Anda di halaman 1dari 8

TUGAS

ELEKTRONIKA BIOMEDIK

OLEH :
MARIO LATUIHAMALLO / D411 04 069

JURUSAN ELEKTRO FAKULTAS TEKNIK


UNIVERSITAS HASANUDDIN
MAKASSAR
2008

X-RAY MACHINE

Overview
Sinar X adalah dasar dari perangkat X-Ray machine. X
Ray atau sinar X

ditemukan oleh Wilhem Conrad Rontgen

pada tanggal 8 November 1895 menemukan secara tidak


sengaja sebuah gambar asing dari generator katoda Ray,
yang

diproyeksikan

jauh

dibelakang

dari

jarak

yang

memungkinkan dari katoda ray.


X-Ray machine adalah sebuah perangkat elektronika
yang bertujuan untuk menghasilkan sinar X. Sistem X-Ray
imaging terdiri atas sebuah sumber atau generator X-Ray dan
system pendeteksian gambar yang dapat digunakan film
( teknologi analog ) atau pada system penangkapan digital
(seperti penyimpanan foto dan komunikasi system).
X-Ray seperti dengan cahaya biasa yang merupakan
gelombang elektromagnetik, tetapi X-Ray memiliki energy
yang lebih besar

yang dapat menembus banyak bahan/

material pada kadar yang berbeda. Ketika sinar X menumbuk


film, sianr X akan terhambur seperti

yang terjadi pada

cahaya biasa. Tulang, Lemak, otot , tumor dan semua benda


yang

menyerap

X- Ray pada level yang berbeda-beda,

gambar pada film menampakkan perbedaan struktur-struktur


di

dalam

tubuh

karena

perbedaan

level-level

yang

dihamburkan oleh film.


Pada dasarnya X-Ray machine memanfaatkan X-ray
laser untuk melakukan pendeteksian. X-ray laser mempunyai
panjang gelombang 3,5 30 nm. Kelebihan yang dimiliki

selain memiliki kecerahan yang sangat tinggi yaitu antara 100


10000 kecerahan laser biasa, pulsa X- ray juga sangat
pendek dalam femtosecond.

Prinsip Kerja
Sebelum membahas mengenai prinsip kerja X-Ray
machine, terlebih dahulu perlu diketahui proses pembentukan
X-ray laser itu sendiri. Pada sumber X-Ray tertentu dibawah
450kV,

photon X-Ray dihasilkan oleh tembakan electron

diarahkan ke target. Elektron yang ditembakkan diemisikan


dari filament katoda yang dipanaskan. Elektron-elektron
kemudian difokuskan dan dipercepat menuju sudut target
anoda. Titik dimana sinar elektron menumbuk target disebut
titik fokal. Sebagian besar energy kinetic yang dikandung oleh
sinar elektron dikonversikan menjadi panas, tetapi sekitar 1 %
energinya diubah menjadi foton X-ray. Panas yang dihasilkan
dibuang melalui heat sink. Pada titik fokal, foton X-Ray
dipancarkan ke segala arah dari permukaan target, intensitas
tertinggi berada pada sudut 600 sampai 900 dari sinar yang
terbentuk dari sudut target anoda mencapai foton X-ray. Ada
lubang kecil pada tabung X-ray tepat diatas sudut target.
Celah ini memungkinkan X- ray untuk keluar dari tabung
dengan redaman yang kecil saat perawatan penutup tabung
hampa yang dibutuhkan untuk pengoperasian tabung X-Ray
Mesin

Ray

bekerja

dengan

mengaplikasikan

pengontrolan tegangan dan arus listrik ke tabung X-Ray, yang


menghasilkan sinar X-Ray. Sinar ini diproyeksikan ke bahan .
Beberapa

sinar

X-ray

akan

melewati

objek,

sementara

beberapa diserap. Pola radiasi yang dihasilkan kemudian


akhirnya

dideteksi oleh media pendeteksi

termasuk layar

rare earth ( sekeliling fotografi film ), detector semikonduktor


atau X-Ray image.

