Anda di halaman 1dari 5

Prosiding

Seminar Nasional Fundamental dan Aplikasi


Teknik Kimia 2011
MakalahNo.XXXXXX

Tran s e s te rifikas i Min yak Ke lap a Saw it d e n gan


Me n ggu n akan Katalis Pad at d ari Can gkan g Ke o n g Mas
( Po m a ce a s p .)
HenrySanagaPrastyo,YosephineYuliaMargaretha,AningAyucitra,Suryadi
Ismadji*
Jurusan Teknik Kimia, Universitas Widya mandala, Surabaya, Indonesia
*E-mail: suryadiismadji@yahoo.com

ABS TR AK
Katalispadatkalsiumoksida(CaO)yangdikalsinasipadasuhu900oCmenunjukan
aktifitas yang tinggi pada reaksi transesterifikasi antara minyak kelapa sawit dengan
metanol menjadi biodiesel. CaO alami dari cangkang Pomacea sp. ini mudah
didapatkan,tidakkorosif,mudahprosespemisahanproduknya,sertadapatdigunakan
beberapa kali untuk reaksi transesterifikasi minyak kelapa sawit dengan bantuan
metanol.
Penelitianinidibagimenjadiduatahap:persiapandankarakterisasikatalispadat
serta transesterifikasi minyak kelapa sawit. Cangkang Pomacea sp. dikalsinasi pada
suhu 900oC selama 2 jam untuk mengkonversi CaCO3 menjadi CaO. Reaksi
transesterifikasi dilakukan dengan variasi perbandingan mol minyak dan metanol 1:5
sampai1:9danjumlahkatalis1%sampai5%beratminyakuntukmendapatkankondisi
operasi yang maksimal. Biodiesel yang dihasilkan dianalisa dengan menggunakan Gas
Chromatography(GC)sedangkanbahanbakusertakatalispadatdikarakterisasidengan
menggunakan Fourrier Transform Infrared (FTIR), XRay Diffraction (XRD), dan XRay
Flourescence(XRF).
Dari hasil percobaan, didapatkan yield maksimum percobaan sebesar 94,43%
dengankondisioperasi:suhureaksi60oC,perbandinganmolminyakdanmetanol1:7,
waktupemanasan4jam,danjumlahkatalis4%beratminyak.

Katakunci:biodiesel;katalisheterogen;katalispadat

yang minimum. Reaksi transesterifikasi baik pada


1.Pendahuluan
minyaksayurataupunlemakhewanharusdilakukan

pada suhu dan tekanan yang tinggi serta


Penggunaan minyak bumi yang sangat luas untuk
membutuhkan waktu yang panjang. Kondisi inilah
berbagai aktifitas telah menyebabkan semakin
yang menyebabkan biaya produksi biodiesel
menipisnya persediaan minyak bumi, oleh karena
menjadi tinggi. Katalis yang biasa digunakan untuk
itu harus dicari alternatif lain sebagai pengganti
produksi biodiesel dikategorikan menjadi beberapa
minyak bumi. Salah satu bahan bakar alternatif
tipe, yaitu: katalis homogen (NaOH, KOH, H2SO4,
yang telah dikembangkan selama bertahuntahun
danlainnya)[1],katalisheterogen(cationexchange
ialahbiodiesel.Biodieseldipilihsebagaibahanbakar
resin, hydrotalcites, dan lainnya) [2], dan enzim.
alternatif karena dapat diperbaharui serta gas
Katalis homogen memiliki kelemahan yaitu tidak
buangnya mengandung sedikit CO dan tidak
dapat direcovery dan di regenerasi, serta
mengandungSOx[1].
dihasilkannyalimbahcairberbahaya[3].
Sekaranginibanyakdikembangkanpenelitian
Katalis heterogen sekarang ini mulai dilirik
untuk mendapatkan biodiesel dengan cara
untuk
pembuatan biodiesel karena mempermudah
transesterifikasi minyak sayur atau lemak hewan
prosespemisahandanpemurnianbiodiesel[2].
dengan hasil yang optimum dan biaya produksi

yang digunakan dalam industri karena lebih efektif


dansangatefisien[8].

