN

Frekwensi Tatap Muka


Semester I
Semester II
3
3
3

3
9

Presentase Kehadiran Guru Bina


Semester I
Semester II
83 %
86 5
83 %

86 %

Bahasa Indonesia

83 %

86%

Matematika

80 %

92%

IPA

86 %

80 %

IPS

83 %

86%

Bahasa Inggris

80 %

86%

Penjaskes

86 %

86 %

Kartangkes

83 %

83 %

Mulok

83 %

86 %

Jumlah

54

60

F. Jenis pelajaran Mulok yang dipilih


No
1
2
3

Mata Pelajaran Mulok


Bahasa Sunda
keterampilan / jahit Busana
Seni daerah

Kelas I

Kelas II

Kelas III

G. Upaya sekolah induk


Upaya sekolah induk dalam mengintegrasikan siswa SMP Reguler dan Siswa
SMP Terbuka dilaksanakan dalam kegiatan sebagai berikut :
1. Upacara hari besar nasional
2. Kegiatan memperingati hari besar nasional
3. Melalui pekan Olah Raga dan Kesenian pada akhir Semester
4. Melalui kegiatan ekstrakurikuler dalam perkemaham pramuka
5. Adanya keseragaman dalam menggunakan PSA
H. Permasalahan yang dihadapi
No

Masalah

Cara Mengatasi

10

Kurangnya Buku Modul

1. Memfoto cofy masing-masing siswa


2. Sekolah menyediakan paling sedikit 2
buku
3. Diberikan materi essensial
4. Memberikantugas-tugas

Jarak tempuh dari rumah ke sekolah

Mengadakan Home Test

Malas datang

Memberikan PR dan tugas-tugas

11

BAB III
GAMBARAN UMUM KEADAAN SMP TERBUKA
SMP Terbuka mulai dibuka pada Tahun Pelajaran 1996 / 1997 dengan jumlah Tempat
kegiatan Belajar (TKB) sebanyak 7 TKB, namun sejak Tahun Pelajaran 2007 / 2008 ada TKB
yang di merger sehingga tinggal 6 TKB dengan jumlah siswa seluruhnya 122 siswa hal ini
didasarkan agar kegiatan pembelajaran lebih efektif dan efisien.
Berikut ini adalah gambaran masing-masing TKB :

a.
No

Jumlah siswa SMP Terbuka Tahun Pelajaran 2009 / 2010

Nama TKB

Siswa kelas I

Siswa Kelas II

Siswa KelasIII

Jml

Jml

Jml

Jml

10

10

17

18

Jumlah

Al Falah

Warung Kandang

15

11

18

16

34

Liung Gunung

11

10

21

16

20

36

Lingarsari

Pamoyanan

14

21

Cibogo

3
21

b.

10

14

18

40

25

20

45

68

57

125

3
19

40

22

Ketenagaan pada SMP Terbuka Plered Tahun Pelajaran 2009 / 2010

No

Jabatan

Ijazah Terakhir
SD

SMP

SMA

D1

D2

D3

S1

Jumlah

Kepala Sekolah

Wakasek

Guru Bina

Guru Pamong

Peg. TU

Pesuruh

Jumlah

10
12

14

12

11

31

c.

Kondisi TKB

Al Falah

Ruang Ponpes

2 Km

Transportasi ke SMP
Induk
Transportasi
Biaya
Mobil Umum Rp. 2000

Warung Kandang

Rumah Guru Pamong

500 m

Jalan kaki

Liung Gunung

SDN Liung Gunung

6 Km

Jalan kaki

Lingarsari

SDN Linggarsari

7 Km

Ojeg

Rp. 3000

Pamoyanan

SDN Pamoyanan

2 Km

Jalan kaki

Rp. 2000

Cibogo

Rumah Guru Pamong

2 Km

Jalan kaki

No

Bangunan Yang
Digunakan

Nama TKB

d.

Jarak Ke
SMP Induk

Presentase kehadiran siswa masing-masing TKB per kelas tahun 2009 /


2010

No

Nama TKB
Kelas I

Presentase Kehadiran ( % )
Semester I
Semester II
Kelas II Kelas III
Kelas I
Kelas II
KelasIII

Al Falah

85

80

85

85

82

90

Warung Kandang

86

78

86

90

82

91,8

Liung Gunung

84

82

84

80

84

86

Lingarsari

80

80

90

87

84

86

Pamoyanan

86

78

86

83

86

88

Cibogo

89

82

79

85

78

94

e.

Presentase kehadiran Guru Pamong di masing-masing TKB tahun 2009 /


2010

No

Nama TKB
Kelas I

Presentase Kehadiran ( % )
Semester I
Semester II
Kelas II
Kelas III
Kelas I
Kelas II Kelas III

Al Falah

80

85

85

90

85

82

Warung Kandang

78

86

86

85

90

82

Liung Gunung

82

84

84

77

80

80

Lingarsari

80

90

80

86

87

84

Pamoyanan

78

86

86

88

83

86

Cibogo

82

79

89

94

85

78

13

f.

