Anda di halaman 1dari 17

LAPORAN PRAKTIK KERJA INDUSTRI (PRAKERIN)

DI PT DYSTAR COLOUR INDONESIA GABUS


(Pembuatan dan Analisis Zat Warna Sintesis Berwarna Biru
untuk Kain Wol Polyamida Skala Laboratorium )
Laporan PraktikKerja Industri Tahun 2014/2015
Oleh :
Al Kindi Syah Alam
115706897

KEMENTERIAN PERINDUSTRIAN REPUBLIK INDONESIA


Pusat Pendidikan dan Pelatihan Industri
SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN - SMAK
Bogor
2015

LAPORAN PRAKTIK KERJA INDUSTRI


DI PT DYSTAR COLOUR INDONESIA
Sebagai Syarat untuk Mengikuti Ujian Akhir Sekolah Menengah Kejuruan SMAK Bogor Tahun Ajaran 2014/2015
oleh:
Al Kindi Syah Alam
NIS 115706897

KEMENTERIAN PERINDUSTRIAN REPUBLIK INDONESIA


Pusat Pendidikan dan Pelatihan Industri
Sekolah Menengah Kejuruan - SMAK
Bogor
2015

LEMBAR PERSETUJUAN DAN PENGESAHAN


Disetujui dan disahkan oleh:

Disetujui oleh :

Dr. Triyanti

SuparlanS.Si.

30595

NIP.

Pembimbing Institusi

Pembimbing Sekolah

Disahkan oleh :

Dra. HadiatiAgustine
NIP. 19570318 198103 2 002
Kepala Sekolah SMK-SMAK Bogor

KATA PENGANTAR

Puji syukur dipanjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala berkah,
rahmat, dan karunia-Nya sehingga Penulis dapat menyelesaikan penyusunan
laporan Praktik Kerja Industri (Prakerin) di PT DyStar Colours Indonesia. Laporan
ini merupakan hasil dari kegiatan Prakerin yang telah dilakukan pada bulan
November 2014 sampai bulan Februari 2015 dengan judul Pembuatan dan
Analisis Zat Warna Tekstil Berwarna Biru Untuk Kain Wol Polyamida Skala
Laboratorium.
Laporan ini dibuat sebagai dokumen dan bukti tanggung jawab siswa SMKSMAK BOGOR selama melaksanakan tugas prakerin di suatu institusi. Adapun
kerangka laporan ini meliputi Pendahuluan, Institusi Prakerin, Tinjauan Pustaka,
Metode Analisis, Hasil dan Pembahasan, serta Kesimpulan dan Saran.
Praktik kerja industri merupakan program SMK-SMAK Bogor yang bertujuan
melatih keterampilan yang telah diberikan pada siswa dari kelas X hingga kelas
XII serta melatih kreatifitas siswa dalam pemenuhan rangkaian penilaian
Prakerin serta persyaratan kelulusan bagi siswa Sekolah Menengah Analis Kimia
Bogor yang telah melaksanakan Prakerin selama 4bulan.
Ucapan terima kasih disampaikan kepada berbagai pihak yang telah
membantu Penulis dalam pelaksanaan Prakerin dan Penyusunan Laporan
Prakerin ini. Secara khusus ucapan terima kasih Penulis sampaikan kepada :
1. Ibu Dra. Hadiati Agustine selaku Kepala Sekolah Menengah Analis Kimia
Bogor;
2. Bapak Widodo Rahayu
3. Bapak Suharno
4. Dr. Aloysius Engel Zorn selaku Kepala Laboratorium
5. Ibu Dr. Triyanti selaku pembimbing institusi yang telah memberikan banyak
bimbingan serta bantuan selama melaksanakan kegiatan prakerin;
6. Bapak Suparlan S. Si selaku pembimbing sekolah selama kegiatan prakerin
yang senantiasa memberikan bimbingan kepada penulis;
7. Ibu Amilia Sari Ghani, selaku Wakil Kepala Sekolah bidang hubungan kerja
sama industri;
8. Bapak Agus Afrinal, Bapak Andi Taruna, Bapak Apud, Bapak Asep Supriadi,
Ibu Diah, Bapak Firman Suryadi, Bapak Hadi Ismawadi, Bapak Hari, Bapak

