Anda di halaman 1dari 5

Syarat rumah sehat

1. Ventilasi atau jendela pada semua ruangan, alur sirkulasi udara yang baik dan lancar
merupakan syarat utama sebuah rumah agar kualitas udara disetiap ruangan tetap
segar dan baik untuk kesehatan penghuni rumah.
2. Cahaya yang cukup pada setiap ruangan, dengan adanya cahaya yang cukup maka
kondisi kesehatan mata dapat terjaga karena tidak terlalu lelah dalam memandang
setiap benda yang terlihat samar-samar sehingga dapat dikategorikan sebagai syarat
rumah yang baik.
3. Ruangan tidak terlalu lembab, kelembapan ruangan dapat menyebabkan berkembang
biaknya bakteri atau kuman di ruangan yang tentu dapat mengganggu kesehatan.
4. Ruangan tidak terlalu kering, suasana panas dan sesak nafas dapat terjadi akibat
ruangan didalam rumah terlalu kering sebagai akibat ventilasi rumah yang tidak
berjalan dengan baik.
5. Material/ bahan bangunan yang tidak mengganggu kesehatan, beberapa material
bangunan yang dapat mengganggu kesehatan sebaiknya dihindari untuk digunakan
dengan cara memilih alternative material lain yang lebih sehat misalnya dinding
rumah dengan finishing wallpaper atau batu alam akan lebih sehat jika dibanding
dengan manggunakan lapisan cat dinding meskipun semua material tersebut termasuk
syarat rumah yang baik.
6. Denah rumah yang baik dan nyaman untuk di huni
7. Atap dalam kondisi baik dan tidak bocor, tetesan air dapat menyebabkan kelembapan
ruangan atau menciptakan suasana yang kurang nyaman sehingga tidak mendukung
terpenuhinya syarat rumah sehat.
8. Jarak septictank minimal 10 m dari sumur atau sumber air rumah tangga, hal ini untuk
menghindari pencemaran sumber air akibat resapan air septictank yang kotor dan
tidak baik untuk kesehatan.
9. Tempat sampah yang rapi, bersih dan pada posisi yang tepat, pengaturan perletakan
posisi tempat sampah yang baik dan benar tentu dapat menciptakan rumah sehat.
10. Tanaman hijau di taman halaman rumah maupun didalam ruangan
11. Rumah yang terjaga kebersihanya
12. Letak rumah yang jauh dari polusi lingkungan
13. Sumber air rumah tangga yang sehat
14. Perletakan pintu dan jendela rumah yang baik
15. Rumah dalam kondisi sejuk dan nyaman untuk dihuni

Syarat air

1. Syarat fisik, antara lain:


a. Air harus bersih dan tidak keruh
b. Tidak berwarna apapun
c. Tidak berasa apapun
d. Tidak berbau apaun
e. Suhu antara 10-25 C (sejuk)
f. Tidak meninggalkan endapan
2. Syarat kimiawi, antara lain:
a. Tidak mengandung bahan kimiawi yang mengandung racun
b. Tidak mengandung zat-zat kimiawi yang berlebihan
c. Cukup yodium
d. pH air antara 6,5 9,2
3. Syarat mikrobiologi, antara lain:
Tidak mengandung kuman-kuman penyakit seperti disentri, tipus, kolera, dan bakteri patogen
penyebab penyakit.
Sedangkan syarat jamban sehat menurut Depkes RI (1985), antara lain :
1. Tidak mencemari sumber air minum. Letak lubang penampungan kotoran paling
sedikit berjarak 10 meter dari sumur air minum (sumur pompa tangan, sumur gali, dan
lain-lain). Tetapi kalau keadaan tanahnya berkapur atau tanah liat yang retak-retak
pada musim kemarau, demikian juga bila letak jamban di sebelah atas dari sumber air
minum pada tanah yang miring, maka jarak tersebut hendaknya lebih dari 15 meter;
2. Tidak berbau dan tinja tidak dapat dijamah oleh serangga maupun tikus. Untuk itu
tinja harus tertutup rapat misalnya dengan menggunakan leher angsa atau penutup
lubang yang rapat;
3. Air seni, air pembersih dan air penggelontor tidak mencemari tanah di sekitarnya,
untuk itu lantai jamban harus cukup luas paling sedikit berukuran 11 meter, dan
dibuat cukup landai/miring ke arah lubang jongkok;
4. Mudah dibersihkan, aman digunakan, untuk itu harus dibuat dari bahan-bahan yang
kuat dan tahan lama dan agar tidak mahal hendaknya dipergunakan bahan-bahan yang
ada setempat;
5. Dilengkapi dinding dan atap pelindung, dinding kedap air dan berwarna terang;
6. Cukup penerangan;
7. Lantai kedap air;
8. Luas ruangan cukup, atau tidak terlalu rendah;

9. Ventilasi cukup baik;


10. Tersedia air dan alat pembersih.
SYARAT LINGKUNGAN BERSIH DAN SEHAT
1. Sampah dikumpulkan, dibakar atau ditanam.
2. Cukup cahaya matahari di dalam kamar.
3. Ventilasi rumah/keluar masuknya udara di dalam kamar cukup.
4. Halaman ditanam bunga atau tanaman lain agar udaranya segar dan banyak oksigen.
5. Ada sumber air bersih (sumur, PDAM, dsb).
6. Ada WC yang memenuhi syarat.
7. Air limbah rumah tangga tidak tergenang (ada SPAL).