No

Presentase siswa putus sekolah kelas VII / VIII masing-masing TKB setiap
akhir tahun pelajaran
Tahun Pelajaran 2008 / 2009
Kelas VII
Kelas VIII

Nama TKB

Tahun Pelajaran 2009 / 2010


Kelas VII
Kelas VIII

Al Falah

1%

1%

1%

2%

Warung Kandang

2%

2%

2%

3%

Liung Gunung

1%

2%

2%

2%

Lingarsari

1%

3%

3%

4%

Pamoyanan

1%

1%

1%

2%

Cibogo

1%

1%

1%

1%

g.

Supervisi
Frekwensi Supervisi Guru Bina kepala Sekolah / Wakil Kepala Sekolah ke TKB Tahun
Pelajaran 2009 / 2010.

Semester No
I
II

1
2
3
1
2
3

h.

Supervisor
Kepala Sekolah
Wakasek
Guru Bina
Kepala Sekolah
Wakasek
Guru Bina

2
3
3
2
3
3

TKB Yang
Mengurusi
2 2 2 2
3 3 3 3
3 3 3 3
2 2 2 2
3 3 3 3
3 3 3 3

Frekuensi
2
3
3
2
3
3

Masalah yang dihadapi dalam kegiatan belajar mandiri

No
Nama TKB
Masalah Yang Dihadapi
1 Cibogo dan Tegaljati Siswa jarang hadir karena
(siswanya digabung kegiatan di pontren berbarengan
karena
lokasinya dengan kegiatan disekolah
berdekatan)

i.
Nama TKB
Warung

12
18
18
12
18
18

Materi
Supervisor
Administrasi
Adm/Edukasi
Edukasi
Administrasi
Adm/Edukasi
Edukasi

Cara Mengatasi
Mengadakan pendekatan
kepada pengurus pesantren
untuk
sama-sama
menyusun jadwal yang
tepat

Penetapan TKB Penyelenggara Program Pendidikan Keterampilan


Nama Guru Pamong
1. Fauziah

Latar Belakang Pendidikan


SMA
14

Keterangan
GP. Keterampilan

Kadang dan
Pamoyanan

j.

2. Junaedi

D2

GP. Akademik

Alasan pemilihan TKB


Minat siswa tinggi dibuktikan dengan isian yang berbentuk angket, 90 %
memilih keterampilan Tata Busana.
Kondisi tempat yang sangat memungkinkan karena adanya dukungan kerjasama
dengan pihak luar ( Tenaga ahli yang berpengalaman dari masyarakat, memiliki
tempat kegiatan yang dipakai oleh warga setempat ).
Disekitar lokasi TKB terdapat masyarakat yang banyak memerlukan hasil
keterampilan ini.
Lingkungan kegiatan aman dan kondusif, mudah dijangkau ( dekat dengan
sekolah induk ).

15

BAB IV
PROSPEK MENGENAI PENDIDIKAN KETERAMPILAN
A.

Faktor faktor yang mendukung program keterampilan


1. Faktor faktor kekuatan
a. Karakteristik siswa
Sebagian besar siswa sangat mendukung dengan adanya keterampilan tata
busana ini.
Hasil questioner siswa tentang jenis keterampilan 92,9 % memilih
keterampilan tata busana (30 Orang)
b. Motivasi dan kemampuan Guru Pamong
Guru Bina dan Guru Pamong mempunyai kemampuan untuk membimbing
keterampilan tata busana.
c. Dukungan kepala sekolah
Untuk memberikan bekal keterampilan tata busana kepala sekolah sangat
mendukung dengan memberikan fasilitas ruangan / peralatan untuk
kepentingan kegiatan tersebut.
d. Keadaan tempat kegiatan belajar
Aman
Kondusif
Mudah dijangkau
Dekat dengansekolah induk
e. Sarana keterampilan yang sudah ada

16

Ruangan yang tersedia dan memadai serta Guru Bina dan GuruPamong yang
mempunyai keterampilan tata buasana.
Jumlah mesin jahit memadai, walaupun perlu perbaikan
f. Dukungan orang tua dan masyarakat
Orang tua dan masyarakat yang ada disekitar TKB sangat mendukung dan
mendorong para siswa untuk mendapatkan keterampilan yang sangat berguna
bagi mereka dan lingkungannya.

