Anda di halaman 1dari 2

EKO BUDIHARTONO

8323128327
D3 AKUNTANSI A 2012
ANALISIS METODE PENYUSUTAN AKTIVA TETAP TERHADAP
LAPORAN KEUANGAN PT. X TAHUN 20XX
A. Latar Belakang
Setiap perusahaan dalam melakukan kegunaan operasionalnya tidak akan
lepas dari penggunaan aktiva tetap walaupun proporsi penggunaan aktiva tetap ini
berbeda antara perusahaan yang satu dengan yang lainnya. Proporsi penggunaan
aktiva tetap di perusahaan jasa bisa berbeda dengan perusahaan yang bergerak
dalam bidang manufaktur.
Semua bentuk badan hukum diharuskan menghitung pajak penghasilan badan
dan menyampaikan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT). Laba yang dilaporkan
pada SPT (Laba fiskal) berbeda jumlahnya dengan laba yang dilaporkan pada
laporan keuangan (Laba komersial). Perbedaan tersebut diakibatkan karena
perbedaan dasar yang digunakan dalam menyusun SPT dan laporan keuangan.
B. Identifikasi Masalah
Dalam melakukan identifikasi masalah, penulis membatasi ruang lingkup
permasalahannya, yaitu perbandingan metode penyusutan yang digunakan PT. X
dengan metode penyusutan lainnya yang umum digunakan di perusahaan di
Indonesia.
Dalam melakukan identifikasi masalah, penulis melakukannya berdasarkan
data laporan keuangan PT. X pada tahun 20XX, dan penulis akan
membandingkan dengan metode penyusutan lainnya yang sesuai dengan
ketentuan perpajakan
C. Perumusan Masalah
Dalam melakukan penelitian, dilakukan perumusan masalah yang diuraikan
sebagai berikut:
1. Bagaimana penerapan penyusutan aktiva tetap pada PT. X?
2. Bagaimana metode perhitungan penyusutan aktiva tetap PT. X?
3. Apakah setiap aktiva tetap PT. X memiliki metode yang berbeda?
4. Bagaimana perbandingan penyusutan aktiva tetap yang digunakan PT. X
dengan metode penyusutan lainnya yang sesuai ketentuan perpajakan serta
pengaruhnya terhadap laba perusahaan?
D. Kajian Teori
1. Pengertian Aktiva Tetap

Aktiva tetap merupakan aktiva operasional yang digunakan oleh perusahaan


dalam menjalankan kegiatan operasinya yang menjadi hak milik perusahaan dan
dipergunakan secara terus-menerus dalam kegiatan normal perusahaan untuk
menghasilkan barang dan jasa.
Menurut PSAK No.16 (2004 : paragraph 5) aktiva tetap adalah :
Aktiva berwujud yang diperoleh dalam bentuk siap pakai atau dengan
dibangun lebih dahulu, yang digunakan dalam operasi perusahaan, tidak
dimaksudkan untuk dijual dalam rangka kegiatan normal perusahaan, dan
mempunyai masa manfaat lebih dari satu tahun
Menurut Djarwanto PS. (2001:15) pengertian aktiva adalah sebagai berikut:
Aktiva merupakan bentuk dari penanaman modal perusahaan, bentukbentuknya dapat berupa harta kekayaan atau hak atas kekayaan atau jasa
yang dimiliki perusahaan yang bersangkutan.
Menurut Mamduh M.Hanafi (2003:24) pengertian aktiva adalah:
Aktiva adalah sumber daya yang dikuasai oleh perusahaan sebagai akibat
dari peristiwa masa lalu dan darinya manfaat ekonomi dimasa depan
diharapkan akan diraih oleh perusahaan.
Berdasarkan pengertian-pengertian diatas penulis mengambil kesimpulan
bahwa aktiva adalah bentuk dari penanaman modal perusahaan, bentukbentuknya dapat berupa harta kekayaan, dan diharapkan mampu memberikan
kontribusi baik secara langsung maupun tidak langsung dimasa yang akan datang.