2.TinjauanPustaka

2.3.KatalisHeterogen

Katalis heterogen ialah katalis yang sukar larut


dalam metanol, sehingga tidak menjadi satu fase
denganmetanol[2].Contohkatalisheterogenialah
metaloxides,metalcomplexes,activemetals,zeolit,
resin,membran,danlipase[4].
Katalis heterogen dibagi menjadi 2 tipe
yaituasamdanbasa[11].Asamberartikatalisyang
digunakan berupa padatan yang bersifat asam.
Katalis basa yang dapat digunakan untuk biodiesel
salahsatunyaialahdaricampuransenyawakalsium
(CaO, Ca(OH)2, CaCO3) yang tersedia dengan
melimpah di alam dengan harga yang murah,
karenanya katalis ini sangat diminati untuk
digunakan dalam industri biodiesel. Katalis kalsium
ini berfungsi sebagai katalis basa dalam reaksi
transesterifikasibiodiesel.Menurutpenelitian,CaO
merupakan katalis yang paling aktif dibandingkan
Ca(OH)2 dan CaCO3 [2]. CaO memiliki tingkat
alkalinitasyangtinggi,kelarutanyangrendah,harga
yangrelatiflebihmurahdibandingkanKOHataupun
NaOH, serta mudah proses pemisahannya dari
produk [9]. CaO dapat diperoleh dengan kalsinasi
serbuk batuan kapur pada suhu 900oC selama 1,5
jam [4] atau disintesis dari mikropartikel CaCO3
yang dikalsinasi pada suhu 1000oC selama 2 jam
[10].
Salah satu bahan yang dapat digunakan
sebagaikatalisadalahcangkangkeongmas.Diarea
persawahan, keong mas merupakan salah satu
musuhterbesarpetanikarenakeongmasmemakan
tanaman yang ada di sawah tersebut, sehingga hal
ini merugikan para petani. Tetapi tidak selamanya
keong mas merugikan, karena daging keong mas
dapat dikonsumsi atau digunakan untuk pakan
ternak karena memiliki nilai gizi yang cukup tinggi.
Dengan semakin banyaknya konsumsi daging dari
keong mas maka limbah yang berupa cangkang
keongmastidakmemilikinilaitambah.Limbahyang
berupa cangkang keong mas dapat dimanfaatkan
sebagai katalis padat untuk pembuatan biodiesel
karenacangkangtersebutmengandungCaCO3yang
nantinya dapat dikonversi menjadiCaO.CaOdapat
digunakan sebagai katalis yang aktif untuk
pembuatanbiodiesel[3].

2.1.Biodiesel

Biodiesel dengan rumus kimia Fatty Acid Methyl


Ester (FAME) adalah senyawa alkil ester yang
diproduksi melalui reaksi transesterifikasi antara
trigliserida dengan metanol dan bantuan katalis.
Biodiesel merupakan bahan bakar yang dapat
diperbarui. Biodiesel diharapkan dapat mengganti
keberadaanpetroleumdieselkarenabiodegradable
dan ramah lingkungan karena menghasilkan emisi
SOx yang rendah serta senyawa hidrokarbon yang
tidakterbakar[4].
Penggunaan biodiesel dapat mengurangi
emisi CO2 hingga 78% dibandingkan dengan
petroleum diesel. Dengan emisi hasil penggunaan
biodiesel yang sedikit, siklus karbon dapat terjadi
sehingga lebih ramah lingkungan. CO2 yang
dilepaskankeatmosferolehmesindieselpadasaat
biodiesel dibakar dapat di daur ulang kembali oleh
tanaman[5].

2.2.ReaksiTransesterifikasi

Transesterifikasi atau alkoholisis adalah reaksi


pertukaran gugus alkohol dari suatu ester dengan
esterlain.Kehadirankatalis(asam,basa,biokatalis,
dan katalis heterogen) akan mempercepat
pembentukan ester. Transesterifikasi dapat
dikatalisis oleh asamasam Brnsted, lebih sering
digunakansulfonatdanasamsulfat[3].
Secaraumumreaksitransesterifikasiantara
trigliserida dan alkohol (metanol) dapat
digambarkansebagaiberikut:

Gambar.1ReaksipadaProsesTransesterifikasi
[6]

Reaksi antara minyak atau lemak dengan


alkoholmerupakanreaksiyangbersifatbolakbalik.
Olehsebabitualkoholharusditambahkanberlebih
untuk membuat reaksi berjalan ke arah kanan [7].
Proses transesterifikasi dapat dilakukan tanpa
bantuan katalis, tetapi yield yang dihasilkan pada
suhu 350C sangat rendah dan karena itulah
diperlukan suhu yang tinggi. Dari kebanyakan
proses transesterifikasi, hanya proses alkali (basa)

3.MetodePenelitian

3.1BahandanPersiapanKatalis

Cangkang keong mas yang diperoleh dari daerah


Godong, Jawa Tengah, pertamatama dihancurkan,

dicuci untuk menghilangkan pengotor dan sisa


protein. Cangkang dikeringkan di dalam oven pada
suhu 110oC selama 24 jam kemudian dikalsinasi
pada suhu 900oC selama 2 jam. Dilakukan
pengecilan ukuran pada cangkang yang telah
dikalsinasi hingga berukuran 170 mesh. Minyak
kelapa sawit yang diperoleh dari pasar tradisional
memiliki kandungan % palmitat. Metanol analitis
diperolehdariMerck,Jerman.

