Anda di halaman 1dari 2

BAB I

TINJAUAN TEORI
Lingkungan bersih akan memberikan kenyamanan buat penghuninya tinggal,selain itu
lingkungan bersih juga bisa menghindarkan kita dari penyakit seperti Asma,TB Paru dan lain
sebagainya. Lingkungan bersih ini juga bisa memberikan semangat untuk melakukan
aktivitas yang kita kerjakan.
Lingkungan yang kotor akan membawa dampak kurang baik bagi kesehatan kita
semua. Kesehatan tubuh sangat -penting bagi kelangsungan rutinitas sehari-hari misalnya
bekerja,bermain dan aktivitas-aktivitas lainnya.kalau kita sampai sakit maka rutinitas seharihari akan terganggu, dalam hal ini kita akan membahas tentang pengaruh lingkungan
terhadap kesehatan kita,lingkungan yang kumuh akan memberikan kita ketidak nyamanan
dalam beristirahat,kita semua tau kalau beristirahat itu sangat penting bagi tubuh kita setelah
bekerja ataupun melakukan banyak aktifitas.
Cara menjaga lingkungan kita agat tetap bersih dan nyaman untuk di tinggali:
1.Usahakan membuang sampah pada tempatyang telah disediakan disekitarnya
2.Selalu membersikan ventilasi atau debu-debu yang ada di langit-langit rumah, hal ini jarang
mendapat perhatian,dan sebetulnya ini penting karena debu atau kotoran tersebut bisa
mengganggu pernafasan kita.
Rumah yang sehat memerlukan cahaya yang cukup, tidak kurang dan tidak terlalu
banyak. Kurangnya cahaya yang masuk ke dalam ruangan rumah, terutama cahaya mata hari
di samping kurang nyaman, juga merupakan media atau tempat yang baik
untuk hidup dan berkembangnya bibit-bibit penyakit. Sebaliknya terlalu banyak cahaya di
dalam rumah akan menyebabkan silau, dan akhirnya dapat merusakkan mata.
Ventilasi rumah mempunyai banyak fungsi :
Fungsi pertama adalah untuk menjaga agar aliran udara di dalam rumah tersebut tetap
segar. Hal ini berarti keseimbangan O2 yang diperlukan oleh penghuni rumah tersebut tetap
terjaga. Kurangnya ventilasi akan menyebabkan kurangnya O2 di dalam rumah yang berarti
kadar CO2 yang bersifat racun bagi penghuninya menjadi meningkat. Di samping itu tidak
cukupnya ventilasi akan menyebabkan kelembaban udara di dalam ruangan naik karena
terjadinya proses penguapan cairan dari kulit dan penyerapan. Kelembaban ini merupakan
media yang baik untuk bakteri-bakteri patogen (bakteribakteri penyebab penyakit).
Fungsi kedua dari pada ventilasi adalah untuk membebaskan udara ruangan dari
bakteri-bakteri, terutama bakteri patogen, karena di situ selalu terjadi aliran udara yang terus
menerus. Bakteri yang terbawa oleh udara akan selalu mengalir. Fungsi lainnya adalah untuk
menjaga agar ruangan rumah selalu tetap di dalam kelembaban (humudity) yang optimum.
.Pengaruh Tingkat Kelembaban Tinggi

Jika tingkat kelembaban relatif yang tinggi baik karena kondisi eksternal, seperti suhu
udara terbuka atau faktor manusia, udara akan membawa lebih banyak uap air yang
dapat mengakibatkan kondisi seperti embun pada permukaan yang dingin,
menyebabkan kelembaban di sekitar kita.

Sebagai kumpulan air yang terbentuk pada dinding, jendela dan pintu, permukaan ini
mengundang berkembang-biaknya jamur dan lumut yang menjadi sumber berbagai
masalah kesehatan kita.

Jamur, bersama dengan tungau dan debu sering menyebabkan masalah pernapasan
seperti TB Paru. Mikroorganisme tersebut juga dapat tumbuh di pakaian dalam
kondisi basah.

TB Paru adalah penyakit menular langsung yang disebabkan oleh kuman TB (Mycobacterium
tuberculosis). Sebagian besar kuman menyerang Paru, tetapi dapat juga mengenai organ tubuh lain
(Dep Kes, 2003). Kuman TB berbentuk batang mempunyai sifat khusus yaitu tahan terhadap asam
pewarnaan yang disebut pula Basil Tahan Asam (BTA).