Anda di halaman 1dari 3

INFEKSI OPORTUNISTIK

Organisme yang tidak di duga dapat menimbulkan bahaya oleh lingkungan yang
sesuai yaitu pada saat system tubuh imun manusia tersebut,mengalami
penurunan ,serta dapat menimbulkan penyakit menular .
Faktor yang membahayakan ,mekanisme perthanan intrinsic dari sel hospesnya
Pada HIV ,tubuh mengalami penurunan imunitas .akibat penurunan jumlah dan
fungsi limfosit CD4 <200/ml ,sering terjadi indicator penyakit AIDS
Organisme penyebab IO ,Organisme flora normal ,maupun organisme yang laten di
dalam tubuh yang dapat menyeb abkan penyakit,bila semakin teraktivasi ,maka
akan semakin menurun jumlah limfosit CD4,semakin berat manifestasi dari Infeksi
Oportunistik .

KANDIDOSIS(Orofaring,Esofagus )
Penyakit jamur yang menyerang kulit ,selaput lender dan alat dalam

Patologi dan gejala klinis


Kulit
Daerah lembap dan hangat ,pada saat imunitas local telah turun terdapat
kandidiasis pada sela-sela jari kaki akut pada perineum bawah ,payudara dan
ketiak .-->gambaran vesikulopustular ,maserasi,eritem ,dan lesi satelit .
KUKU
Berhububgan dengan air ,paronikia kemerahan di dekat kuku di bawah kuku
rasa nyeri permukaan kuku tampak tidak rata kuku dapat lepas .
Selaput Lendir
Mengenai mukosa vagina ,esophagus ,kadang-kadang mukosa intestinal
Orofaring k.esofagus
Sekitar 80-90%,penderita HIV AIDS CD4<400,Menimbulkan pseudomembran
,eritematus dan kelitis angularis

Kandidosis Sistemik
Pada alat dalam , menyerang individu dengan keganasan ,pembedahan digesti .alat
dalam susunan saraf pusat ,jantung ,hati dan limpha .

Diagnosis
Pemeriksaan langsung dengan larutan gram faal,KOH 10%
Isolasi jamur ,media khusus ,agar sabouraud
Kandidosis Sistemik,ditambahkan pemeriksaan histopatologi
Bisa dilihat dari gejala klinis dan di lihat dari bahan klinik normal tidak steril
,misalnya spuntum,tinja dan urin .
Pengobatan
Pengobatan Topikal
Larutan salep /krim superfisialis ,
1
2

Larutan gentian violet 1%


Derivat AzolKlotrimazol

Pengobatan Sistemik
Amfoterisin B deoksiholat ,intravena dosis 0,6-0,7 mg/kgBB ,selama 1-2 minggu ,di
teruskan flukonazol

Stafilokokus
Morfologi dan identifikasi
Berbentuk bola ,diameter 1 mikrometer ,kluster tidak teratur ,kokus tunggal
,berpasangan,tedtrad ,biakan cair,nonmotil ,tidak berbentuk spora ,hidup bebas
,terbentuk 4-8 kokus ,termasuk bakteri
Gram (+)
Patogenesis
Kemampuan pathogen pada gabungan factor ekstraseluler dan toksin bakterimia
daan penyebaran abses ,penghasil eksotoksin ,oleh karena itu tidak menimbulkan
demam di sebabkan jenis eksotosin yang di kelurakanoleh bakteri tersebut

Patologi dan gejala klinis


Supurasi fokal ,abses
Menyebar melalui aliran darah ,limfatik
Gangguan pneumonia ,meningitis ,eritema ,supurasi di tiap organ
Pengobatan
S.Aureus ,memerlukan penisilin Beta laktamase ,jangka panjang secara intravena
Penicillin G ,bias sebagai pengganti

STREPTOCOCCUS
Berbentuk batang pendek ,kelompok bakteri gram negative ,baik ada motil
/peritrichous flagella /nonmotil
Escherichia ,shigella ,salmonella ,enterobachter ,klebsiella dan serraotia proteus
Klebsiella kapsul polisakarida ,tidak motil serta memberikan hasil yang positive

PATOGENESIS
Infeksi pada system pernafasan ,oleh kapsular tipe 1 dan 2 ,pada saluran kemih tipe
8,9,10 dan 24
Klebsiella pneumonia ,konsolidasi hemorrhagic infeksi pada paru

PATOLOGI
Infeksi saluran kencing ,bakterimia ,melemahkan pasien
Enterik menyebabkan radang paru
Pengobatan
Sulfonamida ,ampisilin ,chepalosphorin ,fluoroqonin ,aminoglikosida
Bisa dengan perbaikan cara pembedahan .