Anda di halaman 1dari 17

ALJABAR LINIER

APLIKASI VEKTOR PADA LUAS SEGITIGA, ;UAS


JAJARANGENJANG DAN EIGEN VAKTOR

Disusun Oleh :
RAHMAT
ENI RUKMINI
METHA DETIA
HIKMAH NURSHEHA
WIDYA NANDA

PROGRAM STUDI MATEMATIKA


SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
KUSUMA NEGARA JAKARTA

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa atas segala
rahmat dan karuania-Nya yang diberikan pada kami semua sehingga kami dapat
menyelesaikan penyusunan makalah ini. Semoga makalah ini dapat dipergunakan
sebagai salah satu acuan, petunjuk, maupun pedoman bagi pembaca.
Penyusunan makalah ini adalah untuk memenuhi salah satu tugas mata
kuliah Geometri. Kami berharap makalah ini membantu menambah pengetahuan
bagi pembaca. Makalah ini masih banyak kekurangan, oleh karena itu kami
berharap kepada pembaca untuk memberikan masukan-masukan yang bersifat
membangun untuk bisa melakukan perbaikan pada makalah ini.
Kami mengucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu.
Mudah-mudahan ini bermanfaat bagi kita semua. Mohon maaf atas segala
kekurangannya. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa melindungi kita semua, amin.

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR..........................................................................................................
DAFTAR ISI.................................................................................................................
BAB I PENDAHULUAN..............................................................................................
1

Latar belakang masalah..........................................................................................

Rumusan masalah..................................................................................................

Tujuan.....................................................................................................................

BAB II PEMBAHASAN..............................................................................................
1

APLIKASI VEKTOR PADA LUAS JAJARANGENJANG DAN SEGITIGA............

Eigen vector

BAB III PENUTUP......................................................................................................


1

9..............................................................................................................................

DAFTAR PUSTAKA

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Vektor adalah istilah yang sangat akrab bagi orang orang yang berkecimpung
di bidang fisika. Tentu saja karena vektor adalah istilah penting yang berhubungan
dengan sifat yang dimiliki oleh suatu objek. Vektor atau besaran vektor didefinisikan
sebagai besaran yang mempunyai besar atau nilai dan arah, sedangkan definisi dari
besaran adalah sesuatu yang dapat diukur dan dinyatakan dalam satuan. Akan
sangat panjang jika kita membahas definisi besaran di sini, maka mari kita kembali
menengok pembahasan vektor kita.
Catatan ini akan lebih banyak membahas operasi matematika pada vektor, jika
pembaca ingin mengetahui lebih banyak tentang definisi vektor dan aturan penulisan
vektor, pembaca dapat membaca referensi referensi lain yang membahas tentang
vektor.
1.2 Rumusan Masalah
Makalah ini berisi pembahasan mengenai luas Jajarangenjang dan luas
segitiga serta eigen vector:
1) Mengetahui rumus vector untuk

mencari luas segitiga dan jaajran

genjang
2) Menentukan nilai eigen vektor
1.3 Tujuan
1) Memenuhi salah satu tugas kelompok mata kuliah Aljabar linier tentang
aplikasi vector pada luas segitiga dan jajarangenjang serta eigen vector.
2) Mengetahui dan memahami cara penyelesaian menggunakan rumusrumus vector

BAB II
PEMBAHASAN

1. APLIKASI VEKTOR PADA LUAS JAJARANGENJANG DAN SEGITIGA


A. Mencari luas jajaran genjang
Untuk mencari luas jajaran genjang kita memerlukan rumus-rumus
yang sebelumnya sudah di jelaskan seperti rumus hasil kali vector teorema 5
dan sebagainya.

v
||v||

||v||
sin Q
P u
||u||

u2 u3 u1 u3 u1 u2

,
,

v2 v3 v1 v3 v1 v2

u.v

Sebagaimana

kita

ketahui

Hasil kali vector dengan rumus sebagai berikut

Dari teorema 5 yang sudah pernah dibahas sebelumnya uxv adalah


orotognal baik untuk u maupun v. jika u dan v adalah adalah vector vektor
taknol, maka dapat di perlihaykan bahwa arah uxv dapat di tentukan dengan
menggunakan aturan tangan kanan. Misalnya sudut adalah sudut diantara
u dan v dana nggaplah u terroritas melalui sudut sehingga berhimpitan
dengan v. jika jari-jari tangan kanan dilakkukan sehingga mengarah rotasi,
maka ibu jari menunjukan (secara kasarnya) arah u x v.

