Anda di halaman 1dari 5

12/2/2014

BPJS=BadanPembayarJasaSikiiit?

Kompasiana

Kompas.com

Berita

Home

Politik

Kesehatan

Cetak

Humaniora

Medis

ePaper

KompasTV

Ekonomi

Hiburan

Bola

Entertainment

Olahraga

Lifestyle

Tekno

Otomotif

Female

Wisata

Kesehatan

Health

Tekno

Artikel

Properti

Media

Muda

Urbanesia

Green

Images

Jakarta

More

Fiksiana

Freez

adalahmediawarga.
Ayoikutmenulisbersama265134Kompasianer

Medis

YaslisIlyas
DR.YaslisIlyas,DRG.MPH.HIA.MHP.AAKCEOYaslis
InstitutePendiri:PerhimpunanAhliJaminanselengkapnya

JadikanTeman|KirimPesan

BPJS=BadanPembayarJasaSikiiit?
OPINI|17January2014|11:06

Dibaca:1053

Komentar:10

BPJS=BadanPembayarJasaSikiiit?
YaslisIlyas
KetuaUmum:LembagaAntiFraudAsuransiIndonesia(LAFAI)
KenapapenulismerubahartiakronimBPJSmenjadiBadanPembayarJaminan
Sikiit? Karena banyak informasi dan data yang masuk yang mengeluhkan dan
protes terhadap tarif kapitasi dan INA CBG yang diterapkan BPJS untuk
membayarPemberiPelayananKesehatan(PPK).BagiRSSwastadilemakalau
tidak ikut takut dianggap tidak mendukung program JKN, sedangkan kalau ikut
menanggungrugi.ProgramJKNjugamenimbulkankonflikantaraPPK,Peserta
dan BPJS. PPK akan menjadi sasaran ketidak puasan pasien ketika mereka
tidak dapat dilayani dengan baik karena alasan tarif BPJS tidak menutupi cost
RS. Sumber konflik yang paling besar pada PPK dengan BPJS adalah PPK
merasakan beban dan resiko kerja ada pada mereka, sedangkan pihak BPJS
mengeloladanapulahantriliundanmempunyaifasilitaswahdangajibesar(saat
iniberedarinfodimediasosialbahwagajidireksiBPJSratusanjutaperbulan?
Rumor atau fakta?). Dilain pihak, BPJS menjalankan fungsinya tanpa
menangung resiko finansial apapun dan kalaupun merugi juga tanggung jawab
pemerintah.
Kamimelakukandiskusiintensdenganteman2pimpinanRSdananggotaLAFAI
untuk melihat secara jernih beberapa permasalahan tentang tarif kapitasi dan
INACBG.Khususuntukkapitasikepadapuskesmasdibahasjugakemanadana
kapitasimengalir?Hasildiskusitersebut,penulissampaikanpoint2pentingyang
berkaitandengantarifkapitasidanINACBGsebagaiberikut:
1. Tarif Kapitasi menurut Permenkes No 69/2013 tentang Tarif Yankes Program JKN
tercamtum bahwa kapitasi rawat jalan tingkat 1 Puskesmas dengan tarif Rp. 3000
s/d Rp 6.000 tergantung SDM dan fasilitas puskesmas. Yang menarik kalau
puskesmas tidak ada dokter maka tarif kapitasi cukup Rp 3000 saja kebijakan ini
mentolerir bahwa pelayanan kedokteran di puskesmas boleh tidak ada dokter.
Pertanyaannya bagaimana mutunya layanan kesehatan yang diberikan kepada
peserta? Janganjangan bukan sembuh malah tambah parah dan beresiko cacat
dan kematian. Mestinya kebijakan tarif kapitasi Rp 3000 tidak boleh ada, justru
dokter dan dokter gigi harus diberikan insentif untuk berkerja didaerah terpencil
http://kesehatan.kompasiana.com/medis/2014/01/17/bpjsbadanpembayarjasasikiiit625195.html

HEADLINEARTICLES
PantaiBambangyang
Terabaikan
TeguhHariawan||01December2014|23:56

AdaApadenganDahlanIskan?