2. Faktor-faktor peluang
a. Keterampilan yang ada di masyarakat
Keterampilan yang ada di masyarakat berskala kecil
Bergerak dibidang tata busana
Peluang pengembangan keterampilan tata busana sangat besar
b. Tenaga ahli dari luar sekolah
Adanya tenaga ahli dari masyarakat yang siap membantu dalam mambina PPK

c. Bantuan dari pemerintah lokal


Memberikan penyuluhan kepada masyarakat dalam rapat mingguan
Memberikan bantuan peralatan yang dibutuhkan

d. Ketersediaan bahan baku


Bahan baku baku sangat mudah didapat karena dekat dengan pasar
Alat mudah didapat

17

e. Kemudahan proses produksi


Pengetahuan mengenai tata busana mudah di mengerti oleh siswa.
Kompetensinya mudah diserap dan mudah diimplementasikan.

f. Pemasaran produksi
Melalui koperasi siswa SMP Induk
Dititipkan ditoko-toko
Dipasarkan langsung dimasyarakat sekitar

g. Kebutuhan masyarakat sekitar


Harga produksi sangat dibutuhkan oleh masyarakat sekitar
Harga dibawah harga pasar

B.

Hambatan yang diperkirakan dan cara mengatasinya

No Kemungkinan hambatan
1
Siswa ada yang malas untuk mengikuti
2
3

Rencana mengatasi
Diatasi dengan mengadakan kunjungan

kegiatan tersebut

kerumah siswa

Pemasaran hasil produksi yang di hasilkan

Diatasi dengan mengadkan pelatihan

belum sempurna dan berkualitas

lanjutan

Pemasaran

Mengadakan kerjasama dengan koperasi


siswa SMP Induk

C.

Prospek kesinambungan dan pengembangan program tahun kedua


1. Rancangan tahap produksi
Tahun
Pertama

Tahap
1
2

Jenis Barang Produksi


Baju putih
Celana/rok
18

Jumlah Produksi
60 Buah
60 Buah

Kedua

3
1
2
3

Alas meja
Baju putih
Celana/rok
Dasi / sarung bantal

60 Buah
60 Buah
60 Buah
60 Buah

2. Rancangan penunjukan penampungan hasil produksi


Pemasaran hasil produksi bekerjasama dengan :
Koperasi siswa SMPN 1 Plered
Bekerjasama dengan pedanga yang merupakan alumni SMPN 1 Plered
Lingkungan Masyarakat di sekitar TKB

3. Rancangan tabungan siswa


20 % keuntungan yang didapat dari hasil produksi dan upah/ jasa produksi
diberikan kepada siswa berupa tabungan BRI unit Plered.
Tabungan akan diberikan setelah siswa tamat.

4. Rancangan tabungan usaha penambahan modal


30 % dari hasil keuntungan produksi di sisipkan untuk penambahan modal
Digunakan untuk pengembangan produksi tahun kedua diambil dari
penambahan modal

19

BAB V
RENCANA PELAKSANAAN PROGRAM PENDIDIKAN
KETERAMPILAN
A.

Pelaksanaaan
1. Pelatihan Keterampilan

No

Materi/Aspek
pendidikan

Tujuan Kompetensi

Pengenalan alat-alat
jahit & obras

Siswa dapat mengenal


mesin jahit

Latihan
mengopersikan
mesin jahit dan obras

Siswa
mengoperasikan
mesinjahit

Cara merawat mesin


jahit & obras

Dapat merawat mesin


jahit & obras dengan
benar

TKB

Cara menjahit lurus


dan berpola / sudut

Dapat menjahit lurus /


sudut

Cara membuat pola

Proporsi (%)

Metode/
Pendekatan

Pengajar/
Instruktur

Alat

2 Mg

Demonstrasi

Guru Bina
Guru
Pamong
Tenaga ahli

Mesin
jahit

100

2 Mg

Demonstrasi
Paktek

Guru Bina
Guru
Pamong
Tenaga ahli

Mesin
jahit

25

75

2 Mg

Demonstrasi

Guru Bina
Guru
Pamong
Tenaga ahli

Mesin
jahit

25

75

TKB

2 Mg

Demonstrasi
Paktek

Guru Bina
Guru
Pamong
Tenaga ahli

Gunting
kertas

25

75

Dapat membuat pola

TKB

2 Mg

Demonstrasi

GuruBina

Gunting
kertas

50

50

Cara
memotong
bahan sesuai pola

Dapat memotong bahan


berpola

TKB

2 Mg

Praktek

Tenaga Ahli

Mesinja
hit

25

75

Cara menjahit sesuai


dengan pola

Dapat menjahit sesuai


dengan pola

TKB

2 Mg

Praktek

Tenaga Ahli

25

75

Pemasaran

TKB

2 Mg

Ceramah

Guru Bina

50

50

Administrasi
keuangan

2 Mg

Ceramah &
Praktek

50

50

dan

Tempat

TKB

Waktu

dapat
TKB

Dapat mmbukukan

TKB

Guru Bina

Buku
kas

Bahan

Teori

2. Pola Pengelolaan ( keterlibatan siswa )


No
Nama Siswa
Kelompok 1.

