Anda di halaman 1dari 5

DI

NAS KESEHATAN KABUPATEN GARUT


UPTD PUSKESMAS SELAAWI
KECAMATAN SELAAWI

KEPUTUSAN KEPALA PUSKESMAS


DINAS KESEHATAN KABUPATEN GARUT
Nomor : 3/II/PKM/2013
TENTANG
PENETAPAN STANDAR PELAYANAN
DI PUSKESMAS SELAAWI
KEPALA PUSKESMAS SELAAWI
Menimbang

a. Bahwa dalam rangka mewujudkan penyelenggaraan


pelayanan public sesuai dengan asas penyelenggaraan
pemerintah yang baikm dan guna mewujudkan kepastian
dan kewajiban berbagai pihak yang terkait dengan
penyelenggaraaan pelayanan, setiap penyelenggara
pelayanan public wajib menetapkan Standar Pelayanan;
b. Bahwa untuk memberikan acuan dalam penilaian ukuran
kinerja dan kualitas penyelenggaraan pelayanan dimaksud
huruf a, maka perlu ditetapkan Standar Pelayanan untuk
jenis pelayanan Rawat jalan

Mengingat

a. Undang undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun


2009 tentang Pelayanan Publik (Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 112, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5038)
b. Undang undang No 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan
c. Peraturan Pemerintah Nomor 96 Tahun 2012 tentang
Pelaksanaan Undang-undang Nomor 25 tahun 2009
Tentang Pelayanan Publik
d. Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan
Reformsi Birokrasi Nomor 36 Tahun 2012, tentang
petunjuk Teknis Penyusunan, Penetapan, dan Penerapan
Standar Pelayanan.
e. Peraturan Menteri/Kepala Lembaga yang
bersangkutan/terkait.
f. Perda No 8 Tahun 2011 Tentang Retribusi Pelayanan
Kesehatan pada Pusat Kesehatan Masyarakat Kabupaten
Garut
g. Perbup No 560 Tahun 2012, tentang Tugas Pokok dan
Fungsi UPTD pada Dinas daerah dan Unit Pelaksana
Teknis Pada Lembaga Teknis Daerah Kabupaten Garut.
MEMUTUSKAN

Menetapkan

PERTAMA

KEDUA

KETIGA

KEEMPAT

Standar pelayanan pada UPTD PUSKESMAS SELAAWI


Sebagaimana tercantum dalam Lampiran Keputusan ini.
Standar pelayanan pada UPTD PUSKESMAS SELAAWI
meliputi ruang lingkup pelayanan
a. Rawat Jalan
b. Rawat Inap
c. Unit Gawat Darurat
d. Pelayanan Persalinan (PONED)
e. Pelayanan Kesehatan Gigi dan Mulut
f. Pelayanan Pemeriksaan Penunjang (Laboratorium, EKG,
USG dan Radiologi)
g. Apotek
h. Penanganan Rujukan
Standar pelayanan sebagaimana terlampir dalam Lampiran
Keputusan ini wajib dilaksanakan oleh
penyelenggara/pelaksana dan sebagai acuan dalam penilaian
kinerja pelayanan oleh pimpinan penyelenggara, aparat
pengawasan, dan masyarakat dalam penyelenggaraan
pelayanan publik.
Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan

Di tetapkan di Garut
Pada tanggal, Januari 2015
Kepala Puskesmas Selaawi

ACENG MUHAMAD TURMUDI, S.Sos


NIP. 197208281993031010

LAMPIRAN KEPUTUSAN KEPALA PUSKESMAS SELAAWI


NOMOR
:
TANGGAL
:
TENTANG STANDAR PELAYANAN PUSKESMAS SELAAWI

A. PENDAHULUAN
Puskesmas Selaawi merupakan salah satu unsur Pelaksana Teknis pada Dinas Kesehatan
Kabupaten Garut yang mempunyai tugas memberikan pelayanan kesehatan Tingkat pertama
yang bersifat Holistic, komprehensif (menyeluruh), terpadu dan berkesinambungan kepada
masyarakat Pelayanan Kesehatan tingkat pertama adalah pelayanan yang bersifat pokok
(Basic Six/Basic Health Service) yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat serta mempunyai
nilai strategis untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Dalam melaksanakan tugas memberikan pelayanan kesehatan Puskesmas Selaawi memiliki
Visi dan Misi
VISI:
terwujudnya UPTD PUSKESMAS SELAAWI sebagai pusat pelayanan Kesehatan yang
bermutu Guna mendukung Akselerasi Pembangunan Kesehatan
Adapun MISInya adalah:
a.
b.
c.
d.
e.