1/5

12/2/2014

BPJS=BadanPembayarJasaSikiiit?

dengan kapitasi puskesmas minimal Rp 6000. Malahan. seharusnya daerah


terpencil tarif kapitasi harus lebih besar karena jumlah peserta pasti lebih kecil
dibandingkan dengan puskesmas perkotaan sehingga mereka pasti mendapat
insentifyangjauhlebihkecildaridokteryangberkerjadikotabesar.Kebijakantarif
kapitasi puskesmas, tampaknya tidak memperhatikan insentif dokter untuk mau
berkerjadipuskesmasterpencildenganjumlahpesertayglebihkecil
2. Khusus untuk puskesma pemerintah dana akan mengalir kemana? Diperkirakan
danakapitasipelayanantingkatpertamaakansebesarRp9,1Triliun.Masalahnya,
hampir semua puskesmas bukanlah BLUD sehingga dana kapitasi puskesmas,

Felix||02December2014|08:46

PresidenNaikPesawat
Komersial,Hematatau
RizalAmri||02December2014|10:49

EtikaMediaMassa
RonnyNoor||02December2014|06:21

AyoTulisCeritamuuntuk
IndonesiaSehat!
Kompasiana||25November2014|21:46

sesuai Undang2 yang berlaku, akan mengalir ke Dinas Pendapatan Daerah. Dana
tersebut baru dapat didistribusikan ke puskesmas melalui sistem anggaran dan
pendapatan tahun berjalan. Kalau demikian yang terjadi, dapat dipastikan SDM
puskesmasakanfrustrasidandemotivasikerja.Merekakerjakerasdanresikokerja
yang tinggi, tapi pendapatan tidak pasti. Uang bukanlah air yang akan deras
mengalirkebawah.Uanganalogdengangasatauudarayangcepatmenguapatau

TRENDINGARTICLES
KomedianBaruItuBernama
Gubernur
OpaJappy|3jamlalu

terhembuskeatas.Masalahdanainiakanmenimbulkankonflikyangbesardanakan
menjadi bom waktu yang akan meledak dengan segera. Saya berpendapat perlu
terobosan Peraturan Pemerintah atau Kepres baru yang mengatur dana kapitasi
puskesmasdapatdidistribusikanlangsungkepuskesmassehinggadapatdirasakan
sebagaiimbalanjasadankerjamereka.
3. Tarif kapitasi kilinik swasta Rp 8.000 sd Rp 10.000 per peserta per bulan.
Masalahnya, dibayar dengan jumlah peserta berapa? Prakteknya klinik swasta
dibayarkan sesuai jumlah peserta yang mendaftar kalau bulan Januari 2014
sebanyak 50 orang maka besaran dana kapitasi Rp 400.000 sd 500.000, nilainya
sangatkecilditambahbiayanagih,repotdanlama.Mestinya,tarifkapitasitersebut
dihitung dengan jumlah minimal peserta, misal 1000 s/d 2500 orang, maka klinik
swasta dibayar dengan yang cukup maka partisipasi klinik dapat diharapkan dan
akan memberikan pelayanan bermutu untuk mempertahankan membership. Perlu
dicatat masalah jumlah peserta pada puskemas pemerintah tidak ada, bahkan
jumlahpesertabesar30.000sd40.000peserta/puskesmassehinggadanakapitasi
cukupbesarmestinya.
4.TarifkapitasipraktekdoktergigiRp2000perpeserta.Besarantarifinikarenaangka
utilisasasi hanya 1.62% dengan perhitungan jumlah peserta sejumlah 30.000 (
sesuaiinformasiyangdidapatpenulisdarikonsultanP2JKKemenkes).Prakteknya
sama seperti kapitasi klinik swasta jumlah peserta sesuai yang terdaftar, maka
dapat dipastikan dokter gigi tidak akan joint BPJS, kecuali mereka dibayar sesuai
jumlahpesertadihitungmulaidenganminimal5000orang
5. Tarif INA CBG membingungkan? Sebagai contoh: mari kita lihat tabel tarif INA
CBGdibawahini.Jangankandokterspesiliaskebidananorangawanjugabingung:
Bagaimana mungkin pada RS tybe B tarif bedah caesar sedang klas 3 (Rp
4.882.245) lebih murah dari tarif sirkumsisi (sunat) sedang (Rp 5.181.598)? Kalau
begitu lebih baik jadi dokter tukang sunat daripada repot2 jadi dokter spesialis
kebidanan!ApakahtarifinitidakmenimbulkankonflikdiantaradokterdenganBPJS?
Kenapakesenjangantarifinibisaterjadi?
TarifINACBGterlalukecil?BanyakdataRSbaikpemerintahmaupunswastauntuk
tarifrawatinapINACBGmasihkecildibandingkantarifRS.Pertanyaannyaapakah
penyusunan tarif telah menggunakan clinical pathaway atau Standar Pelayanan
Minimum? Sangat membingungkan bagi RS swasta karena tarif yang dihasilkan
jauh lebih rendah dengan penghitungan hospital base rate? Sebagai contoh (ini
keluhan dari seorang teman RS swasta): Prosedur apendektomi pada RS swasta
typeDdikelas3adalahRp2,1juta.Sayamemgajukanpertanyaansederhanake
NCC,BPJS,Kemenkestolongajarikamibagaimanacaramelakukanoperasiusus
buntu dengan biaya 2,1 juta. Tolong rincikan apa yg harus kami lakukan! Artinya,
merekabersediamelayanipasien,tapijanganlahmerugi!