Kelas

Acep Haerudin

Agustina

Ahmad Romli

Cecep Miraj

Pekerjaan setiap siswa


Membeli alat / bahan
mendesain, mengukur,
membuat pola, memotong
bahan

20

Penanggung jawab
Nurmilah

Prak
tek

Devi Yulianti

Ida Maesaroh

No

Nama Siswa

Kelas

Pekerjaan setiap siswa

Penanggung jawab

Kelompok 2.
1

Abdul Rohman

Ahmad Sirojudin

Eti

Kosasih

Ani Siti S

Nurlaela

No

Nama Siswa

Kelas

Nurlaela

Mengobras pinggiran kain


dengan baik dan benar

Pekerjaan setiap siswa

Penanggung jawab

Kelompok 3.
1

Nina Nurmalasari

Novia

Nurdin

Nurlaela

Suherman

Ane Andini

No

Nama Siswa

Kelas

Rosmiati
Menjahit dan memasang
label, menjahit lurus dan
zig-zag, menjahit
melengkung untuk dasi,
Taplak dan Jilbab

Pekerjaan setiap siswa

Penanggung jawab

Kelompok 4.
1

Ai sitimaesaroh

Sopiah

Basri

Bayu Gumilar

Asep Sutisna

Eli Ernawati

No

Nama Siswa

Ai Nuranita
Merapikan hasil jahitan,
Menyetrika, menjahit sudut,
melingkar

Kelas

Pekerjaan setiap siswa


Mengemas dan
memasarkan hasil produksi

Penanggung jawab

Kelompok 5.
1

Eka Aji

Ooy Oyaenah

M Sodikin

21

Rita P

Haidir Ali Sahab

Joni Fernando

Dadan

3. Struktur Organisasi PPK


Pembina
Suherman SaputraA, S.Pd
Nip : 19590915 198101 1 002

Badan pengamanan

Tenaga Ahli
Syofridawarni

Manajer
M. Herna
Nip : 130 880 355

Tatang

Nip: 19620418 198501 2 001

Administrasi
Nurmilah

Unitkeuangan
Nurlalela

Unit pelatihan
Rosmiati

Unit Produksi
Ai Nuranita

Unit Pemasaran
Rita P

Unit Pelaporan
Ooy Oyaenah

Peserta PPK
Siswa-siswi gabungan dari TKB Warung Kandang dan Pamoyanan (lokasinya berdekatan)

B.
No
1

Alat / sarana keterampilan yang diperlukan


Jenis alat
Jarum pentul

Banyaknya
2 pak

Kegunaan
Menisih

Kapan dan Dimana Dibeli


Minggu 1 di Purwakarta

Jarum Tangan

3 lusin

Mengecos

Minggu 1 di Purwakarta

Jarum Mesin

15 buah

Menjahit

Minggu 1 di Purwakarta

Gunting

30 buah

Memotong

Minggu 1 di Purwakarta

Rader

30 buah

Penanda

Minggu 1 di Purwakarta

Pendedel

30 buah

Pembuka jahitan

Minggu 1 di Purwakarta

Penggaris

30 buah

Menggaris

Minggu 1 di Purwakarta

Bidal

20 buah

Pengaman

Minggu 1 di Purwakarta

Kapur Jahit

30 buah

Membuat Pola

Minggu 1 di Purwakarta

10

Meteran

10 buah

Mengukur

Minggu 1 di Purwakarta

11

Cermin Besar

2 buah

merapihkan

Minggu 1 di Purwakarta

12

Skoci

15 buah

Menggulung benang

Minggu 1 di Purwakarta

13

Minyak mesin

5 botol

Pelumas

Minggu 1 di Purwakarta

14

Skala

50 buah

Mengukur

Minggu 1 di Purwakarta

15

Mesin neci

1 buah

Menjahit pinggiran

Minggu 1 di Purwakarta

16

Mesin obras

1 buah

Mengobras

Minggu 1 di Purwakarta

22

17

Mesin Pelubang Kancing

1 buah

Membuat lubang
kancing

Minggu 1 di Purwakarta

18

Strika

3 buah

Menyetrika hasil
jahitan

Minggu 1 di Purwakarta

C.
No
1

Bahan keterampilan yang diprerlukan


Jenis Bahan

Banyaknya

Cukup Untuk Kapasitas

Bahan Pelatihan
a. kertas Koran

30 Kg

30

b. Kertas Payung

30 kg

30

c. Buku Pola

60 Buah

60

Bahan produksi
a. Benang jahit

5 Lusin

30

b. kain Famatex

75 Meter

60

c. kain Tetoron
Putih

100 Meter

60

d. Kain Batik

100 Meter

60

e. Bahan Kaos

100 kg

100

Kapan dan Dimana


Dibeli
Minggu 1,
diPurwakarta
Minggu 1,
diPurwakarta
Minggu 1,
diPurwakarta
Minggu 1,
diPurwakarta
Minggu 1,
diPurwakarta
Minggu 1,
diPurwakarta
Minggu 1,
diPurwakarta
Minggu 1,
diPurwakarta

