Anda di halaman 1dari 3

JAWABAN

1. Tujuan adalah sesuatu yang ingin dicapai individu atau kelompok, sedangkan Strategi
adalah langkah-langkah untuk mencapai tujuan individu atau kelompok.
Tujuan utama mahasiswa dalam matakuliah ini adalah mendapatkan nilai yang bagus
dan menguasai matakuliah Pemeriksaan Internal. Oleh karena itu strategi yang harus
dilakukan untuk mencapai tujuan itu adalah:
- belajar giat,
- tidak sering bolos,
- rajin kerja tugas,
- ikut UTS dan UAS
- berpartisipasi dalam kelas
- dan mendengarkan dengan baik yang dijelaskan dosen.
2. Resiko yang mengancam tujuan Ina serta kontrol untuk meminimalisir resiko yang
ada, yaitu:
a. Resiko: macet dijalan
Kontrol: pergi lebih awal sebelum jalanan ramai
b. Resiko: kehujanan dijalan
Kontrol: sedia mantel
3. Maksud dari pertanyaan ini adalah apakah hasil berdasarkan penjualan sudah sesuai
dengan analisis trend yang ia perkirakan. Pemilik toko melakukan kegiatan
pengontrolan untuk melihat hasil tersebut apakah sudah efektif atau belum. Fakta
bahwa penjualan bulanan tetap relatif konsisten di satu toko selama periode enam
bulan tersebut menjadi alasan untuk diperhatikan, terutama jika kinerja penjualan di
toko itu tidak konsisten dengan kinerja penjualan di empat toko lainnya
4. a. Untuk menjadi auditor internal yang sukses dan professional harus memiliki :
Integritas
Integritas harus dimiliki oleh seorang auditor internal karena menentukan
sikap mereka yang konsisten dan tidak terpengaruh oleh pihak lain tentang apa
yang mereka lakukan dan katakan.
Semangat
Seorang auditor internal yang sukses harus selalu memiliki sikap antusias dan
berdedikasi pada pekerjaannya.
Etika kerja
Seorang auditor internal yang sukses harus bekerja dengan pintar tidak hanya
bekerja keras tapi harus mengetahui apa yang seharusnya dikerjakan, tepat
waktu dan sesuai dengan peraturan.
Keingintahuan
Seorang auditor internal harus memiliki rasa keingintahuan yang tinggi dan
tidak boleh puas dengan informasi standard yang ia dapatkan. Melainkan,
harus lebih banyak bertanya tentang aktivitas bisnis yang dilakukan kliennya.
Kreativitas

Seorang auditor internal harus mampu berfikir kreatif dalam melakukan


pekerjaannya.
Inisiatif
Seorang auditor internal harus memiliki inisiatif yang berasal dari dirinya
sendiri. Dia harus mampu mencari dan mengejar peluang yang ada untuk
mendapatkan nilai dan mampu memainkan peran yang ada untuk
mendapatkan perubahan.
Fleksibilitas
Seorang auditor internal harus mampu beradaptasi terhadap lingkungan
pekerjaannya dimana pun ia berada.
b. Para auditor internal

diharapkan memiliki keterampilan dan pengetahuan yang

meliputi:
Pengetahuan tentang audit internal dan subyek audit yang terkait seperti
akuntansi, manajemen, dan teknologi informasi.
Memahami konsep tujuan bisnis, risiko, dan kontrol.
Pengetahuan tentang software audit yang terkait seperti perangkat lunak
flowcharting dan perangkat lunak audit umum.
Keterampilan komunikasi lisan dan tertulis.
Mempunyai kemampuan menganalisis, dan memecahkan masalah.
Kredibilitas yang harus dimiliki auditor internal adalah:

Sebuah IPK yang baik.


Beasiswa.
Magang atau pengalaman kerja yang relevan lainnya.
Berperan aktif dalam organisasi mahasiswa .

c. Pengetahuan dan keterampilan tambahan yang harus dimiliki oleh auditor internal
meliputi :
Pengetahuan mendalam tentang organisasi dan industri.
Dapat menguasai materi lebih dari satu materi seperti akuntansi, teknologi,
peraturan yang muncul, manajemen risiko perusahaan, atau kontrol selfassessment.
Berkomunikasi secara efektif dan membangun hubungan dengan manajemen.
Berbagi keahlian dengan para bawahannya
Membuat presentasi untuk memfasilitasi pertemuan dan personil manajemen.
Sebagai auditor internal yang dapat dipercaya diharapkan memiliki :

Sertifikasi Profesional seperti CIA, Certified Public Accountant (CPA),


Chartered Accountant (CA), atau Certified Information Systems Auditor
(CISA).
d. Pengetahuan, keterampilan dan kepercayaan tambahan yang harus dimiliki oleh
chief audit executives (CAES) meliputi, misalnya:
Keahlian dalam tata kelola, manajemen risiko, dan pengendalian.
Memerintahkan menghargai antar eksekutif senior.
Berpikir strategis dan merangsang perubahan dalam organisasi.
Membangun dan mempertahankan fungsi audit internal yang memberikan nilai
tambah bagi organisasi.