Jika u dan v adalah vector-vektor teknol di ruang 3, makan norma u x v


mempunyai tafsiran geometric yang berguna. Identutas Lagrange , yang
diberikan dalam Teorema 5, menyatakan bahwa :

u.v u . v u.v

Jika menyatakan sudut di antara u dan v, maka

u.v u . v . cos u.v

u .v

u.v

sin 2

u .v

u .v

u . v cos 2

(1 cos 2 )
sehingga dapat kita tuliskan kembali

sebagai

u.v u . v sin
Jadi

v sin
Tetapi

adalah tinggi jjaran yang di tentukan oleh u dan v

(gambar 1). Jadi, dari rumus diatas, luas A dari jajaran genjang ini diberikan
oleh

A (alas ).(tinggi ) u . v . sin u.v


Dengan kata lain, orma u x v sama denagn jajaran genjang yang di
temukan oleh u dan v.
gambar 1

S
v
||

P u v|| Q
|| sin
v|| ||
u||

Contoh soal

Carilah luas jajaran genjang pada vektor u=(4,2,-4) dan v=(-1,1,-3)

A (alas ).(tinggi ) u . v . sin u.v

Jawab:

A u.v

2 4

4 4 2

1 3 , 1 3 , 1 1

u.v

determinan

Sehingga kita mencari notasi

(2 x 3 1x 4), (4 x 3 (1x 4)), (4 x1) (1x 2)


2,16,6

Setelah itu kita cari norma vektor nya

u.v (2) 2 (16) 2 6 2 296 17,2046


Jadi luas jajaran genjang adalah 17,2046

B. Mencari luas segitiga


Dalam mencari luas segitiga kita menggunakan hasil kali silang pada
vector dan menggunakan rumus dari jajaran genjang karena segitiga adalah
setengah dari jajaran genjang.
Kita gunakan rumus-umus dari jajaran genjang yang sudah ada.
Contoh soal:
a. Carilah luas segitiga yang ditentukan oleh titik-titik P 1 (2, 2, 0), P2(-1, 0,
2) dan P3 (0, 4, 3)
P1 P2 dan P1 P3

Karena Luas segitiga A tersebut adalah luas jajar


genjang yang ditentukan oleh vektor-vektor

P1 P2 dan P1 P3
Mencari

P1 P1 P2 P2
=

P1 P2

= (x 2 ,y2 ,z2 )-(x1 , y1 ,z1 )


= ( -1-2, 0-2, 2-0)
= ( -3, -2, 2)

P1 P3
= ( -3, -2, 2) = u

u2

u3

v2

v3

u1
v1

u3 u1
,
v3 v1

u2
v2

=(-2, 2, 3) = v

P1 P2 P1 P3
X

2 2

3 2 3 2

,
3 2 3 2 2

(2 x3 2 x 2), (3x3 (2 x 2)), (3x 2) (2 x 2)


Cari
determinan nya

=
= (-10,-5,-10)

P1 P2 x P1 P3

(10) 2 (5) 2 (10) 2

225 15

Cari norma
vektornya

1
P1 P2 x P1 P3
2

1
15
(15)

2
2
Karena segita

tersebut adalah dari jajaran genjang. Maka rumus luasnya adalah

2.