Hermanto, Bapak Insan Fadhilah, Bapak Khaerul Ahkam, Bapak Maruf,


Bapak M. Yusuf Firmansyah, Ibu Mulia Safitri, Bapak Nanang Yohana, Ibu
Reti Rustianti, Ibu Sri Paryati, juga seluruh staf dan karyawan PT Dystar
Colours Indonesia lainnya yang telah membimbing, membantu, mengajarkan
banyak hal, juga memberikan bantuan akomodasi dan materil serta
memberikan rasa kekeluargaan yang hangat selama penulis melaksanakan
kegiatan Prakerin;
9. Orang tua penulis yang selalu memberikan doa, motivasi serta bantuan
materi selama kegiatan prakerin;
10. Muhammad Ihsan Maulana dan Reynaldi Gandawidjaja selaku rekan yang
sangat baik dan kooperatif selama penulis melaksanakan kegiatan prakerin,
juga seluruh rekan seperjuangan angkatan 57 SMK-SMAK Bogor yang
secara langsung maupun tidak langsung ikut serta membantu dalam
kegiatan prakerin dan proses penyelesaian laporan ini.
Penulis menyadari sebagai manusia tidak akan pernah luput dari kesalahan,
sehingga laporan ini sangat terbuka terhadap kritik dan saran yang membangun
dari semua pihak. Penulis juga berharap laporan Prakerin ini dapat bermanfaat
bagi

seluruh

pihak

yang

membaca

terutama

yang

selanjutnya

akan

melaksanakan institusi di PT. Dystar Colours Indonesia.


Akhir kata, Penulis mengucapkan terima kasih atas perhatiannya.

Penulis,

Gabus, Februari 2015

DAFTAR ISI

DAFTAR GAMBAR

DAFTAR TABEL

BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Seiring dengan berkembangnya pembangunan di sektor industri yang telah
memasuki era globalisasi maka sekolahsekolah menengah kejuruan,
khususnya Sekolah Menengah Kejuruan SMAK Bogor harus mampu
menghadapi tuntutan yang senantiasa muncul saat ini, dengan cara
mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi. Dikarenakan tuntutan
industri pada tahun mendatang yang akan semakin berkembang dan bersifat
padat pengetahuan dan keterampilan, maka dari itu Sekolah Menengah
Kejuruan SMAK Bogor memfokuskan pengembangan pendidikannya pada
kualitas lulusan.
Dalam kurikulum pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan, Praktik Kerja
Industri (Prakerin) merupakan salah satu metode pembelajaran yang bersifat
praktis bagi siswa dalam mengaplikasikan ilmu pengetahuan yang bersifat
teoritis. Kegiatan Prakerin diharapkan menjadi suatu metode yang efektif bagi
siswa dalam menambah pengetahuan, wawasan, soft skill dan kemampuan
teknis di bidang industri maupun ketenagakerjaan.
Dengan prakerin ini diharapkan lulusan Sekolah Menengah Kejuruan SMAK Bogor menjadi seorang analis kimia tingkat menengah yang produktif,
terampil,

dan

mandiri.

Dalam

rangka

melengkapi

kebutuhan

akan

pengetahuan teori maupun praktik dari sekolah, serta untuk mempersiapkan


diri terjun ke dunia industri maka perlu adanya hubungan kerjasama antara
sekolah dengan dunia industri. Dan dengan Program Praktik Kerja Industri ini,
diharapkan kekurangan kekurangan yang ada di sekolah dapat diperbaiki.
Prakerin ini dilaksanakan oleh seluruh siswa kelas XIII sebagai persyaratan
untuk menempuh ujian akhir sekolah.
1. Visi
Menjadi sekolah menengah analis kimia nasional bertaraf internasional
yang menghasilkan lulusan profesional dan bermartabat.