D. Rencana Pemasaran
1. Petugas Pemasaran :
Para siswa SMP Terbuka yang dibimbing oleh Guru Pamong dan Guru Bina
2. Waktu Pemasaran :
Setelah hasil produksi selesai ke koperasi siswa SMP Induk
Ke masyarakat di sekitar TKB
3. Tempat Pemasaran
Koperasi siswa SMP Induk
Di titipkan di toko pasar Plered
Lingkungan sekitar TKB
4. Cara Pemasaran
cash
kredit

23

24

E Jadwal Kegiatan
Pelaksanaan rancangan jadwal kegiatan ini kami laksanakan sesaat setelah alokasi dana diterima
No

Kegiatan

Rapat koordinasi

pengelola
Penyusunan

Bulan I
2 3 4

Bulan I
2 3 4

Bulan II
2 3 4

Bulan III
1 2 3 4

Bulan IV
1 2 3 4

Bulan II
2 3 4

Bulan III
1 2 3 4

Bulan IV
1 2 3 4

Bulan V
2 3 4

Bulan VI
1 2 3 4

Bulan V
2 3 4

Bulan VI
1 2 3 4

pro

gram pelaksanaan
3

pelatihan
Pendataan

ulang

siswa peserta pela


4

tihan
Pendataan

ulang

kondisi alat pela


5

tihan
Pendataan kebutu

han bahan
Perbaikan

alat

praktik ( mesin
obras )

No

Kegiatan

25

Pembelian bahan

praktik
Pelatihan

hit
Pelatihan kewira

10
11

usahaan
Produksi
Analisa kendali

12
13

mutu
Pemasaran lokal
Perluasan pemasa

14

ran
Perencanaan

15

inovasi produk
Realisasi produk

menja

inovasi

26

No

Kegiatan

Rapat koordinasi

pengelola/evaluasi
Penyusunan pro

Bulan VII
2 3 4

Bulan VIII
2 3 4

Bulan IX
2 3 4

gram pelaksanaan
3

pelatihan
Pendataan

ulang

siswa peserta pela


4

tihan
Pendataan

ulang

kondisi alat pela


5

tihan
Pendataan kebutu

han bahan
Perbaikan

alat

praktik ( mesin
obras )

27

Bulan X
2 3 4

Bulan XI
2 3 4

Bulan XII
2 3 4

No

Kegiatan

Pembelian bahan

praktik
Pelatihan

hit produk inovasi


Pelatihan kewira

10
11

usahaan
Produksi
Analisa kendali

12
13

mutu
Pemasaran lokal
Perluasan pemasa

14

ran
Perencanaan

15

inovasi produk
Realisasi produk

Bulan VII
2 3 4

Bulan VIII
2 3 4

Bulan IX
2 3 4

menja

inovasi

28

Bulan X
2 3 4

Bulan XI
2 3 4

Bulan XII
2 3 4

F Inovasi
Pengembangan dan inovasi produk direncanakan sesuai dengan permintaan pasar, namun demikian dapat diperkirakan bahwa
kebutuhan lembaga pendidikan dalam hal ini SD, SMP, SMA, dan SMK tidak terbatas seragam sekolah namun juga seragam
olah raga ( kaos team ), sehingga kami berencana untuk memproduksi kaos olah raga yang didukng oleh keterampilan sablon.
Berikut adalah gambaran inovasi produk dan kondisi yang diharapkan :
No
1

Program yang selama ini

Inovasi yang akan dilaksanakan


Harapan dari inovasi
dilaksanakan
Pembuatan seragam sekolah tanpa sablon Pembuatan seragam sekolah dengan -. Ikatan dengan custemer lebih kuat.
atribut

tambahan atribut( logo OSIS, nama, -. Pasar dapat diperluas


lokasi dan logo sekolah pada dasi )
Pembuatan kaos team sekolah

2
3

Pemasaran

terbatas

sesuai

dengan Memperluas pemasaran ke SD sekitar

permintaan dan kemampuan produksi

-.Paling

tidak

dapat

memenuhi

permintaan kaos teamsekolah induk


- Ada tantangan buat siswa, dengan
dorongan motivasi bahwa keterampilan
ini dapat jadi bekal kelak dikemudian

Pelaksanaan

pelatihan

biasa,

melibatkan lembaga keterampilan

hari
tidak Bekerjasama dengan lembaga keteram -. Sertifikat dapat digunakan untuk me
pilan menjahit yang ada di Plered

lamar sebagai pekerja garmen di kota


kabupaten

29

BAB VI
A. Rencana Anggaran
1.