VAKTOR IEGEN
Vektor eigen yang bersesuaian dengan adalah vektor tak nol dalam ruang

pemecahan dari SPL homogen (I - A)x = 0


Ruang pemecahan dari SPL homogen tersebut disebut dengan ruang eigen dari A

yang bersesuaian dengan x


A. DEFINISI
Jika terdapat suatu matrik A berukuran n x n dan vektor tak nol x berukuran n x 1, x
Rn, maka dapat dituliskan :

Ax = x
Ax : vektor berukuran n x 1
: skalar

riil yang memenuhi persamaan, disebut nilai eigen

(karekteristik)
x : vektor eigen
B. Cara menentukan vektor eigen dari A :
Banyaknya nilai eigen maksimal n buah.
Untuk setiap nilai eigen dapat dicari ruang solusi untuk x dengan

memasukkan nilai eigen ke dalam persamaan : (I A)x =0


Ruang solusi yang diperoleh disebut : ruang eigen. Dari ruang eigen yang
bersesuaian dengan nilai eigen tertentu dapat dicari minimal sebuah basis

ruang eigen yang saling bebas linier.


Vektor eigen yang berhubungan dengan adalah vektor-vektor tidak nol
dalam ruang eigen.

Contoh soal :

1. Buktikan vektor

2
X
1

1 4

2 3

A
adalah vektor eigen dari

Jawab :
Untuk membuktikannya dilakukan dengan cara mengali-kan matrik dengan
vektor, sehingga diperoleh hasil kelipatan dari vektor iatu sendiri.
3 1 1
2 4 2

1 1 3

nilai eigen

3
2

1
1
4
2 0
1
3

Tentukan eigen vaktor dari matriks

det( A I ) 0
Jawab

Persamaan karakteristik:
(3 ) 2 (4 ) 2 2 (4 ) 2 3 2 3
(3 ) (3 )( 4 ) 4 ) 0

(3 )(8 7 ) 0
=

( 2)( 6)( x 2) 0 ( 2)( 8 12) 0 3 102 28 24 0

6 2

Jadi nilai eigen nya 2 dan 6 sedangkan untuk mencari eigen vaktor maka nilai

eigennya dapat didistribusikan kedalam persamaan tersebut untuk


3 1 1 2 0 0
Ax 2 x 2 4 2 0 2 0
1 1 3 0 0 2

x1
x 0
2
x3

x1
1
1

x2 x1 1 x3 0
x3
0
1 x1 x2 x3 0

1 1 1
2 2 2

1 1 1

x1
x 0
2
x3

x1 x2 x3

1
1

0
Jadi untuk nilai eigennya 2 mempunyai 2 eigen vaktor yaitu
1
0

1
dan

6
Untuk
Jadi eigen vaktornya yaitu

1
2

1
Jadi eigen vaktornya yaitu

Catatan :
Untuk kasus yang khusus, jika A memiliki n buah nilai eigen = , maka akan
memiliki nilai eigen k.
Jika banyaknya nilai eigen dari Ak sebanyak n juga, maka basis ruang
eigennya tetap sama.
Tetapi jika jumlah nilai eigennya kurang dari n (terjadi jika ada nilai eigen yang
saling berlawanan tanda), maka salah satu nilai eigennya akan memiliki basis
ruang eigen yang berbeda

BAB III
PENUTUP
Saran
Alangkah baiknya kita mengenal Matematika dulu sebelum kita menganggap
Matematika itu sulit, karena bila kita telah mengenal Matematika dengan baik dan menikmati
bagaimana Matematika itu bekerja akan terasa bahwa Matematika itu tidaklah seburuk apa
yang kita pikirkan.

ALJABAR LINIER

ORGANISASI PROFESI GURU


MAKALAH MATA KULIAH PROFESI PENDIDIKAN

Disusun Oleh :
AMIN SUTANTO

20138300229

DEWI ANDRIYANI

20138300642

LASRIAMA

20138310285

SATRI PAMUJI

20138310165

PROGRAM STUDI MATEMATIKA

SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN


KUSUMA NEGARA JAKARTA

Anda mungkin juga menyukai