Mengapa3TokohIniTidak
Dijadikan
SyaripudinZuhri|3jamlalu

KudetaGagaldanAgungPun
SemakinTerpental
JefriHidayat|6jamlalu

BanyakRakyatJengkel,Kesal
PilihJokowi
AbahPitung|7jamlalu

PresidenJokowiMeludahi
JubirDarsun|7jamlalu

HIGHLIGHT
KompakDimuatKoranKompas
2Desember2014
ListhiaHRahman|7jamlalu

KamiOrangPapuaDapat
BertahanHidupHanya
DemianusTaime|7jamlalu

TipsJituBerbisnisKuliner
Online
GunawanDavid|8jamlalu

BerkelanadiPasarTertuaJogja

ArifLHakim|8jamlalu

Yuk,KitaBertolongtolongan!

NancyDuma|8jamlalu

SubscribeandFollowKompasiana:

Teman2yangmenjadiDirekturRSswastasangatmengeluhdengantarifINACBG
ketika pasien membutuhkan perawatan di ICU dan tindakan operasi, pastilah
mereka akan sangat merugi. Mereka tidak akan sanggup memberikan pelayanan
karenaakanterusmerugi.Haliniakanberefekpenurunankualitaspelayananyang
http://kesehatan.kompasiana.com/medis/2014/01/17/bpjsbadanpembayarjasasikiiit625195.html

2/5

12/2/2014

BPJS=BadanPembayarJasaSikiiit?