2. Misi
a. Melaksanakan pendidikan analis kimia kejuruan yang berkualitas
mampu memenuhi kebutuhan masyarakat dunia usaha dan dunia
industri baik tingkat nasional maupun internasional.
b. Meningkatkan

kemitraan

nasional

dan

membina

kemitraan

internasional.
c. Membina dan menyelenggarakan fungsi sosial dan kemasyarakatan.
3. Tujuan
Menyiapkan tamatan untuk menjadi tenaga kerja tingkat menengah
dalam bidang teknisi pengelola laboratorium, pengatur dan pelaksanaan
analis kimia, serta melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi.
Dalam program Praktik Kerja Industri (Prakerin) yang diadakan oleh
Sekolah Menengah Analis Kimia Bogor, Penulis memilih PT DyStar Colours
Indonesia sebagai tempat pelaksanaan Prakerin. Prakerin di PT DyStar
Colours

Indonesia

dititikberatkan

pada

program

pengendalian

dan

pengecekan proses produksi zat warna. Program ini merupakan program


analisis pengujian zat warna maupun bahan untuk pembuatan zat warna
dengan berbagai parameter uji yang dapat menjelaskan kualitas zat warna
maupun bahan baku pembuatan zat warna tersebut. Program tersebut akan
terus berlangsung selama proses produksi berlangsung, karena proses
jalannya produksi ditentukan dari proses pengecekan di laboratorium.
Pengetahuan yang diperoleh pada pelaksanaan Prakerin ini mencakup
pengetahuan teknis mengenai teori pembuatan zat warna, jenis-jenis zat
warna, proses analisis zat warna, proses pengendalian dan pengecekan
laboratorium dalam proses produksi zat warna, proses pengecekan bahan
baku untuk proses pembuatan zat warna.

B. Tujuan Praktik Kerja Industri


Secara umum tujuan pelaksanaan Praktik Kerja Industri di PT DyStar
Colours Indonesia adalah sebagai berikut :

1. Meningkatkan softskill dan hardskill siswa sebagai bekal kerja yang sesuai
dengan program pembelajaran kimia analisis agar mampu bersaing setelah
lulus dari Sekolah Menengah Analis Kimia Bogor.
2. Menumbuhkembangkan dam memantapkan sikap profesional siswa dalam
rangka

menambah

pengalaman

dan

melatih

diri

untuk

mampu

menempatkan diri dengan baik dalam lingkungan kerja.


3. Meningkatkan wawasan siswa pada aspek-aspek yang potensial dalam
dunia kerja, antara lain : struktur organisasi, disiplin, lingkungan dan sistem
kerja.
4. Sebagai ajang untuk mengenal dunia kerja sehingga dapat mempersiapkan
diri dengan baik untuk bersaing saat memasuki dunia kerja yang nyata.
5. Meningkatkan pengetahuan siswa dalam hal penggunaan instrumen kimia
analisis yang lebih modern, dibandingkan dengan fasilitas yang tersedia di
sekolah.
6. Memahami peranan aplikasi ilmu yang telah didapat selama pendidikan yang
diterapkan pada pelaksanaan Prakerin di PT DyStar Colours Indonesia,
bagian Process Control Laboratory
7. Memperoleh

masukan

dan

umpan

balik

guna

memperbaiki

dan

mengembangkan pendidikan di SMK-SMAK Bogor.