3.2KarakterisasiKatalis

Analisa XRay Diffraction (XRD) dilakukan untuk


mengetahui kristalinitas dari CaO pada cangkang
keongmasdenganalatPhilipsXPertdiffractometer
menggunakan radiasi CuK pada o2theta antara
8.1972.4o. Konsentrasi CaO diketahui dengan
menggunakanXRayFlourescence(XRF).

3.3ReaksiTransesterifikasi

Pengujianefektifitaskatalisdijalankandidalam500
mLlabulehertigadilengkapidenganpemanasserta
condenser. Sebanyak 125 mL minyak kelapa sawit,
1:5molminyak:molmetanol,serta1%massakatalis
CaO dimasukkan ke dalam labu leher tiga, reaksi
dijalankan pada suhu 60oC selama 4 jam dengan
kecepatanpengadukan700rpm.Perbandinganmol
minyak:metanol divariasikan mulai dari 1:5 sampai
dengan 1:9 dengan range variasi 2. Persen massa
katalis padat divariasikan mulai dari 1% berat
sampaidengan5%beratdenganrangevariasi1.

Gambar.2HasilXRDpadaCangkangKeongMas
(a)dansetelahkalsinasi(b)

Sedangkan peak yang lain pada o2theta


17.9, 28.6, 34.1, 46.9, dan 50.7 menunjukkan fase
Ca(OH)2. Hal ini menunjukkan bahwa hidrasi pada
CaO tidak dapat dihindari selama proses aktivasi
katalis.PadahasilXRDcangkangkeongmassetelah
kalsinasi tidak menunjukkan adanya unsur CaCO3,
sehingga semua CaCO3 terkonversi menjadi CaO
danCa(OH)2.
Hasil XRay Flourescence ditunjukkan pada
gambar 3, CaO dari cangkang keong menunjukkan
konsentrasiCaOsebanyak96,83%.

4.HasildanPembahasan

4.1KarakterisasiKatalis

Katalis padat dari cangkang keong mas


dikarakterisasi menggunakan XRay Diffraction
(XRD) untuk mengetahui struktur dari katalis. Hasil
XRD pada cangkang keong mas sebelum dan
sesudah kalsinasi menunjukkan peak yang bebeda,
hal ini menunjukkan bahwa cangkang keong mas
yang belum dikalsinasi memiliki struktur yang
berbeda dengan yang sudah dikalsinasi. Hasil
analisadapatdilihatpadagambar2.
Berdasarkan gambar 2 (a) dapat terlihat
padapeak o2theta26.1,38.2,45.8,52.1merupakan
XRay Diffractograms dari CaCO3, hal ini
menunjukkanbahwacangkangkeongmassebelum
kalsinasi mengandung CaCO3. Hasil dari XRD dari
cangkang keong mas setelah kalsinasi dapat dilihat
padagambar2(b).Gambartersebutmenunjukkan
peak pada o2theta 32.1, 37.3, 53.9 merupakan X
RayDiffractogramsdariCaO.

Gambar.3HasilXRDpadaCangkangKeongMas
(a)dansetelahkalsinasi(b)

hingga 3% massa katalis, namun mengalami


penurunan pada 4% dan 5% massa katalis. Hal ini
dapat terjadi karena metanol berlebih bereaksi
dengan senyawa Ca yang juga berlebih dan
membentukCa(CH3O)2.
Oleh karena itu kondisi yang paling
menguntungkan untuk memproduksi biodiesel
dengan katalis cangkang Pomacea sp. ialah pada
perbandingan1:5molminyakbandingmolmetanol
denganjumlah%massakatalissebanyak5%massa
(yield = 91,39%). Kondisi ini dipilih karena
penggunaan metanol yang relatif lebih sedikit dan
yield yang dihasilkan tidak jauh berbeda dengan
yield maksimum yang didapatkan pada percobaan
ini (94.43%), meskipun katalis yang digunakan
dalam jumlah yang cukup banyak, tetapi hal ini
tidak menjadi masalah karena bahan dasar katalis
padat yang berupa cangkang keong sawah
merupakanlimbah.