Menyelenggarakan pelayanan kesehatan dasar yang berkualitas


Menggerakkan masyarakat untuk berperilaku hidup bersih dan sehat
Mengembangkan manajemen pelayanan kesehatan yang inovatif dan tepat guna
Meningkatkan kemudahan akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat
Menjadikan puskesmas sebagai tempat pengembangan pendidikan

MOTTO: Dengan 5S pelayanan hari ini harus lebih baik dari hari kemarin
5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan dan Sabar)

B. STANDAR PELAYANAN
1. Jenis Pelayanan Rawat Jalan
N
KOMPONEN
URAIAN
O
1
Dasar Hukum
a. UU Kesehatan No 36 Tahun 2009
b. Perbup No 560 Tahun 2012 tentang Tugas Pokok dan
Fungsi UPTD pada Dinas daerah dan Unit pelaksana
Teknis Pada Lembaga Teknis Daerah Kabupaten Garut
c. Perda No. 8 tahun 2008 tentang Pembentukkan Dinas
Daerah
d. Perda No 8 Tahun 2011 tentang tariff pelayanan
Puskesmas
Persyaratan
1. KTP
2. Kartu Jamkesmas, Jamkesda bagi Gakim
Pelayanan
3. Kartu Askes begi peserta Askes
Daftar di
Loket 1

Konfirmasi
tujuan pasien

Pemeriksaan
fisik, BB, TB,
Tanda Vital

Diobati atau dirujuk


Hasil Pemeriksaan

Rujukan ke tempat
pelayanan yang
lebih lengkap
(Rumah Sakit)

dirujuk

Dapat Diproses

Pemberian Therapy

HASIL
PEMERIKSAAN
TERCATAT PADA
Kartu Rekmed

Jangka waktu

Terima obat dari Apotek

Akhir Pelayanan:
1. Pasien mendaftar dibagian pendaftaran
2. Pasien membawa Kartu Rekmed ke BP
3. Pemeriksaan di Ruang Pemeriksaan
4. Terima obat di bagian Apotek
20 menit

5
6

penyelesaian
Biaya/tariff
Prosuk
pelayanan

Sarana,
prasarana, dan
atau fasilitas

Kompetensi
Pelaksana
Pengawasan
internal

10

11
12

Penanganan
pengaduan,
saran, dan
masukan
Jumlah
pelaksana
Jaminan
pelayanan

Rp. 0,- (gratis)


Rekam medis
Diket BB, TB, Tanda-tanda Vital
Hasil pemeriksaan Fisik
Diagnosa Penyakit
Therapy
Tensi meter
Stetoskop
Termometer
Timer
Pengukur BB
Pengukur TB
Lemari
Meja
Kursi
Buku Register
Speaker dan Mic (alat untuk memanggil pasien)
Alat tulis
Ruang tunggu
Toilet
Lapangan parkir
Mobil ambulance
Dokter
Perawat
Dilakukan atasan langsung
Dilakukan oleh Dewan Manajemen Peskesmas
Dilakukan oleh organisasi IDI, PPNI
Dilaksanakan secara kontinu
Konsisten dalam memberikan teguran dan sanksi
1. Melalui kotak saran
2. Dibentuk Tim/petugas khusus penanganan pengaduan,
saran dan masukan
Jumlah personil sebanyak 5 orang (sesuai kebutuhan)

Diwujudkan dalam kualitas proses layanan dan produk


layanan yang didukung oleh petugas yang berkompeten di
bidang tugasnya, dengan perilaku terampil, cepat, tepat dan
santun
13 Jaminan
1. Rahasia pasien terjaga
2. Bukti pemeriksaan tercatat di kartu rekam medik di tan
keamanan
tangani oleh pemeriksa
14 Evaluasi kinerja Evaluasi kinerja pelayanan dilakukan melalui pengukuran
pelaksana
penerapan 14 komponen standar pelayanan yang dilakukan
sekurang-kurangnya 3 bulan sekali
*) komponen tambahan disesuaikan dengan kebutuhan unit penyelenggara pelayanan.
Bila dipandang perlu