C. Tujuan Penulisan Laporan Praktik Kerja Industri


1. Memantapkan siswa dalam pengembangan dan penerapan pelajaran
dari sekolah di institusi tempat prakerin .
2. Siswa mampu mencari alternatif lain dalam pemecahan masalah
analisis kimia, secara lebih rinci dan mendalam (seperti apa yang
terungkap dalam laporan prakerin yang dibuat).
3. Menambah koleksi pustaka di perpustakaan sekolah maupun di
institusi prakerin, sehingga dapat menambah pengetahuan, baik bagi
dirinya (penulis) maupun para pembaca.
4. Siswa

dapat

jawabkannya.

membuat

laporan

kerja

dan

mempertanggung

D. Tempat dan Waktu Pelaksanaan


Praktik kerja industri (Prakerin) dilakasanakan di Process Control
Laboratorium (PCL) PT DyStar Colours Indonesia yang beralamat di Jalan
Raya Citeras Rangkasbitung km 3,8 Gabus Cikande Kab Serang , Banten.
Prakerin ini dilakukan selama 4 bulan hari kerja yaitu pada tanggal 3
November 2014 sampai dengan 27 Februari

2015. Kegiatan Prakerin

dilaksanakan setiap hari Senin sampai Jumat pukul 07.30 - 16.00 WIB dengan
waktu istirahat selama 1 (satu) jam pada pukul 12.00 - 13.00 WIB

E. Metode Kerja
Digunakan

metode

pengamatan

secara

langsung,

yaitu

dengan

melakukan analisis sampel zat warna di Laboratorium sintesis PT Dystar


Colours Indonesia, pencatatan data hasil analisis zat warna yang dilakukan
secara berkala sesuai dengan prosedur kerja zat warna itu sendiri. Adapun
parameter yang di analisis, yaitu:

1. Pengecekan pH
2. Pengecekan kelarutan
3. Pengecekan konsentrasi NaOH
a. Pengecekan densitas NaOH
b. Pengecekan suhu

4. Pengecekan keasaman 4-Chlor-2-aminophenol


5. Pengecekan ekses (kelebihan) nitrit
6. Pengecekan sisa coupler dengan metode TLC
7. Pengecekan zat padatan (Solid Content)

BAB II INSTITUSI PRAKERIN

A. Sejarah Perusahaan
PT DyStar Colours Indonesia Gabus Plant berdiri pada tahun 1995 yang
sebelumnya bernama Polkrik dan merupakan sebuah perusahaan lokal. Pada
tahun 1998 Polkrik menjual 70% sahamnya kepada DyStar sehingga berubah
nama menjadi DyStar Polkrik. Kemudian pada tahun 2001 DyStar Polkrik
menjual semua sahamnya kepada DyStar dan sejak saat itu berubah menjadi
DyStar Colours Indonesia Gabus Plant.
PT DyStar Colours Indonesia Gabus Plant merupakan salah satu bagian
dari DyStar Colours Indonesia yang merupakan salah satu bagian dari
jaringan DyStar di 33 negara di dunia. Kantor pusat PT. DyStar Colours

Indonesia berada gedung Menara Global Jl. Gatot Subroto kav. 27 Jakarta. Di
Indonesia ada beberapa kantor cabang dan service yaitu Jakarta (kantor
Pusat dan Marketing), Bandung (Marketing, Gudang, danTechnical Service),
Solo (Marketing dan Gudang), Cilegon (Pabrik atau Bagian Produksi), Gabus
(Pabrik atau Bagian Produksi). Namun pada tahun 2012 cabang cilegon
sudah tidak memproduksi kembali dikarenakan sudah tidak efisien dari segi
raw material yang didatangkan dari India sehingga sebagian produk cabang
Cilegon di produksi di cabang Gabus dan di Negara India.
PT DyStar Colours Indonesia Gabus Plant memproduksi beberapa jenis
zar warna yaitu zat warna disperse (disperse dyes), warna asam (acid dyes),
zat warna pigmen (pigmen dyes), dan zat pembantu tekstil (textile auxilaries)
dengan kapasitas produksi sekitar 10.500 ton/tahun.

