Anda di halaman 1dari 2

SAKARIN

URAIAN BAHAN (FI III; 748, HOPE; 605)


NAMA RESMI
Saccharinum
NAMA LAIN
Sakarin
RM/BM
C7H5NO3C / 183,18
PEMERIAN
Serbuk atau hablur putih, tidak berbau, atau berbau aromatik lemah,
larutan encer sangat manis, larutan beraksi asam terhadap lakmus.
PENYIMPANAN
Dalam wadah tertutup baik
KEGUNAAN
Bahan pemanis
INKOMPATIBILITAS
Sakarin dapat bereaksi dengan molekul besar, yang dapat memicu atau
menyebabkan reaksi tersebut terbentuk
STABILITAS
Sakarin stabil di bawah kondisi kisaran normal yang digunakan dalam
formulas, dalam bentuk serbuk, tidak terdeksi dekomposisinya. Dan
pada suhu 125 celcius pada pH rendah (pH 2) selama lebih dari 1 jam
tidak terjadi dekomposisi yang signifikan. Produk dekomposisi yang
terbentuk adalah amonium-o-sulfur asam benzoat. Sakarin harus
disimpan dalam wadah tertutup baik ditempat sejuk dan kering.

ALASAN PENAMBAHAN
Sakarin digunakan sebagai pemanis karena :
1. Sakarin mempunyai sifat yang stabil, nonkarsinonegik, nilai kalori
rendah dan harganya relatif murah. Selain itu, intensitas rasa
manis garam natrium sakarin cukup tinggi, yaitu kita-kira 200-700

kali sukrosa 10%. Dampak konsumsi sakarin terhadap tubuh


manusia masih menunjukkan hasil yang konvensional. (Analisis
dan Aspek kesehatan bahan tambahan pangan hal 73)
2. Sakarin sebagai pemanis buatan biasanya dalam bentuk garam
berupa kalsium, kalium, dan natrium sakarin. Kombinasi
penggunaan dengan pemanis buatan rendah kalori lainnya
bersifat sinergis. Sakarin tidak dimetabolisme, lambat diserap
oleh usus, dan cepat melalui urin tanpa perubahan. Hasil
penelitian menyebutkan bahwa sakarin tidak bereaksi dengan
DNA, tidak bersifat karsinonegik, tidak menyebabkan caries gigi,
dan cocok bagi penderita diabetes (penerapan standar
penggunaan pemanis buatan pada prodak pangan)
3. selain itu aminofilin inkompatibel dengan asam, dan dengan
adanya laktosa dan gula lainnya akan memberikan warna
kekuningan atau kecoklatan pada aminofilin. Bahan tambahan
yang biasa digunakan dalam sediaan oral aminonofilin adalah
sodium sakarin (the pharmaceutical codex, hal 723)
4. Konsentrasi sakarin yang digunakan untuk penggunaan oral
adalah sebesar 0,02-0,5% (HOPE, hal 605). Konsentrasi ini
disesuaikan pula dengan peraturan mentri kesehatan RI no 208 /
menkes / per / 4 / 1985 yyg menyatakan bahwa untuk pemanis
sakarin yg digunakan pada produk bahan makanan adalah nilai
accaptable daily intake (adi)nya adalah sebesar 0-2,5mg. (Analisis
dan Aspek kesehatan bahan tambahan pangan hal 72)