Secara

umum

aplikasi-aplikasi

kesehatan,

sistem

pendeteksi X-Ray jarang menggunakan medium pendeteksi,


Sebagai contoh, radiographic stasionary mesin X-ray tertentu
juga memiliki ion chamber dan kisi. Ion chamber pada
dasarnya

adalah

pelat

berlubang

ditempatkan

antara

medium pendeteksi dan objek yang akan ditampilkan. Hal ini


menentukan level penyebaran dengan pengukuran jumlah Xray yang melewati medan listrik , gas mengisi gap didalam
plat. Hal ini mengakibatkan minimalisasi penyebaran radiasi

dengan menjamin bahwa gambar yang tidak ditampilkan ke


titik pemeriksaan perlu untuk diulangi dan menjamin radiasi
yang belebihan tidak terjadi. Kisi biasa ditempatkan antara
ion chamber dan objek dan berisi aluminium berbaris yang
terpasang bersebelahan Dalam hal ini. Kisi membuat sinar X
tepat melewati medium pendeteksi namun menyerap x-rays
yang dipantulkan. Hal ini meningkatkan kualitas image
dengan mencegah

X-ray yang terpencar-pencar mencapai

medium pendeteksi, namun menggunakan kisi membuat


pemeriksaan dosis radiasi secara menyeluruh lebih tinggi.
Gambar yang dihasilkan oleh X-Ray machine pada
bidang

kedokteran

berdasarkan

perbedaan

tingkat

penyerapan dari organ-organ. Kalsium pada tulang menyerap


sinar X paling banyak, sehingga tulang kelihatan putih pada
sebuah film perekam

dari gambar X-Ray, yang disebut

Radiograph. Lemak dan beberapa organ lembut lainnya


menyerap lebih sedikit dan tampak abu-abu. Udara menyerap
paling

sedikit

radiograph.

sehingga

paru-paru

terlihat

hitam

pada

Modern X-Ray Machine


X-ray

machine

yang

modern

untuk

pengobatan

dikelompokkan menjadi 2 kategori yaitu yang menghasilkan


sinar X yang keras dan yang menghasilkan sinar X yang
lembut. Soft X-ray digunakan untuk memperoleh foto tulang
dan organ dalam. Perangkat ini dioperasikan pada frekuensi
yang relatif rendah dan jika hal ini terus berulang dapat
mengakibatkan sedikit kerusakan pada jaringan tubuh.
Hard X-rays adalah sinar dengan frekuensi yang sangat
tinggi. Hal ini didesain untuk menghancurkan melekul-melekul
pada sel-sel tertentu yang menghancurkan jaringan. Hard Xrays digunakan pada radiotheraphy, perawatan untuk kanker. Tegangan tinggi
sangat penting

untuk menghasilkan

hard X-ray dihasilkan dengan

menggunakan cylotrons atau synchrotrons

Application
Aplikasi pengunaan X- ray machine, pada bidang
kedokteran biasanya dipakai pada radiography, Radiotherapy,
dan dentistry. Selain itu penggunaan X-Ray machine tidak
terbatas pada bidang kedokteran saja, namun biasa dipakai
juag pada sekuriti, utamanya di Bandara/ Airport, sebagai
contoh Flouroscopy. Contoh aplikasi lainnya adalah X-ray
astronomy, X-ray Industrial radiography, dll.

X- ray machine pada Airport

X-Ray machine pada medical

use

Selain

itu

juga

pada

bidang

kedokteran

gigi,

pemanfaatan sinar X-Ray juga saat ini mulai semakin ramai


dipergunakan . Sinar X adalah radiasi ionisasi yang memiliki
daya tembus yang sangat tinggi, oleh karena itu X Ray
machine
kepadatan

digunakan
jaringan,

untuk

mengambil

seperti

gigi

dan

gambar-gambar
tulang.

Hal

ini

dikarenakan tulang menyerap radiasi lebih banyak disbanding


kepadatan jaringan lunak. X-rays yang berasal dari sumber
menembus tubuh dan menuju ke kaset photographic. Area
dimana radiasi yang diserap ditunjukkan sebagai bayangan
abu-abu ( menuju ke warna putih ). Ini dapat digunakan untuk
menganalisa tulang retak.

DAFTAR PUSTAKA

en.wikipedia.org/wiki/X-ray_machine
health.howstuffworks.com/question18.htm
nventors.about.com/library/inventors/blxray.htm
http://www.discoveriesinmedicine.com/To-Z/X-rayMachine.html