B. Profil Perusahaan
DyStar Colours Indonesia Gabus Plant adalah perusahaan yang bergerak
dalam produksi dan pemasaran zat warna untuk tekstil. Perusahaan ini adalah
sebuah perusahaan multinasional yang mempunyai cabang, agensi &
production plant di lebih dari 50 negara dengan kantor pusatnya di Singapura.
PT DyStar Colours Indonesia Gabus Plant memproduksi zat warna
berdasarkan ISO 9001.208. Secara umum, proses utama di PT.
Colours Indonesia (PT. DCI) adalah sebagai berikut :

DyStar

Terdapat 3 plant utama, yaitu Synthesis plant, Milling plant dan Drying
plant. Ada beberapa semi finished produk yang tidak dibuat di synthesis plant,
tetapi diimport secara langsung dari beberapa negara di luar negeri, sehingga
material tersebut hanya akan mengalami proses milling dan drying. Beberapa
jenis produk yang dihasilkan oleh PT. DCI juga tidak memerlukan proses
milling dalam pembuatannya, sehingga biasanya hanya akan dilakukan
proses sintesa dan proses standarisasi produk hingga kemudian akhirnya
dikeringkan di Drying plant.
PT DyStar Colours Indonesia Gabus Plant memproduksi zat warna
berdasarkan permintaan konsumen. Adapun alur proses permintaan poduksi
yaitu melalui:
1. Global Supply Management (GSCM)
Jalur pemasaran melalui GSCM ini merupakan suatu system pemasaran
yang menggunakan jaringan World Wide dari semua pabrik di seluruh dunia.
Jalur ini menggunakan system SAP yang online ke seluruh jaringan World
Wide DyStar. Sehingga sistem pemasaran ini lebih cepat dan aktual.
2.

Agency
Pemasaran lewat jalur ini Agency yaitu sistem pemasaran produk yang
dipasarkan melalui agen yang ditunjuk oleh perusahaan.

C. Letak dan Lokasi


Lokasi pabrik PT. DyStar Colours Indonesia berada di desa Gabus,
kecamatan Cikande, kabupaten Serang provinsi Banten. Berdiri diatas tanah
seluas 50 H2 , tidak terdapat cukup banyak lahan kosong disekitar area
pabrik karena banyak rumah penduduk yang telah berdiri disekitar pabrik.
Terdapat 3 buah danau penampung air dan banyak lahan kosong didalam
perusahaan. Sehingga diharapkan jika terjadi bahaya didalam pabrik, lokasi di
sekitar luar pabrik tidak terkena dampaknya secara langsung. Sebelah kanan

perusahaan adalah perkampungan bernama kampung sangereng, dimana juga


terdapat Sekolah Dasar Negeri Gabus. Sekitar 500 m sebelah kanan
perusahaan adalah pom bensin. Belakang pabrik adalah perkampungan warga
yang masih bernama kampung Sangereng. Sebelah kiri adalah perkampungan
warga bernama kampung Linduk, depan perusahaan adalah jalan raya CiterasRangkasbitung dan yang juga terdapat perumahan warga dan warung / toko.
Di bagian depan juga terdapat PT. Japfa farm dan PT. Surya Besindo Sakti.

gambar 1. Peta lokasi plant & kantor pusat PT. DyStar Colours
Indonesia

gambar 2. lay out PT. DyStar Colours Indonesia

gambar 3. PT. DyStar Colours Indonesia dari foto satellite.

D. Struktur Organisasi
Struktur organisasi PT DyStar Colours Indonesia Gabus Plant
berbentuk

garis

aliran

bertumpu

pada

setiap

kekuasaan
tingkat

dengan

tanggung

manajemen,

yang

jawab
secara

keseluruhannya berada dalam satu wadah aktivitas, antar satu


dengan yang lainnya dituntut suatu kerja sama yang baik dan
didukung oleh disiplin yang tinggi. Adapun gabar struktur organisasi
dan uraian tugas PT DyStar Colours Indonesia Gabus Plant - Cikande
adalah sebagai berikut :

E. Tugas Organisasi