RAPBS
Bantuan Block-grant untuk pendidikan keterampilan telah diterima dan
dilaksanakan pada tahun pelajaran 2006, namun pada tahun pelajaran selanjutkan
bantuan Block-grant ini berjalan apa adanya dengan biaya operasional
menggunakan dana BOS seperti pada tahun pelajaran 2009 / 2010 ini kami
mengalokasikan dana hanya untuk perbaikan mesin jahit dan bahan ( kain )
sekedarnya untuk sekali praktek.
No
1
2
3
4
5

2.

Jumlah dana ( Rp )
T/P.
T.P. 2009/2010
2010/2011

Sumber dana
Komite Sekolah/BP3
DBO
BOMM
BOS
Block-grant Pendidikan Keterampilan

1.320.000,-

588.000,15.000.000,-

bagi siswa SMP Terbuka

Rincian Anggaran Belanja ( RAB )


Tabel 1 : Persentase/Proporsi penggunaan dana Subsidi/Bantuan Program
Pendidikan Keterampilan SMP Terbuka diatur sebagai berikut :
No
A

Program/Kegiatan
Pengadaan Peralatan
a. Pengadaan Peralatan Praktik
b. Pengadaan Media Pembelajaran

Keterampilan
Pelaksanaan Kegiatan ( maksimum 80 % )
a. Pengadaan Bahan Praktik

No

Program/Kegiatan
1. Pembelian bahan pelatihan
2. Pembelin biaya bahan produksi
30

Prosentase ( % )
Baru
Lanjutan
33.22 %

7,37 %

3.70 %

4,28 %

Prosentase ( % )
Baru
Lanjutan
12,00 %
11,73 %

(a). Bahan Pokok


(b). Bahan Penunjang

20,01 %

46,37 %

1,70 %

0,63 %

b. Pendapingan Pelaksanaan Program


Pendidikan Keterampilan:
1. Honor Guru Keterampilan
2. Honor Tenaga Akhli
3. Honor Kepala Sekolah

14,72 %

14,36 %

4. Honor Wakil Kepala Sekolah


5. Honor Bendahara
6. Transfort Tenaga Akhli
7. Transfort Siswa
Manajeman (operasional)
a. Pemeliharaan Peralatan Praktik

1,72 %

1,89 %

4,45 %

4,28 %

10 %

10 %

b. Biaya Operasional
1. Konsumsi rapat
2. ATK
3. Dokumentasi
4. Konsumsi
5. Penyusunan laporan
c.

Biaya tak terduga terkait dengan


pelaksanaan subsidi program
keterampilan di SMP terbuka

Berikut adalah Rincian Anggaran Biaya ( RAB ) berdasarkan Presentase/proporsi


penggunaan dana subsidi/bantuan Program Pendidikan Keterampilan SMP Terbuka
dari Tabel 1 diatas :
A. Pengadaan Peralatan
a.

Pengadaan Peralatan Praktik


No

Nama Alat

Spesifikasi

Vol

Satuan

Harga

Jumlah

Dinamo

Singer

unit

150.000

750.000

Tali mesin jahit

Kulit

10

buah

10.000

100.000

Skoci

15

buah

15.000

225.000

31

Palet

30

buah

2.500

75.000

Meteran pita

20

buah

5.000

100.000

Penggaris pola

20

set

10.000

200.000

Pelumas mesin

botol

5.000

25.000

Gunting

10

buah

30.000

300.000

Jarum

lusin

10.000

50.000

10

Pemidangan

10

buah

15.000

150.000

1 meter
250 ml

10 inchi
Jumlah

1.825.000

b. Pengadaan Media Pembelajaran Keterampilan


No

Nama Alat

Buku Pola

Kertas Pola

Screnn

Rakel

Cat sablon

Spesifikasi
Campus
40 x 60
1 liter

Vol
20

Satuan

Jumlah

10.000

200.000

20

2.500

50.000

10

35.000

350.000

10

5.000

50.000

20.000

100.000

buah

Harga

kaleng

Jumlah

750.000

B. Pelaksanaan Kegiatan
a.

Pengadaan Bahan Praktik


1. Pembelian Bahan Pelatihan
No

Nama Bahan

Spesifikasi
Tetoron
KKM

Vol

Satuan

Jumlah

40

meter

20.000

800.000

Famatek

40

meter

30.000

1.200.000

meter

10.000

50.000

Kain untuk baju

Kain untuk
rok/celana

Kain keras

Kain untuk
kerudung

Farish

10

meter

20.000

200.000

Kain untuk alas


meja

Katun
kotak

10

meter

20.000

200.000

Kain untuk sarung


bantal

7
8
9

Katun

10

meter

Bahan Kaos

10

kg

30.000

300.000

Benang jahit
Benang Obras

2
4

lusin
rol

15.000
10.000

30.000
40.000
3.020.000

Jumlah

2.