berakibatterhadapkeselamatanpasiendankonflikdenganpasiendankeluarganya.
Bila RS pemerintah karena semua asset maupun sdm milik pemerintah mungkin
masih bisa diterima. Bagaimana dengan RS swasta? Apakah mungkin RS swasta
mensubsidi program pemerintah? Rasanya akan sulit terjadi sehingga mungkin
banyakRSswastayangtidakmaujadijaringanBPJS
6. Bagaimana dengan tarif rawat jalan rujukan ? Apakah tarifnya memadai? Dari
informasiteman2RSswastatarifpaketrawatjalanrujukanRShanyasebesar30%
darerealcost.Terus,bagaimanamerekamenyiasatitarifrujukanyangsupermurah
ini? Ada RS yang mengambil kebijakan cost rawat jalan pasien JKN tidak boleh
lebih dari Rp 50.000. Bagaiman caranya? Menghindari penggunaan pemeriksaan
laboratorium pendukung diagnosa, memberi obat generik maksimal 3 hari, dan
merujuk kembali pasien ke puskesmas pengirim. Khusus untuk peserta dengan
penyakitkronis(misalkan:pensiuananPNS)yangbiasanyadiberikanobatselama1
bulan, maka diberikannya hanya 1 minggu pasien diminta bolak balik 4 kali per
bulan. Untuk AkiAki pensiunan sungguh hal ini akan menyiksa mereka secara
finansial phisik dan mental. Anda bisa bayangkan bagaimana efek JKN terhadap
kualitas pelayanan kesehatan di RS? Disamping itu, hal ni akan menimbulkan
kecemasan publik dan menurunkan trust dan berefek buruk pada branding
pelayananRSIndonesia.
7.KonsepanywillingproviderRSswastauntukjointprogramJKNharusdijamin.Kalau
RS2danklinikswastatidakmauikutjaringanBPJSjangandiancamataudipersulit
untuk memperpanjang dan atau mengurus ijin RS. Jangan perlakukan RS swasta
sebagai pesakitan atau dituduh tidak nasionalis karena tidak joint program JKN.
Mereka sudah berjasa dengan menciptakan lapangan kerja bagi rakyat kita.
Semestinya,TarifINACBGharuscukupwajarsehinggamerekatidakmerugikalau
mendukung program JKN. NCC harus segera berkerja kembali dengan
mengundang praktisi dan pimpinan RS pemerintah, RS swasta dan puskesmas
serta klinik swasta untuk menidentifikasi dan menginventarisir tarif kapitasi, paket
tarif rujukan dan INA CBG yang jomplang ini. Segera lakukan recovery cost RS
pemerintahmaupunswastasehinggatujuanmuliaJKNdapatdicapai.
8. Menurut UU BPJS adalah lembaga wali amanat bersifat non profitsehinga BPJS
didanai oleh APBN, APBD dan iuran Perusahaan BUMN dan swasta serta iuran
individual warganegara. Manajemen BPJS tidak susah2 mencari dana untuk
anggarandankegiatan.BPJShanyamengeloladanadanmembelanjakananggaran
dengan efektif dan efisien. Salah satu indikator kinerja BPJS adalah kepuasan
peserta dan PPK. Masalahnya, mengamati operasional BPJS selama 2 pekan ini
akan sulit memenuhi harapan peserta dan PPK. Begitu banyak keluhan yang
dilontarkanmasyarakatbaikpadamediacetak,mediasocialdanelektronikterhadap
buruknyapelayananBPJSdanPPKterhadappeserta.KelihatanBPJSbagairemaja
yang harus mengerjakan tugas orang dewasa yang profesional. Dengan kualitas
pelayanan administrasi dan kesehatan yang inferior apakah pantas direksi digaji
superior?Apakahdewandireksidanpengawasharusdibayardengannilaifantastis,
sedangkan dana untuk membayar PPK sikiiit? Dilain pihak, hakhak peserta untuk
mendapatkanpelayananadministrasidankesehatanyangkomprehensifterabaikan.
Sebenarnya,penulistelahberusahakonfirmasimengenairumorgajiyangfantastis
kepada salah seorang direksi BPJS, tetapi tidak mendapat respons sampai kini.
Mungkin yang bersangkutan tidak nyaman bicara soal gaji sendiri Penulis prihatin
jangan sampai rumor berkembang jadi fitnah. Rasanya Ketua DJSN (sebagai
lembaga pengawas BPJS) perlu menjelaskan ke publik berapa sebenarnya gaji
merekayangmengurushajatorangsakitsehinggamenjadijelastidakmenimbulkan
kecurigaanluaspadapublik.SayaingatketikarapatpertamaantaraDJSNdengan
LAFAI, bapak Gazali Situmorang menyampaikan pekerjaan DJSN adalah untuk
publikdanimbalannyapahaladiakherat.Kalaudemikian,apakahnaturalfungsidan
tugasDJSNsamadenganBPJS?Kalaudemikianpantaskah?,elokkah?,wajarkah?
dana publik untuk orang sakit membayar gaji dewan direksi dan pengawas seperti
menggaji para Bankers swasta? Rasanya sangat memprihatinkan kalau benar
rumor ini menjadi fakta. Rakyat tampaknya harus berjuang meluruskan kebijakan
yang tidak pro rakyat ini. Lembaga Anti Fraud Asuransi Indonesia (LAFAI) akan
terusmengamatikemungkinankeanehankebijakandanoperasionalJKNdanBPJS.
http://kesehatan.kompasiana.com/medis/2014/01/17/bpjsbadanpembayarjasasikiiit625195.html

3/5

12/2/2014

BPJS=BadanPembayarJasaSikiiit?