4.2ReaksiTransesterifikasi

Transesterifikasi dengan katalis basa seperti alkali


alkoksida/hidroksida seperti kalsium oksida lebih
cepat daripada menggunakan asam serta tidak
korosif. Mekanisme transesterifikasi trigliserida
menjadi metil ester dengan alkohol terdiri dari
beberapa step. Pertama, ketika CaO dan metanol
dicampurkankedalamlabulehertiga,terjadireaksi
antara basa dan alkohol menghasilkan alkoksida
dan katalis terprotonasi. Kedua, setelah
ditambahkan minyak kelapa sawit ke dalam
campuran metanolkatalis, nukleofilik akan
menyerang alkoksida pada gugus karbonil di
trigliserida
sehingga
menjadi
intermediet
tetrahedral. Ketiga, pembentukan metilester. Step
terakhir adalah deprotonasi katalis menghasilkan
molekul bermuatan positif yang akan bereaksi
dengan molekulmolekul alkohol untuk kembali
dalamsikluskatalitik.

96
100

94
92

yield biodiesel (%)

yield biodiesel (%)

80

60

40

90
88
86
84

20
1:5
1:7
1:9

82
80
0

Jumlah penggunaan (kali)

Gambar.5PenggunaanberulangCaOpada
reaksitransesterifikasi

Terlihat pada Gambar 5, bahwa CaO dari


cangkangkeongsawahmasihmenghasilkanyielddi
atas80%hinggapenggunaanke5.

massa katalis (w/w%)

Gambar.4Pengaruhperbandingankatalisdan
jumlahmethanol

Yield biodiesel dari variasi % massa katalis


serta perbandingan jumlah metanol dapat dilihat
pada gambar 4. Untuk masingmasing variasi %
massakatalisyangdigunakan,dari1%,2%,3%,4%,
dan 5%, yield tertinggi dapat tercapai pada
perbandingan mol metanol berturutturut 1:9
(83.45%), 1:7 (81.42%), 1:9 (88.47%), 1:7 (94.43%),
dan 1:5 (91.39%). Dari hasil yang telah didapat,
yield tertinggi bisa tercapai dengan kondisi jumlah
%massakatalissebanyak4%denganperbandingan
molmetanol1:7.
Untukperbandingan1:5,yieldbiodiesel akan
terus meningkat seiring dengan bertambahnya %
massa katalis yang digunakan. Pada perbandingan
1:7, yield biodiesel juga mengalami peningkatan
seiring dengan bertambahnya % massa katalis,
tetapi pada % massa katalis 5% mengalami
penurunan.Samahalnyadenganperbandingan1:9.
Yield biodiesel mengalami peningkatan pada 1%

5.Kesimpulan
Dari percobaan yang dilakukan dapat disimpulkan
bahwa cangkang keong mas dapat digunakan
sebagai katalis yang efektif untuk pembuatan
biodiesel dari minyak kelapa sawit. Hasil maksimal
yangdiperolehadalahsebesar94,43%.

DaftarPustaka

[1] Ngamcharussrivichai, Chawalit et al. 2008. Ca


and Zn Mixed Oxide as a Heterogenous Base
Catalyst for Transesterification of Palm Kernel
Oil,AppliedCatalysisA:General341(2008)77
85

[2] Arzamedi,G.etal.2008.Alkalineandalkaline
earth metals compounds as catalysts for the
metanolysis of sunflower oil. Catalysis today
133135(2008)305313
[3] Viriyaempikul, N. et al. 2010. Waste Shell of
Mollusk and Egg as Biodiesel Production
Catalyst. Bioresource Technology 101 (2010)
37653767
[4] Kouzu, Masato et al. 2008. Calcium oxide as a
solid base catalyst for transesterification of
soybean oil and its application to biodiesel
production.Fuel87(2008)27982806
[5] The National Biodiesel Board. 2010. Americas
First
Advanced
biodiesel.
http://www.biodiesel.org/resources/faqs/.
[6] Sahid, M., Budi Saroso, Mukani dan Buadi.
2000. Diversifikasi hasil, pengolahan hasil
utama dan hasil samping tanaman kapuk.
Prosiding Pertemuan Komisi Penelitian
PertanianBidangPerkebunan220227.
[7] Anonim. 2007. Gambar transesterifikasi.
Biodiesel
Production
and
Quality.
http://www.biodiesel.org/pdf_files/
fuelfactsheets/prod_quality.pdf.
[8] Istadi. Transesterifikasi. 2010. Transesterifikasi
Biodiesel.Medan:UniversitasSumateraUtara.
[9] C.Reddy,V.Reddy,R.OshelandJ.G.Verkade,
Roomtemperature Conversion of Soybean Oil
and Poultry Fat to Biodiesel Catalyzed by
NanocrystallineCalcium, EnergyandFuels,20,
2006,13101314.
[10] B. HaiXin and S. Xiaozhen, Transactions of
Nonferrous Metals Society of China. 19, 2009.
674677.
[11] Kansedo, Jibrail et al. 2009. Biodiesel
production from palm oil via heterogeneous
transesterification. biomass and bioenergy 33
(2009)271276