Anda di halaman 1dari 6

Alat Kontrasepsi Kondom

Posted by Alat Kontrasepsi

Kondom mempunyai sejarah yang unik di Inggris. Dokter Condom membuat alat
yang dipergunakan untuk menghindari kehamilan. Kondom dibuat pertama kali dari
kulit, selanjutnya usus sehingga pembuatan kondom mahal dan saat memakai
kondom memerlukan perhatian khusus. Karena dibuat dari kulit dan usus sering
menimbulkan irtasi liang senggama. Tebal kondom menyebabkan kurang nikmat
saat dipakai.

Alat kontrasepsi penghalang pada pria adalah kondom. Kondom merupakan


selubung karet tipis yang di pasang pada penis yang ereksi dan dikeakan selama
snggama untuk mencegah penumpuukan sperma dalam vagina. Kondom tersedia
secara luas dan dapat dibeli dengan bebas di toko obat atau di apotik.

Jika digunakan dnegan benar (khususnya bersama preparat spermisida). Kondom


merupakan bentuk kontrasepi yang efeisien. Alat ini merupakan penghalang fisik
yang dapat mencegah kehamilan maupun infeksi oleh mikrooganisme yang
menular. Namun demikian, kondom menggangu proses spontanitas pada senggama
karena tidak bisa dipasang sebelum penis mengalami ereksi.

Sebagian orang merasakan bahwa kondom mengurangi kepekaan. Jika penis tidak
segera dikeluarkan setelah ejakulasi, kondom dapat terlepas dan sperma di
dalamnya bisa mengalir masuk ke vagina. Faktor biaya yang mungkin pula
dipertimbangkan pula. Alat kontrsepsi penghalang pada wanita-diafragma dan
cervical cap merupakan dua metode kontrasepsi penghalang yang sering digunakan
pada wanita. Diafragma berupa tutup karet berbentuk piing kecil dengan kawat
pegas di sebelah bingkai sirkulernya. Ketika dipasang, bingkai diafragma akan
berada pada forniks vagina sehingga tutup karet tersebut menutupi serviks.
Cervical cap yang tidak begitu sering digunakan, memiliki bentuk seperti alat
pelindung jari dari logam yang dipakai ketika menjahit (thinble). Besar alat ini pas
pada serviks. Preparat spermisida biasanya dianjurkan unutk digunakan bersamasama alat kontrasepsi penghalang ini.

Kerugian pada metode alat kontrasepsi kondom untuk wanita ini adalah alanya
tidak selalu sesuai bagi setiap wanita, khsusunya jika terdapat pergeseran rahim
atau dinding vaginanya kendor. Demikian pula, setelah melahirkan atau bila terjadi
penurunan atau penambahan berat badan yang bermakna, ukuran alat tersebut
harus disesuaikan kembali sehingga diperlukan pengecekan setahun sekali.

Sebagian besar petugas kesehatan menganjurkan penggunaan kombinasi preparat


kontrasepsi kiia dengan kontrasepsi penghalang seperti diafragma atau kondom.
Preparat kontrasepsi kimia dapat dibeli tanpa resep dokter dan membantu
melicinkan vagina. Namun demikian, pemakaiannya mungkin merepotkan karena
kebanyakan harus digunakan sebelum senggama dan kadang-kadang menimbulkan
reaksi seperti rasa gatal serta terbakar.

Coitus Interuptus
Mar 23, 2010
No Comments
by lusa

Nama lain dari coitus interuptus adalah senggama terputus atau ekspulsi pra
ejakulasi atau pancaran ekstra vaginal atau withdrawal methods atau pull-out
method. Dalam bahasa latin disebut juga interrupted intercourse.

Pengertian
Coitus interuptus atau senggama terputus adalah metode keluarga berencana
tradisional/alamiah, di mana pria mengeluarkan alat kelaminnya (penis) dari vagina
sebelum mencapai ejakulasi.

Cara Kerja

Alat kelamin (penis) dikeluarkan sebelum ejakulasi sehingga sperma tidak masuk
ke dalam vagina, maka tidak ada pertemuan antara sperma dan ovum, dan
kehamilan dapat dicegah. Ejakulasi di luar vagina untuk mengurangi kemungkinan
air mani mencapai rahim.

Efektifitas
Metode coitus interuptus akan efektif apabila dilakukan dengan benar dan
konsisten. Angka kegagalan 4-27 kehamilan per 100 perempuan per tahun.
Pasangan yang mempunyai pengendalian diri yang besar, pengalaman dan
kepercayaan dapat menggunakan metode ini menjadi lebih efektif.

Manfaat
Coitus interuptus memberikan manfaat baik secara kontrasepsi maupun non
kontrasepsi.