LAFAIakanterusmelakukankritikdankoreksidemikepentingansemuapemangku
kepentinganJKN.
Tags:
Tweet

Recommend

45

Laporkan Tanggapi

KompasianaadalahMediaWarga.Setiapberita/opinidiKompasiana
menjaditanggungjawabPenulis.

Rekomendasi

AhokdanNusron
WahidyangButa
KonstitusiBicara
Konstitusi

IniDiaFotoSeksiLisa
RudianiPenipuKelas
Ulung

JikaPrabowoPresiden
RI,HargaBBMTidak
AkanNaik?

LangsingdanSehat
denganLemondan
BawangPutih

MenikmatiPesona
Karimunjawa

BukanSenimanSaja,
Kompasianerpun
PrihatinIndonesia
PantatiLaut

AjenganSanusi,dari
Sukabumiuntuk
Indonesia

MengejarMatahari
TerbenamdiPantai
Kuta

Siapayangmenilaitulisanini?
Rio
Krishermono

Recommendedby

ipietpriyono
Aktual

Menarik

KOMENTARBERDASARKAN: TANGGAL

17January201421:57:44
Ipiet
Priyono

Untukpoin8.MenurutUUBPJSadalahlembagawaliamanatbersifatnonprofitsehinga
BPJSdidanaiolehAPBN,APBDdaniuranPerusahaanBUMNdanswastasertaiuran
individualwarganegara.ManajemenBPJStidaksusah2mencaridanauntukanggarandan
kegiatan.BPJShanyamengeloladanadanmembelanjakananggarandenganefektifdan
efisiedst
Mengenairumorygberedarsayasdhmenulisartikelterkait,semogarumortsbtidakbenar,
karenasbglembagapubliknonprofitdanhanyamengelola,gajinyabilabenarsptrumor
yangkononbocoranProfHasbullah,sangatmencederairasakeadilanmasyarakat.Pada
perpres110th2013pasal13tentangusulangajiolehDirutBPJSmemangtampaknyagaji
tsbyangwahsangatmemungkinkan,salam
http://kesehatan.kompasiana.com/medis/2014/01/12/berapagajipengelolabpjs
624152.html
LaporkanKomentar
0

Balas

19January201409:53:22
Yaslis
Ilyas

Rumorgajifantastissdhdptdipastikanfakta.Penggelumbungangajibydesign.
Perlureviewretro3th,kalonaikberlipat2dpinflasinberkali2setiapthn.Bisajadi
abuseofpowernfraud.Siapaygpunyadatarinci?Bisashare?Tks
LaporkanKomentar
0

Balas

20January201421:25:03
Ipiet
Priyono

Disinarharapan.cojustrurumornyamintagajiRp530jutahiiiingeri
Salam
LaporkanKomentar
0

18January201416:53:38

Balas

LaporkanKomentar

http://kesehatan.kompasiana.com/medis/2014/01/17/bpjsbadanpembayarjasasikiiit625195.html

4/5

12/2/2014

BPJS=BadanPembayarJasaSikiiit?
Bagaimanakalaudokternyamelakukanfraud?pastipenjarakhan?

Balas

RihiHere
Wila

18January201422:14:09

Bpjskinerjainferior,imbalanpremium.Bpjskedodoran,PPKmeradang..?
Yaslis
Ilyas

LaporkanKomentar
0

20January201414:31:02

Opiniberbobotpak
Jeane
Martha

Balas

LaporkanKomentar
0

Balas

20January201421:28:19

http://www.sinarharapan.co/news/read/31091/dirutbpjdketenagakerjaanmintagajirp530
juta

Ipiet
Priyono

LaporkanKomentar
0

21January201409:12:23

Wahlebihgila,apasdhkehilangannurani,ya?

Balas

LaporkanKomentar
0

Yaslis
Ilyas

Balas

21January201413:55:50

DiIndonesia,untukpejabat,nuranisudahmerupakanbaranglangka
Ipiet
Priyono

LaporkanKomentar
0

Balas

TulisTanggapanAnda

Submit

Cancel

AboutKompasiana|Terms&Conditions|Tutorial|FAQ|ContactUs|KompasianaToolbar
20082014

http://kesehatan.kompasiana.com/medis/2014/01/17/bpjsbadanpembayarjasasikiiit625195.html

5/5