Harga

Pembelian Biaya Bahan Produksi

32

20.000

200.000

(a). Bahan Pokok


No

Nama Bahan

Spesifikasi

Vol

Satuan

Harga

Jumlah

Kain untuk baju

Tetoron
KKM

100

meter

20.000

2.000.000

Kain untuk
rok/celana

Famatek

100

meter

30.000

3.000.000

Kain keras

meter

10.000

50.000

Kain untuk
kerudung

Farish

20

meter

20.000

400.000

Kain untuk alas


meja

Katun
kotak

20

meter

20.000

400.000

Kain untuk
sarung bantal

Katun

20

meter

Bahan Kaos

30

kg

20.000
30.000

Jumlah

400.000
900.000
7.150.000

(b) Bahan Penunjang


No

Nama Bahan

Spesifikasi

Vol

Satuan

Harga

Benang jahit

10

lusin

15.000

150.000

Benang Obras

10

rol

10.000

100.000

Jumlah

Jumlah

250.000

(c) Pendamping Pelaksanaan Program Pendidikan Keterampilan


Uraian
Kegiatan Volume
Satuan
Honor/Transfort untuk :
1. Guru Keterampilan
20
2
Org/keg
2. Tenaga Akhli
20
2
Org/keg
3. Kepala Sekolah
4
1
Org/keg
4. Wakil Kepala
10
1
Org/keg
Sekolah
5. Bendahara
2
1
Org/keg
6. Siswa
20
40
Org/keg
Jumlah

Jumlah
1.000.000
1.000.000
600.000
400.000
400.000
800.000
4.200.000

C. Manajemen Operasional
Uraian
1. Pemeliharaan Alat
Praktik
2. Biaya Operasional
a. Rapat
b. Publikasi

Kegiatan
1

Volume
15

Satuan
Keg.perb

2
2

org
org

33

Jumlah
750.000
320.000
300.000

c. ATK
d. Dokumentasi
e. Konsumsi
f. Penyusunan Laporan

3.

2
1
Jumlah

Rekapitulasi
No
A
B

4.

300.000
100.000
200.000
100.000
1.320.000

Uraian
Pengadaan Peralatan
a. Pengadaan Peralatan Praktik
b. Pengadaan Media Pembelajaran Keterampilan
Pelaksanaan Kegiatan
a. Pengadaan Bahan Praktik
1. Pembelian Bahan Pelatihan
2. Pembelian Biaya Bahan Produksi
(a). Bahan Pokok
(b). Bahan Penunjang
b. Pendamping Pelaksanaan PPK
Honor / transfort untuk :
1. Guru Keterampilan
2. Tenaga Akhli
3. Kepala Sekolah
4. Wakil Kepala Sekolah
5. Bendahara
6. Siswa
Manajemen
1. Pemeliharaan Peralatan Praktik
2. Biaya Operasional :
a. Rapat
b. Publikasi
c. ATK
d. Dokumentasi
e. Konsumsi
f. Penyusunan Laporan
3. Biaya tak terduga19265000
Jumlah

Jumlah
1.825.000
750.000
3.020.000
7.150.000
250.000
1.000.000
1.000.000
600.000
400.000
400.000
800.000
750.000
320.000
300.000
300.000
100.000
200.000
100.000
1.900.000
21.165.000

Pelaksanaan Produksi
a). Jenis keterampilan

: Tata Busana

b). Nama barang yang diproduksi

: Seragam Sekolah, Alas Meja dan Sarung Bantal

c). Jumlah Produk


Baju seragam

: 125 pc
34

Rok / celana Seragam


Dasi
Alas Meja
Sarung Bantal
Kaos

: 110 pc
: 50 pc
: 30 pc
: 60 pc
: 110 pc

d). Perhitungan Biaya Produksi


1. Modal dasar
a. Bahan Pokok

= Rp 7.150.000,-

b. Bahan Penunjang

= Rp

Jumlah

125.000,-

= Rp 7.275.000,-

2. Biaya Produksi
a. Upah

= Rp 1.320.000,-

b. Penyusutan

= Rp 1.500.000,-

Jumlah

= Rp 2.820.000,-

5. Perkiraan Keuntungan
Perkiraan Modal Produksi
Harga
Total Harga
Jumlah
Satuan

Tahap

Jenis Barang

Baju
Rok/celana
Dasi
Alas meja
Sarung bantal
kaos

125
110
50
30
60
110

22400
28400
4000
12000
7500
10900

2800000
3200000
200000
360000
450000
1200000

Jumlah
Barang

Perkiraan Penjualan
Harga
Total
Satuan
Harga

125
110
50
30
60
110

Keuntungan

25.000 3125000
30.000 3300000
5.000 250000
15.000 450000
10.000 600000
15.000 1650000