Manfaat kontrasepsi
Alamiah.
Efektif bila dilakukan dengan benar.
Tidak mengganggu produksi ASI.
Tidak ada efek samping.
Tidak membutuhkan biaya.
Tidak memerlukan persiapan khusus.
Dapat dikombinasikan dengan metode kontrasepsi lain.
Dapat digunakan setiap waktu.

Manfaat non kontrasepsi


Adanya peran serta suami dalam keluarga berencana dan kesehatan reproduksi.
Menanamkan sifat saling pengertian.
Tanggung jawab bersama dalam ber-KB.

Keterbatasan
Metode coitus interuptus ini mempunyai keterbatasan, antara lain:
Sangat tergantung dari pihak pria dalam mengontrol ejakulasi dan tumpahan
sperma selama senggama.
Memutus kenikmatan dalam berhubungan seksual (orgasme).
Sulit mengontrol tumpahan sperma selama penetrasi, sesaat dan setelah interupsi
coitus.
Tidak melindungi dari penyakit menular seksual.
Kurang efektif untuk mencegah kehamilan.

Penilaian Klien
Klien atau akseptor yang menggunakan metode kontrasepsi coitus interuptus tidak
memerlukan anamnesis atau pemeriksaan khusus, tetapi diberikan penjelasan atau
KIE baik lisan maupun tertulis. Kondisi yang perlu dipertimbangkan bagi pengguna
kontrasepsi ini adalah:
Coitus Interuptus

Sesuai untuk
Tidak sesuai untuk
Suami yang tidak mempunyai masalah dengan interupsi pra orgasmik. Suami
dengan ejakulasi dini.
Pasangan yang tidak mau metode kontrasepsi lain. Suami yang tidak dapat
mengontrol interupsi pra orgasmik.
Suami yang ingin berpartisipasi aktif dalam keluarga berencana. Suami dengan
kelainan fisik/psikologis.
Pasangan yang memerlukan kontrasepsi segera.
bekerjasama.

Pasangan yang tidak dapat

Pasangan yang memerlukan metode sementara, sambil menunggu metode lain.


Pasangan yang tidak komunikatif.

Pasangan yang membutuhkan metode pendukung. Pasangan yang tidak bersedia


melakukan senggama terputus.
Pasangan yang melakukan hubungan seksual tidak teratur.
Menyukai senggama yang dapat dilakukan kapan saja/tanpa rencana.

Cara Coitus Interuptus


Sebelum melakukan hubungan seksual, pasangan harus saling membangun
kerjasama dan pengertian terlebih dahulu. Keduanya harus mendiskusikan dan
sepakat untuk menggunakan metode senggama terputus.
Sebelum melakukan hubungan seksual, suami harus mengosongkan kandung kemih
dan membersihkan ujung penis untuk menghilangkan sperma dari ejakulasi
sebelumnya.
Apabila merasa akan ejakulasi, suami segera mengeluarkan penisnya dari vagina
pasangannya dan mengeluarkan sperma di luar vagina.
Pastikan tidak ada tumpahan sperma selama senggama.
Pastikan suami tidak terlambat melaksanakannya.
Senggama dianjurkan tidak dilakukan pada masa subur.

Referensi
birth-control-comparison.info/withdrawal.htm diunduh 12 Maret 2010, 9:39 AM.
contracept.org/withdrawal.php diunduh 11 Maret 2010, 3:06 PM.
en.wikipedia.org/wiki/Coitus_interruptus diunduh 11 Maret 2010, 3:04 PM.
Delvin, D. 2008. Coitus Interruptus (Withdrawal Methods).
americanpregnancy.org/preventingpregnancy/withdrawal.html diunduh 11 Maret
2010, 3:09 PM.
netdoctor.co.uk/sex_relationships/facts/coitusinterruptus.htm diunduh 11 Maret
2010, 3:08 PM.
plannedparenthood.org/health-topics/birth-control/withdrawal-pull-out-method4218.htm diunduh 11 Maret 2010, 3:11 PM.

reproline.jhu.edu/english/1fp/1methods/1withdr/index.htm diunduh 12 Maret 2010,


9:47 AM.
Saifuddin, BA. 2008. Buku Panduan Praktis Pelayanan Kontrasepsi. Jakarta: Yayasan
Bina Pustaka. (Bagian Kedua MK 15- MK 16).
Kata Kunci

coitus interuptus, koitus interuptus, gambar coitus, coitus, senggama, coitus


interuptus adalah, cara coitus, coitus interruptus, pengertian Coitus interuptus,
pengertian coitus, interuptus, coitus adalah, metode coitus interuptus, senggama
terputus, coitus interruptus adalah, makalah coitus interuptus, arti coitus
interruptus, gambar koitus, arti coitus interuptus, koitus interuptus adalah, makalah
senggama terputus, co interuptus adalah, apa itu coitus interuptus, tentang coitus,
contius interuptus adalah.