Media transmisi suatu penyakit

1. Udara

Penyakit yang dapat ditularkan dan menyebar secara langsung maupun tidak langsung
melalui udara pernapasan disebut sebagai air borne disease. Jenis Penyakit yang
ditularkan antara lain: TBC Paru, varicella, difteri, influenza, variola, morbili g,
meningitis, demam skarlet, mumps, rubella, pertussis
2. Air

Penyakit dapat menular dan menyebar secara langsung maupun tidak langsung melalui air.
Penyakit-penyakit yang ditularkan melalui air disebut sebagai water borne disease atau water
related disease.
Penyakit yang berhubungan dengan air, dapat dibagi dalam empat kelompok menurut cara
penularannya:
a. Water borne mechanisme Kuman patogen yang berada dalam air dapat menyebabkan
penyakit pada manusia, ditularkan melalui mulut atau sistem pencernaan. Contoh: kolera,
tifoid, hepatitis virus, disentri basiler dan poliomielitis.
b. Water washed mechanisme jenis penyakit water washed mechanism yang berkaitan dengan
kebersihan individu dan umum dapat berupa:

Infeksi melalui alat pencernaan, seperti diare pada anak-anak. nfeksi melalui kulit dan
mata, seperti skabies dan trakoma. c. Penyakit melalui gigitan binatang pengerat,
seperti Ieptospirosis.

Water based mechanisme jenis penyakit dengan agen penyakit yang menjalani
sebagian siklus hidupnya di dalam tubuh vektor atau sebagai pejamu intermediate
yang hidup di dalam air. Contoh: skistosomiasis, Dracunculus medinensis.

3. Pangan
4. Serangga/vektor

Penyakit Artbropod-borne diseases atau sering juga disebut sebagai vector-borne


diseases merupakan penyakit penting yang seringkali bersifat endemis maupun
epidemis dan sering menimbulkan bahaya kematian. Contohnya Dengue (DBD),
malaria, kaki gajah, Chikungunya.
5. Manusia

Jenis Penyakit yang ditularkan antara lain: penyakit kelamin, rabies, trakoma, skabies,
erisipelas, antraks, das-gangren, infeksi luka aerobik, penyakit pada kaki dan mulut.
Pada penyakit kelamin seperti GO, sifiis, dan HIV, agen penyakit ditularkan langsung
dan seorang yang infeksius ke orang lain melalui hubungan intim

Penyakit m
e
lalu
im
a
kanan.
Penularan penyakit melalui m
a
ka
nan dapat berasal dari luar
ataupun d
a
ri m
a
kanan itu send
iri. Ditin
ajau dari s
e
gi sanitasi m
a
kanan,
penyakit ya
ng ditula
rka
n
m
e
lalui m
a
kanan da
Cerdas Menggunakan Energi

Mengurangi konsumi energi kita. Seperti menggunakan lampu seefisien


mungkin: beralih ke bola lampu neon kompak (CFL), dan banyak hal lainnya dalam
menghemat listrik, cek disini.

Membeli peralatan hemat energi. Periksa label alat elektronik yang kita beli apakah
hemat energi atau tidak.

Mendukung energi terbarukan. Mendukung organisasi yang ada di dunia baik


pemerintah maupun non pemerintah dalam membuat energi terbarukan dan
melindungi serta menjaga bumi lebih baik.

3. Menggunakan Air dengan Bijak


Kita tidak bisa hidup tanpa pa
akukanlah penghijauan. Hijaukan lingkungan kita mulai dari pekarangan rumah
kita sendiri. Galakkan gerakan satu orang menanam satu pohon. Tanam apa saja
yang bisa kita tanam. Selain itu, tempatkan tanaman penyerap karbon
monoksida seperti Sanseviera trifasciata (lidah mertua) di area-area publik dan
perkantoran. Tanaman tersebut dapat menyerap gas-gas beracun yang
dikeluarkan oleh asap rokok dan formal dehida, yaitu senyawa kimia yang
terkandung dalam mebel, pakaian dan pembersih perkakas rumah tangga. sokan

air bersih dan melimpah, namun perubahan iklim sudah memiliki efek mendalam pada
kuantitas, kualitas dan ketersediaan sumber daya air, baca disini untuk mengetahui air dan
kondisinya saat ini.

Mengurangi, Memperbaiki dan Retrofit. Bacalah 100 cara dalam menggunakan air
disini.

Mendukung kebijakan air yang berkelanjutan

kurangi pemakaian plastik karena plastik adalah bahan yang sulit hancur dan
terurai di tanah dengan sendirinya dan kandungan di dalamnya dapat merusak
kesuburan tanah.
engubah Pola Makan Menjadi Lebih Banyak Sayuran & Buah.
Mengurangi konsumsi daging dan memperbanyak makan buah, gandum serta
sayuran dapat menolong lingkungan secara luar biasa daripada yang kita kira
selama ini. Konsumsi daging, telur dan susu menyumbang secara hebat kepada
pemanasan global, karena memelihara hewan konsumsi memproduksi emisi gas
berlipat-lipat kali jauh lebih banyak daripada tumbuha