325000
100000
50000
90000
150000
450000

6 Pertanggung jawaban keuntungan


Supervisor
Total
1.165.000,-

30%
349.500

Tambahan
Modal
30 %
349.500,-

35

Tabungan
Abadi
10 %
116.500,-

Tabungan
Siswa
20 %
233.000,-

Perawatan
Alat-alat
10 %
116.500,-

BAB VII
PENUTUP
Tantangan bagi kehidupan masa depan siswa memang perlu mendapat perhatian seriuas,
apalagi dengan komitmen yang terkandung dalam AFTA yang disusul kemudian oleh AFLA
yang memunculkan masalah sosial apabila siswa tidak dipersiapkan kemampuan daya
saingnya.
Keberlangsungan Program Pendidikan Keterampilan seperti ini selayaknya dipertahankan
dan disikapi positif oleh pemerintah daerah dengan ikut memberikan dukungan terutama
khusus bagi siswa SMP Terbuka yang mayoritas tidak sanggup untuk meneruskan pendidikan
kejenjang lebih tinggi.
Menyediakan lapangan kerja, mempermudah penyediaan modal kerja atau pembinaan
kewira usahaan mungkin lebih dibutuhkan mereka sebagai jaminan masa depan yang pasti
dirasakan berat kelak dikemudian hari.
Sementara ini kami hanya berharap kesinambungan subsidi dengan kucuran dan yang
memadai, tidak sekedar habis sampai biaya pelatihan, sedangkan untuk produksi yang
berkelanjutan kami sudah kehabisan dana sehingga bagi siswa selanjutnya terputus seperti
sekarang ini. Kami pernah mendapat bauntuan seperti ini kira kira tahun 2001, 2002 ( untuk
tataboga) dan 2006 untuk tatabusana, setelah itu terhenti dan hanya tinggal peralatan produksi
dalam kondisi membutuhkan dana perbaikan.
Dengan diberinya kesempatan untuk mengajukan dana subsidi PPK ini kami merasa
segar kembali dan berharap akan dapat melanjutkan program yang telah terhenti sekitar 4 tahun
yang lalu.

36

Lampiran 1

Surat Pernyataan
Nomor : 020 / 421.3 / SMPT 1 / KU / 2010

Pada hari ini, Tanggal Delapan Belas Bulan Januari Tahun 2010 saya, Kepala
SMPN 1 Terbuka Plered kabupaten Purwakarta Propinsi Jawa Barat.
Nama

: Suherman Saputra, S.Pd

Nip

: 19590915 198101 1 002

Alamat Sekolah

: Jl.Warungkandang Plered

Telepon

: (0264) 270285

Menyatakan dengansesungguhnya bahwa SMP Terbuka yang kami kelola masih


aktif, dengankondisi sebagai berikut :
Jumlah TKB

: 6 Tempat

Jumlah Siswa

: 125 Anak

Jumlah Guru Bina

: 13 Orang

Jumlah Guru Pamong

: 12 Orang

Jumlah Tenaga TU

: 2 Orang

Bila pernyataan ini tidak benar, Kami sanggup mengembalikandana pengelolaan


SMP Terbuka kepada negara, Dansaya bersedia ditindak sesuaihukum yang berlaku.

Mengetahui,
Perwakilan Orang Tua Siswa

Plered, 08 Januari 2010


Yang mebuat pernyataan
Kepala sekolah,

Suherman Saputra, S.Pd


Nip : 19590915 198101 1 002

T a t a n g
37

Lampiran 2

Surat Pernyataan
Yang Bertanda Tangan Dibawah Ini :
Nama

: Pipih Sopiah

Nip

:-

Pekerjaan

: Penjahit

Alamat

: Jl. Warungkandang RT. 13 / 03 Desa Sindangsari


Kec. Plered Purwakarta

Menyatakan bahwa saya adalah Tenaga ahli dalam bidang Tata Busana dan menjamin
kelancaran kegiatan PPK ini.
Demikian surat pernyataan ini saya buat dengan sebenar-benarnya.

Mengetahui,
Kepala SMP Terbuka Plered

Plered,
Januari 2010
Yang membuat pernyataan

Pipih Sopiah

Suherman Saputra, S.Pd


Nip : 19590915 198101 1 002

38

Lampiran 3

SURAT PERNYATAAN

Yang bertanda tanga dibawah ini :

Nama

: Suherman Saputra, S.Pd

Nip

: 19590915 198101 1 002

Jabatan

: An. Kepala Sekolah SMP Terbuka Plered

unit Kerja

: SMPN 1 Plered Purwakarta

Alamat

: Jln. Raya warungkandang No. 186 D Plered


Kec.Plered Purwakarta

Menyatakan bahwa TKB Warungkandang dan TKB Pamoyanan pada SMP terbuka
Plered masih aktif
Demikian pernyataan ini saya buat dengan sebenar-benarnya.

Plered, 8 Januari 2010


Yang membuat pernyataan,

Suherman Saputra, S.Pd


Nip : 19590915 198101 1 002

39