Anda di halaman 1dari 12

Dalil Dalil Segitiga

Siku Siku
Kelompok 3
Dwirezy Fauzani
Ghifari Nur Q
Irvan Agustian
Kharisma Adyaksa

Rumus Dalil Proyeksi Pada Segitiga Lancip


Untuk mencari atau membuktikan dalil proyeksi pada segitiga
lancip, Anda harus paham dengan pengertian proyeksi,
karena untuk mencari rumus proyeksi pada segitiga lancip
dapat dilakukan dengan cara memproyeksikan salah satu
sisinya ke sisi yang lain. Sekarang perhatikan gambar
segitiga lancip ABC di bawah ini.

Jika garis BC diproyeksikan terhadap garis AB maka garis BD merupakan hasil


proyeksinya sedangkan AD merupakan sisa dari panjang sisi yang kena proyeksi,
seperti gambar di bawah ini.

Masih ingatkah Anda dengan teorema Pythagoras? Sekarang perhatikan ACD pada
Gambar 2 di atas yang siku-sikunya di D. Dengan menggunakan teorema Phytagoras
maka CD dapat ditentukan dengan rumus:
CD2 = AC2 AD2
t2 = b2 x2 . . . . (persamaan 1)

Sekarang perhatikan BCD yang siku-sikunya ada di D juga.


Dengan menggunakan teorema Phytagoras maka CD dapat
ditentukan dengan rumus:
CD2 = BC2 BD2
CD2 = BC2 (AB AD) 2
t2 = a2 (c x)2
t2 = a2 (c2 2cx + x2)
t2 = a2 c2 + 2cx x2 . . . . . (persamaan 2)

Dari persamaan (2) dan persamaan (1) akan diperoleh


persamaan yang baru yakni:
a2 c2 + 2cx x2 = b2 x2
a2 = b2 + c2 2cx atau
BC2 = AC2 + AB2 2AB.AD

Berdasarkan penjelasan di atas maka dapat


disimpulkan bahwa dalil proyeksi dapat dicari
dengan cara mengkombinasikan teorema
Phytagoras dengan sisa dari hasil panjang
proyeksi. Misalnya jika kita mencari sisi BC, maka
proyeksikan sisi BC ke salah satu sisinya misalnya
sisi AB sehingga diperoleh hasil proyeksi BD. Cari
panjang BC dengan teorema phytagoras (BC2 =
AC2 + AB2) kemudian dikurangi dengan dua kali
sisa hasil panjang proyeksi yang sudah dikalikan
dengan panjang sisi sebagi tempat proyeksi
(2AB.AD). Makaakan diperoleh panjang BC
adalah:
BC2 = AC2 + AB2 2AB.AD

Sekarang misalkan sisi BC kita proyeksikan ke sisi AC, seperti


gambar di bawah ini.

maka sisa hasil proyeksinya adalah AD. Panjnagn BC dapat dicari


dengan mengkombinasikan teorema phytagoras dengan
mengurangi dua kali sisa proyeksi dengan panjang sisi yang
dikenai proyeksi, maka:
BC2 = AC2 + AB2 2AD.AC atau
a2 = b2 + c2 2bz

Rumus Dalil Proyeksi Pada Segitiga Tumpul


Untuk mencari atau membuktikan
dalil proyeksi segitiga lancip ataupun segitiga
tumpul, Anda harus paham dengan
pengertian proyeksi, karena untuk mencari dalil
proyeksi pada segitiga lancip maupun segitiga tumpul
dapat dilakukan dengan cara memproyeksikan salah
satu sisinya ke sisi yang lain.
Untuk mencari dalil proyeksi pada segitiga lancip sudah
dipost pada psotingan sebelumnya, sedangkan
postingan ini akan membahas cara mencari dalil
proyeksi pada bentuk segitiga yang lain yaitu segitga
tumpul.

Sekarang perhatikan gambar segitiga tumpul ABC di bawah


ini.

Jika garis BC diproyeksikan terhadap garis AC maka garis CD


merupakan hasil proyeksinya, seperti gambar di bawah ini.

Masih ingatkah Anda dengan teorema Pythagoras? Sekarang


perhatikan ABD pada Gambar 2 di atas yang siku-sikunya
di D. Dengan menggunakan teorema Phytagoras maka BD
dapat ditentukan dengan rumus:
BD2 = AB2 AD2
y2 = c2 x2 . . . . (persamaan 1)

Sekarang perhatikan BCD yang siku-sikunya ada di D juga.


Dengan menggunakan teorema Phytagoras maka BD dapat
ditentukan dengan rumus:
BD2 = BC2 CD2
BD2 = BC2 (AC + AD) 2
y2 = a2 (b + x)2
y2 = a2 (b2 + 2bx + x2)
y2 = a2 b2 2bx x2 . . . . . (persamaan 2)

Dari persamaan (2) dan persamaan (1) akan diperoleh


persamaan yang baru yakni:
a2 b2 2bx x2 = c2 x2
a2 = b2 + c2 + 2bx atau
BC2 = AC2 + AB2 + 2AD.CD

Berdasarkan penjelasan di atas maka dapat disimpulkan


bahwa dalil proyeksi pada segitiga tumpul dapat dicari
dengan cara mengkombinasikan teorema Phytagoras
dengan penambahan panjang dari hasil panjang proyeksi.
Misalnya jika kita mencari sisi BC, maka proyeksikan sisi
BC ke salah satu sisinya misalnya sisi AC sehingga
diperoleh hasil proyeksi CD. Cari panjang BC dengan
teorema phytagoras (BC2 = AC2 + AB2) kemudian
ditambahkan dengan dua kali pertambahan panjang hasil
proyeksi dikalikan dengan panjang yang kena proyeksi
(2AC.AD). Maka akan diperoleh panjang BC adalah:
BC2 = AC2 + AB2 + 2AC.AD atau
a2 = b2 + c2 + 2xy

Sekarang misalkan sisi BC kita proyeksikan ke sisi AC, seperti


gambar di bawah ini,

maka sisa hasil proyeksinya adalah BD. Panjang BC dapat


dicari dengan mengkombinasikan teorema phytagoras
dengan menambah dua kali pertambahan panjang proyeksi
dengan panjang sisi yang dikenai proyeksi, maka:
BC2 = AC2 + AB2 2AD.AC atau
a2 = b2 + c2 + 2cx