Anda di halaman 1dari 2

KANALIS SEMISIRKULARIS

Merupakan bagian dari labirin kinetik, terdiri dari 3 kanal yang hampir
saling tegak lurus satu sama lainnya, yang berada dalam kanalis
semisirkularis osseus dari os. temporalis. Kanalis semisirkularis anterior
dan posterior berposisi vertikal dengan posisi tegak lurus satu sama
lainnya. Kanalis semisirkularis berada 30 dari garis horizontal.
Orientasi dari kanal-kanal tersebut menyebabkan kanal-kanal tersebut
terstimulasi oleh rotasi kepala pada garis yang berbeda, sehingga
seseorang mampu bergerak ke berbagai arah.
Berfungsi dalam mendeteksi percepatan rotasional.
Setiap kanal terbuka ke utrikulus, dan memiliki kantong yang membesar
yang disebut ampulla.
Dasar kanalis semulinaris menonjol ke dalam suatu ampulla. Di dalam
setiap ampula, epitel terspesialisasi dan sel-sel rambut membentuk krista
ampullaris, yang secara fungsional dan struktural mirip dengan makula.
Puncak setiap krista berada di dalam massa gelatinosa yang disebut
cupula. Penonjolan sel rambut pada krista, seperti yang terdapat pada
macula, terikat pada cupula.
Cupula tidak memiliki otolith, dan karena itu tidak merespon terhadap
tarikan gravitasi.
Sel-sel rambut tersebut memiliki stereosilia dan sebuah kinosilium yang
terikat pada cupula, sebuah membran gelatinosa yang meluas dari krista
ke atap ampula.
Mekanisme kerja kanalis semisirkularis:
o Pergerakan endolimph dalam setiap kanalis semisirkularis
menggerakkan cupula, membengkokkan sel-sel rambut, dan
menginisiasi potensial aksi.
o Saat kepala bergerak, endolimph tidak bergerak dengan kecepatan
yang sama dengan kanalis semisirkularis.
o Perbedaan ini menyebabkan pergeseran cupula pada arah yang
berlawanan dengan arah gerakan kepala, menyebabkan pergerakan
relatif antara cupula dan endolymph.
o Saat pergerakan berlanjut, cairan dalam kanalis semisirkularis mulai
bergerak, sehingga stimulasi dari cupula terhenti.
o Saat pergerakan kepala dihentikan/berhenti, endolimph tetap
bergerak karena momentumnya, menyebabkan cupula bergerak
dalam arah yang sama dengan arah gerakan kepala.
o Karena pergerakan cupula paling kuat saat kecepatan pergerakan
kepala berubah, sistem mendeteksi perubahan pergerakan, bukan
mendeteksi pergerakannya.
Seperti pada labirin statis, informasi dikumpulkan oleh labirin kinetik
bersifat di bawah sadar.